<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kudus Genjot BIAN &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/kudus-genjot-bian/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Aug 2022 10:49:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Kudus Genjot BIAN, Wujudkan Dunia Bebas Polio di Tahun 2026</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/08/kudus-genjot-bian-wujudkan-dunia-bebas-polio-di-tahun-2026.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/08/kudus-genjot-bian-wujudkan-dunia-bebas-polio-di-tahun-2026.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Aug 2022 10:49:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[Kudus Genjot BIAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=43326</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Andini Aridewi selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Kudus menyebut pelaksanaan BIAN tahun ini memiliki tujuan meningkatkan imunitas masyarakat terhadap penyakit campak-rubella. Andini sapaan akrabnya menjelaskan terkait jumlah sasaran BIAN Rubela sebanyak 432.272 sasaran. Serta mengejar sasaran imunisasi berusia 12-59 bulan. &#8220;Untuk bian yang mr Rubela 432,272 sasaran Sedangkan disamping 9-59 bulan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, KUDUS</strong> &#8211; Andini Aridewi selaku Plt Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Kudus menyebut pelaksanaan BIAN tahun ini memiliki tujuan meningkatkan imunitas masyarakat terhadap penyakit campak-rubella.</p>
<p>Andini sapaan akrabnya menjelaskan terkait jumlah sasaran BIAN Rubela sebanyak 432.272 sasaran. Serta mengejar sasaran imunisasi berusia 12-59 bulan.</p>
<p>&#8220;Untuk bian yang mr Rubela 432,272 sasaran Sedangkan disamping 9-59 bulan. Untuk imunisasi kejar sasarannya 12-59 bulan. Untuk DPT-HB-HiB sejumlah 3540 balita. Opv 3540. Ipv 5500 balita,&#8221; kata dia (5/8/2022).</p>
<p>Lebih lanjut, MR Rubela diberi untuk sasaran usia 9-59 bulan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya mengenai kelengkapan dalam diberikannya imunisasi.</p>
<p>&#8220;Karena mr diberikan untuk sasaran 9-59 bulan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Apakah dia sudah lengkap atau belum tetap diberikan imunisasi mr nya,&#8221; katanya.</p>
<p>Nantinya pelaksanaan pertama bertempat di desa dan kelurahan melalui posyandu yang ada. Serta melihat perkembangan berikutnya.</p>
<p>&#8220;Tapi faskes tetap disiapkan yaitu 19 puskesmas dan 7 rumah sakit dan siap melakukan BIAN ini,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8220;Seiring berjalannya waktu akan dilakukan evaluasi sekaligus screening bilamana dimungkinkan kita harus mendekatkan akses ke sekolah nanti juga akan dilakukan,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Kemudian akan menyesuaikan sasaran per masing-masing posyandu. Dengan 886 posyandu siap melayani semua masyarakat yang hadir dan akan diberi jadwal dari puskesmas secara bertahap.</p>
<p>&#8220;Untuk mr BIAN selama bulan Agustus diharapkan capaian tidak kurang dari 95%. Untuk imunisasi kejar dimulai Juni kemarin. Diharapkan semua ditahun 2023 Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) sudah tercover yang tergantung dengan usia,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Penulis<br />
Adam Naufaldo</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/08/kudus-genjot-bian-wujudkan-dunia-bebas-polio-di-tahun-2026.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
