<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kali simo &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/kali-simo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 02 Feb 2020 11:36:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Air Alur Kali Simo Masih Terus Limpas ke Jalan Raya</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/02/air-alur-kali-simo-masih-terus-limpas-ke-jalan-raya.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/02/air-alur-kali-simo-masih-terus-limpas-ke-jalan-raya.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Feb 2020 11:36:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[endapan lumpur]]></category>
		<category><![CDATA[kali simo]]></category>
		<category><![CDATA[sepanjang pinggir jalan raya Pati-Juwana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=11217</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Selama tidak ada langkah penanganan yang tepat untuk alur Kali Simo, di sepanjang pinggir jalan raya Pati-Juwana yang selalu limpas bila di kawasan hulu berlangsung hujan deras, maka sisi tepi utara ruas jalan nasional itu akan selalu menjadi tempat endapan lumpur. Sebab, lipasan air dari hulu yang menggenangi ruas jalan itu selalu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_11214" aria-describedby="caption-attachment-11214" style="width: 480px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11214" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200202_181752.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200202_181752.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200202_181752-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-11214" class="wp-caption-text">Pihak Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pati saat membersihkan gundukan tanah di pinggir alur Kali Simo, untuk ditutupkan di bagian tepi alur kali, di pinggir jalan raya Pati-Juwana tersebut sepanjang hampir satu kilometer (atas). Sisa limpasan air alur kali tersebut adalah endapan lumpur basah di pinggir jalan raya Pati-Juwana yang tak bisa hilang kecuali dengan diseprot air (bawah).</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Selama tidak ada langkah penanganan yang tepat untuk alur Kali Simo, di sepanjang pinggir jalan raya Pati-Juwana yang selalu limpas bila di kawasan hulu berlangsung hujan deras, maka sisi tepi utara ruas jalan nasional itu akan selalu menjadi tempat endapan lumpur. Sebab, lipasan air dari hulu yang menggenangi ruas jalan itu selalu menyisakan endapan lumpur.</p>
<p>Karena itu, pihak yang berkompeten di Pati, yaitu Balai Pengelolaan Jalan Wilayah setempat dinilai sudah tepat jika saat ini tengah mengajukan bantuan ke Binamarga Provinsi Jawa Tengah. Apalagi, bantuan tersebut selain karung palstik untuk diisi pasir yang akan dimanfaatkan penanganan darurat agar limpasan air tidak secara terus menerus ke jalan raya juga bantuan untuk pemasangan tembok permanen.</p>
<p>Berdasarkan keterangan yang dihimpun menyebutkan, bantuan yang diajukan itu untuk menanggulangi kondisi alur Kali Simo sepanjang 750 meter. Alur kali sepanjang itu bila terjadi gelontoran air dari hulu selalu limpas ke jalan raya, karena di atas alur kali tersebut terdapat beberapa jembatan yang bagian bawahnya tersumbat tumpukan sampah.</p>
<p>Dengan demikian, upaya penanggulangannya tidak bisa hanya semata-mata setiap kali habis terjadi gelontoran air sampah-sampah itu baru dibersihkan. Karerna itu tindakan tegas pemerintah kabupaten (pemkab) setempat untuk membongkar salah satu jembatan yang tersumbat bagian bawahnya sudah dilakukan.</p>
<p>Akan tetapi yang menjadi pertanyaan beberapa warga secara terpisah, apakah dengan membongkar satu jembatan itu akan mengatasi permasalahan tersebut. Atas pertanyaan itu pun dijawab mereka  ,  sendiri, bahwa hal itu sampai kapan pun akan selalu terjadi karena kerusakan daerah aliran sungai (DAS) alur kali tersebut sudah cukup parah.</p>
<p>Dengan demikian, harus ada solusi yang tepat salah satu di antaranya adalah sebagaimana diusulkan pihak Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati. Yakni, pihak yang berkompeten Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana harus mengalokasikan anggaran rutin untuk pemeliharaan.</p>
<p>Sedangkan apa yang kini tengah dilakukan Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pati dengan minta bantuan ke Binamarga Provinsi Jawa Tengah, hal itu adalah urusan internal balai yang bersangkutan. Sudah semestinya balai tersebut sudah bosan, karena setiap terjadi limpasan air jalan raya yang menjadi tanggung jawabnya selalu menjadi tempat endapan lumpur.</p>
