<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>info pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/info-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Sep 2026 09:59:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.12</generator>
	<item>
		<title>Terdampak Kekeringan, PA dan GMNI Pati Salurkan Belasan Ribu Liter Air ke Jaken</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/09/terdampak-kekeringan-pa-dan-gmni-pati-salurkan-belasan-ribu-liter-air-ke-jaken.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/09/terdampak-kekeringan-pa-dan-gmni-pati-salurkan-belasan-ribu-liter-air-ke-jaken.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2026 09:59:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[info pati]]></category>
		<category><![CDATA[PA GMNI Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Kini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=58272</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Pati memicu aksi kepedulian dari Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) dan DPC GMNI Pati. Organisasi tersebut menyalurkan bantuan air bersih ke dua desa di Kecamatan Jaken, yakni Desa Sidomukti dan Mojoluhur, Rabu (23/9/2026). Aksi sosial ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Konferensi Cabang (Konfercab) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Pati memicu aksi kepedulian dari Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) dan DPC GMNI Pati. Organisasi tersebut menyalurkan bantuan air bersih ke dua desa di Kecamatan Jaken, yakni Desa Sidomukti dan Mojoluhur, Rabu (23/9/2026).</p>
<p>Aksi sosial ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Konferensi Cabang (Konfercab) PA GMNI se-Karesidenan Pati, sekaligus bentuk empati atas kesulitan masyarakat menghadapi musim kemarau.</p>
<p>&#8220;Ini kita kirim 3 tangki air bersih ke Desa Sidomukti dan Mojoluhur. Masing-masing tangki kapasitasnya 6 ribu liter,&#8221; ujar Ketua Panitia Kegiatan, Singgih Cahyo Aji.</p>
<p>Singgih menambahkan bahwa penyerahan bantuan ini murni didasari rasa keprihatinan atas dampak musim kemarau yang makin meluas.</p>
<p>&#8220;Iya, ini adalah bentuk keprihatinan kami sebagai Persatuan Alumni bersama dengan DPC GMNI Kabupaten Pati dalam bentuk bantuan sosial kepada masyarakat,&#8221; lanjutnya.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-58270" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260923122744_BURST001_COVER-300x226.jpg" alt="" width="300" height="226" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260923122744_BURST001_COVER-300x226.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260923122744_BURST001_COVER-1024x771.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260923122744_BURST001_COVER-768x578.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260923122744_BURST001_COVER-1536x1157.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG20260923122744_BURST001_COVER-2048x1542.jpg 2048w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Ia menegaskan, program pendistribusian air bersih ini tidak berhenti di Kecamatan Jaken saja. PA dan GMNI Pati berencana mendistribusikan bantuan serupa ke wilayah lain di Pati yang masih krisis air bersih.</p>
<p>Selain penyaluran air, rangkaian Konfercab juga diisi dengan aksi bagi-bagi makanan gratis untuk pengguna jalan di area Pasar Puri dan Terminal Pati, serta penanaman bibit pohon di Desa Sumberrejo.</p>
<p>Bantuan ini disambut hangat oleh pemerintah desa dan warga setempat. Perangkat Desa Sidomukti, Sriyono, mengungkapkan bahwa krisis air bersih di wilayahnya sudah berlangsung cukup lama.</p>
<p>&#8220;Sejak 2 Agustus ini kekeringannya. Sumur warga kalau didalamkan airnya asin. Dulu pakai Pamsimas, tapi sekarang rusak,&#8221; sebut Sriyono.</p>
<p>Saat ini, sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) di Desa Sidomukti harus bergantung penuh pada pasokan air dari luar untuk memenuhi kebutuhan harian seperti memasak, mandi, dan mencuci.</p>
<p>&#8220;Ini hanya mengandalkan bantuan dari donatur dari luar daerah untuk mendapatkan air bersih. Semua warga terdampak sekitar 500 KK,&#8221; ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/09/terdampak-kekeringan-pa-dan-gmni-pati-salurkan-belasan-ribu-liter-air-ke-jaken.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Curi Mesin Kapal Senilai Rp800 Juta, U Ditangkap Polisi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/09/diduga-curi-mesin-kapal-senilai-rp800-juta-u-ditangkap-polisi.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/09/diduga-curi-mesin-kapal-senilai-rp800-juta-u-ditangkap-polisi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 07:42:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[HUKRIM]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[info pati]]></category>
