<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ketua Komisi X &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/ketua-komisi-x/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Sep 2021 09:23:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Ditemukan Klaster Covid-19, Ketua Komisi X Minta PTM tetap Berjalan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/09/ditemukan-klaster-covid-19-ketua-komisi-x-minta-ptm-tetap-berjalan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/09/ditemukan-klaster-covid-19-ketua-komisi-x-minta-ptm-tetap-berjalan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2021 09:23:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Komisi X]]></category>
		<category><![CDATA[PTM tetap Berjalan]]></category>
		<category><![CDATA[Syaiful Huda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=33483</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mencatat ada kasus klaster Covid-19 saat penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Ada beberapa daerah yang ditemukan terjadi klaster Covid-19 PTM terbatas di sekolah. Kemendikbud Ristek mengatakan sedikitnya 2,8 persen atau setara 1.296 sekolah terjadi klaster Covid-19 saat menjalani PTM terbatas. Angka ini diperoleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.samin-news.com/"><strong>SAMIN-NEWS.com</strong></a>, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mencatat ada kasus klaster Covid-19 saat penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Ada beberapa daerah yang ditemukan terjadi klaster Covid-19 PTM terbatas di sekolah.</p>
<p>Kemendikbud Ristek mengatakan sedikitnya 2,8 persen atau setara 1.296 sekolah terjadi klaster Covid-19 saat menjalani PTM terbatas. Angka ini diperoleh dari survei yang dilakukan dari 46.500 sekolah hingga 20 September 2021.</p>
<p>Kendati demikian, Ketua Komisi X, Syaiful Huda mengharapkan adanya klaster Covid-19 saat PTM adalah sebagai bahan evaluasi pemerintah. Evaluasi terkait bagaimana mencari solusi terbaik di tengah penerapan PTM.</p>
<p>Meski ditemukan klaster, ia tidak ingin pemerintah daerah secara serta merta menutup PTM terbatas pada sekolah. Alih-alih menutup, namun Pemda diminta melakukan pemetaan. Pasalnya PTM ini merupakan sarana penting bagi anak didik setelah pembelajaran daring sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Kita berharap Pemda melakukan mitigasi dibantu oleh Kemendikbud dan dinas pendidikan untuk dilakukan langkah-langkah perbaikan,&#8221; ujarnya saat rapat bersama Komisi X dengan Dinas Pendidikan, Kamis (23/9/2021).</p>
<p>Ia menilai persentase tersebut terbilang relatif kecil dibanding dengan jumlah anak didik di saat yang sama mengikuti PTM terbatas di masing-masing sekolah. Justru, kata dia, penyebaran Covid-19 lebih beresiko di luar PTM.</p>
<p>&#8220;Ketika ada klaster sekolah yang jumlahnya sekitar 1.200 kurang lebih, itu angka persentase yang kecil dibanding dengan ketika ada tingkat penularan hampir 350.000 anak-anak itu di luar PTM, di luar pelaksanaan,&#8221; ungkapnya dilansir Kompascom.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/09/ditemukan-klaster-covid-19-ketua-komisi-x-minta-ptm-tetap-berjalan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
