<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jaga Tetangga &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/jaga-tetangga/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Jun 2021 07:51:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Tim Pemakaman &#8221;Jaga Tetangga&#8221; Desa Plumbungan Juga Melakukan Pemulasaraan Jenazah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/06/tim-pemakaman-jaga-tetangga-desa-plumbungan-juga-melakukan-pemulasaraan-jenazah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/06/tim-pemakaman-jaga-tetangga-desa-plumbungan-juga-melakukan-pemulasaraan-jenazah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2021 07:51:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DESA KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Plumbungan]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga Tetangga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=29659</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Satu per satu akhirnya bermunculan tim pemakaman &#8221;Jaga Tetangga&#8221;  desa, untuk memakamkan warga setempat standar protokol Covid-19. Bahkan, salah satu tim terpadu yang sudah siap di Desa Plumbungan, Kecamatan Gabus juga sudah melakukan pemulasaraan jenazah hingga siap untuk diberangkatkan ke lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat. Hal tesebut berkat kesiapan tim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Satu per satu akhirnya bermunculan tim pemakaman &#8221;Jaga Tetangga&#8221;  desa, untuk memakamkan warga setempat standar protokol Covid-19. Bahkan, salah satu tim terpadu yang sudah siap di Desa Plumbungan, Kecamatan Gabus juga sudah melakukan pemulasaraan jenazah hingga siap untuk diberangkatkan ke lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.</p>
<p>Hal tesebut berkat kesiapan tim yang saling bahu membahu, antara tim dari desa bersama modin memakai Alat Pelindung Diri (APBD) lengkap dibantu keluarga duka, semua ikut menangani hal tersebut dengan mendapat pengawasan dari kepala desa (Kades) setempat, Sukelar. Dengan demikian, untuk pelaksanaan pemakaman juga bisa lebih cepat, karena keluarga duka tidak perlu menunggu antrean pemakaman dari tim pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati.</p>
<p>Karena itu, papar Kades yang bersangkutan, dengan keyakinan dan niat untuk melakukan pemulasaraan dan pemakaman standar protokol Covid-19, semoga bagi seluruh tim dan keluarga duka yang ikut serta tidak terdampak. &#8221;Dengan kata lain, agar hal itu bisa menjadi acuan desa yang lain, sehingga bisa melakukan pemakaman jenazah warganya yang meninggal tetap secara protokol kesehatan (prokes),&#8221;ujarnya.</p>
<figure id="attachment_29658" aria-describedby="caption-attachment-29658" style="width: 896px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-29658" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/e984a653-77e6-4a5d-8bc4-abe021e2e426.gif" alt="" width="896" height="403" /><figcaption id="caption-attachment-29658" class="wp-caption-text">Tim pemakaman desa mengangkut peti jenazah yang siap dimakamkan standar protokol Covid-19 dengan kendaraan bak terbuka.(Foto:SN/dok-lar)</figcaption></figure>
<p>Adapun jenazah warga yang harus dimakamkan, Kamis (24/Juni) 2021 pagi tadi, lanjutnya, adalah seorang perempuan. Sebelum meninggal, almarhumah tengah menjalani isolasi mandiri, sehingga meninggalnya memang tidak sedang menjalani perawatan di rumah sakit, maka untuk pemakamannya agar bisa lebh cepat maka jenazah tersebut tidak harus dilakukan pemulusaraan di rumah sakit.</p>
<p>Akan tetapi, tugas untuk itu juga dilakukan di rumah oleh tim yang terdiri dari petugas desa bersama modin yang ikut serta bahkan berjumlah sampai empat orang, tentu termasuk modin perempuan. Sedangkan untuk mengusung peti jenazah sampai ke lubang makam dan proses pemakamannya dilaksnakan oleh petugas pemakaman.</p>
<p>Melalui kebersamaan tim pemakaman yang ada di desa, harapannya tentu tidak harus melakukan pemakaman terus menerus, tapi jika memang ada warga yang meninggal dan harus dimakamkan standar protokol Covid-19, benar-benar sudah siap. &#8221;Hal itu termasuk upaya untuk pemulasaraannya,&#8221;imbuh dia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/06/tim-pemakaman-jaga-tetangga-desa-plumbungan-juga-melakukan-pemulasaraan-jenazah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muncul Tim Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19  &#8221;Jaga Tetangga&#8221; di Desa Lain</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/06/muncul-tim-pemakaman-jenazah-standar-protokol-covid-19-jaga-tetangga-di-desa-lain.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/06/muncul-tim-pemakaman-jenazah-standar-protokol-covid-19-jaga-tetangga-di-desa-lain.