<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jepara &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/jepara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 May 2021 04:24:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Bupati Jepara Imbau Waspada Pemudik Susulan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/05/bupati-jepara-imbau-waspada-pemudik-susulan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/05/bupati-jepara-imbau-waspada-pemudik-susulan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 May 2021 04:24:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[JEPARA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati jepara]]></category>
		<category><![CDATA[dian kristiandi]]></category>
		<category><![CDATA[jepara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=28577</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, JEPARA – Meskipun libur Lebaran dan larangan mudik telah usai, namun Bupati Jepara Dian Kristiandi tetap mewanti-wanti adanya potensi pemudik susulan. Semua pihak hingga ditingkat desa diminta siaga dan terus melakukan pendataan kedatangan warganya. Hal ini ia sampaikan belum lama ini saat melaksanakan sosialisasi penyebaran Covid-19 di Masjid Babussalam Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Selasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, JEPARA</strong> – Meskipun libur Lebaran dan larangan mudik telah usai, namun Bupati Jepara Dian Kristiandi tetap mewanti-wanti adanya potensi pemudik susulan. Semua pihak hingga ditingkat desa diminta siaga dan terus melakukan pendataan kedatangan warganya.</p>
<p>Hal ini ia sampaikan belum lama ini saat melaksanakan sosialisasi penyebaran Covid-19 di Masjid Babussalam Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Selasa (25/5/2021).</p>
<p>“Saya minta tolong Pak Petinggi, petugas PPKM kita tetap selalu waspada. Kepada Ketua RW, RT tetap memantau warganya yang pulang dari luar daerah,” imbau Bupati.</p>
<p>Menurutnya, hingga saat ini masih ada potensi adanya pemudik yang hendak melakukan perjalanan ke Kabupaten Jepara. Sebab tentu ada saja yang justru memilih mudik setelah selesai pemberlakuan pelarangan mudik Lebaran 2021.</p>
<p>Dalam kegiatan sosialisasi mengangkat tema “Menebar Optimisme untuk Jepara yang Lebih Baik” tersebut, ia juga tetap mengingatkan semua pihak terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan.</p>
<p>“Selain bersiaga dengan kemungkinan hadirnya pemudik susulan, kita tentu tidak boleh lengah dan mengabaikan protokol kesehatan yang berlaku,” tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/05/bupati-jepara-imbau-waspada-pemudik-susulan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tradisi Larung Kepala Kerbau Digelar Sederhana</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/05/tradisi-larung-kepala-kerbau-digelar-sederhana.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/05/tradisi-larung-kepala-kerbau-digelar-sederhana.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 May 2021 08:34:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[jepara]]></category>
		<category><![CDATA[lomban jepara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=28413</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, JEPARA – Meskipun dalam masa pandemi, belum lama ini warga Kabupaten Jepara kembali melarung kepala kerbau sebagai penanda puncak pekan syawalan, Kamis (20/5/2021) kemarin. Jika biasanya tradisi melarung kepala kerbau selalu diikuti oleh ratusan perahu dengan ribuan penumpang, karena sedang masa pandemi maka kali ini pelaksanaan tradisi tersebut sedikit berbeda. Sebab kali ini upacara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, JEPARA</strong> – Meskipun dalam masa pandemi, belum lama ini warga Kabupaten Jepara kembali melarung kepala kerbau sebagai penanda puncak pekan syawalan, Kamis (20/5/2021) kemarin.</p>
<p>Jika biasanya tradisi melarung kepala kerbau selalu diikuti oleh ratusan perahu dengan ribuan penumpang, karena sedang masa pandemi maka kali ini pelaksanaan tradisi tersebut sedikit berbeda.</p>
<p>Sebab kali ini upacara pelarungan tersebut hanya diikuti oleh beberapa kapal saja. Hal tersebut dilakukan demi menghindari terjadinya kerumunan massa.</p>
<p>Bupati Jepara Dian Kristinadi yang juga menghadiri acara tersebut mengatakan bahwa pelarungan kali ini memang sangat berbeda dengan apa yang biasa masyarakat saksikan ketika sebelum masa pandemi.</p>
<p>“Tahun ini pelarungan dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan. Meskipun begitu, Alhamdulillah hal tersebut tidak mengurangi makna dan kekhidmatan dari tradisi ini,” tuturnya di sela acara.</p>
