<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kepala Dispertan Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/kepala-dispertan-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2023 12:45:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Akibat Banjir 6.642 Hektar Tanaman Pertanian di Pati Puso</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/01/akibat-banjir-6-642-hektar-tanaman-pertanian-di-pati-puso.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/01/akibat-banjir-6-642-hektar-tanaman-pertanian-di-pati-puso.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 12:45:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Akibat Banjir 6.642 Hektar Tanaman Pertanian di Pati Puso]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir di Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Dispertan Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dispertan Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Niken Tri Meiningrum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=46983</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati mencatat 6.642 hektar tanaman pertanian puso atau gagal panen. Penyebabnya adalah bencana banjir yang merendam sampai berhari-hari hingga tanaman tersebut busuk. Hal itu berdasarkan data yang dimiliki Dispertan Pati per tanggal 12 Januari 2023. Sementara data dikeluarkan tiap dua minggu sekali atau sebulan dua kali. Kepala Dispertan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati mencatat 6.642 hektar tanaman pertanian puso atau gagal panen. Penyebabnya adalah bencana banjir yang merendam sampai berhari-hari hingga tanaman tersebut busuk.</p>
<p>Hal itu berdasarkan data yang dimiliki Dispertan Pati per tanggal 12 Januari 2023. Sementara data dikeluarkan tiap dua minggu sekali atau sebulan dua kali.</p>
<p>Kepala Dispertan Pati, Niken Tri Meiningrum menyebut ribuan hektar tanaman pertanian yang puso itu dari total luasan 7.242 hektare lahan yang terdampak banjir. Selain itu, disebutkan bahwa sebagian besar puso itu adalah tanaman padi.</p>
<p>&#8220;Wilayah yang terdampak antaranya Kecamatan mulai Kecamatan Sukolilo, Kayen, Gabus, Jakenan, Juwana, Margorejo, Pati, Wedarijaksa, Tayu hingga Dukuhseti. Di mana meliputi 74 desa secara keseluruhan,&#8221; ungkap Niken.</p>
<p>Sedangkan dari angka 6.642 hektar tanaman pertanian yang dinyatakan puso ini sekitar 91 persennya adalah tanaman padi.</p>
<p>Kendati demikian, Niken menyatakan bahwa angka tanaman puso tersebut masih berubah. Karena mengingat faktor cuaca sendiri masih musim hujan. Sehingga, dimungkinkan akan berakibat pada bertambahnya jumlah tanaman gagal panen.</p>
<p>Dispertan Pati, mengklasifikasikan tanaman puso berdasarkan masa tanam. Pihaknya menyebut usia tanam ada yang baru sepekan, 5 hari sampai dengan sekitar sebulan.</p>
<p>Atas dasar perbedaan usia tanam ini, Dispertan belum tahu persis berapa kerugian yang ditimbulkan akibat gagal panen. &#8220;Untuk angka kerugian dari puso kita belum bisa menyebutkan. Karena umur tanamnya berbeda-beda,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/01/akibat-banjir-6-642-hektar-tanaman-pertanian-di-pati-puso.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dispertan Rencanakan Kirim Surat ke DPR RI, Minta Ubi Kayu dapat Pupuk Subsidi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/10/dispertan-rencanakan-kirim-surat-ke-dpr-ri-minta-ubi-kayu-dapat-pupuk-subsidi.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/10/dispertan-rencanakan-kirim-surat-ke-dpr-ri-minta-ubi-kayu-dapat-pupuk-subsidi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2022 13:24:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dispertan Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kirim Surat ke DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Minta Ubi Kayu dapat Pupuk Subsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Nikentri Meiningrum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=45229</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati mengaku pernah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo. Surat yang dikirimkan itu berisi tentang permintaan agar pemerintah pusat mempertimbangkan kembali penghapusan pupuk subsidi untuk tanaman ubi singkong. Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati mengaku pernah mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo. Surat yang dikirimkan itu berisi tentang permintaan agar pemerintah pusat mempertimbangkan kembali penghapusan pupuk subsidi untuk tanaman ubi singkong.</p>
<p>Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian itu telah diundangkan pada 8 Juli 2022. Dijelaskan hanya 9 komoditas yang bisa memperolehnya, adapun ubi singkong tidak masuk di dalamnya.</p>
<p>&#8220;Kami sudah pernah berkirim surat ke pak Presiden Jokowi, sebelum keputusan ini diberlakukan. Surat itu tentang usulan ubi kayu untuk dipertimbangkan agar tetap bisa mendapatkan pupuk subsidi,&#8221; kata Kepala Dispertan, Nikentri Meiningrum, Jumat (21/10/2022).</p>
<p>Menurutnya, dengan dihapusnya ini jelas membuat petani ubi kayu merasa keberatan. Terlebih, petani ubi kayu di Kabupaten Pati cukup banyak yang tersebar di wilayah Kabupaten Pati.</p>
<p>Selain itu, dia mengakui memang tanaman ini sangat potensial. Dirinya menyebut tanaman ubi kayu di Kabupaten Pati diperkirakan dengan luas 15 ribu hektar. Sehingga menjadi momok bagi petani ubi kayu.</p>
<p>Kemudian, pihaknya menyatakan Dispertan berencana akan kembali lagi mengirim surat. Nantinya surat itu ditujukan kepada Komisi IV DPR RI.</p>
<p>&#8220;Setelah aturan itu diberlakukan, kami juga diminta pak Pj Bupati Pati untuk berkirim (lagi) saja. Kita akan coba, misalnya juga ke Komisi IV DPR, kita beri masukan juga. Kami berusaha agar apa pupuk subsidi dapat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ini perlu dilakukan mengingat pupuk non subsidi harganya sekitar 3 &#8211; 4 kali lipat dibanding dengan pupuk subsidi. Dia juga memberi saran bagi petani agar beralih menggunakan pupuk organik.</p>
<p>Sebagai informasi 9 komoditas yang memperoleh pupuk subsidi di antaranya Padi, Jagung, Kedelai, Bawang Merah, Bawang Putih, Cabe, Tebu Rakyat, Kopi dan Kakao. Kemudian pupuk subsidi yang disalurkan hanya dua yaitu Urea dan NPK.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/10/dispertan-rencanakan-kirim-surat-ke-dpr-ri-minta-ubi-kayu-dapat-pupuk-subsidi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
