<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jalan Tembus Kaliampo-Sokobubuk &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/jalan-tembus-kaliampo-sokobubuk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Oct 2021 08:12:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Jalan Tembus Kaliampo, (Waduk Logung), Sukobubuk</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/10/jalan-tembus-kaliampo-waduk-logung-sukobubuk.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/10/jalan-tembus-kaliampo-waduk-logung-sukobubuk.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Oct 2021 08:12:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Tembus Kaliampo-Sokobubuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=34267</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, MENGAPA salah sebuah perusahaan rokok ternama membeli puluhan hektare lahan bekas kawasan perbukitan Patiayam, milik warga di Kaliuloh, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kudus dan Kaliampo, Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo? Paling tidak, secara tidak langsung jawabannya berkait dengan rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati yang akan membuka akses jalan tembus dari Kaliampo &#8211; Sukobubuk yang melintas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_34264" aria-describedby="caption-attachment-34264" style="width: 734px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-34264" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/a2-8.gif" alt="" width="734" height="551" /><figcaption id="caption-attachment-34264" class="wp-caption-text">Lewat kawasan berbukit-bukit Lereng Patiayam inilah rencana jalan tembus Kaliampo, tapi tidak hanya langsung ke Sukobubuk, keduanya di Kecamatan Margorejo, melainkan bisa saja tembus menuju ke Waduk Logung, di Kecamatan Dawe, Kudus.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><a href="https://www.samin-news.com/"><strong>SAMIN-NEWS.com</strong></a>, MENGAPA salah sebuah perusahaan rokok ternama membeli puluhan hektare lahan bekas kawasan perbukitan Patiayam, milik warga di Kaliuloh, Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kudus dan Kaliampo, Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo? Paling tidak, secara tidak langsung jawabannya berkait dengan rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati yang akan membuka akses jalan tembus dari Kaliampo &#8211; Sukobubuk yang melintas di kawasan berbukit-bukit di lereng gunung itu.</p>
<p>Apalagi, lahan bekas kawasan perbukitan milik warga yang dibeli itu luasnya mencapai lebih dari 40 hektare, konon disebut-sebut untuk lokasi &#8221;Oasis&#8221; II sehingga setiap saat lahan tersebut bisa dijadikan kawasan hijau. Akan tetapi juga bisa dibangun vila-vila dengan latar belakang perbukitan hijau buatan, dan juga perbukitan kawasan Lereng Patiayam yang nanti akan menyambung akses ruas jalan tembus tersebut menuju Waduk Logung.</p>
<p>Karena itu, perusahaan yang sama juga sudah membeli lahan milik warga Kaliampo yang lokasinya adalah bekas kawasan perbukitan yang hanya dibatasi alur Kali Kedungtelo, di mana untuk sisi barat alur kali tersebut adalah wilayah Kaliuloh. Akan tetapi, untuk menuju ke sisi barat kali juga tidak terlalu sulit, karena sudah tersedia jembatan permanen yang waktu itu dibangun oleh penambang galian C, sehingga dari lokasi itu menuju ke ruas jalan tembus jaraknya juga cukup dekat.</p>
<p>Dengan demikian, jika benar perusahaan rokok itu akan membangun sebuah &#8221;Oasis&#8221; di lokasi itu, maka akses ke depannya juga mendukung terbentuknya Waduk Logung yang memang dipersiapkan sebagai objek wisata. Adapun akses jalannya berkait dengan objek itu, sudah barang tentu lebih menarik jika melintas di kawasan perbukitan Patiayam, karena kondisi jalan yang berkelok-kelok di kawasan perbukitan yang selama ini masih dikenal cukup &#8221;sangar&#8221; itu.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-34263" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/a1-10.gif" alt="" width="734" height="551" /></p>