<p>Disampaikan Andi, sebelum pandemi prosesi pelarungan ini diikuti hampir 10 ribu orang, dari berbagai wilayah termasuk luar kota. Namun kali ini, hanya diikuti puluhan orang saja. Hal ini karena kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/05/tradisi-larung-kepala-kerbau-digelar-sederhana.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akun Instagram RSUD Kelet Diretas dan Unggah Foto Seksi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/11/akun-instagram-rsud-kelet-diretas-dan-unggah-foto-seksi.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/11/akun-instagram-rsud-kelet-diretas-dan-unggah-foto-seksi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2020 06:19:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[jepara]]></category>
		<category><![CDATA[rsud]]></category>
		<category><![CDATA[rsud kelet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=20520</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, JEPARA – Hari ini, masyarakat Kabupaten Jepara mendadak dihebohkan oleh akun Instagram Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kelet yang diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Berdasarkan pantauan Samin News, Rabu (4/11/2020) pukul 13.06 WIB, akun dengan centang biru yang berarti sudah terverifikasi tersebut masih memuat berbagai foto syur seorang wanita seksi. Unggahan pertama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, JEPARA</strong> – Hari ini, masyarakat Kabupaten Jepara mendadak dihebohkan oleh akun Instagram Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kelet yang diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p>Berdasarkan pantauan Samin News, Rabu (4/11/2020) pukul 13.06 WIB, akun dengan centang biru yang berarti sudah terverifikasi tersebut masih memuat berbagai foto syur seorang wanita seksi.</p>
<p>Unggahan pertama foto seksi tersebut pertama tertera enam hari yang lalu, setidaknya ada 3 foto wanita seksi berhasil diunggah oleh peretas tersebut.</p>
<p>Bukan hanya 3 unggahan foto, oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut juga telah mengganti foto profil dan kolom bio yang bertuliskan ‘Talk to Me’.</p>
<p>Berbagai reaksi pun muncul di kolom komentar unggahan foto tersebut. Rata-rata mereka menyayangkan adanya oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut.</p>
<p>Namun di sisi lain, ada pula warga net yang justru mempertanyakan pengelolaan akun Instagram resmi yang seharusnya dikelola dengan baik tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/11/akun-instagram-rsud-kelet-diretas-dan-unggah-foto-seksi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jepara Siapkan Makam Korban Covid-19, Kapolres Jangan Ada Penolakan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/04/jepara-siapkan-makam-korban-covid-19-kapolres-jangan-ada-penolakan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/04/jepara-siapkan-makam-korban-covid-19-kapolres-jangan-ada-penolakan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2020 00:38:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TNI-POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[covid19]]></category>
		<category><![CDATA[jepara]]></category>
		<category><![CDATA[polres jepara]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan makam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=12094</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com JEPARA (SN) &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menyiapkan lokasi tempat pemakaman khusus untuk warga yang meninggal karena virus Corona (Covid-19). Letaknya di Desa Sengon Bugel, Kecamatan Mayong dengan luas lahan sekitar 350 meter persegi yang status tanahnya adalah milik pemkab dengan kapasitas cukup untuk pemakaman 50 orang. Kendati demikian harapannya agar lokasi makam itu, kata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com JEPARA (SN) &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menyiapkan lokasi tempat pemakaman khusus untuk warga yang meninggal karena virus Corona (Covid-19). Letaknya di Desa Sengon Bugel, Kecamatan Mayong dengan luas lahan sekitar 350 meter persegi yang status tanahnya adalah milik pemkab dengan kapasitas cukup untuk pemakaman 50 orang.</p>
<p>Kendati demikian harapannya agar lokasi makam itu, kata Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi tidak digunakan karena berdasarkan protokol kesehatan, orang yang meninggal karena Covid-19 bisa dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU). Sedangkan Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto, mengharap agar jangan sampai ada penolakan pemakaman korban Covid-19.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan kedua pejabat yang bersangkutan secara terpisah, di mana Plt Bupati menyampaikan kepada wartawan saat berlangsung jumpa pers di media center beberapa waktu lalu. Sedangkan Kapolres dalam kesempatan pencanangan Desa Siaga Covid-19 Desa Mulyoharjo, di balai desa setempat, Minggu (12/4) kemarin.</p>
<p>Namun kalau ada korban, kata AKBP Nugroho Tri Nuryanto, hendaknya jangan ada penolakan untuk dimakamkan di pamakaman umum di desa masing-masing. &#8221;Kami minta tidak ada penolakan pemakaman korban Covid-19 di Jepara, karena semua sudah ada prosedurnya dan tidak menimbulkan penularan virus setelah korbannya meninggal,&#8221;tandasnya.</p>
