<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Gabus &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/kecamatan-gabus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Dec 2025 14:12:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>
	<item>
		<title>Diresmikan, Jembatan Sambirejo Kini Tak Lagi Hambat Banjir</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2025/12/diresmikan-jembatan-sambirejo-kini-tak-lagi-hambat-banjir.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2025/12/diresmikan-jembatan-sambirejo-kini-tak-lagi-hambat-banjir.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2025 14:12:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Gabus]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Peresmian jembatan Jembatan Desa Sambirejo]]></category>
		<category><![CDATA[Sudewo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=56962</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Bupati Pati Sudewo meresmikan Jembatan Desa Sambirejo, Kecamatan Gabus, pada Kamis (26/12/2025). Peresmian ini menandai dimulainya pemanfaatan jembatan baru yang diharapkan mampu meningkatkan kelancaran akses serta keselamatan warga setempat. Jembatan Sambirejo dibangun dengan konstruksi yang lebih tinggi dibandingkan jembatan sebelumnya. Dengan desain tersebut, jembatan tidak lagi menghambat aliran air saat banjir dan mengurangi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Bupati Pati Sudewo meresmikan Jembatan Desa Sambirejo, Kecamatan Gabus, pada Kamis (26/12/2025).</p>
<p>Peresmian ini menandai dimulainya pemanfaatan jembatan baru yang diharapkan mampu meningkatkan kelancaran akses serta keselamatan warga setempat.</p>
<p>Jembatan Sambirejo dibangun dengan konstruksi yang lebih tinggi dibandingkan jembatan sebelumnya.</p>
<p>Dengan desain tersebut, jembatan tidak lagi menghambat aliran air saat banjir dan mengurangi potensi tersumbatnya arus sungai.</p>
<p>“Saya telah meresmikan selesainya pembangunan jembatan Desa Sambirejo, Kecamatan Gabus. Jembatan ini dibangun tinggi sehingga saat banjir tidak menjadi sumbatan,” ujar Sudewo.</p>
<p>Sebelum dibangun, jembatan lama tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Selain itu, posisi jembatan yang rendah sering membuat sampah tersangkut dan memicu genangan serta banjir di wilayah sekitar.</p>
<p>“Alhamdulillah, sekarang jembatannya sudah kami bangun menjadi bagus seperti ini dan diresmikan untuk dimanfaatkan oleh warga Desa Sambirejo,&#8221; tambah Sudewo.</p>
<p>&#8220;Terima kasih kepada Kepala Desa Sambirejo yang telah mengusulkan pembangunan jembatan ini,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2025/12/diresmikan-jembatan-sambirejo-kini-tak-lagi-hambat-banjir.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Kembali Rendam Sejumlah Kecamatan di Kabupaten Pati</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/02/banjir-kembali-rendam-sejumlah-kecamatan-di-kabupaten-pati.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/02/banjir-kembali-rendam-sejumlah-kecamatan-di-kabupaten-pati.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2023 13:05:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Dukuhseti]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Gabus]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Jakenan]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan juwana]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Sukolilo]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pusdalops]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Silugonggo.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47702</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Hujan yang mengguyur di sejumlah wilayah Kabupaten Pati belakangan ini dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir. Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, setidaknya ada 13 desa tersebar di beberapa kecamatan yang terendam banjir. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya merinci di Kecamatan Gabus 5 desa, antaranya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Hujan yang mengguyur di sejumlah wilayah Kabupaten Pati belakangan ini dengan intensitas tinggi mengakibatkan banjir.</p>
<p>Berdasarkan data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, setidaknya ada 13 desa tersebar di beberapa kecamatan yang terendam banjir.</p>
<p>Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya merinci di Kecamatan Gabus 5 desa, antaranya Desa Banjarsari, Mintobasuki, Tanjang, Babalan dan Kosekan.</p>
<p>&#8220;Penyebab banjir lantaran hujan tinggi dan cuaca ekstrim mengakibatkan air Sungai Silugonggo naik dan meluap dengan ketinggian variatif mulai 10 s/d 60 cm,&#8221; ungkapnya, Selasa (28/2/2023).</p>
<p>Kemudian, di Kecamatan Jakenan terdapat 2 desa, yaitu Karangrowo dan Ngastorejo. Di Kecamatan Pati 2 desa, Mustokoharjo dan Gajahmati. Lalu Kecamatan Sukolilo 2 desa, Kasiyan dan Gadudero. Serta Kecamatan Dukuhseti 2 desa, yakni banjir merendam di Desa Banyutowo dan Dukuhseti.</p>
<p>Tak hanya itu, banjir juga merendam Kecamatan Juwana. Terdapat 4 desa yang terendam banjir, yakni Desa Doropayung, Bumirejo, Kedungpancing, serta Jepueo.<br />
Hanya saja BPBD kata dia hingga saat ini pihaknya belum menerima data resmi dari desa soal dampak banjir.</p>
<p>Akibatnya, ratusan jiwa dan rumah warga terdampak banjir. Selain itu, dijelaskan lahan pertanian juga terdampak akibat banjir tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/02/banjir-kembali-rendam-sejumlah-kecamatan-di-kabupaten-pati.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Awas Hama &#8221;Mrutu&#8221; Menyerang Tanaman Padi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/02/awas-hama-mrutu-menyerang-tanaman-padi.