<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komite Ekonomi Kreatif &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/komite-ekonomi-kreatif/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Feb 2023 13:00:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Gelar Pameran Budaya, Disbudpar Kudus Gandeng Komite Ekonomi Kreatif</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/02/gelar-pameran-budaya-disbudpar-kudus-gandeng-komite-ekonomi-kreatif.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/02/gelar-pameran-budaya-disbudpar-kudus-gandeng-komite-ekonomi-kreatif.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2023 13:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Disbudpar Kabupaten Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar Pameran Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Disbudpar Kabupaten Kudus Mutrikah]]></category>
		<category><![CDATA[Komite Ekonomi Kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47440</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus akan menggandeng Komite Ekonomi Kreatif (KEK) dan Republik Tembakau Akar Rumput (RTAR) dalam menggelar pameran budaya selama dua hari. Kepala Disbudpar Kudus Mutrikah menjelaskan, dalam pameran budaya tersebut pihaknya akan melaksanakan selama dua hari pada 18 dan 19 Februari 2023 bertempat di Museum Kretek Kudus. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> KUDUS</strong> &#8211; Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus akan menggandeng Komite Ekonomi Kreatif (KEK) dan Republik Tembakau Akar Rumput (RTAR) dalam menggelar pameran budaya selama dua hari.</p>
<p>Kepala Disbudpar Kudus Mutrikah menjelaskan, dalam pameran budaya tersebut pihaknya akan melaksanakan selama dua hari pada 18 dan 19 Februari 2023 bertempat di Museum Kretek Kudus.</p>
<p>&#8220;Pameran budaya itu mulai digelar Sabtu 18 Februari dan Minggu 19 Februari 2023. Tentunya kami memfasilitasi pameran tentang daya tarik wisata,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Gelaran selama dua hari tersebut nantinya akan ada sarasehan tentang budaya kretek serta launching rumah kreatif Kudus dan katalog elektronik yang berisi tentang produk ekonomi kreatif Kudus.</p>
<p>&#8220;Selain KEK dan RTAR, kami juga mengundang para pemangku kepentingan terkait kepariwisataan di Kabupaten Kudus,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, pada acara tersebut rencananya Bupati Kudus Hartopo akan menghadiri pameran yang digelar di Museum Kretek dan juga meluncurkan rumah kreatif serta e-catalogue.</p>
<p>&#8220;Bupati Kudus nantinya dijadwalkan diacara itu dan meluncurkan Rumah Kreatif beserta produk ekonomi kreatif yang dibalut denga e-catalogue,&#8221; kata dia.</p>
<p>Mutrikah menyebut, dalam gelaran pameran itu terdapat 47 unit stan yang memajang produk atau destinasi wisata di Kudus. Sarasehan kretek budaya itu juga akan dihadiri tiga narasumberber kompeten.</p>
<p>&#8220;Dari 47 itu, 21 stan diantaranya akan diisi produk pegiat R-TAR dari Kudus, Temanggung, Yogyakarta, Situbondo, Boyolali, dan Cianjur,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara untuk tema yang diusung ialah &#8216;Kretek Pulang ke Rumah&#8221; antara lain berupa tembakau, pipa cangklong, pipa rokok batangan, dan cerutu. Untuk 14 stan menampilkan 24 destinasi desa wisata.</p>
<p>&#8220;24 destinasi desa wisata itu seperti, budaya, kerajinan, dan alam. Selain itu ada asosiasi biro perjalanan wisata di Kudus, Persatuan Hotel dan Restauran Republik Indonesia Kudus dan stan informasi pariwisata oleh Disbudpar Kudus,&#8221; ucapnya.</p>
<p>&#8220;Untuk KEK Kudus akan memeriahkan di 12 stan yang berisi produk kreatif,&#8221; jelasnya kepada Samin News.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Ekonomi Kreatif Valerie menyebut, awal mula even tersebut digelar dimulai dari even Muria Kudus di penghujung tahun kemarin.</p>
