<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lomba Dalang Anak dan Remaja &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/lomba-dalang-anak-dan-remaja/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Nov 2021 04:21:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Rp 15 Juta Uang Pembinaan Untuk Para Juara Lomba Dalang Anak dan Remaja</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/11/rp-15-juta-uang-pembinaan-untuk-para-juara-lomba-dalang-anak-dan-remaja.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/11/rp-15-juta-uang-pembinaan-untuk-para-juara-lomba-dalang-anak-dan-remaja.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2021 04:21:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Dalang Anak dan Remaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=34955</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, JIKA dilihat dari sisi nominal apa yang diberikan kepada para juara Lomba Dalang Anak dan Remaja se-Eks Karesidenan Pati dalam rangkaian memperingati Hari Wayang Dunia dan juga Hari Wayang Nasional, 7 November 2021, Rp 15 juta memang relatif kecil. Akan tetapi, jika dilihat dari sisi ukuran dan peluang anak dalam meraih prestasi dalam kesempatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_34953" aria-describedby="caption-attachment-34953" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-34953" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077571.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077571.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077571-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077571-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077571-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077571-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077571-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-34953" class="wp-caption-text">Penyerahan wayang secara simbolis kepada dalang anak, remaja, dan juga dalang tua oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, Winarto SPd MHum didampingi Ketua PEPADI Kabupaten Pati, Farid Suhanto MPd (kiri) untuk dipentaskan pada peringatan Hari Wayang Dunia dan Hari Wayang Nasional, semalam (Minggu/7 November) 2021.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>, JIKA dilihat dari sisi nominal apa yang diberikan kepada para juara Lomba Dalang Anak dan Remaja se-Eks Karesidenan Pati dalam rangkaian memperingati Hari Wayang Dunia dan juga Hari Wayang Nasional, 7 November 2021, Rp 15 juta memang relatif kecil. Akan tetapi, jika dilihat dari sisi ukuran dan peluang anak dalam meraih prestasi dalam kesempatan tersebut, nilainya tentu lebih besar.</p>
<p>Sebab, prestasi seperti dalam Lomba Dalang Anak dan Remaja tingkat wilayah Eks-Karesidenan Pati ini diselenggarakan memang dalam rangka dan upaya memunculkan sebuah legitimasi atau pengakuan hadirnya juara. Yakni, dalang anak dan dalang remaja yang juga perlu disusul lomba yang sama untuk pengakuan kemampuan juara dari kalangan dalang dewasa, karena dari kalangan dalang tua sudah tak layak dipacu lagi kemampuannya secara maksimal.</p>
<p>Akan tetapi, kehadirannya di tengah kalangan dalang anak-anak, remaja maupun dewasa tetap dibutuhkan karena pengalamannya. Sehingga jika dilihat dari sisi nilai pengakuan atas kemampuannya ini adalah yang paling berharga dibanding dengan nilai nominal yang sifatnya memang selalu disebut-sebut sebagai uang pembinaan, karena semua itu juga tak bisa lepas dari kemampuan keuangan panitia.</p>
<p>Sebagaimana pihak PEPADI Kabupaten Pati yang kini diketuai Farid Suhanto MPd, sudah sering atau mempunyai agenda rutin penyelenggaraan lomba dalang anak maupun remaja. Untuk uang pembinaannya Rp 3 juta sebagai juara I, juara II Rp 2 juta, juara III Rp 1 juta kemudian juara harapan I Rp 700.000, juara harapan II Rp 500.000, dan juara harapan III Rp 300.000.</p>