<p>Jika bantuan yang diajukan pihak balai bisa dipenuhi sekarang, tentu pelaksanaan pekerjaan sekadar memasang tumpukan karung berisi pasir atau tepi alur Kali Simo dilengkapi pasangan tegak bisa dilaksanakan secepatnya. Kapala Seksi Jalan Balai Pengelolaan Jalan Raya Wilayah Pati, Abdul Qodir ketika ditanya dalam kesempatan terpisah membenarkan pihaknya mengajukan permohonan bantuan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/02/air-alur-kali-simo-masih-terus-limpas-ke-jalan-raya.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BBWS Harus Anggarkan Pemeliharaan Kali Simo</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/01/bbws-harus-anggarkan-pemeliharaan-kali-simo.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/01/bbws-harus-anggarkan-pemeliharaan-kali-simo.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jan 2020 13:15:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS)]]></category>
		<category><![CDATA[kali simo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=11186</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com  PATI &#8211; Pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana harus berpikir ke depan untuk mengalokasikan anggaran pemeliharaan rutin alur Kali Simo, di pinggir jalan raya Pati-Juwana. Sebab, kondisi alur tersebut saat ini benar-benar cukup parah karena bila turun hujan di kawasan hulu selain menggelontorkan air bercampur lumpur juga berbagai jenis sampah. Kondisi tersebut kian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-11185" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200130_201002.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200130_201002.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200130_201002-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /></p>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com  PATI</strong> &#8211; Pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana harus berpikir ke depan untuk mengalokasikan anggaran pemeliharaan rutin alur Kali Simo, di pinggir jalan raya Pati-Juwana. Sebab, kondisi alur tersebut saat ini benar-benar cukup parah karena bila turun hujan di kawasan hulu selain menggelontorkan air bercampur lumpur juga berbagai jenis sampah.</p>
<p>Kondisi tersebut kian memprihatinkan menyusul adanya sejumlah jembatan yang dibuat pemiliknya tidak sesuai standar teknis, sehingga jika ada sampah hanyut dari hulu tidak lancar mengalir ke hilir tapi menyangkut di bawah jembatan. Akibatnya alur kali di bawah jembatan itu menjadi tertutup, dan air pun limpas menggenangi jalan raya.</p>
<p>Karena itu, kata Kepala Bidang (Kabid) Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, H Sumarto, pihaknya sudah mengusulkan kepada yang berkompeten BBWS Pemali-Juwana, untuk mengalokasikan anggaran pemeliharaan alur kali dimaksud. Tujuannya tak lain agar kondisi alur kali itu saat musim hujan tidak membuat repot masyarakat, termasuk pemerintah kabupaten (pemkab) setempat.`</p>
<p>Sebab, pemkab tentu tak bisa tinggal diam ketika air dari alur kali tersebut limpas ke jalan raya yang sudah pasti mengganggu para pengguna jalan yang datang dari barat. &#8221;Lebih dari itu, sampah yang menutup dan menyumbat bawah jembatan juga harus secepatnya dibersihkan agar saat datangnya gelontoran air dari hulu lagi hal sama tidak kembali terulang.</p>
<p>Akan tetapi faktanya, masih kata dia, setiap kawasan hulu atau Lereng Muria turun hujan deras, lagi-lagi gelontoran air dari hulu ke kali itu kembali limpas ke jalan raya. Karena kejadiannya berulang-ulang, maka bagi pihak pemkab yang terus menerus melakukan pembersihan sampah maupun endapan lumpur tentu sangat membosankan.</p>
<p>Atas dasar kondisi tersebut, maka pihak BBWS harus tanggap untuk mengambil langkah-langkah maksimal sebagaimana yang diusulkan pihaknya. Yakni, minimal secara berkala melakukan normalisasi karena endapan lumpur yang terbawa dari hulu masuk ke alur kali itu sudah benar-benar cukup parah.</p>
<p>Atau paling tidak, imbuhnya, karena alur kali tersebut terletak di pinggir jalan raya maka paling tidak di sisi tepi yang berbatasan dengan daerah milik jalan (DMJ) diperkuat dengan pasangan tegak, agar saat terjadi luapan air tidak sampai limpas ke jalan raya. &#8221;Minimal pasangan tegak itu bisa untuk memperindah sepanjang tepi alur kali yang notabene juga sepanjang tepi jalan raya,&#8221;katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/01/bbws-harus-anggarkan-pemeliharaan-kali-simo.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sedikitnya Sepuluh Jembatan di Alur Kali Simo Tak Penuhi Standar Teknis</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/01/sedikitnya-sepuluh-jembatan-di-alur-kali-simo-tak-penuhi-standar-teknis.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/01/sedikitnya-sepuluh-jembatan-di-alur-kali-simo-tak-penuhi-standar-teknis.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jan 2020 13:33:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[jembatan tak berijin]]></category>
