<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jembatan Juwana I &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/jembatan-juwana-i/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 May 2022 05:17:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Pembongkaran Jembatan Juwana Masih Harus Dibahas dalam Rapat; PDAM Membongkar Jaringan Pipa yang Terpasang</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/05/pembongkaran-jembatan-juwana-masih-harus-dibahas-dalam-rapat-pdam-membongkar-jaringan-pipa-yang-terpasang.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/05/pembongkaran-jembatan-juwana-masih-harus-dibahas-dalam-rapat-pdam-membongkar-jaringan-pipa-yang-terpasang.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 May 2022 05:17:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Juwana I]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM Tirta Bening Pati langsung melalukan pembongkaran jaringan pipa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=41771</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Pasca ikut terbakarnya sisi barat Jembatan Juwana I atau jembatan lama, Minggu (22/Mei) 2022 dinihari lalu, kini pihak PDAM Tirta Bening Pati langsung melalukan pembongkaran jaringan pipa terpasang. Selama ini jaringan pipa itu menempel di sela-sela konstruksi sisi kanan jembatan itu, tapi ada tiga sambungan pipa yang ikut terbakar. Jaringan pipa tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_41769" aria-describedby="caption-attachment-41769" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-41769" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/05/DSC09361-300x300.jpg" alt="Personel dari PDAM Tirta Bening Pati saat melalukan pembongkaran jaringan pipa yang terpasang di sela-sela konstruksi sisi kanan (selatan) Jembatan Juwana I atau jembatan lama yang Minggu (22/Mei) 2022 bagian sebelah barat ikut terbakar.(Foto:SN/aed)" width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-41769" class="wp-caption-text">Personel dari PDAM Tirta Bening Pati saat melalukan pembongkaran jaringan pipa yang terpasang di sela-sela konstruksi sisi kanan (selatan) Jembatan Juwana I atau jembatan lama yang Minggu (22/Mei) 2022 bagian sebelah barat ikut terbakar.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Pasca ikut terbakarnya sisi barat Jembatan Juwana I atau jembatan lama, Minggu (22/Mei) 2022 dinihari lalu, kini pihak PDAM Tirta Bening Pati langsung melalukan pembongkaran jaringan pipa terpasang. Selama ini jaringan pipa itu menempel di sela-sela konstruksi sisi kanan jembatan itu, tapi ada tiga sambungan pipa yang ikut terbakar.</p>
<p>Jaringan pipa tersebut selama ini, papar personel dari perusahaan itu, Adi, untuk melayani kebutuhan air bagi para pelanggannya di Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana dan sekitarnya. Akan tetapi, terlepas dari hal itu untuk pembongkaran jaringan pipa memang harus dilakukan mengingat jembatan tersebut harus dibongkar, untuk diganti dengan pembangunan jembatan baru.</p>
<p>Ketika ditanya, kapan pembongkaran jembatan dilakukan, pihaknya tidak mengetahui secara pasti, tetapi ancar-ancarnya jika tidak akhir bulan ini (Mei) juga awal Juni 2022 mendatang. &#8221;Yang penting saat jembatan dibongkar, jaringan pipa kami yang terpasang di tempat itu sudah bersih sehingga pembongkaran jaringan pipa dilakukan lebih cepat,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Terpisah pelaksana lapangan rekanan yang akan melaksanakan pekerjaan pembangunan Jembatan juwana dari PT Bukaka, Harnowo menyampaikan, bahwa untuk pembongkaran jembatan saat ini masih disusun rencana pekerjaannya. &#8221;Sebab, prinsip kami dalam melaksanakan pekerjaan tersebut harus penuh ke hati-hatian,&#8221;paparnya.</p>