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2021 09:16:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga Tetangga]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Standar Protokol Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=29626</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI -Munculnya tim-tim pemakaman &#8221;Jaga Tetangga&#8221; di beberapa desa untuk memakamkan jenazah standar protokol Covid-19, akhirnya diketahui akumulasi jumlah jenazah yang dimakamkan dalam sehari kemarin, bukan hanya sebanyak 30. Akan  tetapi seluruhnya lebih dari itu, karena ada tambahan lain dari sejumlah desa yang memberdayakan tim tersebut. Dengan kata lain, berdasarkan keterangan yang dihimpun &#8221;Samin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_29623" aria-describedby="caption-attachment-29623" style="width: 588px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-29623" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05732.gif" alt="" width="588" height="441" /><figcaption id="caption-attachment-29623" class="wp-caption-text">Tim pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 saat kali pertama muncul dan melaksanakan pemakaman adalah tim &#8221;Jaga Tetangga&#8221; Desa Plangitan, Kecamatan Pati.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> -Munculnya tim-tim pemakaman &#8221;Jaga Tetangga&#8221; di beberapa desa untuk memakamkan jenazah standar protokol Covid-19, akhirnya diketahui akumulasi jumlah jenazah yang dimakamkan dalam sehari kemarin, bukan hanya sebanyak 30. Akan  tetapi seluruhnya lebih dari itu, karena ada tambahan lain dari sejumlah desa yang memberdayakan tim tersebut.</p>
<p>Dengan kata lain, berdasarkan keterangan yang dihimpun &#8221;Samin News&#8221;, jumlahnya bertambah tidak kurang dari 6 jenazah. Di antaranya untuk tim Plangitan yang pagi hari Selasa (22/Juni) kemarin memakamkan satu jenazah, ternyata sore dan malam hari ada susulan harus memakamkan lagi dua jenazah, dan dua-duanya perempuan.</p>
<p>Khusus pemakaman pada malam hari, misalnya, papar beberapa warga, adalah jenazah yang sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati. &#8221;Jenazah diantar mobil ambulan dari rumah sakit itu ke tempat pemakaman sehabis shalat isya&#8217;, tapi lubang pemakaman belum selesai penggaliannya, &#8221;ujar salah seorang di antara mereka, Warsidin (71).</p>
<figure id="attachment_29624" aria-describedby="caption-attachment-29624" style="width: 588px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-29624" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05737.gif" alt="" width="588" height="441" /><figcaption id="caption-attachment-29624" class="wp-caption-text">Selesai dikumandangkan adzan maka peti jenazah yang sudah berada lubang dilakukan pengurukan/penutupan.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Karena, itu, lanjut dia, oleh sopir ambulans pengangkut jenazah mengambil inisiatif, karena yang bersangkutan juga harus segera mengirim jenazah ke tempat lain. Dengan demikian, peti jenazah tersebut dipindahkan ke dalam mobil ambulans milik desa, dan ambulan dari rumah sakit langsung kembali membawa jebazah lainnya.</p>
<p>Untuk ambulans desa memang selalu siap terparkir di lingkungan tempat pemakaman, sehingga dalam kondisi seperti itu warga pun memahami. &#8221;Sebab, jenazah yang sudah menunggu untuk diantar ke lokasi makam lainnya barang kali masih banyak,&#8221;imbuhnya.</p>
<figure id="attachment_29625" aria-describedby="caption-attachment-29625" style="width: 588px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29625" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05743.gif" alt="" width="588" height="441" /><figcaption id="caption-attachment-29625" class="wp-caption-text">Memasuki tahap akhir tim pemakaman &#8221;Jaga Tetangga&#8221; Desa Plangitan, Kecamatan Pati saat harus menguruk lubang makam untuk jenazah yang kali pertama dimakamkan standar protokol Covid-19.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Ketika hal tersebut ditanyakan kepada Koodinator Tim Pemakaman Jenazah Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Pati, Khayun Fulanun tidak mengelak. Sebab, tim Pati 1 sendiri kemarin harus memakamkan 8 jenazah, Pati 2 (utara) sebanyak 10 jenazah, Pati 3 (9 jenazah), ditambah tim &#8221;Jaga Tetangga&#8221; pada siang hari, baik Plangtan, Panjunan dan Ngepungrojo, masing-masing 1 jenazah, maka seluruhnya 30 jenazah.</p>
