<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Margoyoso Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/margoyoso-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 May 2023 12:38:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Tersangka Penganiayaan di Margoyoso Diancam 15 Tahun</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/05/tersangka-penganiayaan-di-margoyoso-diancam-15-tahun.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/05/tersangka-penganiayaan-di-margoyoso-diancam-15-tahun.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 May 2023 12:38:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[HUKRIM]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Diancam 15 Tahun oembunuhan istri]]></category>
		<category><![CDATA[Margoyoso Pati]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan istri]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka Penganiayaan Istri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49019</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama menyatakan tersangka penganiayaan terhadap istrinya di Ngemplak Kidul Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati yang menyebabkan meninggal dunia diancam kurungan penjara selama 15 tahun. Suami dengan inisial M tersebut tega melakukan tindak kekerasan terhadap istrinya AD. Tersangka tega memukul beberapa kali kepada korban hingga membuat tak sadarkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama menyatakan tersangka penganiayaan terhadap istrinya di Ngemplak Kidul Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati yang menyebabkan meninggal dunia diancam kurungan penjara selama 15 tahun.</p>
<p>Suami dengan inisial M tersebut tega melakukan tindak kekerasan terhadap istrinya AD. Tersangka tega memukul beberapa kali kepada korban hingga membuat tak sadarkan diri dan menghembuskan nafas terakhir.</p>
<p>Andhika menyebut tersangka akan diancam dengan Hukuman Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) UU Nomor 23 tahun 2004 pasal 44 ayat 3 juncto pasal 76 C.</p>
<p>&#8220;(berbunyi) Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mengakibatkan matinya korban, dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun atau denda paling banyak Rp45.000.000,00 (empat puluh lima juta rupiah),&#8221; katanya, Selasa (16/5/2023).</p>
<p>Dia menyebut tindakan tersangka dilakukan spontanitas tidak direncanakan. Bermula dari saat hendak membeli pampers untuk anaknya. Namun di tengah perjalanan, tersangka dan korban terjadi percekcokan.</p>
<p>Saat itu, tersangka memukul korban berulang kali ke beberapa bagian tubuh korban hingga membuat tak sadarkan diri. Dengan kejadian ini, lalu korban dibawa ke rumah sakit terdekat. Sesampainya pemeriksaan di RS korban dinyatakan meninggal dunia.</p>
<p>Akan tetapi, tersangka kematian korban lantaran mendapat perlakukan darinya. Sehingga dikabarkan ke keluarga kematian AD lantaran kecelakaan. Namun saat dimandikan ditemukan lebam pada tubuh korban. Setelah itu keluarga korban melaporkan ke kepolisian.</p>
<p>&#8220;Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya tersangka mengakui telah melakukan kekerasan terhadap istrinya,&#8221; paparnya.</p>
<p>Tim Dokkes Polda Jateng Senin (15/5) kemarin juga sempat membongkar makam korban untuk proses autopsi. Dan benar, Polda Jateng menemukan tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh korban.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/05/tersangka-penganiayaan-di-margoyoso-diancam-15-tahun.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suami Aniaya Istri hingga Tewas di Margoyoso dalam Pengaruh Miras</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/05/suami-aniaya-istri-hingga-tewas-di-margoyoso-dalam-pengaruh-miras.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/05/suami-aniaya-istri-hingga-tewas-di-margoyoso-dalam-pengaruh-miras.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 May 2023 12:32:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[HUKRIM]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Margoyoso Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Suami Aniaya Istri hingga Tewas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49016</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Seorang suami inisial M (28) yang menganiaya istrinya AD hingga tewas, warga Ngemplak Kidul Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati dalam keadaan pengaruh minuman keras (Miras). Hal itu disampaikan Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama. Dia menjelaskan kejadian itu terjadi pada Minggu 14 Mei sekitar pukul 02.00 WIB dinihari di lapangan sebelah MTs [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Seorang suami inisial M (28) yang menganiaya istrinya AD hingga tewas, warga Ngemplak Kidul Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati dalam keadaan pengaruh minuman keras (Miras). Hal itu disampaikan Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama.</p>
<p>Dia menjelaskan kejadian itu terjadi pada Minggu 14 Mei sekitar pukul 02.00 WIB dinihari di lapangan sebelah MTs N 2 Pati Desa Soneyan. Sebelum melakukan tindak kekerasan itu, tersangka bersama 2 rekannya tengah terpengaruh minum miras jenis arak sebanyak 2 botol.</p>
