<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kekeringan Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/kekeringan-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Sep 2024 11:13:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Awal September, 61 Desa Terdampak Kekeringan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2024/09/awal-september-61-desa-terdampak-kekeringan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2024/09/awal-september-61-desa-terdampak-kekeringan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Sep 2024 11:13:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Pati hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kekeringan Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Berita Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=54662</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Di awal bulan September ini puluhan desa di Kabupaten Pati mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Sebanyak 61 desa yang tersebar di 9 kecamatan mengalami kesulitan air bersih. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, desa kekeringan yang paling banyak berada di wilayah Kecamatan Jaken, sejumlah 12 desa. Berikutnya di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Di awal bulan September ini puluhan desa di Kabupaten Pati mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Sebanyak 61 desa yang tersebar di 9 kecamatan mengalami kesulitan air bersih.</p>
<p>Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, desa kekeringan yang paling banyak berada di wilayah Kecamatan Jaken, sejumlah 12 desa.</p>
<p>Berikutnya di Kecamatan Winong terdapat 11 desa, Kecamatan Jakenan dan Pucakwangi masing-masing 9 desa, Kecamatan Tambakromo 7 desa, Kayen 5 desa, Batangan 4 desa, Gabus 3 desa dan Kecamatan Sukolilo 1 desa.</p>
<p>&#8220;Wilayah terdampak kekeringan terus meluas, hingga awal September sebanyak 61 desa 9 kecamatan mengalami kekeringan. (kecamatan) Tambakromo, Jaken, Jakenan, Pucakwangi, Gabus, Winong, Kayen, Sukolilo, Batangan,&#8221; Kata Kepala Pelaksana Harian Badan (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya.</p>
<p>Catatan tersebut mengacu pada data BPBD Pati per tanggal 5 September 2024. Kekeringan terjadi bulan Mei lalu. Akhirnya masyarakat mengandalkan bantuan air bersih untuk keperluan konsumsi sehari-hari.</p>
<p>Puluhan ribu jiwa terdampak kekeringan. Mereka kesulitan mendapatkan air bersih. Budi mengatakan saat ini sebanyak 26.831 kepala keluarga (KK) serta 86.182 jiwa yang terdampak.</p>
<p>Kekeringan yang terjadi di Kabupaten Pati ini dipengaruhi oleh musim kemarau yang telah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Akibatnya sumber mata air di sejumlah wilayah kering.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2024/09/awal-september-61-desa-terdampak-kekeringan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Status Bencana Kekeringan di Pati Diusulkan jadi Gawat Darurat</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/09/status-bencana-kekeringan-di-pati-diusulkan-jadi-gawat-darurat.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/09/status-bencana-kekeringan-di-pati-diusulkan-jadi-gawat-darurat.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2023 11:57:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Pati hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Viral Hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Viral Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kekeringan Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kekeringan Pati Gawat Darurat]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Berita Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=51440</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terkait bencana kekeringan statusnya dinaikkan menjadi Gawat Darurat. Hal itu menyusul semakin meluasnya dampak kekeringan di Kabupaten Pati di mana berdampak pada sulitnya masyarakat mendapat akses air bersih. Bahkan, kata Kepala Pelaksana Harian BPBD, Martinus Budi Prasetya, kondisi tersebut diperparah dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terkait bencana kekeringan statusnya dinaikkan menjadi Gawat Darurat.</p>
<p>Hal itu menyusul semakin meluasnya dampak kekeringan di Kabupaten Pati di mana berdampak pada sulitnya masyarakat mendapat akses air bersih. Bahkan, kata Kepala Pelaksana Harian BPBD, Martinus Budi Prasetya, kondisi tersebut diperparah dengan tingginya harga beras.</p>
<p>&#8220;Kekeringan di Kabupaten Pati semakin meluas, (diperparah) lagi dengan tingginya harga beras. Maka status bencana kekeringan perlu dinaikkan status menjadi gawat darurat,&#8221; kata Budi di Pendopo, Selasa (26/9/2023).</p>
<p>Kenaikan status tanggap naik menjadi gawat darurat mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 5 tahun 2021 tentang perubahan Perbup Nomor 36 tahun 2013 tentang Pedoman Keadaan Status Darurat Bencana.</p>
<p>Pasal 11 pada peraturan tersebut, kata Budi berisi penjelasan terkait dengan cakupan lokasi bencana kekeringan pada kurun waktu tertentu. Kemudian korban bencana meliputi paling sedikit 1.200 hektar lahan pertanian. Dan atau telah berdampak tiga desa mengalami kesulitan air minum.</p>
<p>&#8220;Maka, mengacu pada percaturan itu sudah tepat jika bencana kekeringan statusnya dinaikkan,&#8221; dia menjelaskan.</p>
<p>Wacana itu, menurutnya sudah disampaikan kepada Penjabat (Pj) Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro. Selanjutnya, pada tanggal 2 Oktober 2023 wacana tersebut akan dibahas lagi bersama dengan sejumlah stakeholder terkait.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/09/status-bencana-kekeringan-di-pati-diusulkan-jadi-gawat-darurat.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
