<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Margorejo &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/kecamatan-margorejo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2023 09:28:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Mantan Kepala Desa di Pati Ditemukan Gantung Diri</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/01/mantan-kepala-desa-di-pati-ditemukan-gantung-diri.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/01/mantan-kepala-desa-di-pati-ditemukan-gantung-diri.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2023 09:28:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[AKP Pujiati]]></category>
		<category><![CDATA[Gantung Diri di Pati]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kasi Humas Polresta Pati AKP Pujiati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Margorejo]]></category>
		<category><![CDATA[Mantan Kepala Desa (Kades) Wangunrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Mantan Kepala Desa di Pati Ditemukan Gantung Diri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=46937</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Mantan Kepala Desa (Kades) Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati inisial AN (53) ditemukan tewas gantung diri. AN ditemukan gantung diri di warung milik Purwati warga Desa Sokokulon Kecamatan Margorejo. Kasi Humas Polresta Pati AKP Pujiati menjelaskan bahwa AN ditemukan pertama kali oleh pemilik warung, Purwati pukul 03.45 WIB fajar tadi. Saat itu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Mantan Kepala Desa (Kades) Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati inisial AN (53) ditemukan tewas gantung diri. AN ditemukan gantung diri di warung milik Purwati warga Desa Sokokulon Kecamatan Margorejo.</p>
<p>Kasi Humas Polresta Pati AKP Pujiati menjelaskan bahwa AN ditemukan pertama kali oleh pemilik warung, Purwati pukul 03.45 WIB fajar tadi. Saat itu, kata dia Purwati sebagai saksi keluar dari kamarnya dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung.</p>
<p>&#8220;Saksi keluar kamar lalu ke warung yang masih 1 rumah. Sesampainya di warung rerlihat korban sudah dalam keadaan menggantung,&#8221; kata AKP Pujiati dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/1/2023).</p>
<p>Saat itu, Pujiati menjelaskan bahwa korban gantung diri menggunakan tali tambang di mana diikatkan di kayu atap rumah. Kemudian saksi berteriak meminta tolong kepada tetangga sekitar.</p>
<p>Adapun setelah mengetahui kejadian ini, Polsek Margorejo beserta tim medis dari puskesmas setempat mendatangi lokasi kejadian untuk proses evakuasi. Dari pemeriksaan yang dilakukan Polsek Margorejo dan puskesmas itu kemungkinan korban baru meninggal kurang dari 2 jam.</p>
<p>&#8220;Hasil pemeriksaan diketahui mayat belum kaku diperkiraan korban meninggal kurang dari 2 jam, lebam mayat tidak ada dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Selain itu, lanjut AKP Pujiati bahwa korban memakai kaos kotak-kotak warna kuning putih dengan celana panjang warna hitam. Adapun panjang tali yang digunakan untuk gantung diri 1 meter.</p>
<p>&#8220;Pihak keluarga korban telah menerimakan kejadian tersebut karena dalam pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/01/mantan-kepala-desa-di-pati-ditemukan-gantung-diri.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lima Hari Kerja Bagi Kades Hanya Formalitas</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/10/lima-hari-kerja-bagi-kades-hanya-formalitas.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/10/lima-hari-kerja-bagi-kades-hanya-formalitas.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Oct 2022 11:14:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Margorejo]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa (Kades) Banyuurip]]></category>
		<category><![CDATA[lima hari kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Sugito]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=45332</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kepala Desa (Kades) Banyuurip, Kecamatan Margorejo, Pati, Sugito mengatakan aturan lima hari kerja tak ubahnya hanya sekadar formalitas tentang tertib administrasi bagi seorang jabatan kepala desa. Karena menurutnya, pelayanan di desa tidak bisa dipastikan pada jam kerja. &#8220;Secara aturan memang lima hari kerja dari pagi sampai sore, tetapi pelayanan yang namanya di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Kepala Desa (Kades) Banyuurip, Kecamatan Margorejo, Pati, Sugito mengatakan aturan lima hari kerja tak ubahnya hanya sekadar formalitas tentang tertib administrasi bagi seorang jabatan kepala desa. Karena menurutnya, pelayanan di desa tidak bisa dipastikan pada jam kerja.</p>
<p>&#8220;Secara aturan memang lima hari kerja dari pagi sampai sore, tetapi pelayanan yang namanya di desa itu tetap 24 jam meskipun hari minggu, misalnya warga minta surat keterangan angkut kayu jati. Jadi ini hanya soal administrasi, kenyataannya lebih dari itu,&#8221; kata Sugito, Rabu (26/10/2022).</p>
<p>Dirinya menjelaskan pelayanan antara di desa dengan instansi atau dinas misalnya, cukup jauh perbedaannya. Pastinya, masyarakat mengurus sesuatu sesuai pada jam kerja dinas. Berbeda halnya dengan pelayanan desa yang dituntut lebih fleksibel terhadap warganya.</p>
<p>Menurutnya, baik malam maupun di hari libur pun seorang kades akan tetap memberi pelayanan bagi warganya sehingga tidak bisa disamakan dengan pelayanan dinas.</p>
<p>&#8220;Misalnya lagi kasus pemuda berurusan dengan kepolisian, jam 1 pintu (rumah) diketok. Jan-jane (sebenarnya) kades dikasih aturan jadwal ini kurang pas. Karena pelayanan lebih dari itu beda dengan dinas dan instansi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sugito menegaskan bahwa sebetulnya pelayanan masyarakat di desa itu maksimal sampai pukul 11.00 wib. Sementara pelayanan di atasnya sudah berkurang bahkan cenderung kosong. Biasanya jam kosong ini digunakan untuk mengerjakan laporan administrasi.</p>
<p>Kendati demikian, dia mengungkapkan pihaknya tetap mendukung kebijakan dari pemerintah kabupaten ini. Sehingga setelah berlaku mulai tanggal 10 Oktober, pihaknya menyesuaikan diri dengan aturan baru tersebut.</p>
