<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kelompok Difabel Pati Mandiri &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/kelompok-difabel-pati-mandiri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Apr 2021 09:38:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Batik Ciprat Sejahterakan Kelompok Difabel Pati Mandiri</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/04/batik-ciprat-sejahterakan-kelompok-difabel-pati-mandiri.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/04/batik-ciprat-sejahterakan-kelompok-difabel-pati-mandiri.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Iir Khoiriyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2021 09:38:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok Difabel Pati Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=26556</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Sebelumnya, Kelompok Difabel Pati Mandiri telah membuktikan bahwa disabilitas bukan halangan untuk berkreatifitas dalam membatik dan menjahit. Hal itu bisa dilihat dari kreatifitas mereka menghasilkan batik dan konveksi yang tak kalah berkualitas. Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Pati Suratno, mengungkapkan semua itu berkat ketekunan dan keseriusan para anggotanya. “Alhamdulillah usaha [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; </strong>Sebelumnya, Kelompok Difabel Pati Mandiri telah membuktikan bahwa disabilitas bukan halangan untuk berkreatifitas dalam membatik dan menjahit. Hal itu bisa dilihat dari kreatifitas mereka menghasilkan batik dan konveksi yang tak kalah berkualitas.</p>
<p>Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Pati Suratno, mengungkapkan semua itu berkat ketekunan dan keseriusan para anggotanya.</p>
<p>“Alhamdulillah usaha jalan dan dapat penghasilan. Bahkan mereka yang sebelumnya belum pernah mendapat kesempatan bekerja pun disini mereka punya peluang yang sama,” ungkap Suratno seusai Kegiatan Pelatihan Batik dan Menjahit Kaos Bagi Tuna Rungu, Minggu (28/3/2021).</p>
<p>Diketahui batik yang diproduksi adalah batik ciprat dengan motif modern. Namun ternyata batik ciprat tersebut bukan batik ciprat biasa.</p>
<p>Jika batik ciprat umumnya menggunakan kuas, mereka menggunakan serabut kelapa sebagai gantinya. Hal tersebut menjadi salah satu keunggulan dan daya tarik tersendiri disamping kualitas batiknya yang tidak mudah luntur.</p>
<p>Bahkan produk batik Kelompok Difabel Pati Mandiri kini sudah merambah hingga luar kota. Tentu awalnya konsumen tersebut berasal dari Pati sendiri yang dibantu promosi oleh para relawan hingga bupati Pati, Haryanto dan Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/04/batik-ciprat-sejahterakan-kelompok-difabel-pati-mandiri.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelompok Difabel Pati Mandiri Tetap Berkreativitas di Tengah Keterbatasan Fisik</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/03/kelompok-difabel-pati-mandiri-tetap-berkreativitas-di-tengah-keterbatasan-fisik.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/03/kelompok-difabel-pati-mandiri-tetap-berkreativitas-di-tengah-keterbatasan-fisik.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Iir Khoiriyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2021 11:51:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok Difabel Pati Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan Muhammad Hatta Center]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=26415</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Disabilitas bukan halangan bagi Kelompok Difabel Pati Mandiri untuk berkreatifitas dalam membatik dan menjahit. Pasalnya, kemandirian dan kreatifitas mereka mampu menghasilkan batik dan konveksi yang tak kalah berkualitas dan mampu memberikan kesejahteraan bagi para anggotanya. Kelompok Difabel Pati Mandiri merupakan salah satu organisasi difabel yang berada di bawah naungan Perkumpulan Penyandang Disabilitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Disabilitas bukan halangan bagi Kelompok Difabel Pati Mandiri untuk berkreatifitas dalam membatik dan menjahit. Pasalnya, kemandirian dan kreatifitas mereka mampu menghasilkan batik dan konveksi yang tak kalah berkualitas dan mampu memberikan kesejahteraan bagi para anggotanya.</p>
<p>Kelompok Difabel Pati Mandiri merupakan salah satu organisasi difabel yang berada di bawah naungan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Pati.</p>
<p>Menurut Ketua PPDI Kabupaten Pati Suratno, sejak pertama dibentuk, Kelompok Difabel Pati Mandiri aktif mengikuti pelatihan membatik dan menjahit.</p>
<p>“Sejak dibentuk sudah aktif ikut pelatihan-pelatihan yang juga dinaungi Yayasan Muhammad Hatta Center (MHC) yang memantau sampai sekarang. Ini pelatihannya ada sablon, membatik dan menjahit,” ungkap Suratno seusai Kegiatan Pelatihan Batik dan Menjahit Kaos Bagi Tuna Rungu, Minggu (28/3/2021).</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-26414" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/03/difabel-DSC02779.gif" alt="" width="535" height="338" /></p>
<p>Menurutnya, garapan produksi sablon belum dikerjakan secara maksimal. Akan tetapi produksi batik sudah mamp menembus pasar luar Jawa, diekspor sampai luar Jawa.</p>
<p>Selain itu lanjutnya, meski sudah melebarkan sayap produksi tapi pelatihan-pelatihan tersebut masih menjadi agenda rutin mereka. Tak ayal, karena keseriusan dan ketekunan para anggota menjadikan batik dan jahitan yang dihasilkan mampu bersaing di pasaran.</p>
<p>“Ini rencana bersama MHC mau diajak pameran di Jeddah (Arab Saudi). Baru diproses dan disiapkan kalau semua klop sudah clear tinggal berangkat kesana,” tambah Ratno</p>
<p>Kreatifitas para anggota Kelompok Difabel Pati Mandiri tidak muncul begitu saja. Meski kini pemerintah sudah mengeluarkan UU disabilitas salah satunya hak di dunia kerja, tapi kenyataannya tidak semudah itu.</p>
<p>“Kalo disini itu umur dan ijazah salah satu kendalanya. Maka dari itu, kami putar otak dan juga bersama relawan mencoba usaha seperti ini Alhamdulillah jalan,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Fandy Putratama, salah satu perwakilan MHC yang berkontribusi sebagai Artworker dan Impowerment dalam pelatihan dan produksi, turut mengungkapkan rasa bangganya. Mereka, kata Fandy baru diberi pelatihan hanya berselang tiga bulan sudah mampu menyerap materi pelatihan.</p>
<p>“Setelah memberi pelatihan mikirnya belum apa-apa kok sudah bisa dalam jangka waktu tiga bulan. Padahal latihan membatik itu harusnya satu tahun setidaknya sudah siap jual. Temen-temen ini progresnya cepat, penjualan juga meningkat padahal baru tiga bulan pelatihan,” kata Fandy</p>
<p>Sebagai informasi, batik yang diproduksi oleh kelompok Difabel Pati Mandiri adalah batik ciprat dengan motif modern karena ingin membidik pangsa pasar milenial. Selain itu, pesanan jahitan dan kerajinan tangan seperti tas dan pouch juga kerap mereka terima.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/03/kelompok-difabel-pati-mandiri-tetap-berkreativitas-di-tengah-keterbatasan-fisik.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