<figure id="attachment_34266" aria-describedby="caption-attachment-34266" style="width: 734px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-34266" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/a4-3.gif" alt="" width="734" height="551" /><figcaption id="caption-attachment-34266" class="wp-caption-text">Pertigaan baik yang belok kiri maupun kanan dari utara dan selatan merupakan akses ruas jalan ke Waduk Logung (atas). Lahan milik warga Kaliampo yang sudah dibeli perusahaan rokok ternama itu dipasang papan larangan, siapa pun tak boleh menanaminya (bawah).(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Jika prediksi sementara itu benar, maka perusahaan yang sudah membeli lahan milik warga tetap akan menunggu sampai Pemkab Pati merealisasikan pembuatan jalan tembus Kaliampo-Sukobubuk yang panjangnya mencapai 7.600 meter atau 7,6 kilometer. Sekitar satu kilometer sebelum memasuki Desa Sukobubuk, terdapat sebuah pertigaan yang jaraknya sekitar 10 meter dari pertigaan itu sudah merupakan perbatasan antara Kabupaten Pati-Kabupaten Kudus yang akses jalannya menuju ke Waduk Logung bila belok kiri/kanan, tepat di lokasi pertigaan.</p>
<p>Hanya saja, bisa dipastikan pihak Pemkab Kudus tentu tak akan peduli dengan akses ruas jalan menuju ke waduk dari arah perbatasan, Buktinya, kerusakan akses ruas jalan di perbatasan yang menghubungkan Desa Cengkalsewu, Kecamatan Sukolilo dengan Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kudus sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki, sehingga nanti warga yang hendak menuju ke waduk jangan berharap akses jalannya akan lebih ditingkatkan.</p>
<p>Maksudnya, jika saat ini akses ruas jalannya dengan konstruksi makadam, jangan berharap akan lebih ditingkatkan menjadi jalan beraspal dan juga dilebarkan. Apalagi, akses ruas jalan itu notabane berada di atas perbukitan Patiayam yang terdapat tanaman pohon jati milik Perhutani, maka berharapnya adalah pada perusahaan rokok yang memang nantinya akan membuat &#8221;Oasis&#8221; di lahan miliknya yang sudah dibeli dari warga.</p>
<p>Berbeda dengan Pemkab Pati, papar salah seorang personel dari Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) setempat, Cipto, untuk keperluan tersebut sesuai informasi sudah dialokasikan anggaran Rp 2 miliar dari APBD Tahun 2022. &#8221;Alokasi anggaran sebesar itu, adalah untuk keperluan pembuatan profil jalan tembus Kaliampo-Sukobubuk,&#8221;tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/10/jalan-tembus-kaliampo-waduk-logung-sukobubuk.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seksi Jalan Segera Menyusun Perencanaan Jalan Tembus Kaliampo-Sokobubuk</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/09/seksi-jalan-segera-menyusun-perencanaan-jalan-tembus-kaliampo-sokobubuk.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/09/seksi-jalan-segera-menyusun-perencanaan-jalan-tembus-kaliampo-sokobubuk.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Sep 2021 08:29:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Tembus Kaliampo-Sokobubuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=33509</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Menindaklanjuti hasil survei jalan tembus dari Kaliampo, Desa Wangunrejo hingga Sokobubuk, keduanya di Kecamatan Margorejo, kini pihak Seksi Jalan Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, langsung bersiap-siap menyusun rencana tindak lanjutnya. Materi hasil survei selama empat hari berturut-turut di lokasi tersebut, sudah masuk ke dapur perencanaan, sehingga paling [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://www.samin-news.com/">SAMIN-NEWS.com</a>, PATI</strong> &#8211; Menindaklanjuti hasil survei jalan tembus dari Kaliampo, Desa Wangunrejo hingga Sokobubuk, keduanya di Kecamatan Margorejo, kini pihak Seksi Jalan Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, langsung bersiap-siap menyusun rencana tindak lanjutnya. Materi hasil survei selama empat hari berturut-turut di lokasi tersebut, sudah masuk ke dapur perencanaan, sehingga<strong><em> </em></strong>paling lambat akhir tahun ini (2021) nanti sudah tuntas.</p>