<p>&#8220;Berawal dari event Muria Kudus di penghujung tahun 2022. Ternyata animo masyarakat besar. Banyak gelaran musik yang sampai saat ini masih bergulir,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Lebih lanjut, even yang akan digelar di akhir pekan itu diharapkan mampu mendorong pegiat ekonomi agar lebih menggeliat.</p>
<p>&#8220;Event ini diharapkan dapat mendorong pegiat ekonomi kreatif bisa menggeliat. Kegiatan ini harus bisa dinikmati oleh kalangan luas dan harus bisa digelar dengan skala yang besar. Kemudian ada komunitas tembakau yang kebetulan punya event lain, pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/02/gelar-pameran-budaya-disbudpar-kudus-gandeng-komite-ekonomi-kreatif.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemulihan Ekonomi, Pemkab Pati Fasilitasi Pembentukan Forum Ekonomi Kreatif</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/11/pemulihan-ekonomi-pemkab-pati-fasilitasi-pembentukan-forum-ekonomi-kreatif.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/11/pemulihan-ekonomi-pemkab-pati-fasilitasi-pembentukan-forum-ekonomi-kreatif.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2021 11:35:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Komite Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulihan Ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=35250</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Komite Ekonomi Kreatif (KEK) secara resmi telah terbentuk di Kabupaten Pati. Wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif ini dibentuk oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar), yang dihadiri sejumlah pelaku ekonomi kreatif ini berlangsung di Perko Coffe pada Selasa (16/11). Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran pada Dinporapar Pati, Ida Istiani mengatakan KEK sedikitnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Komite Ekonomi Kreatif (KEK) secara resmi telah terbentuk di Kabupaten Pati. Wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif ini dibentuk oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar), yang dihadiri sejumlah pelaku ekonomi kreatif ini berlangsung di Perko Coffe pada Selasa (16/11).</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran pada Dinporapar Pati, Ida Istiani mengatakan KEK sedikitnya mewadahi 17 sub bidang ekonomi kreatif. Sub bidang yang dimaksud ini seperti dari bidang kuliner, kerajinan fotografi serta lainnya.</p>
<p>&#8220;Namun baru 11 sub sektor yang teridentifikasi di kabupaten Pati. 17 sektor itu ada macam-macam. Ada kuliner, kriya, DKV, Fotografi, ada vidiografi, perfilman, dan ada penerbitan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pembentukan KEK menurutnya untuk mendukung usaha ekonomi kreatif di daerah. Terlepas memang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat melalui undang-undang, namun kehadirannya akan mendorong kemajuan perekonomian di daerah.</p>
<p>Ida mengaku, di tengah pandemi yang telah lama berlangsung, salah satu sektor yang mampu bertahan adalah ekonomi kreatif. Sehingga ia optimis mewadahi orang-orang yang dalam sektor ekonomi kreatif ini sebagai jembatan untuk bertahan di kondisi apapun.</p>
<p>&#8220;Orang-orang kreatif lah yang akan tetep survive (bertahan) di kondisi apapun. Jadi orang-orang kreatif ini adalah tulang punggung bukan dari ekonomi, tapi survive ini,&#8221; paparnya.</p>
<p>Tidak hanya 17 sektor yang akan tergabung dalam wadah bernama KEK ini. beberapa pihak juga akan terlibat, yang di sebutnya adalah kelompok Pentaholic. Pentaholic inilah yang akan melibatkan beberapa sektor lain, termasuk dari kalangan stakeholder terkait.</p>
<p>&#8220;Berupa pemerintah, komunitas, akademisi, Media hingga pelaku ekonomi kreatif itu sendiri. Jadi perwakilan pentaholic itu kita ambil. Dan masuk ke KEK ini, &#8221; tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/11/pemulihan-ekonomi-pemkab-pati-fasilitasi-pembentukan-forum-ekonomi-kreatif.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