<p>Akan tetapi, lanjutnya, dengan ikut terbakarnya sisi barat jembatan tersebut, maka lebih baik jika pembongkarannya dilakukan lebih cepat sehingga semua arus lalu lintas dialihkan ke ruas jalan alternatif. Di sisi lain, untuk melaksanakan pekerjaan jembatan baru pihaknya ingin mendapat dukungan sepenuhnya dari semua pihak jajaran terkait.</p>
<p>Karena itu, sebelum melaksanakan pekerjaan tersebut pihaknya harus membahas persiapannya melalui rapat koordinasi dengan semua pihak yang bersangkutan, sehingga saat pelaksanaan nanti tidak memunculkan kendala. Sehingga persiapan maksimal juga harus dilakukan, termasuk upaya membersihkan bahu jalan sisi kiri jalan jalur alternatif untuk mengalihkan arus lalu lintas dari barat.</p>
<p>Sedang yang menjadi perhatian secara terus menerus saat ini, yaitu penanganan kerusakan ruas jalan untuk pengalihan arus lalu lintas mulai dari selatan Alun-alun Juwana. Perbaikannya melalui penambalan (patching) dengan aspal dingin terus dilakukan, agar benar-benar terjadi rekanan maksimal sehingga bila rusak lagi saat dilalui kendaraan berat yang melintas kembali diperbaiki.</p>
<p>Prinsipnya, saat ruas jalan itu setelah digunakan melintas secara maksimal untuk arus lalu lintas dari barat yang dialihkan ke ruas jalan tersebut maupun yang selama ini melintas dari timur benar-benar sudah maksimal. &#8221;Persiapan maksimal itulah yang saat ini kami lakukan sebelum mulai melaksanakan pekerjaan, termasuk rapat-rapat koordinasi dengan semua jajaran terkait,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/05/pembongkaran-jembatan-juwana-masih-harus-dibahas-dalam-rapat-pdam-membongkar-jaringan-pipa-yang-terpasang.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Camat Juwana ; Tidak Keberatan Jembatan Lama Dibangun Kembali</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/04/camat-juwana-tidak-keberatan-jembatan-lama-dibangun-kembali.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/04/camat-juwana-tidak-keberatan-jembatan-lama-dibangun-kembali.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Apr 2022 11:39:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Juwana I]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40981</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Memperhatikan kepentingan warganya yang saat ini baru mencoba bangkit dari keterpurukan ekonomi sebagai dampak dari masa pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, prinsipnya tidak keberatan Jembatan Juwana lama dibangun kembali. Akan tetapi, satu hal yang harus menjadi perhatian mutlak, adalah rekayasa pengalihan arus lalulintasnya agar jangan sampai menimbulkan kemacetan yang berkepanjangan. Jika hal tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Memperhatikan kepentingan warganya yang saat ini baru mencoba bangkit dari keterpurukan ekonomi sebagai dampak dari masa pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, prinsipnya tidak keberatan Jembatan Juwana lama dibangun kembali. Akan tetapi, satu hal yang harus menjadi perhatian mutlak, adalah rekayasa pengalihan arus lalulintasnya agar jangan sampai menimbulkan kemacetan yang berkepanjangan.</p>
<p>Jika hal tersebut sampai terjadi, tandas Camat Juwana, Sunaryo, ekonomi warganya akan kembali terpuruk mengingat Juwana adalah merupakan urat nadi perekonomian, sehingga menjadi penopang eknomi nasional. Sedangkan produk-produk dari Juwana yang akan terhambat sebagai dampak dari terjadinya kemacetan, adalah pengiriman hasil ikan tangkapan yang menguasai pasar tidak hanya di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, tapi juga Jawa Barat, dan Jakarta.</p>
<p>Karena itu, lanjutnya, Selasa (26/April) 2022 hari ini, pihaknya bersama seluruh jajaran terkait akan kembali melakukan rapat koordinasi, untuk membahas masalah tersebut sebagai tindalanjut dari simulasi uji coba rekayasa lalulintas beberapa waktu lalu. Sebab, dalam rekayasa arus lalu lintas dari barat jika Jembatan Juwana dibongkar, ternyata menimbulkan kemacetan yang berkepanjangan, sehingga harus ada rekayasa lainnya yang benar-benar maksimal.</p>
