<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kawasan Pegunungan Kendeng &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/kawasan-pegunungan-kendeng/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Dec 2022 12:38:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Kendeng bakal Diterapkan Konsep Agroforestry</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/12/kendeng-bakal-diterapkan-konsep-agroforestry.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/12/kendeng-bakal-diterapkan-konsep-agroforestry.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2022 12:38:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Agro forestry]]></category>
		<category><![CDATA[Arif Fitri Satria]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan Pegunungan Kendeng]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Perum Perhutani KPH Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Perhutani KPH Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=46446</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kepala Perum Perhutani KPH Pati, Arif Fitri Satria menjelaskan bahwa zaman dulu, masyarakat kita masih asing dengan konsep kolaborasi antara kelestarian lingkungan dengan kesejahteraan masyarakat. Akan tetapi, menurutnya seiring perkembangan waktu kolaborasi itu ternyata bisa menjadi salah satu strategi untuk merehabilitasi kawasan hutan dan lahan. Itu disampaikan Arif saat mengikuti FGD di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Kepala Perum Perhutani KPH Pati, Arif Fitri Satria menjelaskan bahwa zaman dulu, masyarakat kita masih asing dengan konsep kolaborasi antara kelestarian lingkungan dengan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Akan tetapi, menurutnya seiring perkembangan waktu kolaborasi itu ternyata bisa menjadi salah satu strategi untuk merehabilitasi kawasan hutan dan lahan. Itu disampaikan Arif saat mengikuti FGD di Ruang Penjawi Setda Pati dengan tema Lestarikan Pegunungan Kapur Selatan dan Utara Jawa menuju Kelestarian Fungsi Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat.</p>
<p>FGD ini dilaksanakan untuk mencari solusi atas persoalan banjir khususnya di Pati bagian selatan yang mana dihadapkan dengan kondisi kehutanan di Pegunungan Kendeng yang tak berfungsi secara maksimal. Peralihan hutan dari tanaman keras menjadi tanaman semusim.</p>
<p>&#8220;Dulu tabu ketika berbicara kelestarian lingkungan tidak bisa berjalan bersama. Tetapi saat ini antara kelestarian lingkungan dengan kesejahteraan masyarakat bisa berjalan,&#8221; ucap Arif.</p>
<p>Pihaknya mengungkapkan Perhutani KPH Pati merencanakan di wilayah Pegunungan Kendeng akan ditanami sebagai rehabilitasi hutan. Pada tahun 2022 ini pihaknya sudah menanam 200 hektar lebih di kawasan tersebut.</p>
<p>Melihat persoalan peralihan fungsi hutan di kawasan Pegunungan Kendeng tersebut, Perhutani akan menerapkan konsep Agroforestry atau perpaduan antara pertanian dengan kehutanan.</p>
<p>Menurut Arif, konsep ini sudah banyak di daerah lain yang menerapkan. Oleh karena itu, dia mencoba mereplikasikan di Pegunungan Kendeng. Sehingga fungsi hutan bisa kembali normal dan masyarakat sekitar hutan nisa sejahtera melalui tanaman buah-buahan yang bisa dipetik hasilnya.</p>
<p>&#8220;Bagaimana upaya kami di Kendeng, setelah banjir kemarin kami berpikir ulang menerapkan agro forestry. Konsep ini sudah berlaku di daerah lain. Kami mencoba rencananya tahun depan, tidak hanya menanam tanaman kayu, tetapi tanaman buah-buahan,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Agro forestry sangat mungkin diterapkan. Bisa menahan laju air, endapan tanah, dan pakan ternak. Kemudian antara 2 sampai 3 tahun ke depan bisa menambah kesejahteraan masyarakat hutan,&#8221; pungkas Arif.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/12/kendeng-bakal-diterapkan-konsep-agroforestry.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wilayah Kendeng terus Disorot soal Banjir</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/12/wilayah-kendeng-terus-disorot-soal-banjir.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/12/wilayah-kendeng-terus-disorot-soal-banjir.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2022 12:25:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan Pegunungan Kendeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=46419</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Berbagai pihak terus menyoroti kondisi hutan di Pegunungan Kendeng. Di sana tak ada tanaman tegakan (pohon-pohon kayu), hutan gundul, peralihan fungsi hutan, melemahnya rerumputan di tanah yang mengakibatkan fungsi hutan sebagai wilayah penyangga tak maksimal. Peralihan fungsi hutan dari tanaman keras menjadi tanaman semusim misalnya, dampak nyata dari seringnya banjir di wilayah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Berbagai pihak terus menyoroti kondisi hutan di Pegunungan Kendeng. Di sana tak ada tanaman tegakan (pohon-pohon kayu), hutan gundul, peralihan fungsi hutan, melemahnya rerumputan di tanah yang mengakibatkan fungsi hutan sebagai wilayah penyangga tak maksimal.</p>