<p>Sedangkan masalah pemakaman korban Covid-19 lanjutnya, semua sudah diatur oleh pemerintah melalui protokol pemakaman sebagaimana mestinya untuk korban virus Corona. Sehingga kejadian amat tragis penolakan pemakaman yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Tengah tidak terjadi di Jepara.</p>
<p>Kejadian tersebut sungguh sangat menyedihkan dan benar-benar sangat ironis, karena penolakan seperti itu bertentangan dengan ajaran agama, hukum, semangat kemanusiaan dan solidaritas warga. &#8221;Karena itu kami meminta, masyarakat Jepara untuk bisa bersama-sama menghadapi krisis Covid-19 dengan lebih dewasa tidak justru membangun polemik yang membuat situasi daerah tidak kondusif,&#8221;ungkap  Nugroho Tri Nuryanto.</p>
<p>Sementara itu, acara pencanangan Desa Siaga Covid-19 di Mulyoharjo diikuti warga, dan kegiatan ini ditandai pemasangan beberapa fasilitas sanitasi, penyemprotan disinfektan, pembagian masker kepada masyarakat serta kegiatan sosialisasi. Untuk Polres Jepara memberikan bantuan masker, cairan disinfektan, alat penyemprot dan fasilitas samitasi tangan.</p>
<p>Kegiatan tersebut diharapkan bisa memberi motivasi dan stimulus. agar masyarakat bisa mandiri dalam melakukan upaya melakukan pencegahan Covid-19 di lingkungan masing-masing. Sedangkan Petinggi Mulyoharjo, Jupriyanto menyatakan berterima kasih atas bantuan yang diberikan Polres Jepara.</p>
<p>&#8221;Selanjutnya kami akan terus melaksanakan upaya-upaya pencegahan Covid-19 bersama Gugus Tugas Desa yang sudah dibentuk,&#8221;imbuhnya.(had)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/04/jepara-siapkan-makam-korban-covid-19-kapolres-jangan-ada-penolakan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Jepara yang Mudik akan Dikarantina</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/04/warga-jepara-yang-mudik-akan-dikarantina.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/04/warga-jepara-yang-mudik-akan-dikarantina.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2020 05:02:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[jepara]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=11998</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com   JEPARA (SN) &#8211; Siapa pun warga Jepara yang mudik atau para pendatang dari wilayah zona merah Covid-19 akan dikarantina. Hal tersebut sebagai upaya preventif bagi warga pemudik sekaligus agar tidak menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat. Penegasan itu dusampaikan pelaksana tugas (Plt) Bupati Jepara, Dian Kristiandi kepada awak media melalui penjelasan tertulis yang dikeluarkan Diskokominfo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>   JEPARA (SN) &#8211; Siapa pun warga Jepara yang mudik atau para pendatang dari wilayah zona merah Covid-19 akan dikarantina. Hal tersebut sebagai upaya preventif bagi warga pemudik sekaligus agar tidak menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat.</p>
<p>Penegasan itu dusampaikan pelaksana tugas (Plt) Bupati Jepara, Dian Kristiandi kepada awak media melalui penjelasan tertulis yang dikeluarkan Diskokominfo setempat, Sabtu (4/4) kemarin. Tempat karantina bagi para pemudik atau pendatang dari zona merah, katanya, kini baru disiapkan dan waktu karantina adalah 14 hari.</p>
<p>Ada beberapa alternatif  yang menyangkut masalah tempat, di antaranya Balai Latihan Kerja (BLK) di Kecamatan Pecangaan, rumah dinas Bupati Jepara (pendapa kabupaten, dan rumah dinas Wakil Bup &#8221;Sedangkan alternatif berikutnya, yaitu kompleks Kampus Undip di Teluk Awur, Kecamatan Tahunan,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Khusus tempat yang disebut terakhir, katanya lebih lanjut, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak kampus agar dapat menyediakan kamar isolasi bagi para ODP yang datang dari luar kota/daerah. Karena sudah dikoordinasikan ada sekitar 100 kamar yang siap pakai, atau siap untuk digunakan.</p>
<p>Kendati demikian, semua tempat karantina tersebut akan dilengkapi protokol kesehatan beserta petugas medis, serta disesuaikan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan yang ada. Selama proses karantina, seluruh pemudik akan memperoleh jaminan kebutuhan hidup sehari-hari, seperti makan, minum, dan kebutuhan lainnya.</p>
<p>Selain iutu pihaknya juga sudah minta Satgas Covid-19 dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara untuk menyediakan infrastrukturnya, termasuk penyediaan fasilitas medis, kamar isolasi termasuk kamar mandi bagi mereka.  Meskipun  demikian, dia  tetap mengimbau kepada masyarakat Jepara yang ada di perantauan agar tidak melakukan mudik dulu.</p>
<p>&#8221;Hal tersebut sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Jepara,&#8221;tandasnya.(SN/had)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/04/warga-jepara-yang-mudik-akan-dikarantina.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