<p>Salah satu, contoh pihak jalan nasional dalam membangun jembatan Juwana tidak melakukan pembongaran jembatan lama, sebagaimana pernah dilakukan saat membongkar dan membangun Jembatan Tanggulangin, di Kudus. &#8221;Ternyata tanpa harus membongkar jembatan lama yang masih harus difungsikan, ternyata bisa dilakukan sehingga tidak perlu menimbulkan dampak kemacetan,&#8221;ujarnya.</p>
<figure id="attachment_40979" aria-describedby="caption-attachment-40979" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-40979" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09165-300x300.jpg" alt="Jika pembangunan Jembatan Juwana Baru lokasinya digeser ke utara, mulai dari ujungnya (barat) saja sudah menabrak selain bangunan milik warga juga harus membongkar jaringan pipa PDAM yang airnya sangat dibutuhkan warga untuk keperluan sehari-hari.(Foto:SN/aed)" width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-40979" class="wp-caption-text">Jika pembangunan Jembatan Juwana Baru lokasinya digeser ke utara, mulai dari ujungnya (barat) saja sudah menabrak selain bangunan milik warga juga harus membongkar jaringan pipa PDAM yang airnya sangat dibutuhkan warga untuk keperluan sehari-hari.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Berkait dengan pernyataannya itu, setelah &#8221;Samin News&#8221; melakukan pengecekan kali kesekian, ternyata sudah tidak ada ruang kosong yang bisa dimanfaatkan untuk memindah atau menggeser lokasi jembatan baru, sehingga tidak harus membongkar jembatan lama. Jika digeser ke utara, misalnya, mulai dari ujung barat saja sudah harus menabrak bangunan milik warga, dan tak ketinggalan sambungan pipa PDAM.</p>
<p>Padahal jaringan pipa tersebut untuk melayani kebutuhan air sehari-hari warga di wilayah Kecamatan Jakenan, dan juga Kecamatan Batangan. Dengan demikian, dampak sosial yang ditimbulkan justru akan bekepanjangan,  dan semisal, lokasi pembangunan Jembatan Juwana Baru digeser ke selatan, dari barat mulai depan Kecamatan Juwana ke timur kondisinya juga tak jauh berbeda, yaitu akan menabrak bangunan milik warga.</p>
<p>Selain, tampak ada lokasi sedikit lebih longgar itu berada di sisi timur alur kali, tapi lagi-lagi lahan tersebut tentu bersingkungan pula dengan lahan milik warga. Tidak hanya, itu jika harus membuat oprit jembatan awalnya juga terlalu panjang, karena dari oprit tersebut pengguna jalan baru bisa naik ke jalan raya.</p>
<p>Selebihnya, oprit jembatan juga akan menutup akses jalan pertolongan yang ada di Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana sisi utara. Sebab, akses jalan yang melintas di bawah Jembatan Juwana II tidak akan bisa dilewati oleh warga yang tiap hari juga banyak memanfaatkan jalan pertolongan itu, sehingga semakin menambah panjangnya permasalahan sosial.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/04/camat-juwana-tidak-keberatan-jembatan-lama-dibangun-kembali.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jembatan Juwana yang Akan Dibangun Kembali Itu Berusia 40 Tahun</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/03/jembatan-juwana-yang-akan-dibangun-kembali-itu-berusia-40-tahun.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/03/jembatan-juwana-yang-akan-dibangun-kembali-itu-berusia-40-tahun.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Mar 2022 10:30:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Juwana I]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40059</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, SEPINTAS Jembatan Juwana I yang membentang di atas alur Kali Juwana atau di ruas Jalan nasional Semarang-Jakarta, tampak masih kokoh. Akan tetapi saat di atas jembatan sepanjang 100 meter itu di atasnya melintas bersamaan kendaraan bermutan berat maka memunculkan toleransi bergeraknya konstruksi di atas tembok pangkal sudah terlalu longgar. Akibatnya, pada bagian atas kedua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_40057" aria-describedby="caption-attachment-40057" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-40057" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/03/DSC09030.jpg" alt="Konstruksi Jembatan Juwana I di ruas Jalan Nasional" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/03/DSC09030.