<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Keracunan makanan &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/keracunan-makanan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Feb 2023 09:01:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Puluhan Siswa SD di Kudus Keracunan Usai Santap Jajanan Pedagang di Sekolah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/02/puluhan-siswa-sd-di-kudus-keracunan-usai-santap-jajanan-pedagang-di-sekolah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/02/puluhan-siswa-sd-di-kudus-keracunan-usai-santap-jajanan-pedagang-di-sekolah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2023 09:01:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Mejobo AKP Cipto]]></category>
		<category><![CDATA[Keracunan makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Dasar Negri (SDN) 2 Mejobo Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47430</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Puluhan siswa Sekolah Dasar Negri (SDN) 2 Mejobo Kudus keracunan usai menyantap jajanan pedagang di sekolah. Diketahui, ada 25 siswa SD yang keracunan. Kapolsek Mejobo AKP Cipto menjelaskan, sebanyak 25 siswa yang keracunan itu, 15 diantaranya hanya diantar ke kerumah masing-masing. Sementara sepuluh siswa lainnya dilarikan ke Puskesmas Jepang. &#8220;Totalnya ada 25 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> KUDUS</strong> &#8211; Puluhan siswa Sekolah Dasar Negri (SDN) 2 Mejobo Kudus keracunan usai menyantap jajanan pedagang di sekolah. Diketahui, ada 25 siswa SD yang keracunan.</p>
<p>Kapolsek Mejobo AKP Cipto menjelaskan, sebanyak 25 siswa yang keracunan itu, 15 diantaranya hanya diantar ke kerumah masing-masing. Sementara sepuluh siswa lainnya dilarikan ke Puskesmas Jepang.</p>
<p>&#8220;Totalnya ada 25 siswa yang keracunan, yang 15 diantar kerumah. Dan sisanya dilarikan ke Puskesmas untuk menjalani perawatan. Mengingat kondisinya sangat lemas,&#8221; bebernya.</p>
<p>Disamping itu, seorang pedagang yang diduga menjual jajajan dan mengakibatkan sejumlah siswa SD 2 N Mejobo keracunan itu sudah diamankan oleh pihak Polsek Mejobo Polres Kudus.</p>
<p>&#8220;Saat ini pedagang yang diduga menjual jajanan tersebut sudah diamankan,&#8221; katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, kata dia, pihaknya juga telah menyita beberapa barang milik pedagang seperti maklor, cilor, dan jasuke. Ditambah sisa santapan para siswa yang di konsumsi saat jam istirahat.</p>
<p>&#8220;Selain pedagang, kami juga menyita barang milik pedagang, mulai dari makaroni telur, aci telor, dan jagung susu kedelai,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dilain sisi, lanjutnya, pedagang yang berinisial WN (34) tersebut terlihat kaget saat pihak polisi mendatangi dirinya yang saat itu sedang berjualan di wilayah sekolah.</p>
<p>&#8220;Kami mendatangi WN di tempat ia berjualan, kemudian kami mintai keterangan lebih lanjut,&#8221; jelasnya.</p>
<p>AKP Cipto melanjutkan, saat dimintai keterangan, diakui WN bahwa baru pertama kali menjajakan dagangannya di SD N 2 Mejobo, serta belum lama ini menjual jenis jajanan di sekolah tersebut.</p>
<p>&#8220;Rencananya sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan ini akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Dirinya menghimbau, untuk orang tua agar mengawasi anak-anaknya dalam hal membeli jajanan bagi mereka. Serta diusahakan untuk membawa bekal dari rumah dan meminimalisir jajanan luar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/02/puluhan-siswa-sd-di-kudus-keracunan-usai-santap-jajanan-pedagang-di-sekolah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Soal 11 Siswa Sirojul Anam Diduga Keracunan, Dinkes Pati Nyatakan Hasil Lab Belum Keluar</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/02/soal-11-siswa-sirojul-anam-diduga-keracunan-dinkes-pati-nyatakan-hasil-lab-belum-keluar.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/02/soal-11-siswa-sirojul-anam-diduga-keracunan-dinkes-pati-nyatakan-hasil-lab-belum-keluar.