<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mahasiswa KKN &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/mahasiswa-kkn/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 31 Jul 2023 12:37:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Tekan Angka Pernikahan Dini, Mahasiswa KKN Unisnu Jepara Gelar Sosialisasi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/07/tekan-angka-pernikahan-dini-mahasiswa-kkn-unisnu-jepara-gelar-sosialisasi.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/07/tekan-angka-pernikahan-dini-mahasiswa-kkn-unisnu-jepara-gelar-sosialisasi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Jul 2023 12:37:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[JEPARA]]></category>
		<category><![CDATA[KAMPUS]]></category>
		<category><![CDATA[Angka Pernikahan Dini]]></category>
		<category><![CDATA[berita jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa KKN]]></category>
		<category><![CDATA[Unisnu Jepara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=50434</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, JEPARA &#8211; Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unisnu Jepara menggelar sosialisasi pencegahan pernikahan dini. Kegiatan tersebut dilaksanakan di MA Matholibul Ulum, Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara. Dalam kesempatan itu, mahasiswa KKN Unisnu angkatan 15 menggandeng Duta Genre Kabupaten Jepara 2022 yaitu Utari Widyaningrum. Diikuti sebanyak 25 siswa-siswi yang duduk dibangku kelas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> JEPARA</strong> &#8211; Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unisnu Jepara menggelar sosialisasi pencegahan pernikahan dini. Kegiatan tersebut dilaksanakan di MA Matholibul Ulum, Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, mahasiswa KKN Unisnu angkatan 15 menggandeng Duta Genre Kabupaten Jepara 2022 yaitu Utari Widyaningrum. Diikuti sebanyak 25 siswa-siswi yang duduk dibangku kelas 12.</p>
<p>Saat ditemui mahasiswa KKN, Ketua Tanfidhiyah NU Desa Lebak, Syukron Amin mengatakan, kasus permohonanan dispensasi nikah di Desa Lebak meningkat. Hal itu juga disebut sesuai dengan data Pengadilan Agama pada tahun 2022 terdapat 419 permohonan dispensasi nikah di bawah usia 19 tahun.</p>
<p>&#8220;Faktor-faktor penyebab meningkatnya permohonan dispensasi nikah terjadi akibat hamil di luar nikah, faktor ekonomi, faktor budaya, dan lemahnya pendidikan agama dan karakter,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Duta Genre 2022, Utari Widyaningrum mengatakan, dampak dari pernikahan dini salah satunya menyebabkan kandungan lemah dan sel telur masih belum sempurna. Sehingga kemungkinan anak akan lahir secara prematur atau pun cacat.</p>
<figure id="attachment_50433" aria-describedby="caption-attachment-50433" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-50433" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/07/IMG-20230731-WA0018-300x300.jpg" alt="Foto Bersama" width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-50433" class="wp-caption-text">Foto Bersama</figcaption></figure>
<p>Selain menekankan agar anak remaja tidak menikah di usia dini, sosialisasi ini juga diharapkan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Peran orang tua dan guru di sekolah saja tidak cukup untuk mencegah perkawinan di kalangan remaja.</p>
<p>&#8220;Diharapkan setelah adanya sosialisasi ini akan membuat siswa-siswi sadar akan pentingnya pemahaman dampak perkawinan di usia muda. Terlebih perkawinan harus dilakukan secara selektif yakni harus cukup dalam kebutuhan primer, sekunder dan tersier dan juga mental yang matang,&#8221; terangnya.</p>
<p>Program sosialisasi yang dilakukan mahasiswa KKN ini sangat baik. Mengingat kurangnya kesadaran masyarakat akan dampak dari pergaulan bebas dan pernikahan dini. Hal ini dapat dijadikan sebagai salah satu upaya pencegahan pernikahan dini.(CH/RD)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/07/tekan-angka-pernikahan-dini-mahasiswa-kkn-unisnu-jepara-gelar-sosialisasi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bazar UMKU, Disdag Kudus: Mahasiswa Harus Punya Jiwa Wiraswasta</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/12/bazar-umku-disdag-kudus-mahasiswa-harus-punya-jiwa-wiraswasta.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/12/bazar-umku-disdag-kudus-mahasiswa-harus-punya-jiwa-wiraswasta.