		<category><![CDATA[kali simo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=11175</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Saat ini sedikitnya terdapat sepuluh titik lokasi jembatan di atas alur Kali Simo yang sama sekali tidak memenuhi standar teknis, sehingga dampaknya sangat mengganggu dan menghambat mengalirnya alur kali di bawahnya. Sebab, semua jembatan itu jika terjadi gelontoran air hujan dari hulu dengan diikuti banyaknya sampah, maka penampang bawah jembatan pasti akan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_11173" aria-describedby="caption-attachment-11173" style="width: 480px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11173" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200129_202755.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200129_202755.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200129_202755-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-11173" class="wp-caption-text">Salah satu jembatan di atas alur Kali Simo, di pinggir jalan raya Pati-Juwana ini sama sekali tidak memenuhi standar teknis, sehingga dampaknya menghambat aliran air hulu ke hilir.</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Saat ini sedikitnya terdapat sepuluh titik lokasi jembatan di atas alur Kali Simo yang sama sekali tidak memenuhi standar teknis, sehingga dampaknya sangat mengganggu dan menghambat mengalirnya alur kali di bawahnya. Sebab, semua jembatan itu jika terjadi gelontoran air hujan dari hulu dengan diikuti banyaknya sampah, maka penampang bawah jembatan pasti akan tersumbat.</p>
<p>Akibatnya, air hujan akan meluap dan limpas ke sekitarnya, dan secara kebetulan sisi tepi selatan alur kali tersebut adalah jalan raya Pati-Juwana. Dengan demikian, sudah pasti gelontoran dan luapan air itu akan limpas ke jalan raya, sehingga kondisi tersebut sangat mengganggu para pengguna jalan yang datang dari barat.</p>
<p>Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, H Sumarto ketika ditanya berkait hal tersebut tidak mengelak. Mengingat alur kali itu merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana, maka pihaknya tidak bisa berbuat banyak, tapi kalau terjadi limpasan air kali pihak pemerintah kabupaten (pemkab) yang selalu dibuat repot.</p>
<p>Selain menjadi sasaran warga yang emosional untuk selalu menyalahkan juga menjadi salah satu penyebabnya, seperti pada membuang sampah ke alur kali. &#8221;Selebihnya ada pula yang membuat jembatan tapi tidak tahu teknisnya, sehingga yang terjadi adalah dampak dari penampang alur bawah jembatan yang tersumbat,&#8221;ujarnya.</p>
<figure id="attachment_11171" aria-describedby="caption-attachment-11171" style="width: 480px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11171" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200129_202816.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200129_202816.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200129_202816-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-11171" class="wp-caption-text">Kepala Bidang Pengairan DPUTR Kabupaten Pati, H Sumarto.</figcaption></figure>
<p>Mengingat hal tersebut, katanya lebih lanjut, lebih baik para pemilik jembatan itu membongkarnya sendiri ketimbang nanti diketahui menjadi penyebab tidak bisa mengalirkan air, sudah barang tentu akan dibongkar secara paksa. Karena itu, masing-masing yang bersangkutan menyadari akan hal itu mengingat dampak yang ditimbulkan atas jembatan yang dibuat adalah mengganggu warga lainnya.</p>
<p>Berkait hal tersebut, pihaknya menyarankan bagi pemilik jembatan yang akan membongkar disarankan untuk mematuhi ketentuan yang berlaku. Yakni mengajukan izin ke BBWS Pemali-Juwana Jawa Tengah di Semarang, tapi jika dalam izin tersebut tidak mencantumkan gambar konstruksi jembatan tentu akan ditolak.</p>
<p>Karena itu pihaknya menyarankan, lebih baik dalam mengajukan permohonan izin juga sekaligus dibekali gambar jembatan yang sesuai standar untuk dipasang di Kali Simo. Ketentuan dan turunnya perizinan inilah yang dinilai terlalu lama, sehingga masyarakat yang hendak membangun jembatan itu tidaklah sabaran.</p>