<p>Dengan demikian, begitu pembahasan RAPBD Murni Tahun 2022 Kabupaten Pati, pagu anggaran untuk keperluan dimulainya tahapan pelaksanaan jalan tembus sudah tidak memunculkan kendala. Sebab, alokasi anggarannya yang disebut-sebut mencaspai Rp 2 miliar rupiah,  benar-benar sudah jelas dialokasikan, sehingga untuk pelaksanaan paket pekerjaan senilai itu di Tahun 2022 memang siap ditenderkan.</p>
<p>Kepala Seksi (Kasie) Jalan Bidang Binamarga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, ketika ditanya berkait hal itu tidak mengelak,  bahwa pembuatan perencanaan berkait pembangunan jalan tembus Kaliampo-Sokobubuk, memang harus secepatnya dipersiapkan. &#8221;Sebab, ruas rencana jalan itu mencapai panjang 7,6 kilometer dan lebar 7 meter, sehingga tahapan awal pembuatan profil jalan harus sudah ditenderkan,&#8221;ujarnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-33508" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/09/b3-1.gif" alt="" width="588" height="441" /></p>
<figure id="attachment_33507" aria-describedby="caption-attachment-33507" style="width: 588px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-33507" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/09/b2-4.gif" alt="" width="588" height="441" /><figcaption id="caption-attachment-33507" class="wp-caption-text">Kondisi ruas jalan tembus Kaliampo-Sokobubuk pada bagian ujung dari arah Kaliampo yang tinggal memaksimalkan profilnya.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, lanjutnya, untuk paket pekerjaan tahapan ini dialokasikan pagu anggaran anggaran sekitar Rp 2 miliar dengan harapan, hasilnya sudah maksimal. Sedangkan pekerjaan lanjutan sampai ruas jalan itu sudah beraspal, sudah pasti harus dilanjutkan lagi tahun anggaran berikutnya (2023) baru akses ruas jalan tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal.</p>
<p>Sedangkan pada tahapan awal, dalam penataan dan pembuatan profil jalan, termasuk menentukan tikungan (R), tanjakan dan turunan memang harus benar-benar cermat, mengingat lokasi lahan yang disediakan untuk keperluan itu berada di tengah-tengah kawasan Lereng Patiayam. Karena itu, pada bagian lahan yang kondisinya terlalu ekstrem memang harus dihindari sehingga akhirnya kondisi terakhir menjadi bertambah panjang.</p>
<p>Sebelumnya memang diperkirakan panjang seluruhnya mencapai 5 kilometer lebih, tapi hasil survei terakhir panjang ruas jalan tembus itu diketahui panjangnya mencapai 7,6 kilometer. &#8221;Dari panjang ruas itu jika profilnya dibuat lurus mencapai panjang 5 kilometer, ada bagian lokasi yang kondisinya ekstrem sehingga harus dialihkan menjadi belok ke kiri, meskipun panjangnya bertambah dua kilometer lagi,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/09/seksi-jalan-segera-menyusun-perencanaan-jalan-tembus-kaliampo-sokobubuk.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Tembus Kaliampo-Sokobubuk Capai Panjang 7,6 Kilometer</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/09/jalan-tembus-kaliampo-sokobubuk-capai-panjang-76-kilometer.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/09/jalan-tembus-kaliampo-sokobubuk-capai-panjang-76-kilometer.