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2022 11:29:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KAMPUS]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[Bazar UMKU]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perdagangan Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa KKN]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Muhammadiyah Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=46272</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Bazar yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) merupakan produk unggulan disetiap desa Kabupaten Kudus yang dibawakan dan dikreasi oleh para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sudiharti mengatakan, untuk mahasiswa memang seharusnya mempelajari dan terjun langsung dalam berwirausaha agar hal tersebut tumbuh dibenaknya dan menjadi seorang wiraswasta. &#8220;Memang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> KUDUS</strong> &#8211; Bazar yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) merupakan produk unggulan disetiap desa Kabupaten Kudus yang dibawakan dan dikreasi oleh para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN).</p>
<p>Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Sudiharti mengatakan, untuk mahasiswa memang seharusnya mempelajari dan terjun langsung dalam berwirausaha agar hal tersebut tumbuh dibenaknya dan menjadi seorang wiraswasta.</p>
<p>&#8220;Memang seharusnya kalau mahasiswa harus belajar seperti ini langsung praktek supaya jiwa wirausaha mereka tumbuh untuk menjadi wiraswasta,&#8221; katanya usai ditemui memantau bazar mahasiswa KKN UMKU.</p>
<p>Lebih lanjut, kata dia, selain mahasiswa UMKU, mahasiswa lainnya juga harus bisa diberi didikan agar memiliki kemandirian dalam berwirausaha. Bukan mencari kerjaan sebagai buruh dan lain sebagainya, namun harus menjadi wiraswasta.</p>
<p>&#8220;Kita harus mendidik mahasiswa untuk bisa mandiri bukan untuk mencari pekerjaan sebagai buruh,&#8221; bebernya.</p>
<p>Sudiharti menambahkan, pihaknya juga menginginkan untuk mahasiswa setelah lulus pendidikan nantinya bisa membuka lapangan pekerjaan yang bermanfaat bagi orang lain, serta memberikan ilmu mengenai wirausaha.</p>
<p>&#8220;Keinginan kami mahasiswa-mahasiswa ini, setelah lulus jangan menunggu kerjaan lamar kesana kemari, tapi harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang bermanfaat bagi orang lain,&#8221; jelasnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-46271" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221213-WA0026-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221213-WA0026-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221213-WA0026-1024x768.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221213-WA0026-768x576.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221213-WA0026-1536x1152.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221213-WA0026-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221213-WA0026-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221213-WA0026-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221213-WA0026-530x396.jpg 530w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221213-WA0026-696x522.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221213-WA0026-1068x801.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221213-WA0026-560x420.jpg 560w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221213-WA0026.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sementara itu, mahasiswi KKN Desa Rejosari Agustin Veranda mengatakan, produk yang ditampilkan ini yakni Batik Eco print yang dibuat oleh PKK Desa Rejosari. Untuk jenisnya ada tas, baju, kaos dan kain.</p>
<p>&#8220;Selain itu ada juga yang bisa dibuat blazer. Untuk harganya mulai dari Rp 160 ribu hingga Rp 200 ribu. Kalau Eco print yang sudah jadi harganya Rp 250 ribu keatas harganya mahal karena proses pembuatannya lama,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dia juga membeberkan cara merawat Eco print dengan mudah, yakni cukup dengan dicuci dan direndam. Tidak perlu memakai detergen. Usai kering dijemurnya tidak diperbolehkan diruang terbuka yang panas.</p>
<p>&#8220;Sangat mudah hanya dicuci dan cukup direndam. Tidak perlu pakai deterjen dan harus dijemur di ruang yang lembap,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Bagi masyarakat yang berminat membeli produk Eco print bisa datang ke Desa Rejosari. Veranda juga berkeinginan membantu memasarkan produk dagangan ini agar lebih dikenal masyarakat luas.</p>
<p>Mahasiswi KKN Desa Gribig Patricia Ayu Anggita mengatakan, produk dari prakarya yang ditampilkan yakni vas bunga, tempat pensil, tempat permen, lalu ada tas dari proklim, puding labu dan juga jamu.</p>