<figure id="attachment_34954" aria-describedby="caption-attachment-34954" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-34954" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077581.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077581.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077581-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077581-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077581-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077581-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077581-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-34954" class="wp-caption-text">Tampilnya dalang cilik juara I Lomba Dalang se-Eks Karesidenan Pati, untuk kelompok dalang anak, Gandrung Swara Al Giffari (Pati) dalam peringatan Hari Wayang Dunia dan Hari Wayang Nasional, Minggu (7/November) semalam di SKB Pati.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Ketua PEPADI Kabupaten Pati, Farid Suhanto MPd tidak mengelak akan kondisi tersebut, tapi tujuan utama diselenggarakannya lomba dalang anak dan remaja ini memang untuk mencari bibit dalang sejak usia dini. Dengan demikian diharapkan pada saatnya nanti, percaturan dalang di semua tingkatan ini bisa berkesinambungan, dan sudah barang tentu termasuk persaingannya.</p>
<p>Karena itu, dampak ke depannya jika ada mau menjadi dalang maka wayang sebagai warisan budaya mahakarya ini akan mampu bertahan dan tetap bisa dilestarikan. Seperti di Pati, misalnya, untuk para dalang kalangan tua juga ada, dan masih tetap eksis seperti Ki Muharso yang dalam peringatan hari wayang ini juga tampil secara bergantian dengan juara lomba dalang anak dan remaja.</p>
<p>Hal tersebut menunjukkan bahwa regenerasi dalang di Pati tetap berjalan, dan harapannya yang anak-anak dan remaja ini nanti mampu mengangkat nama daerahnya. Karena itu, penyelenggaraan lomba hendaknya tidak semata-mata diartikan untuk mendapatkan uang pembinaan, melainkan pengakuan oleh para yuri yang ahli di bidangnya.</p>
<p>Sedangkan pihaknya secara organisatoris tetap memberikan pengakuan berupa pemberian sertifikat atau piagam penghargaan dan piala kepada para juaranya. Yakni, untuk kelompok dalang anak diberikan kepada juara I Gandrung Swara Al Giffari (Pati), II Ageng Purwo Carita (Pati), dan juara III Kevin Bisma Saputra (Rembang).</p>
<p>Untuk juara harapan I kelompok ini diraih Haliszh Yusuf Muhammad (Pati) yang ternyata putra salah seorang anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi Partai Golkar, Supriyanto alias Japrek. Juara harapan II Vincent Collin Farlian dan harapan III Wahyu Dhamma Dhara (Jepara).</p>
<p>Sedangkan juara I untuk kelompok dalang remaja, yaitu Mohamad Bayu Kusuma (Kudus), II Salman Hilal Muharam (Pati) dan juara III Nahnu Alfa (Pati). Juara harapan I Hamam Haidar (Pati), II Faishol Ali Zahroni (Jepara), dan juara harapan III Muhammad Rifki Hakim (Pati).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/11/rp-15-juta-uang-pembinaan-untuk-para-juara-lomba-dalang-anak-dan-remaja.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati ; Banyak Contoh Karakter Wayang yang Bisa Diidolakan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/11/kepala-dinas-pendidikan-kabupaten-pati-banyak-contoh-karakter-wayang-yang-bisa-diidolakan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/11/kepala-dinas-pendidikan-kabupaten-pati-banyak-contoh-karakter-wayang-yang-bisa-diidolakan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2021 04:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Dalang Anak dan Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[Winarto SPd MHUm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=34950</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Banyak contoh karakter wayang bisa diidolakan dalam perilaku kehidupan sesorang, sehingga wayang mempunyai nilai budaya yang sangat berharga. Utamanya, adalah untuk membentuk karakter dan jati diri bangsa, maka dibutuhkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap budaya tersebut, termasuk di kalangan anak-anak. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, WInarto SPd MHum menyampaikan hal tersebut dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_34949" aria-describedby="caption-attachment-34949" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-34949" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077491.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077491.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077491-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077491-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077491-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077491-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077491-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-34949" class="wp-caption-text">Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, Winarto SPd MHum didampingi Ketua PEPADI Kabupaten Pati Farid Suhanto MPd menyerahkan piala, piagam dan uang pembinaan kepada juara I Lomba Dalang Anak dan Remaja se-Eks Karesidenan Pati, Gandrung Swara Al Giffari (Pati) dan Mohamad Bayu Kusuma (Kudus).