<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kepala DLH Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/kepala-dlh-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jan 2026 16:03:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>
	<item>
		<title>Sekolah Diminta Aktif Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/sekolah-diminta-aktif-tanamkan-kepedulian-lingkungan-sejak-dini.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/sekolah-diminta-aktif-tanamkan-kepedulian-lingkungan-sejak-dini.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jan 2026 12:01:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala DLH Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Adiwiyata Tahun 2025 Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Tulus Budiharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57263</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan pentingnya peran sekolah dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup kepada peserta didik. Menurutnya, pendidikan lingkungan tidak boleh berhenti di lingkungan sekolah, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Chandra saat menghadiri acara Penyerahan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan pentingnya peran sekolah dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup kepada peserta didik. Menurutnya, pendidikan lingkungan tidak boleh berhenti di lingkungan sekolah, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.</p>
<p>Penegasan tersebut disampaikan Chandra saat menghadiri acara Penyerahan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (27/1). Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Pati kepada sekolah-sekolah yang konsisten membangun budaya peduli lingkungan melalui pendidikan.</p>
<p>“Sehingga penerapannya tak hanya saat di sekolah saja tapi juga diterapkan saat di masyarakat,” tegas Chandra.</p>
<p>Dalam acara tersebut, penghargaan diberikan kepada sekolah dengan kategori Adiwiyata Mandiri, Nasional, Provinsi, dan Kabupaten. Chandra menyampaikan bahwa penghargaan Adiwiyata bukanlah tujuan akhir, melainkan penguat komitmen sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang berbudaya lingkungan.</p>
<p>“Penghargaan Adiwiyata ini bukan tujuan akhir. Justru menjadi penguat komitmen sekolah dalam membentuk karakter peserta didik yang peduli dan berbudaya lingkungan,” ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, pendidikan lingkungan hidup harus diterapkan secara nyata dan berkelanjutan. Sekolah dinilai memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan yang kian kompleks.</p>
<p>“Melalui kebijakan sederhana seperti menjaga kebersihan, mengelola sampah, memperhatikan sanitasi dan drainase, konservasi air dan energi, hingga menanam pohon, anak-anak kita dilatih peka terhadap persoalan lingkungan,” lanjut Chandra.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati Tulus Budiharjo mengatakan bahwa Program Sekolah Adiwiyata merupakan upaya sistematis untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekolah melalui keterlibatan seluruh warga sekolah.</p>
<p>“Program Adiwiyata bertujuan mewujudkan sekolah berkarakter lingkungan. Penilaiannya dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten hingga mandiri,” jelas Tulus.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/sekolah-diminta-aktif-tanamkan-kepedulian-lingkungan-sejak-dini.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinas Lingkungan Hidup Pati  Akan Tanam 10 Ribu Bibit di Pegunungan Kendeng</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/01/dinas-lingkungan-hidup-pati-akan-tanam-10-ribu-bibit-di-pegunungan-kendeng.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/01/dinas-lingkungan-hidup-pati-akan-tanam-10-ribu-bibit-di-pegunungan-kendeng.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2023 13:06:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala DLH Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Tanam 10 Ribu Bibit di Pegunungan Kendeng]]></category>
		<category><![CDATA[Tulus Budiharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=46698</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati merencanakan awal tahun 2023 akan melakukan penanaman di wilayah Pegunungan Kendeng. Ini dilakukan untuk menanggulangi hutan gundul di wilayah tersebut. Kepala DLH Pati, Tulus Budiharjo menyatakan penanaman olehnya itu dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Provinsi. Karena keterbatasan keuangan yang dimiliki, sehingga butuh kolaborasi jajaran terkait. &#8220;Rencana [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati merencanakan awal tahun 2023 akan melakukan penanaman di wilayah Pegunungan Kendeng. Ini dilakukan untuk menanggulangi hutan gundul di wilayah tersebut.</p>
<p>Kepala DLH Pati, Tulus Budiharjo menyatakan penanaman olehnya itu dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup Provinsi. Karena keterbatasan keuangan yang dimiliki, sehingga butuh kolaborasi jajaran terkait.</p>
