<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kasus Human Immunodeficiency Virus di Kudus &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/kasus-human-immunodeficiency-virus-di-kudus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Oct 2022 14:35:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Selama Sepuluh Bulan Dinkes Kudus Temukan 184 Kasus HIV</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/10/selama-sepuluh-bulan-dinkes-kudus-temukan-184-kasus-hiv.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/10/selama-sepuluh-bulan-dinkes-kudus-temukan-184-kasus-hiv.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2022 11:37:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[Darsono]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kasus Human Immunodeficiency Virus di Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=45159</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Selama sepuluh bulan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus menemukan 184 kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang dimulai periode bulan Januari hingga Oktober, Rabu (19/10/2022). Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Kudus Darsono mengatakan, kasus tersebut seperti gunung es. Namun setelah melakukan penjaringan, ditemukan kasusnya sangat tinggi. &#8220;Kasus itu saat ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> KUDUS</strong> &#8211; Selama sepuluh bulan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus menemukan 184 kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang dimulai periode bulan Januari hingga Oktober, Rabu (19/10/2022).</p>
<p>Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Kudus Darsono mengatakan, kasus tersebut seperti gunung es. Namun setelah melakukan penjaringan, ditemukan kasusnya sangat tinggi.</p>
<p>&#8220;Kasus itu saat ini seperti gunung es, tampak tidak terlihat tapi setelah penjaringan dan kegiatan di LSM ternyata ditemukan kasus tinggi,&#8221; kata Darsono saat berada di Hotel Hom mengikuti Workshop.</p>
<p>Untuk itu, kemudian Dinkes melakukan screening bersama LSM yang ada di puskesmas maupun di kelompok masyarakat. Kasus itu, ia menilai paling banyak yang terkena dari kalangan dewasa.</p>
<p>&#8220;Kami lalu melakukan screening dengan beberapa LSM di puskesmas dan kelompok masyarakat. Kebanyakan dari kalangan dewasa yang kena, untuk itu harus waspada,&#8221; jelasnya kepada Samin News.</p>
<p>Lebih lanjut, pihaknya juga mengusahakan untuk menuju eliminasi pada tahun 2030, artinya kasus HIV itu harus nihil. Namun perlu adanya dukungan oleh elemen-elemen penting dalam mewujudkannya.</p>
<p>&#8220;Kita sudah berusaha untuk menuju eliminasi ditahun 2030. Yakni nihil. Sedang untuk eliminasi alurnya bisa melalui puskesmas dan Rumah sakit yang disiapkan dahulu,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Selain itu, dirinya juga mensosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat, dan juga kelompok milenial. Bagi masyarakat yang menemukan kasus itu, segera test di laboratorium dan segera melakukan pengobatan.</p>
<p>&#8220;Ciri orang yang terkena HIV biasanya imunnya turun, tumbuh jamur di seluruh tubuh, dan kurus,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Pengelola Program HIV Dinkes Kudus Ruwisno menyebut, dari kasus Januari hingga Oktober ditemukan kasus meninggal sebanyak delapan orang. Sebelumnya 2021, ada 124 kasus, sedangkan yang meninggal sebanyak 11</p>
<p>&#8220;Untuk Kudus masih 0.01 persen perseribu saat ini. Dikatakan tinggi kalau lebih 2 persen. Tahun lalu ada 124 kasus HIV. Yang meninggal ada 11,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Wisno sapaan akrabnya mengatakan, usia produktif menurutnya yang terkena HIV paling banyak diumur 20-40 tahun. Baik itu laki-laki maupun perempuan. Selain itu, ada juga orang yang memiliki mobilitas bisa terkena melalui pekerjaannya atau merantau.</p>
<p>&#8220;Orang rentan terkena yang mobilitas tinggi akibat pekerjaan atau merantau. Ada juga yang suka jajan bisa mengena,&#8221; ujar dia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/10/selama-sepuluh-bulan-dinkes-kudus-temukan-184-kasus-hiv.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