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Sep 2021 09:55:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Tembus Kaliampo-Sokobubuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=33493</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dengan menghabiskan waktu selama empat hari berturut hingga hingga Kamis (23/September) 2021 hari ini, akhirnya tim survei dari Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, akhirnya berhasil menentukan panjang ruas jalan tembus Kaliampo, Desa Wangunrejo-Sokobubuk, keduanya di Kecamatan Margorejo. Yakni, jika semula akan mengambil panjang ruas jalan itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://www.samin-news.com/">SAMIN-NEWS.com</a>, PATI</strong> &#8211; Dengan menghabiskan waktu selama empat hari berturut hingga hingga Kamis (23/September) 2021 hari ini, akhirnya tim survei dari Bidang Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, akhirnya berhasil menentukan panjang ruas jalan tembus Kaliampo, Desa Wangunrejo-Sokobubuk, keduanya di Kecamatan Margorejo. Yakni, jika semula akan mengambil panjang ruas jalan itu 5 kilometer lebih, akhirnya arus diubah dengan mendapatkan panjang maksimal 7,6 kilometer.</p>
<p>Sebab, hanya pada lajur ruas jalan sepanjang itu kondisi ruas jalannya akan lebih aman karena nanti saat dikerjakan oleh rekanan pemenang tender tidak melintasi jalur yang ekstrem. Dengan demikian, hal itu berbeda jika dibanding megambil posisi lurus sampai ujung pertigaan depan madrasah di Sokobubuk, di mana ada lokasi yang ruas jalannya nanti akan begitu ekstrem sehingga akan menghadapi banyak kesulitan jika dari perencanaan dilanjutkan dengan pelaksanaan.</p>
<p>Karena itu, papar salah seorang personel tim survei yang bersangkutan, Cipto, pihaknya sepakat untuk membelokan arah ruas jalan dari lokasi pertengahan menuju lima kilometer ke utara ganti ke arah barat laut. Ternyata kondisinya landai-landai saja dan tidak terlalu ekstrem, dan titik akhir dengan panjang seluruhnya mencapai 7,6 kilometer tersebut, tepat pada batas akhir jalan rigid Sokobubuk. &#8221;Tepatnya di sebelah kanan balai desa setempat, sehingga banyak manfaat yang bisa diakses melalui lokasi jalan dimaksud,&#8221;ujarnya.</p>
<figure id="attachment_33492" aria-describedby="caption-attachment-33492" style="width: 576px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-33492" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/09/j2.gif" alt="" width="576" height="324" /><figcaption id="caption-attachment-33492" class="wp-caption-text">Tim survei lainnya tengah mengukur panjang dan lebar ruas jalan tembus tersebut, antasa Kaliampo -Sokobubuk.(Foto:SN/dok-cip)</figcaption></figure>
<p>Dari lokasi batas panjang 7,6 kilometer itu, lanjutnya, maka para pengguna jalan nanti akan bisa melintas dari Kaliampo lewat kawasan perbukitan Patiayam itu bisa langsung menuju ke lokasi sasaran yang dipilih. Terdekat adalah ke Goa Patiayam yang barangkali selama ini banyak warga yang hanya mendengar namanya, tapi belum pernah datang ke lokasi goa yang konon juga disebut-sebut angker itu.</p>
<p>Bahkan di kawasan lingkungan goa itu juga konon ada pasar para bangsa lelembut, dan ceritanya pasar itu disebut sebagai Pasar Gremeng. Sebab, terdengar suara ramai orang di pasar, tapi di mana letak pasarnya kecuali hanya disebutkan di sekitar kawasan Goa Patiayam, sehingga nantinya setelah dibuka akses jalan tembus Kaliampo-Sokobubuk, pasti akan banyak warga yang ingin melihat langsung ke lokasi.</p>