<p>Akhirnya, mereka asal mengundang tukang untuk membangun jembatan sesuai selera tanpa mengindahkan kepentingan yang lain. &#8221;Adapun kesepuluh jembatan yang dinilai tidak sesuai standar teknis, masing-masing ada di Gadingrejo, Kecamatan Juwana, di Widorokandang dan Sugiharjo, Kecamatan Kota Pati,&#8221;katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/01/sedikitnya-sepuluh-jembatan-di-alur-kali-simo-tak-penuhi-standar-teknis.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jembatan di Alur Kali Simo Tidak Sesuai Ketentuan Harus Dibongkar</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/01/jembatan-di-alur-kali-simo-tidak-sesuai-ketentuan-harus-dibongkar.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/01/jembatan-di-alur-kali-simo-tidak-sesuai-ketentuan-harus-dibongkar.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jan 2020 12:05:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[kali simo]]></category>
		<category><![CDATA[pembongkaran jembatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=11156</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com  PATI  &#8211; Bupati Haryato dan Wakil Bpati Saiful Arifin memutuskan untuk megambil tindakan tegas, yaitu membongkar salah satu jembatan di atas alur Kali Simo di pinggir jalan raya Pati-Juwana. Sebab, jembatan tersebut selain pembangunan tidak dilengkapi izin dari pihak yang berkompeten secara teknis juga tidak memenuhi syarat karena  konstruksi bentang jembatan terlalu rendah di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_11153" aria-describedby="caption-attachment-11153" style="width: 480px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11153" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200128_185923.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200128_185923.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200128_185923-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-11153" class="wp-caption-text">Pembongkaran tahap akhir salah sebuah jembatan di atas alur Kali Simo, di pinggir jalan raya Pati-Juwana yang menjadi salah satu faktor penyebab limpasnya air alur kali tersebut ke jalan raya.</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com  PATI  &#8211;</strong> Bupati Haryato dan Wakil Bpati Saiful Arifin memutuskan untuk megambil tindakan tegas, yaitu membongkar salah satu jembatan di atas alur Kali Simo di pinggir jalan raya Pati-Juwana. Sebab, jembatan tersebut selain pembangunan tidak dilengkapi izin dari pihak yang berkompeten secara teknis juga tidak memenuhi syarat karena  konstruksi bentang jembatan terlalu rendah di bawah permukaan air tertinggi.</p>
<p>Akibatnya, jika terjadi gelontoran air cukup deras dari hulu maka beragam sampah yang ikut hanyut terbawa menyangkut di bawah jembatan, sehingga menutup dan menyumbat alur kali tersebut. Jika sudah dalam kondisi demikian maka gelontoran air berlumpur itu limpas ke jalan raya, dan jika air surut yang tertinggal adalah endapan lumpur.</p>
<p>Karena itu, kata Haryanto saat berbincang dengan Samin News (SN) di sela-sela pemusnahan miras Selasa (28/1) tadi pagi, pihaknya memerintahkan agar jembatan tersebut segera dibongkar. Jika kondisi seperti hanya dibiarkan, maka setiap kali turun hujan dan air kali meluap maka lagi-lagi banjir di jalan raya tak bisa dihindari.</p>
<p>Ternyata faktor penyebabnya, banyak sampah yang menyangkut di bawah jembatan tak bisa hanyut  terbawa air, dan justru menutup mengalirnya air. &#8221;Jika air sudah melimpah dan menggenangi jalan raya maka yang jadi sasaran kesalahan dari masyarakat ditimpakan seluruhnya kepada pemerintah,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Padahal, timpal Wakil Bupati Saiful Arifin secara terpisah, jika alur kali tidak tertutup rendahnya jembatan, maka luapan air dari hulu tetap akan bisa mengalir. Sebab, rendahnya jembatan tersebut justru menghambat berbagai jenis sampah dari hulu yang seharusnya ikut mengalir terbawa air ke hilir tapi hal itu tidak bisa terjadi.</p>
<p>Mengingat faktor penyebabnya yang paling parah adalah jembatan tersebut, maka tidak ada cara lain kecuali harus dibongkar, Buktinya, tumpukan sampah yang menutup dan menyumbat aliran air di kali tersebut cukup banyak, sehingga untuk membuang sampah-sampah itu pihaknya masih harus mengerahkan &#8221;dump truck&#8221; pengangkut.</p>
<p>Jika satu jembatan sudah dibongkar tapi ternyata saat terjadi luapan air di alur Kali Simo masih terjadi hal sama, berarti ada satu atau beberapa jembatan lainnya yang juga tertutup dan tersumbat sampah. Dengan demikian, jembatan itu juga pasti menyusul akan dibongkar setelah pemiliknya diberitahu .</p>
<p>Berdasarkan kondisi itu, maka pihaknya akan selalu melakukan pengecekan ke lapangan setiap alur Kali Simo meluap. &#8221;Akan tetapi dengan satu jembatan penyebab utamanya terjadinya luapan air ke jalan raya, sudah barang tentu harapan berikutnya hal itu tidak terjadi lagi karena luapan air akan lancar mengalir,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/01/jembatan-di-alur-kali-simo-tidak-sesuai-ketentuan-harus-dibongkar.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