<p>Akan tetapi, malam sore dan malam harinya tim yang sama untuk Plangitan  tambah 2 jenazah,  menyusul berikutnya Desa Boloagung, Kecamatan Kayen (1 jenazah), Desa/Kecamatan Gabus (1 jenazah, dan Desa/Kecamatan Tambakromo (1 jenazah). &#8221;Masih ada pula satu jenazah lainnya untuk pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Carum,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/06/muncul-tim-pemakaman-jenazah-standar-protokol-covid-19-jaga-tetangga-di-desa-lain.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jaga Tetangga Mendesak Diberdayakan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/06/jaga-tetangga-mendesak-diberdayakan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/06/jaga-tetangga-mendesak-diberdayakan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2021 08:02:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga Tetangga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=29384</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Berulang kali Koordinator Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati 1, Khayun Fulanun, menyampaikan  imbauan dan harapan. Yakni, agar tim pemakaman dari unsur &#8221;jaga tetangga&#8221; hendaknya segera lebih diberdayakan agar pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 tidak semata-mata hanya bergantung pada tim saja. Sebab, banyak hal yang saat ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Berulang kali Koordinator Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati 1, Khayun Fulanun, menyampaikan  imbauan dan harapan. Yakni, agar tim pemakaman dari unsur &#8221;jaga tetangga&#8221; hendaknya segera lebih diberdayakan agar pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 tidak semata-mata hanya bergantung pada tim saja.</p>
<p>Sebab, banyak hal yang saat ini harus menjadi bahan pertimbangan, di antaranya tim pemakaman ini sudah melaksnakan tugas mendekati kurun waktu satu tahun. Tepatnya nanti adalah Juli 2021 mendatang, sehingga kondisinya ibarat mesin kendaraan sudah perlu dilakukan servis, karena mereka tiap hari hampir tak pernah absen melaksanakan tugas tersebut.</p>
<p>Apalagi, paparnya, belakangan ini jumlah jenazah yang harus tiap hari dimakamkan standar protokol tersebut, jumlahnya terus bertambah. &#8221;Akibatnya, jika pihak rumah sakit sudah selesai dan siap dengan jenazah yang sudah selesai dilakukan pemulasaran, terpaksa harus menunggu tim kami yang harus memakamkan,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Demikian pula, lanjutnya, hal sebaliknya juga bisa terjadi, tim sudah siap tapi pemulasaraan maupun penggalian lubang belum siap, sehingga ganti pihaknya yang harus menunggu. Jika sudah terjadi saling menunggu ini, maka pihak keluarga juga tidak sebar minta pemakaman jenazah keluarganya lebih didahulukan.</p>
<p>Padahal, jumlah personel yang ada juga dalam kondisi terbatas dan jika sudah seharian melaksanakan tugas tentu diliputi kejenuhan. Karena itu, jika tim jaga tetangga masing-masing desa lebih diberdayakan, paling tidak yang bertugas menggali lubang makan dan yang mengusung jenazah tentu bisa siap lebih awal.</p>
<p>Di sisi lain, tim &#8221;jaga tetangga&#8221; khususnya yang mengusung jenazah dan menguburnya hendaknya tak perlu merasa takut, karena jenazah yang dilakukan pemulasaraan ini benar-benar stiril. Kendati demikian tim pun harus menggunakan alat pelindung diri (APD) karena yang dihadapi adalah virus, sehingga setiap personel tim harus selalu menjaga diri secara maksimal.</p>
<p>Mengingat kondisi tersebut, maka akan lebih baik jika Tim Gugus Kabupaten Pati ini segera memerintahkan jajaran di bawahnya untuk segera memberdayakan tim &#8221;jaga tetangga&#8221; yang tugasnya tidak semata-mata melakukan pemakaman jenazah, tapi juga ada tugas-tugas sosial lainnya. &#8221;Paling tidak akan lebih baik jika Pak Bupati segera membuat surat edaran (SE) pembentukannya,&#8221;tandas Khayun Fulanun.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/06/jaga-tetangga-mendesak-diberdayakan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengawali Pekan Ketiga; Tim &#8221;Jaga Tetangga&#8221; Agar Mulai Diberdayakan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/06/mengawali-pekan-ketiga-tim-jaga-tetangga-agar-mulai-diberdayakan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/06/mengawali-pekan-ketiga-tim-jaga-tetangga-agar-mulai-diberdayakan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2021 09:42:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Jaga Tetangga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=29311</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Mencermati pelaksanaan pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 pada akhir pekan kedua bulan ini, Minggu (13/Juni) kemarin, ternyata tim benar-benar kehabisan tenaga. Sebab, sejak pagi hari hingga tengah malam ternyata ada 25 jenazah yang harus dimakamkan secara bergantian oleh tim baik Pati 1, Pati 2, dan Pati 3. Bahkan, tim yang disebut terakhir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Mencermati pelaksanaan pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 pada akhir pekan kedua bulan ini, Minggu (13/Juni) kemarin, ternyata tim benar-benar kehabisan tenaga. Sebab, sejak pagi hari hingga tengah malam ternyata ada 25 jenazah yang harus dimakamkan secara bergantian oleh tim baik Pati 1, Pati 2, dan Pati 3.</p>