(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Banyak contoh karakter wayang bisa diidolakan dalam perilaku kehidupan sesorang, sehingga wayang mempunyai nilai budaya yang sangat berharga. Utamanya, adalah untuk membentuk karakter dan jati diri bangsa, maka dibutuhkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap budaya tersebut, termasuk di kalangan anak-anak.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati, WInarto SPd MHum menyampaikan hal tersebut dalam sambutannnya pada peringatan Hari Wayang Dunia dan juga Hari Wayang Nasional, Minggu (7/November) 2021, di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pati. Dalam kesempatan tersebut, hadir para juara Lomba Dalang Anak dan Remaja se-Eks Karesidenan Pati yang berlangsung akhir Oktober lalu.</p>
<p>Karena itu, lanjutnya, UNESCO sebagai lembaga yang membawahi kebudayaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tanggal 7 November 2003 menetapakan sebagai Hari Wayang Dunia. &#8221;Sebab, wayang dari Indonesia adalah sebagai warisan kebudayaan mahakarya yang tak ternilai, utamanya dalam hal seni bertutur,&#8221;ujarnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-34948" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077461.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077461.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077461-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077461-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077461-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077461-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077461-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_34947" aria-describedby="caption-attachment-34947" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-34947" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077541.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077541.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077541-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077541-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077541-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077541-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC077541-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-34947" class="wp-caption-text">Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pati Winarto SPd MHUm dan Ketua PEPADI Kabupaten Pati, Suhanto MPd berfoto bersama juara Lomba Dalang Anak se-Eks Karesidenan Pati (atas) dan berfoto bersama juara Lomba Dalang Remaja (bawah).(Foto;SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Dengan demikian, masih papar Winarto, jika dalam memperingati Hari Wayang Dunia dan juga Hari Wayang Nasional ini, PEPADI Kabupaten Pati ini menyelenggarakan Lomba Dalang Anak dan Remaja dinilai sudah tepat. Lomba adalah sebuah upaya yang menjadi tolok ukur serta evaluasi dan juga koreksi atas apa yang dicapai, termasuk kekurangan yang masih dimiliki oleh para peserta lomba, untuk lebih meningkatkan lagi kemampuannya.</p>
<p>Jika ada peserta yang belum bisa meraih juara dalam lomba, maka upaya untuk meningkatkan kemampuannya agar terus dilakukan, sehingga dituntut untuk terus belajar mengingat seni pertunjukan wayang kulit, tingkat kesulitannya tentu luar biasa. Akan tetapi, bagi anak-anak yang sudah mau belajar sejak dini, nantinya akan mampu dan mempunyai kesadaran hingga kecintaannya terhadap wayang.</p>
<p>Sementara itu, untuk melestarikan dan mempertahankan warisan mahakarya kebudayaan ini, negara sudah hadir di tengah-tengahnya, sehingga negara pun  tidak tinggal diam melainkan terus mendorong perkembangan dan kemajuannya. &#8221;Hal tersebut dibuktikan dengan disahkannya UU No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,&#8221;tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/11/kepala-dinas-pendidikan-kabupaten-pati-banyak-contoh-karakter-wayang-yang-bisa-diidolakan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Juara I Lomba Dalang Anak dan Remaja Tampil di Hari Wayang Nasional</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/10/juara-i-lomba-dalang-anak-dan-remaja-tampil-di-hari-wayang-nasional.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/10/juara-i-lomba-dalang-anak-dan-remaja-tampil-di-hari-wayang-nasional.