<p>Selain objek lokasi tersebut, para pengguna jalan juga bisa menuju ke Museum Gajah Purba di Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus. &#8221;Selain itu, bagi yang hendak menuju ke lokasi Waduk/Embung Kaligung juga bisa lewat jalan tembus itu jika nanti sudah selesai dibangun oleh Pemkab Pati, sehingga untuk keperluan tersebut warga tidak perlu harus lewat di jalur ruas jalan nasional Pati-Kudus,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/09/jalan-tembus-kaliampo-sokobubuk-capai-panjang-76-kilometer.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akses Ruas Jalan Tembus Kaliampo-Sokobubuk Bertambah Panjang</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/09/akses-ruas-jalan-tembus-kaliampo-sokobubuk-bertambah-panjang.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/09/akses-ruas-jalan-tembus-kaliampo-sokobubuk-bertambah-panjang.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Sep 2021 08:17:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Tembus Kaliampo-Sokobubuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=33434</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Tim survei Bidang Binanarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, akhirnya menambah panjang akses jalan tembus Kaliampo, Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo menuju ke Sokobubuk, Kecamatan Margorejo, melintas di kawasan perbukitan Patiayam. Hal tersebut berdasarkan kondosi riil di lapangan, karena dari hasil survei diketemukan akes jalan yang ekstrem, sehingga jika nanti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://www.samin-news.com/">SAMIN-NEWS.com</a>, PATI</strong> &#8211; Tim survei Bidang Binanarga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, akhirnya menambah panjang akses jalan tembus Kaliampo, Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo menuju ke Sokobubuk, Kecamatan Margorejo, melintas di kawasan perbukitan Patiayam. Hal tersebut berdasarkan kondosi riil di lapangan, karena dari hasil survei diketemukan akes jalan yang ekstrem, sehingga jika nanti menjadi perencanaan dampak hasilnya membayakan.</p>
<p>Karena itu, ruas akses yang terlalu ekstrem tersebut akhirnya harus dialihkan pada lokasi yang dinilai aman jika nanti pembangunannya sudah dilakukan. Akan tetapi, konsekuensinya akses ruas jalan tersebut yang semulanya berjarak lima kilometer lebih bertambah panjang menjadi 7 kilometer lebih sehingga hal tersebut menjadi ketetapan oleh tim survei yang nanti harus menjadi pedoman dalam membuat perencanaan.</p>
<p>Hal itu dibenarkan Kepala Seksi (Kasie) Jalan Bidang Binarmarga DPUTR setempat, Hasto Utomo ketika ditanya, Rabu (22/Spetember) 2021 tadi pagi sebelum berangkat ke lokasi survei terakhir ke Desa Sokobubuk. &#8221;Semula memang hanya diperkirakan sepanjang lima kilometer, dan semisal lebih juga tidak panjang, ternyata di lapangan kondisinya beda,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Perbedaan terjadi jika menggunakan lokasi yang panjang lima kilometer dari Kaliampo ke Sokobubuk depan madrasah setempat, tapi sebelum sampai bagian ujung tersebut terdapat lokasi jalan setempat yang terlalu ekstrim. Dengan demikian, akhirnya pada bagian lokasi itu dialihkan belok kiri mengarah ke jalan menuju ke Waduk Logung, di wilayah Dawe karena Sokobubuk merupakan desa perbatasan dengan wilayah Kabupaten Kudus.</p>
<p>Pada pengalihan lokasi jalan belok kiri itu tembusnya adalah jalan poros Desa Sokobubuk tak jauh dari balai desa itu, atau tepatnya batas ruas jalan poros desa dengan konstruksi rigid beton. Akan tetapi ruasnya bertambah panjang menjadi tujuh kilometer yang kondisnya jika ruas jalan dikerjakan hasilnya lebih maksimal, dan tidak membahayakan para penggunanya.</p>
<p>Sebaliknya, jika mengambil posisi dari jalur ekstrem lurus, maka ujung jalan berada di depan madrasah kondisinya benar-benar cukup sulit, sehingga untuk menentukan tikungan (R) di ujung pertigaan jalan juga tidak bisa maksimal. &#8221;Berdasarkan kondisi tersebut, akhirnya tim sepakat  dalam kesempatan survei terakhir adalah membuat akses ruas jalan Kaliampo-Sokobubuk, titik akhir ada di dekat Balai Desa Sokobubuk,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/09/akses-ruas-jalan-tembus-kaliampo-sokobubuk-bertambah-panjang.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