<p>Bahkan, tim yang disebut terakhir dengan Koordinator Sunarto sudah &#8221;angkat tangan&#8221; menyerah tidak sanggup lagi karena waktu sudah menjelang tengah malam, masih juga diminta untuk memakamkan jenazah terakhir di Desa/Kecamatan Kayen. Sebelum meninggal, almarhum warga desa itu sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati.</p>
<p>Di balik, hal tersebut kata Koodinator Tim Pati 1, Khayun Fulanun, sampai menjelang maghrib setelah pihaknya memakamkan 9 jenazah di wilayah Pati 1 (tengah) memang memutuskan untuk berhenti. &#8221;Akan tetapi masih ada sejumlah jebazah lainnya, di mana pihak keluarga minta pemakaman tetap dilanjutkan, maka kami hanya bisa menyarankan agar tim jaga tetangga diberdayakan,&#8221;tandasnya.</p>
<figure id="attachment_29308" aria-describedby="caption-attachment-29308" style="width: 734px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29308" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05587.gif" alt="" width="734" height="551" /><figcaption id="caption-attachment-29308" class="wp-caption-text">Peamakaman jenazah standar protokol Covid-19 mengawali pelaksanaan pemakaman di pekan ketiga bulan ini.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Dengan kondisi tersebut, ternyata selain ada relawan dan Doskes Poles ikut terjun juga ada relawan Juwana, dan selebihnya tim pemakaman jaga tetang yang mau tidak mau akhirnya berani. Bermula dari kondisi ini, memang jika pemakaman jenazah terus bertambah maka tim pemakaman jaga tetangga ini harus lebih diberdayakan.</p>
<p>Melalui upaya tersebut, akhirnya menjelang tengah malam jenazah terakhir atau yang ke-25 selesai dimakamkan oleh tim Pati 3. Karena itu, untuk Senin (14 Juni) hari ini timnya bertukar lokasi dengan tugas tim Pati 3 yang harus bertugas di kawasan Pati tengah, dan tim Pati 1 ganti ke lokasi selatan dan timur.</p>
<figure id="attachment_29309" aria-describedby="caption-attachment-29309" style="width: 734px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29309" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05589.gif" alt="" width="734" height="551" /><figcaption id="caption-attachment-29309" class="wp-caption-text">Pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 awal pekan ketiga bulan ini oleh tim Pati 3, di Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Bergesernya tim Pati 1 ke selatan dan timur, lanjut dia, sampai siang tadi selesai memakamkan tiga jenazah, masing-masing di Desa Tanggel, Kecamatan Winong, menyusul berikutnya di wilayah Kecamatan Pucakwangi, dan Kecamatan Jaken. Sedangkan di Winong, Senin dinihari tadi juga sudah berlangsung pemakaman oleh tim jaga tetangga untuk jenazah warga Kampung Kauman, Kelurahan Pati Kidul.</p>
<p>Sementara itu, untuk tim Pati 3 yang beralih ke lokasi Pati tengah sejak pagi hingga siang selesai memakamankan sedikitnya lima jenazah. Masing-masing warga Desa Jambean Kidul, Kecamatan Margorejo, menyusul jenazah warga Dukuh Kaliampo, Desa Wangunrejo juga di wilayah Kecamatan Margorejo.</p>
<figure id="attachment_29310" aria-describedby="caption-attachment-29310" style="width: 734px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29310" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05598.gif" alt="" width="734" height="551" /><figcaption id="caption-attachment-29310" class="wp-caption-text">Pemakaman standar protokol Covid-19 oleh Tim Pati 3, di Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Selesai dari lokasi Wangunrejo, tim tersebut langsung bergerak ke Desa Tambahsari, Kecamatan Pati selesai itu harus melanjutkan lagi pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kepoh, Kampung Randukunig, Kelurahan Pati lor. Sedangkan berikutnya tim tersebut juga harus pindah ke Kelurahan Parenggan, keduanya di Kecamatan Pati.</p>
<p>Akan tetapi khusus yang disebut terakhir adalah jenazah warga setempat yang sebelum meninggal sempat dirawat di RS Tugurejo Semarang. &#8221;Sementara itu, kami belum bisa mengakses infornasi berapa pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 yang dilakukan oleh teman-teman Tim Pati 2 (utara),&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/06/mengawali-pekan-ketiga-tim-jaga-tetangga-agar-mulai-diberdayakan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