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Oct 2021 10:14:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Wayang Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Dalang Anak dan Remaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=34482</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PROSES pelaksanaan Lomba Dalang Anak dan Remaja Se-Eks Karesidenan Pati, ini masih berlangsung di Sanggar Kegiatan belajar (SKB) Pati, dan sudah giliran peserta dari kalangan dalang remaja. Jumlah peserta kelompok dalang remaja yang ikut bagian dalam lomba tersebut ada 9 orang, sehingga tiap hari berlangsung tiga penampilan, dan untuk Selasa (26/Oktober) adalah penampilan hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.samin-news.com/"><strong>SAMIN-NEWS.com</strong></a>, PROSES pelaksanaan Lomba Dalang Anak dan Remaja Se-Eks Karesidenan Pati, ini masih berlangsung di Sanggar Kegiatan belajar (SKB) Pati, dan sudah giliran peserta dari kalangan dalang remaja. Jumlah peserta kelompok dalang remaja yang ikut bagian dalam lomba tersebut ada 9 orang, sehingga tiap hari berlangsung tiga penampilan, dan untuk Selasa (26/Oktober) adalah penampilan hari kedua mereka.</p>
<p>Dengan demikian, penampilan tiga peserta lainnya akan berakhir Rabu (27/Oktober) besok, sehingga dewan yuri dipastikan sudah bisa menyampaikan hasilnya, siapa peserta yang akan keluar sebagai juara. Sedangkan lomba yang sama untuk dalang anak, hasilnya sudah diumumkan, yaitu Gandrung Swara Al Giffari (Pati).</p>
<p>Bagi dalang anak maupun remaja peserta lomba yang keluar sebagai juara I, papar salah seorang personel PEPADI Kabupaten Pati yang juga seorang dalang, Ki Bowo Asmoro, akan ditampilkan dalam pertunjukan peringatan Hari Wayang Nasional, 7 November 2021 mendatang. &#8221;Tempat digelaranya acara tersebut tetap di SKB, dan secara virtual mengingat masa pandemi belum berakhir,&#8221;ujarnya.</p>
<figure id="attachment_34480" aria-describedby="caption-attachment-34480" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-34480" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074661.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074661.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074661-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074661-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074661-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074661-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074661-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-34480" class="wp-caption-text">Salah satu penampil dalam Lomba Dalang Remaja di hari kedua, Selasa (26/Oktober) 2021 hari ini.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Untuk hari ini, adalah hari kedua tampilnya para peserta dalam Lomba Dalang Remaja Se-Eks Karesidenan Pati, masing-masing adalah Hamam Haidar (Pati) membawakan lakon &#8221;Dewa Ruci,&#8221; dan Nahnu Alifa (Pati) lakon &#8221;Brubuh Alengka.&#8221; Sedangkan urutan berikutnya, Faishol Ali Zahroni (Jepara) lakon &#8221;Arjuna Wiwaha&#8221;, masing-masing dalam durasi waktu satu jam.</p>
<p>Sedangkan yang akan tampil di hari terakhir, Rabu (27 Oktober) besok, sekaligus pengumuman siapa yang berhak meraih juara juga ada tiga penampil. Masing-masing Muhammad Rifki Hakim (Pati) lakon &#8221;Sawitri Setyawan,&#8221; Mohamad Bayu Kusuma (Kudus) lakon &#8221;Kangsa Adu Jago,&#8221; dan Bayu Adi Prasetya (Pati) lakon &#8221;Anoman Duta.&#8221;</p>
<p>Menjawab pertanyaan, Ki Bowo Asmoro berkait tentang munculnya kesadaran bahwa sudah saatnya ada regenerasi penabuh gamelan sebagaimana diungkapkan oleh Ketua PEPADI Kabupaten Pati, Farid Suhanto MPd, pihaknya menyatakan sependapat. &#8221;Untuk keperluan tersebut memang harus ada yang tergerak untuk memulianya, karena hal tersebut sudah dimulai dari Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS),&#8221;tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/10/juara-i-lomba-dalang-anak-dan-remaja-tampil-di-hari-wayang-nasional.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Ini Dimulai Lomba Dalang Anak dan Remaja Eks-Karesidenan Pati</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/10/hari-ini-dimulai-lomba-dalang-anak-dan-remaja-eks-karesidenan-pati.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/10/hari-ini-dimulai-lomba-dalang-anak-dan-remaja-eks-karesidenan-pati.