<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nikentri Meiningrum &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/nikentri-meiningrum/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Feb 2023 12:55:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Waspada, Virus LSD pada Sapi Makin Merebak</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/02/waspada-virus-lsd-pada-sapi-makin-merebak.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/02/waspada-virus-lsd-pada-sapi-makin-merebak.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2023 12:55:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Dispertan Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus virus Lumpy Skin Diseases (LSD) semakin merebak di wilayah Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinas Pertanian Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Nikentri Meiningrum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47606</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kasus virus Lumpy Skin Diseases (LSD) semakin merebak di wilayah Kabupaten Pati. Penyakit yang menyerang ternak terutama sapi ini setidaknya ada seratus lebih yang terserang. Penyakit LSD membuat ternak mengalami gejala mulai penurunan berat badan, demam tinggi, juga membuat kulit sapi rusak yaitu timbulnya banyak benjolan. Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati menyebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Kasus virus Lumpy Skin Diseases (LSD) semakin merebak di wilayah Kabupaten Pati. Penyakit yang menyerang ternak terutama sapi ini setidaknya ada seratus lebih yang terserang.</p>
<p>Penyakit LSD membuat ternak mengalami gejala mulai penurunan berat badan, demam tinggi, juga membuat kulit sapi rusak yaitu timbulnya banyak benjolan.</p>
<p>Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati menyebut dari awal tahun hingga memasuki akhir bulan Februari ini sudah banyak kasus yang ditemukan. Bermula di awal tahun tidak sampai puluhan, namun kini ada seratusan.</p>
<p>&#8220;Saat ini kasus LSD sekitar 140-an tersebar di wilayah Kabupaten Pati. Jumlah itu paling banyak temuan kasus di Kecamatan Pucakwangi, Winong. Sementara di wilayah lain hanya 1 &#8211; 2 kasus,&#8221; kata Kepala Dispertan, Nikentri Meiningrum di pendopo kemarin.</p>
<p>Menurut dia, pada awal tahun pihaknya mencatat hanya 7 kasus LSD. Kemudian awal Februari sejumlah 80-an kasus, lalu saat ini penyebaran virus tersebut semakin merebak.</p>
<p>Oleh karenanya, dia berpesan kepada masyarakat ketika mengetahui gejala maupun terdapat kasus LSD di lingkungan sekitarnya agar segera melaporkan kepada stakeholder terkait. Hal ini dilakukan agar bisa diambil tindakan supaya tidak menular ke ternak di sekelilingnya.</p>
<p>Niken menyatakan dipertanyakan akan langsung mengambil keputusan dengan melakukan karantina bagi sapi yang terpapar. Kemudian dilakukan pengobatan serta diberikan suntik vaksin.</p>
<figure id="attachment_47605" aria-describedby="caption-attachment-47605" style="width: 843px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-47605" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230222-WA0013.jpg" alt="Ilustrasi penyakit LSD pada Sapi (foto:ditjenpkh pertanian)" width="843" height="510" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230222-WA0013.jpg 843w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230222-WA0013-300x181.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230222-WA0013-768x465.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230222-WA0013-696x421.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230222-WA0013-694x420.jpg 694w" sizes="(max-width: 843px) 100vw, 843px" /><figcaption id="caption-attachment-47605" class="wp-caption-text">Ilustrasi penyakit LSD pada Sapi (foto:ditjenpkh pertanian)</figcaption></figure>
<p>&#8220;Kalau yang sudah terkena, sakit LSD itu langsung diberikan pengobatan. Sementara ternak di sekitarnya itu diberi vaksin. Agar tidak menular ke ternak lain. Vaksin yang kita baru dapat kemarin (stoknya) 400,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/02/waspada-virus-lsd-pada-sapi-makin-merebak.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dispertan Rencanakan Kirim Surat ke DPR RI, Minta Ubi Kayu dapat Pupuk Subsidi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/10/dispertan-rencanakan-kirim-surat-ke-dpr-ri-minta-ubi-kayu-dapat-pupuk-subsidi.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/10/dispertan-rencanakan-kirim-surat-ke-dpr-ri-minta-ubi-kayu-dapat-pupuk-subsidi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2022 13:24:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dispertan Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kirim Surat ke DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Minta Ubi Kayu dapat Pupuk Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Nikentri Meiningrum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=45229</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati mengaku pernah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo. Surat yang dikirimkan itu berisi tentang permintaan agar pemerintah pusat mempertimbangkan kembali penghapusan pupuk subsidi untuk tanaman ubi singkong. Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati mengaku pernah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo. Surat yang dikirimkan itu berisi tentang permintaan agar pemerintah pusat mempertimbangkan kembali penghapusan pupuk subsidi untuk tanaman ubi singkong.</p>
<p>Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian itu telah diundangkan pada 8 Juli 2022. Dijelaskan hanya 9 komoditas yang bisa memperolehnya, adapun ubi singkong tidak masuk di dalamnya.</p>
<p>&#8220;Kami sudah pernah berkirim surat ke pak Presiden Jokowi, sebelum keputusan ini diberlakukan. Surat itu tentang usulan ubi kayu untuk dipertimbangkan agar tetap bisa mendapatkan pupuk subsidi,&#8221; kata Kepala Dispertan, Nikentri Meiningrum, Jumat (21/10/2022).</p>
<p>Menurutnya, dengan dihapusnya ini jelas membuat petani ubi kayu merasa keberatan. Terlebih, petani ubi kayu di Kabupaten Pati cukup banyak yang tersebar di wilayah Kabupaten Pati.</p>
<p>Selain itu, dia mengakui memang tanaman ini sangat potensial. Dirinya menyebut tanaman ubi kayu di Kabupaten Pati diperkirakan dengan luas 15 ribu hektar. Sehingga menjadi momok bagi petani ubi kayu.</p>
<p>Kemudian, pihaknya menyatakan Dispertan berencana akan kembali lagi mengirim surat. Nantinya surat itu ditujukan kepada Komisi IV DPR RI.</p>
<p>&#8220;Setelah aturan itu diberlakukan, kami juga diminta pak Pj Bupati Pati untuk berkirim (lagi) saja. Kita akan coba, misalnya juga ke Komisi IV DPR, kita beri masukan juga. Kami berusaha agar apa pupuk subsidi dapat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ini perlu dilakukan mengingat pupuk non subsidi harganya sekitar 3 &#8211; 4 kali lipat dibanding dengan pupuk subsidi. Dia juga memberi saran bagi petani agar beralih menggunakan pupuk organik.</p>
<p>Sebagai informasi 9 komoditas yang memperoleh pupuk subsidi di antaranya Padi, Jagung, Kedelai, Bawang Merah, Bawang Putih, Cabe, Tebu Rakyat, Kopi dan Kakao. Kemudian pupuk subsidi yang disalurkan hanya dua yaitu Urea dan NPK.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/10/dispertan-rencanakan-kirim-surat-ke-dpr-ri-minta-ubi-kayu-dapat-pupuk-subsidi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