<p>&#8220;Diketahui, untuk pembuatannya yakni dari labu kuning yang dicampurkan dengan coklat dan susu yang bermanfaat untuk mengurangi stunting dan menambah nafsu makan,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, untuk bazar dirinya berharap kedepan tidak hanya seperti ini tempatnya. &#8220;Saya ingin seperti bazar yang ada di pasar rakyat soalnya kita lebih dari 10 stand. Kalau dibuat seperti pasar rakyat pastinya lebih meriah,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/12/bazar-umku-disdag-kudus-mahasiswa-harus-punya-jiwa-wiraswasta.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>342 Mahasiswa KKN UMKU Diharapkan Bantu Mengatasi Stunting</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/11/342-mahasiswa-kkn-umku-diharapkan-bantu-mengatasi-stunting.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/11/342-mahasiswa-kkn-umku-diharapkan-bantu-mengatasi-stunting.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Nov 2022 09:32:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa KKN]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Muhammadiyah Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=45451</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Penerjunan 342 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) diharapkan mampu membantu mengatasi stunting yang disinergikan melalui disiplin ilmu dari mahasiswa, Selasa (1/11/2022). Rektor UMKU Dr. Rusnoto mengatakan, nantinya 342 mahasiswa KKN yang diterjunkan itu akan ditempatkan di sembilan kecamatan di wilayah Kabupaten Kudus, serta akan dibagi menjadi 18 kelompok. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> KUDUS</strong> &#8211; Penerjunan 342 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) diharapkan mampu membantu mengatasi stunting yang disinergikan melalui disiplin ilmu dari mahasiswa, Selasa (1/11/2022).</p>
<p>Rektor UMKU Dr. Rusnoto mengatakan, nantinya 342 mahasiswa KKN yang diterjunkan itu akan ditempatkan di sembilan kecamatan di wilayah Kabupaten Kudus, serta akan dibagi menjadi 18 kelompok.</p>
<p>&#8220;Para mahasiswa akan dibagi menjadi 18 kelompok yang akan ditempatkan di 18 desa seperti, Prambatan Lor, Papringan, Purwosari, Wergu Wetan, Undaan Tengah, Undaan Lor, Payaman, Dersalam, Bae, Cendono, Rejosari, Besito, Gribig, Loram Kulon, Ngembal Kulon, Jekulo, dan Tanjungrejo,&#8221; bebernya.</p>
<p>Dalam KKN tersebut UMKU mengangkat tema besar yakni &#8216;Pengabdian UMKU Melalui Pemberdayaan dalam Prevensi Stunting&#8217; yang ditujukan dalam membantu mengatasi Stunting.</p>
<p>&#8220;Kegiatan tersebut memberikan pengalaman kepada mahasiswa KKN sebagai sarana pembelajaran untuk hidup ditengah masyarakat yang memiliki karakteristik majemuk,&#8221; ujar Rektor UMKU Dr. Rusnoto.</p>
<p>Kemudian dirinya memberikan edukasi penting mengenai stunting dengan disiplin ilmu yang beragam, mengingat stunting tersebut memiliki masalah penting bagi masyarakat. Serta meminta ke mahasiswa KKN untuk berperilaku baik.</p>
<p>Selain prodi kesehatan, KKN UMKU juga menerjunkan S1 PGSD, S1 Ekonomi Syariah, S1 Hukum, dan S1 Akuntansi, S1 Keperawatan, S1 Farmasi, S1 Ilmu Komputer, S1 Matematika, S1 Sistem Informasi.</p>
<p>&#8220;Peserta KKN tersebut akan memulai pada tanggal (7/11/2022) hingga (3/12/2022),&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/11/342-mahasiswa-kkn-umku-diharapkan-bantu-mengatasi-stunting.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seminar Pendidikan Mahasiswa KKN Terintegrasi 2021 STAI Pati</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/11/seminar-pendidikan-mahasiswa-kkn-terintegrasi-2021-stai-pati.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/11/seminar-pendidikan-mahasiswa-kkn-terintegrasi-2021-stai-pati.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2021 05:03:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa KKN]]></category>
