<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/kepala-dinas-perdagangan-dan-perindustrian-disdagperin-kabupaten-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Dec 2022 12:33:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Pandemi dan Kenaikan BBM Disebut Pengaruhi tak Tercapainya PAD Disdagperin</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/12/pandemi-dan-kenaikan-bbm-disebut-pengaruhi-tak-tercapainya-pad-disdagperin.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/12/pandemi-dan-kenaikan-bbm-disebut-pengaruhi-tak-tercapainya-pad-disdagperin.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2022 12:33:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Disdagperin Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Hadi Santosa]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pendapatan Asli Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=46425</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santosa menyebutkan berdasarkan data yang dimiliki per tanggal 10 Desember 2022 tercatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada dinasnya mencapai Rp 7 miliar. Menurut Hadi, begitu disapa, tahun 2022 ini pihaknya dibebani target total PAD memperoleh Rp 9,2 miliar. Artinya, masih ada selisih antara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santosa menyebutkan berdasarkan data yang dimiliki per tanggal 10 Desember 2022 tercatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada dinasnya mencapai Rp 7 miliar.</p>
<p>Menurut Hadi, begitu disapa, tahun 2022 ini pihaknya dibebani target total PAD memperoleh Rp 9,2 miliar. Artinya, masih ada selisih antara target yang ditetapkan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Pati dengan capaian tersebut.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan data yang kami miliki, di mana Disdagperin dibebani target Rp 9,2 miliar dan tercapai Rp 7 miliar atau 76,16 persen. Ini data per 10 Desember kemarin,&#8221; ujar Hadi saat dikonfirmasi Samin News, Selasa (20/12/2022).</p>
<p>Target yang dibebankan TAPD Kabupaten Pati kepada Disdagperin itu sulit rasanya bisa tercapai. Pihaknya memprediksi di sisa akhir tahun anggaran 2022, masih bisa ditambah total menjadi 82 persen.</p>
<p>Sulitnya mencapai PAD tersebut, menurut dia dipengaruhi oleh faktor pandemi Covid-19. Meski berangsur hilang, toh nyatanya masih dirasakan oleh pedagang hingga pengusaha. Sehingga diakuinya membuat Disdagperin kesulitan menarik retribusi.</p>
<p>&#8220;Kemudian, ini juga dipengaruhi naiknya harga BBM (Bahan Bakar Minyak). Akhirnya sejumlah komoditas merangkak naik, karena menyesuaikan biaya operasional distribusi,&#8221; Hadi menjelaskan.</p>
<p>Dia menyebut, pendapatan PAD yang paling besar diperoleh dari sektor pasar. Di antaranya adalah retribusi pemakaian los pasar Rp 3 miliar, retribusi kios 2,4 miliar lalu retribusi fasilitas grosir senilai Rp 1,2 miliar.</p>
<p>Meski tidak tercapainya PAD yang ditetapkan adalah persoalan, namun dia menekankan semua upaya untuk potensi pemasukan menambah PAD sudah digarap. Hanya saja karena kondisi perekonomian demikian, menjadikannya tak bisa memenuhi target.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/12/pandemi-dan-kenaikan-bbm-disebut-pengaruhi-tak-tercapainya-pad-disdagperin.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GPDS Begitu Pasar Tradisional Tutup Langsung Disemprot Disinfektan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/06/gpds-begitu-pasar-tradisional-tutup-langsung-disemprot-disinfektan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/06/gpds-begitu-pasar-tradisional-tutup-langsung-disemprot-disinfektan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Jun 2021 05:40:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Hadi Santosa]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=29683</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Untuk diketahui dan dicamkan oleh seluruh warga, bahwa mulai Sabtu (26/Juni) dan Minggu (27 Juni) 2021 besok dan lusa diberlakukan Gerakan Pati di Rumah Saja (GPDRS). Dengan demikian, khusus lingkungan pasar tradisional di seluruh wilayah Kabupaten Pati hanya diberi kesempatan buka maksimal sampai pukul 12.00 siang hari. Selesai jam buka, atau saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_29682" aria-describedby="caption-attachment-29682" style="width: 904px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-29682" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/fb4bc2bc-e1ed-455b-a25d-6d5be06783c5.jpg" alt="" width="904" height="1280" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/fb4bc2bc-e1ed-455b-a25d-6d5be06783c5.jpg 904w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/fb4bc2bc-e1ed-455b-a25d-6d5be06783c5-212x300.jpg 212w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/fb4bc2bc-e1ed-455b-a25d-6d5be06783c5-723x1024.jpg 723w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/fb4bc2bc-e1ed-455b-a25d-6d5be06783c5-768x1087.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/fb4bc2bc-e1ed-455b-a25d-6d5be06783c5-696x985.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/fb4bc2bc-e1ed-455b-a25d-6d5be06783c5-297x420.jpg 297w" sizes="(max-width: 904px) 100vw, 904px" /><figcaption id="caption-attachment-29682" class="wp-caption-text">Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santosa dan poster Gerakan Pati di Rumah Saja (GPDRS).(Foto:SN/dok-had)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Untuk diketahui dan dicamkan oleh seluruh warga, bahwa mulai Sabtu (26/Juni) dan Minggu (27 Juni) 2021 besok dan lusa diberlakukan Gerakan Pati di Rumah Saja (GPDRS). Dengan demikian, khusus lingkungan pasar tradisional di seluruh wilayah Kabupaten Pati hanya diberi kesempatan buka maksimal sampai pukul 12.00 siang hari.</p>
<p>Selesai jam buka, atau saat semua pedagang selesai menutup tempatnya berjualan maka personel petugas akan melaksanakan penyemprotan cairan disinfektan. Diberlakukannya gerakan tersebut, hendaknya benar-benar seluruh warga mematahuinya, sehingga jangan ada lagi yang abai dan sama sekali tidak mengindahkan, utamanya para pedagang di pasar-pasar tradisional.</p>
<p>Sebab, papar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santosa, tujuan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memberlakukan gerakan tersebut, salah saat tujuannya tak lain untuk memutus dan menekan penyebaran Covid-19. &#8221;Karena itu, setiap warga termasuk para pedagang pasar tradisional jangan sampai ada yang sengaja tidak mematuhuinya,&#8221;ujarnya.</p>
<figure id="attachment_29681" aria-describedby="caption-attachment-29681" style="width: 588px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-29681" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05790.gif" alt="" width="588" height="441" /><figcaption id="caption-attachment-29681" class="wp-caption-text">Para pengunjung Pasar Puri Baru di pagi hari yang belum begitu ramai karena baru selesai jam pasar yang buka pada subuh dinihari.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Dengan demikian, lanjutnya, untuk para pedagang semua pasar tradisional jam operasionalnya memang dibatasi sampai pukul 12.00. Sedangkan untuk pasar yang operasionalnya di malam hari juga dibatasi sampai pukul 20.00, dan untuk restoran, rumah makan cafe, dan/atau kegiatan lain sejenis diperbolehkan buka hanya sampai pukul 19.00.</p>
<p>Demikian pula untuk angkringan, pedagang kaki lima (PKL), dan/atau kegiatan lain sejenis juga diperbolehkan buka sampai pukul 20.00.  Sedangkan pertokoan, pusat perbelanjaan, toko modern, dan swalayan jam operasionalnya dibatasi sampai pukul 19.00 WIB.</p>
<p>Selebihnya, warga juga jangan lupa untuk selalu menerapkan 6 M yang menjadi ketentuan dari protokol kesehatan. &#8221;Yakni, mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari makan bersama, menjauhi/menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,&#8221;tandas Hadi Santosa.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/06/gpds-begitu-pasar-tradisional-tutup-langsung-disemprot-disinfektan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