<p>Peralihan fungsi hutan dari tanaman keras menjadi tanaman semusim misalnya, dampak nyata dari seringnya banjir di wilayah Pati selatan. Padahal tanaman musiman seperti jagung bisa ditanam di sekitar tanaman keras.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya tanaman jagung (musiman) dapat ditanami disekitaran tanaman keras. Orang-orang bilang peralihan hutan menjadi tanaman musiman ini menjadi faktor penyebab banjir. Memang saat ini bisa dilihat bahwa seringkali terjadi banjir,&#8221; kata Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro usai kegiatan reboisasi di Tambakromo.</p>
<p>Upaya reboisasi yang melibatkan jajaran stakeholder itu tujuannya adalah untuk menghijaukan kembali di kawasan Pegunungan Kendeng untuk mengembalikan fungsi hutan sebagaimana mestinya. Sehingga dalam jangka panjang bisa menahan air hujan dan meminimalisir terjadinya banjir.</p>
<p>Dihubungi terpisah, Ketua Perkumpulan Warga Peduli Sosial, Hukum, dan Lingkungan Hidup (Wali-SHL) Sutrisno meminta pihak yang berwenang mampu melihat keadaan seperti ini dijadikan sebagai gambaran kondisi wilayah hulu.</p>
<p>Dia membenarkan bahwa di wilayah Pegunungan Kendeng saat ini didominasi tanaman musiman. Oleh karena itu, pihaknya mengajak semua pihak untuk memikirkan fenomena alam tersebut. Di lain sisi, dibutuhkan juga kesadaran dari masyarakat untuk menjaga dan merawat tanaman hutan.</p>
<p>&#8220;Di Pegunungan Kendeng masih banyak tanaman kayu, namun ada peralihan hutan menjadi tanaman jagung. Upayanya adalah dengan menanam kembali tanaman-tanaman keras. Tak hanya identik dengan pohon jati, namun bisa juga tanaman buah-buahan yang hasilnya bisa dirasakan masyarakat juga,&#8221; jelasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/12/wilayah-kendeng-terus-disorot-soal-banjir.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ganjar Instruksikan Pegunungan Kendeng Direboisasi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/12/ganjar-instruksikan-pegunungan-kendeng-direboisasi.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/12/ganjar-instruksikan-pegunungan-kendeng-direboisasi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2022 12:46:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjar Pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan Pegunungan Kendeng]]></category>
		<category><![CDATA[Pegunungan Kendeng Direboisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=46238</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan kawasan Pegunungan Kendeng dilakukan reboisasi. Banjir yang terjadi sejumlah kecamatan di Kabupaten Pati utamanya bagian selatan adalah akibat dari hutan gundul. Hal itu ia sampaikan usai mendengar laporan dari warga ketika mengunjungi di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, belum lama ini. Di kawasan Pegunungan Kendeng tidak ditanami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan kawasan Pegunungan Kendeng dilakukan reboisasi. Banjir yang terjadi sejumlah kecamatan di Kabupaten Pati utamanya bagian selatan adalah akibat dari hutan gundul.</p>
<p>Hal itu ia sampaikan usai mendengar laporan dari warga ketika mengunjungi di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, belum lama ini. Di kawasan Pegunungan Kendeng tidak ditanami pohon-pohon kayu, tetapi tanaman produksi seperti jagung.</p>
<p>&#8220;Ada juga permintaan petinggi agar kendeng ditanami, tapi tidak ditanami jagung. Itu problem, sekarang kita rasakan,&#8221; ujar gubernur berambut putih itu.</p>
<p>Kawasan hutan sebagai penyangga air tak berfungsi maksimal. Ini lantaran di kawasan Pegunungan Kendeng tak ada pepohonan kayu sebagai penyangga air. Jika dibiarkan berlarut, maka konsekuensinya adalah kejadian serupa akan terulang kembali. Meskipun ada banjir, tetapi paling tidak volume tersebut lebih kecil.</p>
<p>Menurutnya perlu langkah cepat dalam upaya reboisasi untuk menjaga fungsi hutan. Pihaknya menegaskan hal ini merupakan persoalan serius yang harus ditangani. Selain itu pihaknya berjanji akan memberi bantuan bibit.</p>
<p>&#8220;Akan menghubungi dinas terkait untuk memberi bibit. Mumpung masih ada waktu kita coba nanti bantu untuk bibit agar bisa kita tanami dengan waktu yang cepat. Bibitnya nanti kita kasih, seperti tanaman buah-buahan. Itu saya kira tindakan cepat,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dia juga menyinggung jembatan yang melintang di atas Sungai Godo di mana sisi kanan kirinya tergerus banjir. Begitu pula semestinya jembatan tersebut tak berkaki di tengah sungai.</p>
<p>&#8220;Saya sampaikan ke pihak BBWS, bahwa jembatan sekarang itu sudah tidak berkaki dua di tengah. Itu mestinya tanpa kaki di tengah, sehingga bentangannya jadi panjang jadi arus sungai lebih cepat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Ganjar juga berterimakasih kepada BBWS yang bergerak cepat melakukan upaya normalisasi sungai. Sehingga aliran sungai yang sebelumnya ada pendangkalan nantinya akan lancar kembali.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/12/ganjar-instruksikan-pegunungan-kendeng-direboisasi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