		<category><![CDATA[STAI Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=35189</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi 2021 STAI Pati, beberapa waktu lalu diterjunkan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Roudlotul Ulum Wegil, Kecamatan Sukolilo. Salah satu yang selesai dilakukan, di antaranya adalah kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian masyarakat. Sebab, kegiatan KKN ini sebagai wujud dari pengabdian masyarakat, melalui KKN-PPL terintegrasi yang bertujuan untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_35187" aria-describedby="caption-attachment-35187" style="width: 1040px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-35187" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211115-WA0005.jpg" alt="" width="1040" height="588" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211115-WA0005.jpg 1040w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211115-WA0005-300x170.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211115-WA0005-1024x579.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211115-WA0005-768x434.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211115-WA0005-696x394.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IMG-20211115-WA0005-743x420.jpg 743w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /><figcaption id="caption-attachment-35187" class="wp-caption-text">Penyampaian materi dari para narasumber dalam Seminar Pendidikan Mahasiswa KKN Terintegrasi 2021 STAI Pati, di Madrasah Roudlotul Ulum Wegil, Kecamatan Sukolilo.(Foto:SN/dok-um)</figcaption></figure>
<p>SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Terintegrasi 2021 STAI Pati, beberapa waktu lalu diterjunkan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Roudlotul Ulum Wegil, Kecamatan Sukolilo. Salah satu yang selesai dilakukan, di antaranya adalah kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian masyarakat.</p>
<p>Sebab, kegiatan KKN ini sebagai wujud dari pengabdian masyarakat, melalui KKN-PPL terintegrasi yang bertujuan untuk memberikan pengalaman pembelajaran, dan meningkatkan kemampuan bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan serta ketrampilan. Adapun salah satu kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa kelompok 5 diketahui Ardiyani Musfiana, yaitu &#8221;Seminar Pendidikan.&#8221;</p>
<p>Seminar dengan tema &#8221; <strong>Eksistensi Guru Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Masa Pandemi</strong> &#8221; itu berlangsung beberapa waktu lalu dengan mengundang guru di wilayah Kecamatan Sukolilo. Sedangkan narasumber yang dihadirkan adalah dosen STAI Pati, Selamet Saifuddin, M.Pd dan Kiswanto, S.Kes dari Dinas Kesehatan.</p>
<p>Sebagai Dosen Pembimbing Lapangan, Umi Nadliroh dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa kegiatan KKN ini merupakan kegiatan memberikan kesempatan kepada mahasiswa, untuk melatih dan mengembangkan kompetensi keguruan dan BK. Kebetulan Tim KKN ini dari Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).</p>
<p>Saat ini, lanjutnya, ada kekhawatiran di masa pandemi ini proses pendidikan berhenti dan hilangnya pengetahuan (<strong>lost learning</strong>) dan juga  kekhawatiran adanya generasi yang hilang (<strong>lost generation</strong>) dinilai dari proses pembelajaran di masa pendemi dengan format daring. Format tersebut atau PJJ ini dianggap tidak maksimal dan tidak efektif, sehingga selaku pendidik kita tepis kekhawatiran itu.</p>
<p>&#8221;Dengan demikian, guru selaku pendidik harus tanggap dan maksimal dalam pembelajaran meskipun melalui daring,&#8221;tandasnya.</p>
<p>Sementara narasumber pertama, Selamet Saifuddin, M.Pd memaparkan materinya, guru atau pendidik terutama di masa pendemi harus punya banyak kemampuan agar proses pembelajaran tetap berkualitas dan berjalan maksimal. Kualitas pembelajaran tidak bisa lepas dari peran guru, sehingga selaku pendidik di samping memiliki kompetensi pedagogik juga harus  memiliki kemampuan ilmu pengetahuan, dan teknologi untuk menjaga kualitas pembelajaran.</p>
<p>Pendidik harus kaya informasi pengetahuan dan aplikasi dalam pembelajaran, sehingga guru dalam mempersiapkan bahan ajar dan materi harus lihai mengenal banyak sumber data pembelajaran. &#8221;Sehingga pembelajaran daring atau PJJ bisa maksimal,&#8221;imbuhnya.</p>
<p>Sedangkan Kiswanto menyorot pembelajaran dari perspektif  kesehatan di masa pandemi berkait dengan sosialisasi tetang protokol kesehatan (Prokes) dan pola hidup di lingkungan sekolah, terutama kepada peserta didik. Yakni, di sekolah dasar atau di Madrasah Ibtidaiyah harus dilakukan budaya mencuci tangan, memakai masker dan memakai handsanitizer.</p>
<p>Dalam Seminar Pendidikan yang dimoderatori Rois MPd ini, peserta sangat antusias bertanya, baik kepada narasumber dari STAIP maupun dari Dinas Kesehatan. Selain mengadakan Seminar Pendidikan, mahasiswa KKN terintegrasi dari STAIP juga melakukan penghijauan, menggali bakat peserta didik dengan kegiatan pekan Maulid, membuat pojok baca dan tamanisasi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/11/seminar-pendidikan-mahasiswa-kkn-terintegrasi-2021-stai-pati.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