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Oct 2021 09:08:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba Dalang Anak dan Remaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=34316</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dalam rangkaian memperingati Hari Wayang Se-Dunia, Minggu (7/November) 2021 mendatang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati, menyelengarakan Lomba Dalang Cilik dan Remaja. Lomba yang diselenggarakan Kamis (21/Oktober) hari ini, di aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) akan berakhir Rabu (27/Oktober) pekan depan tersebut dibuka resmi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati, Winarto [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://www.samin-news.com/">SAMIN-NEWS.com</a>, PATI</strong> &#8211; Dalam rangkaian memperingati Hari Wayang Se-Dunia, Minggu (7/November) 2021 mendatang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati, menyelengarakan Lomba Dalang Cilik dan Remaja. Lomba yang diselenggarakan Kamis (21/Oktober) hari ini, di aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) akan berakhir Rabu (27/Oktober) pekan depan tersebut dibuka resmi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati, Winarto SPd MHum.</p>
<p>Sesuai jadwal, untuk pelaksanaan lomba hari pertama, masing-masing akan tampil lima peserta dengan diberi kesempatan selama satu jam. Ternyata lima dalang cilik yang unjuk kebolehannnya semua dari Pati, masing-masing sebagai penampil pertama adalah Ageng Purwa Carita yang membawakan cerita &#8221;Abimanyu Gugur,&#8221; dan penampil kedua Moh Fairus Mizan dengan menyajikan cerita &#8221;Wahyu Narantaka.&#8221;</p>
<p>Selesai istirahat selama satu jam, lomba dilanjutkan lagi untuk penampil ketiga, Rafa Galih Pratama dengan cerita &#8221;Sesaji Rasa Suya,&#8221; dan penampil berikutnya (4) Muhammad Rafka Dawani dengan cerita &#8221;Sang Rajama.&#8221; Sedangkan penampil kelima (terakhir) Egi Ferdiansyah Putra, membawakan cerita sama dengan penampil kedua &#8221;Wahyu Narantaka.&#8221;</p>
<p>Untuk Jumat (22/Oktober) besok, akan menyusul tampilnya lima dalang cilik semuanya masih dari Pati, dan Sabtu (23/Oktober) atau hari berikutnya, akan tampil enam peserta. Masing-masing dari Rembang (2 peserta), Blora ( 1), Jepara (1), serta Pati  (2 peserta), dan mulai Senin (25/Oktober) dilanjutkan dengan Lomba Dalang Remaja yang diikuti sembilan perserta.</p>
<figure id="attachment_34315" aria-describedby="caption-attachment-34315" style="width: 588px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-34315" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/c2-7.gif" alt="" width="588" height="441" /><figcaption id="caption-attachment-34315" class="wp-caption-text">Salah satu tampilan dalang cilik dalam Lomba Dalang Cilik dan Remaja Eks-Karesiden Pati, di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Pati, mulai Kamis (21/Oktober) hari ini.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Dengan tampilnya sejumlah peserta yang terhitung masih cukup lumayan, papar Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang baru, Hardi Djatmiko menyebutkan, bahwa untuk seni pedalangan di kalangan anak-anak masih diminati. &#8221;Sedangkan data dari Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS), masih ada empat sekolah yang pesertanya menerima pembelajaran kesenian wayang kulit,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Diminta tanggapannya terpisah, dalang &#8221;gaek&#8221; Kartopel&#8221; atau nama asli dari Kartubi yang pernah &#8221;moncer&#8221; namanya sebelum sekarang tenggelam dilibas zaman menuturkan, dari apa yang diamati seharian sejak pagi hingga selesainya tampilan peserta, paling tidak ada dua penampil patut diperhitungkan. Ini hanyalah pengamatan subjektif dari kacamata dalang tua, sehingga bisa saja pengamatannya itu salah.</p>
<p>Akan tetapi, pengamatan yang dilakukan juga bisa saja benar, dan yang tampil di hari pertama tentu kelompok anak yang tampil di hari kedua, minimal juga ada dua dalang cilik yang juga layak diperhitungkan, meskipun belum tampil dalam perlombaan. Hanya saja, dari hasil mengikuti pekerkembangannya selama ini, dia juga mengetahui kemampuan dalang anak-anak di Pati yang rata-rata cukup membanggakan.</p>
<p>Karena itu tampilan 12 dalang cilik dalam kesempatan Lomba Dalang Anak ini, tetap akan diuji mampu tidak hasil tampilannya bersaing dengan empat dalang cilik lainnya dari Rembang, Blora, dan  Jepara. &#8221;Mereka akan tampil pada hari ketiga, Sabtu (23/Oktober), sehingga baru diketahui hasilnya siapa dalang cilik yang mampu menggondol juara,&#8221;ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/10/hari-ini-dimulai-lomba-dalang-anak-dan-remaja-eks-karesidenan-pati.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