<p>&#8220;Dan dalam keadaan mabuk tersangka pulang ke rumah pukul 01.30. Sesampainya di dalam kamar melihat istrinya tidur bersama anaknya dan melihat pampers yang dipakai anaknya penuh dengan ompol,&#8221; katanya, Selasa (16/5/2023).</p>
<p>Melihat hal itu, tersangka lalu membangunkan korban dan mengajak korban keluar untuk membeli pampers menggunakan sepeda motor.</p>
<p>Andhika melanjutkan di dalam perjalanan membeli pampers itu korban dan pelaku terjadi cek cok. Dimulai tersangka menuduh korban selingkuh, namun korban tidak terima bahwa itu hanya mengada-ada tuduhan tak berdasar.</p>
<p>Selanjutnya, kata Kapolresta lantas korban tidak terima dan menuduh balik bahwa yang selingkuh justru suaminya dengan seorang janda. Sehingga ini membuat tersangka tersinggung dan akhirnya melakukan kekerasan.</p>
<p>&#8220;Tersangka merasa tersinggung lalu melakukan kekerasan dengan memukul di sebelah kiri kepala korban 2 kali. Kemudian memukul bagian perut, lalu bagian pipi, dan mencekik korban sampai jatuh terlentang,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, setelah korban dalam posisi tak sadar tersangka masih sempat menendang di bagian perut dan dada korban. Lalu tersangka memboncengkan korban ke rumah dan keesokan siangnya dibawa ke rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Korban tidak sadarkan diri, tersangka panik lalu diboncengkan ke rumah tetapi korban tidak sadar juga sampai pagi hari. Lalu korban dibawa ke rumah sakit, dan dinyatakan oleh dokter korban sudah tidak bernyawa,&#8221; jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/05/suami-aniaya-istri-hingga-tewas-di-margoyoso-dalam-pengaruh-miras.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Geger Penemuan Mayat Gantung Diri di Margoyoso</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/02/geger-penemuan-mayat-gantung-diri-di-margoyoso.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/02/geger-penemuan-mayat-gantung-diri-di-margoyoso.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2023 12:48:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[DESA KITA]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[TNI-POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Gantung Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Margoyoso AKP Joko Triyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Margoyoso Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Ngemplak Kidul]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47653</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Warga Ngemplak Kidul digegerkan penemuan mayat laki-laki yang tewas gantung diri di dalam rumah, Kamis (23/2/2023) petang kemarin. Diketahui korban EMP (29) seorang warga RT 01 RW 03 Dukuh Kerep Ngemplak Kidul Kecamatan Margoyoso. Kapolsek Margoyoso AKP Joko Triyanto mengatakan, pihaknya mengetahui peristiwa ini dari laporan warga. Disebutkan saat kejadian, korban mengenakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Warga Ngemplak Kidul digegerkan penemuan mayat laki-laki yang tewas gantung diri di dalam rumah, Kamis (23/2/2023) petang kemarin. Diketahui korban EMP (29) seorang warga RT 01 RW 03 Dukuh Kerep Ngemplak Kidul Kecamatan Margoyoso.</p>
<p>Kapolsek Margoyoso AKP Joko Triyanto mengatakan, pihaknya mengetahui peristiwa ini dari laporan warga. Disebutkan saat kejadian, korban mengenakan kaos oblong, celana pendek serta menggunakan tali nilon.</p>
<p>&#8220;Awalnya kejadian ini diketahui oleh EN (29) sang istri sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu EN pulang kerja dari pabrik. Setelah membuka pintu rumah, kondisi korban sudah tewas tergantung di ruang tamu,&#8221; ucap Kapolsek Margoyoso dalam keterangan tertulisnya yang diterima Jumat (24/2/2023).</p>
<p>Kemudian sang istri meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian ini kepada pemerintah desa setempat. Berdasarkan keterangan tim medis, didapati bahwa korban belum begitu lama tewas dengan cara nekat gantung diri.</p>
<p>&#8220;Hasil pemeriksaan dari tim Puskesmas II Margoyoso, EMP diperkirakan meninggal 2-6 jam yang lalu setelah ditemukan. Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban hanya bekas luka jeratan leher korban,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut dirinya mengatakan kepolisian menemukan tali yang digugat sebagai alat gantung diri. Lalu, di bawahnya ada meja yang diperkirakan digunakan korban untuk alat loncat. Karena terdapat jelas jejak jeratan tali di leher dengan kondisi mayat sudah kaku.</p>
<p>Dirinya masih mendalami motif korban yang pada akhirnya nekat melakukan mengakhiri hidup dengan cara tersebut. Keluarga juga sudah mengikhlaskan tewasnya korban untuk segera dilakukan proses pemakaman.</p>
<p>&#8220;Sementara ini, dari pihak Polisi belum mengetahui motif kejadian sebenarnya terhadap korban sampai nekat menghilangkan nyawanya sendiri,&#8221; tutup Kapolsek Margoyoso.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/02/geger-penemuan-mayat-gantung-diri-di-margoyoso.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