<p>&#8220;Rencana di awal tahun 2023 kami merencanakan akan melakukan penghijauan di wilayah Pegunungan Kendeng. Karena memang anggaran terbatas kita mencari sumber dana dari DLH provinsi. Alhamdulillah nanti kita akan mengambil bibit dari Semarang,&#8221; ucap Tulus dalam rekaman yang ditulis, Rabu (4/1/2023).</p>
<p>Dia menyebut penanaman itu akan dipusatkan di Desa Prawoto, salah satu desa di wilayah Pegunungan Kendeng.</p>
<p>Lebih lanjut pihaknya mengungkapkan penanaman direncanakan akan dilakukan akhir Januari. Kalau pun nanti persiapan dan bibitnya belum bisa, paling tidak dilakukan awal Februari. Dengan jumlah sebanyak 10 ribu bibit.</p>
<p>Agar nantinya dijaga serta tidak ditebang masyarakat, bibit yang akan ditanam diupayakan tanaman buah-buahan. Ketika berbuah, hasilnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Di sisi lain juga bagus untuk menjaga ekosistem hutan agar tidak gundul.</p>
<p>&#8220;Semua bibit tanaman tegakan, dan kita upayakan tanaman buah-buahan. Diharapkan manfaatnya diambil buahnya oleh masyarakat bukan kayunya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tulus menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan karena berdasarkan amatannta kondisi di wilayah Pegunungan Kendeng saat hujan sedikit kemudian ada banjir.</p>
<p>&#8220;Kondisinya memprihatinkan, gundul. Nanti kita akan koordinasi dengan Perhutani karena di sana wilayah Perhutani,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/01/dinas-lingkungan-hidup-pati-akan-tanam-10-ribu-bibit-di-pegunungan-kendeng.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tekan Volume Sampah di TPA, DLH Bentuk Bank Sampah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/10/tekan-volume-sampah-di-tpa-dlh-bentuk-bank-sampah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/10/tekan-volume-sampah-di-tpa-dlh-bentuk-bank-sampah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2022 10:34:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[dinas lingkungan hidup]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala DLH Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Tulus Budiharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=44842</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati berupaya untuk mengurangi volume sampah domestik. Ini dilakukan agar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar mampu menampung sampah secara lebih lama atau dengan kata lain overload. Kepala DLH Pati, Tulus Budiharjo, mengatakan bahwa dimana saja sampah menjadi isu persoalan yang harus dihadapi. Sebab berbicara terkait adanya sampah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati berupaya untuk mengurangi volume sampah domestik. Ini dilakukan agar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) agar mampu menampung sampah secara lebih lama atau dengan kata lain overload.</p>
<p>Kepala DLH Pati, Tulus Budiharjo, mengatakan bahwa dimana saja sampah menjadi isu persoalan yang harus dihadapi. Sebab berbicara terkait adanya sampah itu berhubungan erat dengan penduduk. Dengan begitu pihaknya berkonsentrasi mengurangi sampah dari sumbernya.</p>
<p>&#8220;Melakukan penanganan sampah di TPA, berkonsentrasi untuk mengurangi sampah dari sumbernya. Sehingga bank sampah dirasa mampu mengatasi persoalan tersebut,&#8221; ucap Tulus, Selasa (4/10/2022).</p>
<p>Lebih lanjut dia mengatakan bank sampah yang dibentuk itu tujuannya untuk menampung sampah-sampah yang memiliki nilai jual. Sebagai contoh, sampah plastik itu hampir semuanya laku, kemudian bungkus deterjen sekarang juga laku.</p>
<p>Sebab, menurut Tulus, sampah yang sudah sampai di TPA semestinya sampah yang sudah tidak bisa dimanfaatkan atau didaur ulang. Sehingga program pilah sampah dari sumbernya itu untuk mendukung bank sampah mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.</p>
<p>Jika tidak dikurangi dari sumbernya, maka produksi sampah akan jauh lebih besar. Pasalnya saat ini saja dirinya menyebut hampir 100 ton sampah masuk ke TPA Sukoharjo.</p>
<p>&#8220;Sampah yang masuk ke TPA Sukoharjo setiap harinya mencapai 80 ton hingga 100 ton. Jumlah tersebut bersumber dari seluruh sampah di Kabupaten Pati. Meskipun ada beberapa yang tampung di perdesaan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Pemilahan di bank sampah supaya volumenya dapat ditekan. Laju pertambahan sampah memang berbanding lurus dengan pertumbuhan manusia. Untuk itu kita membuat beberapa bank sampah itu, yang sekarang sudah ada di beberapa pojok desa,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Di sisi lain, Tulus mengungkapkan bahwa TPA Sukoharjo yang dibangun pada 2017 itu mampu bertahan menampung sampah hingga 10 tahun yakni hingga tahun 2027.</p>
<p>Adapun DLH Pati sampai saat ini telah mempunyai 182 unit bank sampah yang tersebar di Kabupaten Pati. Sementara induk bank sampah terletak di Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/10/tekan-volume-sampah-di-tpa-dlh-bentuk-bank-sampah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