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Feb 2023 04:29:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Keracunan makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan Madrasah Sirojul Alam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47381</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati menyatakan uji lab makanan yang diduga mengakibatkan 11 siswa Madrasah Sirojul Anam Luwang Tayu keracunan pada 14 Januari lalu, sampai saat ini hasilnya belum keluar. Atas kejadian tersebut, pihak-pihak terkait mulai dari keluarga penjual jajan, Yayasan Madrasah Sirojul Anam, orang tua siswa terduga keracunan, Puskesmas Tayu 2, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati menyatakan uji lab makanan yang diduga mengakibatkan 11 siswa Madrasah Sirojul Anam Luwang Tayu keracunan pada 14 Januari lalu, sampai saat ini hasilnya belum keluar.</p>
<p>Atas kejadian tersebut, pihak-pihak terkait mulai dari keluarga penjual jajan, Yayasan Madrasah Sirojul Anam, orang tua siswa terduga keracunan, Puskesmas Tayu 2, dan Dinas Kesehatan melakukan mediasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Luwang, Kamis (9/2/2023).</p>
<p>Dr Ahmad Qosim Sanitarian Muda pada Dinkes Pati mengungkapkan pihaknya mengambil 13 sampel jajan untuk selanjutnya dilakukan uji laboratorium. Pengambilan sampel pada 16 Januari hingga hampir satu bulan ini hasil resminya belum keluar.</p>
<p>&#8220;Secara lengkap hasilnya kami masih menunggu surat dari Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Mengenai kapan perkiraan surat itu keluar, kami akan terus coba komunikasikan dengan provinsi,&#8221; ucap Qosim kepada Samin News.</p>
<p>Kendati demikian, dia menyatakan hasil sementara yang diperoleh bahwa makanan tersebut tidak mengandung bahan-bahan berbahaya. Pihaknya menepis informasi yang kadung beredar luas menjadi konsumsi hangat di masyarakat bahwa hal itu masih menjadi dugaan.</p>
<p>&#8220;Hasil sementara itu tidak seperti yang kita bayangkan, seperti mengandung logam berat atau zat-zat terlarang untuk makanan atau btp yang dilarang. Namun memang ada dugaan dari hasil pemeriksaan ada bakteri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Qosim melanjutkan dari 11 siswa itu kondisinya sudah membaik, badannya sehat dan telah melakukan aktivitas normal. Meskipun ada 1 anak yang sempat dirawat di rumah sakit namun sebelumnya sudah mempunyai riwayat demam berdarah.</p>
<p>&#8220;Kemarin memang mengalami muntah terjadi kepanikan akhirnya melapor ke puskesmas lalu ke Dinkes. Ada 1 yang dirawat beberapa hari di rumah sakit, namun sudah membaik,&#8221; katanya.</p>
<p>Di sisi lain atas kejadian ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Luwang akan terus berupaya melakukan fasilitasi memediasi pihak-pihak yang terlibat yaitu dari keluarga pedagang selaku yang tertuduh maupun dari pihak Yayasan Madrasah Sirojul Anam.</p>
<p>&#8220;InsyaAllah saya dari pemerintah desa akan sowan ke rumah Keluarga pak Rusdi (keluarga pedagang) berembug seperti apa baiknya. Kemudian akan kami sampaikan kepada yayasan. Karena sejauh ini keluarga pak Rusdi dengan yayasan belum ada titik temu masih anget,&#8221; kata Kades Luwang, Suhartanto.</p>
<p>Suhartanto mengakui memang informasi dugaan keracunan oleh siswa Sirojul Anam ini sudah tersebar luas. Informasi yang tersebar di masyarakat adalah siswa keracunan setelah membeli dan makan jajanan di lingkungan madrasah.</p>
<p>Sementara dari pihak keluarga pedagang tidak terima atas tuduhan yang dialamatkan lantaran tanpa bukti yang valid. Bahkan tuduhan tersebut berimbas pada pedagang itu sendiri, karena mengalami syok berat hingga akhirnya masuk rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Atas kejadian itu Pak Rusdi (keluarga pedagang) merasa telah dirugikan baik itu moril maupun beban psikis yang dialami anaknya,&#8221; tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/02/soal-11-siswa-sirojul-anam-diduga-keracunan-dinkes-pati-nyatakan-hasil-lab-belum-keluar.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