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/03/DSC09030-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/03/DSC09030-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/03/DSC09030-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/03/DSC09030-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/03/DSC09030-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-40057" class="wp-caption-text">Konstruksi Jembatan Juwana I di ruas Jalan Nasional Semarang-Surabaya, atau tepatnya antara Desa Kauman-Bumirejo, Kecamatan Juwana yang dalam waktu dekat akan dibongkar untuk digantikan jembatan baru.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>, SEPINTAS Jembatan Juwana I yang membentang di atas alur Kali Juwana atau di ruas Jalan nasional Semarang-Jakarta, tampak masih kokoh. Akan tetapi saat di atas jembatan sepanjang 100 meter itu di atasnya melintas bersamaan kendaraan bermutan berat maka memunculkan toleransi bergeraknya konstruksi di atas tembok pangkal sudah terlalu longgar.</p>
<p>Akibatnya, pada bagian atas kedua tembok pangkal di kedua ujungnya dan juga pada atas pilar tengah jembatan sering mengali kerusakan. Faktor penyebab, utamanya karena kendaraan yang melintas tiap hari selama ini dari barat (Semarang) ke Surabaya membawa muatan melebihi batas tonase yang diperbolehkan.</p>
<p>Untuk menghindari terjadinya hal-hal tak diinginkan, maka pihak berkompeten dari Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Jawa Tengah pernah memasang pemberitahuan kepada semua kendaraan yang hendak melintas dari barat. Yakni, dilarang untuk berhenti di atas jembatan, dan hal tersebut memang dipatuhi para sopir yang melintas dengan kendaraan besar.</p>
<p>Di sisi lain, ungkap salah seorang warga Juwana, Sunarto, jembatan tersebut seiingatnya dibangun oleh Departemen Pekerjaan Umum (waktu itu) Tahun 1981. &#8221;Pertimbangannnya, karena satu-satunya jembatan peninggalan yang terletak di antara Desa Doropayung dan Bumirejo, Kecamatan Juwana kondisinya sudah tidak layak,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Selain sudah sering rusak dan sempit, tiap hari selalu dilewati truk yang juga membawa muatan berat baik dari timur (Surabaya) maupun barat (Semarang). Karena itu, ketika jembatan tersebut dibangun dan selesai diresmikan Tahun 1982 disebut sebagai Jembatan Juwana I, dan jembatan yang di Doropayung tidak lagi difungsikan untuk melintas kendaraan bermuatan berat.</p>
<p>Adapun yang meresmikan jembatan tersebut waktu itu, adalah Menteri Pekerjaan Umum Ir Poernomosidi. Waktu itu, kami masih duduk di bangku kelas II SMP dan diharuskan untuk ikut berdiri berjajar di pinggir jalan, dan waktu itu grup drumband yang bermain memeriahkan acara itu dari SMK Juwana,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Dengan demikian, lanjutnya, jika dihitung sampai sekarang, umur jembatan itu sudah mencapai 40 tahun, sehingga wajar jika secara teknis sudah mengalami perubahan. Sebab, berapa banyak kendaraan yang melintas di atasnya tentu sulit untuk menghitung, dan jika sekarang hendak diganti tentu sudah semestinya.</p>
<p>Akan tetapi, saat penggantian atau pembangunan jembatan akan dimulai, satu hal hendaknya jangan diabaikan, yaitu perhatian pihak yang berkompeten terhadap warga yang notabene adalah tunawisma. &#8221;Karena itu, selama ini adakah memilih menjadi penghuni kolong jembatan yang tentu dengan segala konsekuensinya,&#8221;imbuh Sunarto.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/03/jembatan-juwana-yang-akan-dibangun-kembali-itu-berusia-40-tahun.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