<p>&#8220;Terkait dengan uji coba lima hari kerja, kami mendukung langkah-langkah kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Kita yang pemerintah di bawah patuh kepada pemimpin. Absen pukul 07.30 WIB sampai dengan 15.30 WIB ini sudah kita laksanakan tiap hari sejak uji coba diberlakukan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/10/lima-hari-kerja-bagi-kades-hanya-formalitas.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketinggian &#8221;Gunung Sampah&#8221; di TPA Masih Bisa Dimaksimalkan Sampai 8 Meter</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/11/ketinggian-gunung-sampah-di-tpa-masih-bisa-dimaksimalkan-sampai-8-meter.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/11/ketinggian-gunung-sampah-di-tpa-masih-bisa-dimaksimalkan-sampai-8-meter.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2021 07:56:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Margorejo]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Sanitary Landfil]]></category>
		<category><![CDATA[Sukoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Pembuangan Akhir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=34879</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Ketinggian &#8221;gunung sampah&#8221; di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) &#8221;Sanitary Landfil&#8221; Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Pati, untuk penataan dan pengelolaannya akan ditinggigikan lagi sekitar 8 meter. Hal tersebut dihitung dari akhir permukaan sampah yang selama ini dibuang di TPA itu, dan ketinggiannya sudah sampai batas merata dengan akses ruas jalan masuk, di sisi timur. Sedangkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_34877" aria-describedby="caption-attachment-34877" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-34877" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076591.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076591.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076591-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076591-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076591-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076591-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076591-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-34877" class="wp-caption-text">Kondisi &#8221;Gunung Sampah&#8221; Tempat Pembuangan Akhir (TPA) &#8221;Sanitary Landnfil&#8221; Sukoharjo, Kecamatan Margorejo saat ini.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Ketinggian &#8221;gunung sampah&#8221; di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) &#8221;Sanitary Landfil&#8221; Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Pati, untuk penataan dan pengelolaannya akan ditinggigikan lagi sekitar 8 meter. Hal tersebut dihitung dari akhir permukaan sampah yang selama ini dibuang di TPA itu, dan ketinggiannya sudah sampai batas merata dengan akses ruas jalan masuk, di sisi timur.</p>
<p>Sedangkan timbunan sampah yang sudah cukup menggunung itu, selama ini merupakan buangan sampah kebanyakan dari kota yang tiap hari volumenya semakin sulit diprediksi sehingga bagian sisi selatan lubang TPA itu dalam kurun waktu empat tahun sudah penuh. Sebab, pembangunan TPA model itu selesai sekitar Oktober 2017, langsung dimanfaatkan untuk lubang sisi selatan.</p>
<p>Sedangkan lubang sisi utara tetap dibiarkan dalam kondisi kosong terlebih dahulu atau sebagai lubang cadangan, tapi beberapa waktu lalu sudah harus dimanfaatkan. Karena itu, berdasarkan perhitungan kemampuan lubang sisi selatan yang semula diharapkan bisa mencapai minimal sepuluh tahun, ternyata hanya bisa bertahan selama empat tahun.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-34876" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076581.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076581.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076581-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076581-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076581-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076581-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076581-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_34875" aria-describedby="caption-attachment-34875" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-34875" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076571.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076571.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076571-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076571-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076571-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076571-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/11/DSC076571-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-34875" class="wp-caption-text">Sebagian kecil lubang TPA sisi utara yang terlanjur diisi sampah mulai dilakukan penataan.(Fot:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Ditanya berkait hal tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, H Noor Azid tidak mengelak bahwa mulai diisinya lubang sisi utara dengan sampah oleh operator alat berat tanpa sepengetahuan pihaknya.Karena sudah terlanjur, maka hal itu harus dilakukan penataan secara maksimal,dan tidak boleh lagi dilakukan, mengingat rencana berikutnya yang akan dilakukan, adalah menghindari penggunaan lubang yang sudah tersedia.</p>
<p>Tidak hanya itu, pihaknya juga menghindari untuk tidak buru-buru membuat lubang pembuangan baru tapi harus mempertahankan bagaimana caranya, lubang TPA yang selama ini sudah dipergunakan harus lebih dimaksimalkan. Caranya, yaitu menata ketinggian sampah di lubang lama yang sudah menggunung tersebut melalui penumpukan demi penumpukan, agar bisa mencapai ketinggian maksimal 8 meter lagi.</p>
<p>Pertimbangannya, asal itu setiap lapis sampah yang dipadatkan kemudian ditutup dengan timbunan tanah yang juga harus dipadatkan secara maksimal secara berlapis, maka penambahan ketinggian yang direncakan akan bisa dicapai, dan hal itu mampu bertahan dari longsor. &#8221;Sebab, persediaan tanah uruk di TPA untuk keperluan itu masih cukup banyak, maka kalau hanya membuat timbunan dengan sistem terasiring kami bisa melakukan,&#8221;tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/11/ketinggian-gunung-sampah-di-tpa-masih-bisa-dimaksimalkan-sampai-8-meter.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