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/02/awas-hama-mrutu-menyerang-tanaman-padi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2020 12:21:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Hama Mrutu]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Gabus]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Dukuh Biteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=11468</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Awas peringatan bagi para petani pemilik tanaman padi yang mulai berbulir maupun menjelang siap panen, serangan hama jenis &#8221;mrutu&#8221; sejak tiga hari terakhir muncul di Dukuh Biteng, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Pati. Jika semula para petani merasa lega karena sementara terbebas dari ancaman banjir, kini kembali was-was dihantui serangan hama tersebut. Lebih-lebih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_11465" aria-describedby="caption-attachment-11465" style="width: 480px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11465" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200213_191458.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200213_191458.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200213_191458-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-11465" class="wp-caption-text">Hamparan tanaman padi siap panen di atas tanah bengkok milik perangkat desa di Dukuh Biteng, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Pati, Marzuki  juga tak luput dari serangan hama &#8221;mrutu.&#8221;(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Awas peringatan bagi para petani pemilik tanaman padi yang mulai berbulir maupun menjelang siap panen, serangan hama jenis &#8221;mrutu&#8221; sejak tiga hari terakhir muncul di Dukuh Biteng, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Pati. Jika semula para petani merasa lega karena sementara terbebas dari ancaman banjir, kini kembali was-was dihantui serangan hama tersebut.</p>
<p>Lebih-lebih bagi para petani yang saat ini tanaman padinya hasil tanam musim tanam (MT) pertama baru mulai berbulir, hal itu menjadi sasaran serang hama kecil bersayap tapi jumlahnya bisa mencapai ribuan. Hanya saja, jika untuk melihatnya tidak dilakukan secara teliti dan benar-benar cermat hama tersebut tidaklah begitu tampak.</p>
<p>Hal itu dibenarkan perangkat dukuh setempat, Marzuki yang terpaksa harus melakukan penyomprotan hama yang mulai menyerang tanaman padinya di lahan bengkok dengan lahan yang tanaman padinya siap panen. &#8221; Di lahan yang disebut terakhir, hama itu juga menyerang tanaman padi dan diperkirakan sudah berlangsung beberapa hari sebelumnya,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Sebab, katanya lagi, padi yang siap panen itu ternyata sekelompok rumpunnya diketahui mengering dan roboh sehingga harus ditegakkan lagi dengan cara mengikat beberapa rumpun menjadi satu. Akan tetapi, bulir-bulirnya juga tidak bisa bernas secara maksimal, dan kedapatan hama itu menyerang kelompok rumpun lainnya.</p>
<p>Melihat kondisi tersebut pihaknya sudah mencoba menawarkan tanaman padinya seluas satu bahu (hasta) atau empat kotak tersebut kepada pembeli, tapi per kotak hanya ditawar Rp 5 juta dan dia minta Rp  juta pembeli tidak berani. Karena itu, hari ini padi harus dipotong dan dipanen sendiri yang diperkirakan hasilnya masih menjanjikan tidak rugi.</p>
<p>Di sisi lain, pihaknya juga harus membasmi hama sama terhadap tanaman padi miliknya di blok tanah bengkok di seberang jalan yang baru mulai berbulir tapi juga sudah diserang. &#8221;Untuk menghindari agar serangan hama tersebut tidak menyebar ke mana-mana, habis panenan jeraminya harus ditumpuk untuk dibakar, bukan dibiarkan diambil para pencari rumput yang biasa menggunakan truk penangkut,&#8221;tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/02/awas-hama-mrutu-menyerang-tanaman-padi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bukti Belum Terjadinya Banjir di Dukuh Biteng</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/01/bukti-belum-terjadinya-banjir-di-dukuh-biteng.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/01/bukti-belum-terjadinya-banjir-di-dukuh-biteng.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jan 2020 09:38:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[JURNALIS NYAMIN]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Banjarsasri]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasan hulu alur Kali Juwana Dukuh Biteng]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Gabus]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=10659</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Kawasan hulu alur Kali Juwana Dukuh Biteng, Desa Banjarsasri, Kecamatan Gabus, Pati tentu Desa Tanjang dan Kosekan juga sama-sama berada di pinggir alur kali tersebut yang kondisi airnya belum sampai limpas ke bantaran alur kali yang bersangkutan, sehingga masih jauh dari areal persawahan. Bahkan warga yang selama ini menggarap lahan bantaran kali di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-10657" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200103_163402.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200103_163402.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200103_163402-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /></p>
<p style="text-align: center"><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Kawasan hulu alur Kali Juwana Dukuh Biteng, Desa Banjarsasri, Kecamatan Gabus, Pati tentu Desa Tanjang dan Kosekan juga sama-sama berada di pinggir alur kali tersebut yang kondisi airnya belum sampai limpas ke bantaran alur kali yang bersangkutan, sehingga masih jauh dari areal persawahan. Bahkan warga yang selama ini menggarap lahan bantaran kali di hulu Jembatan Tanjang, masih juga menanam tanaman semusim untuk tanaman cabe rawit.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-10658" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200103_163334.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200103_163334.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200103_163334-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /></p>
<p style="text-align: center">Sedangkan alur kali Juwana kawasan hilir Dukuh Biteng, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Pati, tentu Desa Mintobasuki yang airnya juga belum sampai limpas ke persawahan di sepanjang kiri dan kanannya. Selebihnya areal yang menjadi pusat genangan jika Dukuh Biteng mendapat kiriman air yang melimpah adalah di lokasi lahan ini, dan bahkan perahu yang biasa digunakan transportasi air oleh warga masih aman diletakkan di pinggir lahan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/01/bukti-belum-terjadinya-banjir-di-dukuh-biteng.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
