<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kecamatan juwana &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/kecamatan-juwana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Feb 2023 13:05:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Banjir Kembali Rendam Sejumlah Kecamatan di Kabupaten Pati</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/02/banjir-kembali-rendam-sejumlah-kecamatan-di-kabupaten-pati.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/02/banjir-kembali-rendam-sejumlah-kecamatan-di-kabupaten-pati.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2023 13:05:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Dukuhseti]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Gabus]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Jakenan]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan juwana]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sukolilo]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pusdalops]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Silugonggo.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47702</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Hujan yang mengguyur di sejumlah wilayah Kabupaten Pati belakangan ini dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir. Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, setidaknya ada 13 desa tersebar di beberapa kecamatan yang terendam banjir. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya merinci di Kecamatan Gabus 5 desa, antaranya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Hujan yang mengguyur di sejumlah wilayah Kabupaten Pati belakangan ini dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir.</p>
<p>Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, setidaknya ada 13 desa tersebar di beberapa kecamatan yang terendam banjir.</p>
<p>Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya merinci di Kecamatan Gabus 5 desa, antaranya Desa Banjarsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan dan Kosekan.</p>
<p>&#8220;Penyebab banjir lantaran hujan tinggi dan cuaca ekstrim mengakibatkan air Sungai Silugonggo naik dan meluap dengan ketinggian variatif mulai 10 s/d 60 cm,&#8221; ungkapnya, Selasa (28/2/2023).</p>
<p>Kemudian, di Kecamatan Jakenan terdapat 2 desa, yaitu Karangrowo dan Ngastorejo. Di Kecamatan Pati 2 desa, Mustokoharjo dan Gajahmati. Lalu Kecamatan Sukolilo 2 desa, Kasiyan dan Gadudero. Serta Kecamatan Dukuhseti 2 desa, yakni banjir merendam di Desa Banyutowo dan Dukuhseti.</p>
<p>Tak hanya itu, banjir juga merendam Kecamatan Juwana. Terdapat 4 desa yang terendam banjir, yakni Desa Doropayung, Bumirejo, Kedungpancing, serta Jepueo.<br />
Hanya saja BPBD kata dia hingga saat ini pihaknya belum menerima data resmi dari desa soal dampak banjir.</p>
<p>Akibatnya, ratusan jiwa dan rumah warga terdampak banjir. Selain itu, dijelaskan lahan pertanian juga terdampak akibat banjir tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/02/banjir-kembali-rendam-sejumlah-kecamatan-di-kabupaten-pati.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pulau Seprapat Harus Disulap Menjadi Taman</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/02/pulau-seprapat-harus-disulap-menjadi-taman.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/02/pulau-seprapat-harus-disulap-menjadi-taman.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2020 13:35:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan juwana]]></category>
		<category><![CDATA[makam Mbah Datuk Lodang Wali Joko]]></category>
		<category><![CDATA[makam tua di Pulau Seprapat Desa Bendar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=11389</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Sebuah makam tua yang selama ini terdapat di Pulau Seprapat, masuk Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Pati adalah makam Mbah Datuk Lodang Wali Joko sebagai penguasa pulau yang tinggal sepetak di pinggir alur Kali Juwana yang disebut juga sebagai Bengawan Silugonggo. Akan tetapi kondisi makam tersebut sekarang, bagian atapnya bila turun hujan semua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_11387" aria-describedby="caption-attachment-11387" style="width: 480px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11387" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200210_202148.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200210_202148.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200210_202148-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-11387" class="wp-caption-text">Sebuah makam tua di Pulau Seprapat Desa Bendar, Kecamatan Juwana (atas) dan pohon-pohon tua yang tumbuh mengelilingi makam itu (bawah).</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Sebuah makam tua yang selama ini terdapat di Pulau Seprapat, masuk Desa Bendar, Kecamatan Juwana, Pati adalah makam Mbah Datuk Lodang Wali Joko sebagai penguasa pulau yang tinggal sepetak di pinggir alur Kali Juwana yang disebut juga sebagai Bengawan Silugonggo. Akan tetapi kondisi makam tersebut sekarang, bagian atapnya bila turun hujan semua bocor.</p>
<p>Hal itu terjadi karena atap makam sejak dibangun hingga sekarang berupa &#8221;sirap&#8221;, dan sudah pada lapuk dimakan usia sehingga bagian permukaan atap itu pun berlubang, maka kucuran air hujan merembes di sela-sela lubang tersebut. Dengan demikian, bocor pun tak bisa dihindari sehingga penggantian dengan atap dari genteng yang lebih tahan dari terpaaan cuaca panas maupun hujan sangat diperlukan.</p>
<p>Menjawab hal tersebut, salah seorang tokoh masyarakat Desa Bendar, H Jamari Ridwan yang juga anggota Komisi D DPRD setempat mengatakan, masalah itu perlu dibicarakan lebih dahulu dengan tokoh masyarakat lainnya. Apalagi, jika mengacu pada pendapatnya untuk penataan Pulau Seprapat harus berdasarkan  pada pertimbangan dari sisi budaya, agar ke depan kita tidak kehilangan jejak para tokoh pendahulu kita.</p>
<p>Maksudnya, penataan tersebut harus disesuaikan dengan kondisi sekarang agar siapa saja yang berkunjung ke pulau tersebut merasa nyaman. &#8221;Dengan demikian dibutuhkan kesepakatan berapa biaya yang timbul berkait dengan upaya penataan kawasan lingkungan pulau itu,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Jika menurut konsep dan gagasan yang ada pada pihaknya, masih kata H Ridwan Jamari, untuk penataan pulau yang tidak luas itu selain bagian bangunan makam juga sarana pendukungnya. Berkait hal itu akses jalan darat menuju pulau itu sudah maksimal, karena nanti berfungsi sebagai jalan menuju lokasi kolam tambat kapal.</p>
<p>Karena itu dia menggagas upaya penataan lainnya adalah pembuatan taman di sekitar lokasi makam, di sela-sela pepohonan, termasuk menata saluran pembuang dan pengurukan agar lingkungan kawasan pulau bertambah tingginya. &#8221;Untuk taman pun tidak perlu banyak tanaman, tapi bisa diganti dengan bentuk batu-batuan,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/02/pulau-seprapat-harus-disulap-menjadi-taman.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