		<category><![CDATA[Siti Fatimah al Zana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=58268</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Seorang berinisial U ditangkap Polresta Pati terkait dugaan tindak pidana pencurian mesin-mesin kapal milik Siti Fatimah. Penangkapan dilakukan setelah U dua kali dipanggil secara patut oleh penyidik, namun tidak memenuhi panggilan tersebut. Kuasa hukum korban, Nimerodi Gulo mengapresiasi langkah penyidik yang melakukan penangkapan terhadap U. Menurutnya, perkara tersebut telah berlangsung cukup panjang dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Seorang berinisial U ditangkap Polresta Pati terkait dugaan tindak pidana pencurian mesin-mesin kapal milik Siti Fatimah. Penangkapan dilakukan setelah U dua kali dipanggil secara patut oleh penyidik, namun tidak memenuhi panggilan tersebut.</p>
<p>Kuasa hukum korban, Nimerodi Gulo mengapresiasi langkah penyidik yang melakukan penangkapan terhadap U. Menurutnya, perkara tersebut telah berlangsung cukup panjang dan menjadi perhatian pihak korban selama sekitar satu tahun.</p>
<p>“Ditangkap karena sudah dipanggil dua kali secara patut dan tidak memberikan alasan yang sah, sehingga penyidik melakukan upaya paksa pada pagi hari kemudian membawa ke sini,&#8221; katanya, Kamis (17/9/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, perkara yang menjerat U kali ini berbeda dengan perkara sebelumnya. U diketahui pernah menjalani pidana selama delapan bulan dalam perkara lain dan putusannya telah berkekuatan hukum tetap.</p>
<p>Dalam perkara terbaru, U diduga melakukan pencurian terhadap mesin-mesin kapal milik Siti Fatimah. Pihak korban telah menyerahkan sejumlah bukti dan saksi kepada penyidik untuk mendukung laporan tersebut.</p>
<p>“Kasusnya adalah dugaan tindak pidana pencurian mesin-mesin kapal milik Ibu Siti Fatimah,&#8221; terangnya.</p>
<p>Gulo menyebutkan kerugian yang dialami korban akibat dugaan pencurian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp800 juta. Penangkapan terhadap U disebut dilakukan di rumah yang bersangkutan pada Selasa (14/9).</p>
<p>Sementara pelapor menyatakan kalau U mau datang ke tempatnya dengan baik, pihaknya mengaku terbuka akan itikad baik terhadap yang bersangkutan.</p>
<p>&#8220;Kalau dia dengan baik-baik datang di tempat saya, karena dia ada urusan dengan saya, dengan baik-baik ya saya akan sambut dengan baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Kalau dia pingin baik-baik, ya kembalikan kerugian saya yang selama ini dia lakukan. Kan ada upaya perdamaian itu kan ada. Akan tetapi kalau dia tetap melawan, ya biar proses hukum berjalan,&#8221; harapnya</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/09/diduga-curi-mesin-kapal-senilai-rp800-juta-u-ditangkap-polisi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelayan Tayu Tenggelam di Juwana, Satu Meninggal Satu Masih Pencarian</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/09/nelayan-tayu-tenggelam-di-juwana-satu-meninggal-satu-masih-pencarian.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/09/nelayan-tayu-tenggelam-di-juwana-satu-meninggal-satu-masih-pencarian.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 09:19:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[info pati]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan Tayu Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Kini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=58261</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Dua nelayan asal Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, tenggelam saat mencari ikan di perairan Pecangaan-Juwana, Rabu (16/9/2026) pagi. Satu korban bernama Moin (60), warga Desa Dororejo, ditemukan meninggal dunia. Sementara Haryanto, warga Desa Sambiroto, masih dalam pencarian tim SAR. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 09.45 WIB, di lokasi yang berjarak sekitar 2–4 mil dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Dua nelayan asal Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, tenggelam saat mencari ikan di perairan Pecangaan-Juwana, Rabu (16/9/2026) pagi.</p>
<p>Satu korban bernama Moin (60), warga Desa Dororejo, ditemukan meninggal dunia. Sementara Haryanto, warga Desa Sambiroto, masih dalam pencarian tim SAR.</p>
<p>Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 09.45 WIB, di lokasi yang berjarak sekitar 2–4 mil dari daratan. Keduanya saat itu sedang mencari ikan dero.</p>
<p>Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan, kejadian bermula saat Moin menebarkan jaring untuk menangkap ikan.</p>
<p>“Korban pertama saat menebarkan jaring diduga tersangkut jaring dan kemudian tercebur ke laut. Korban kedua berusaha memberikan pertolongan, tetapi keduanya justru tenggelam,” kata Hendrik.</p>
<p>Nelayan lain yang berada di sekitar lokasi kemudian berupaya memberikan pertolongan. Moin berhasil ditemukan dan dievakuasi ke daratan, sedangkan Haryanto belum ditemukan.</p>
<p>Personel Satpolairud Polresta Pati langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dan berkoordinasi dengan tim SAR untuk melanjutkan pencarian korban.</p>
<p>“Untuk korban yang belum ditemukan, pencarian masih terus kami lakukan,” ujarnya.</p>
<p>Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh Moin. Korban diindikasikan meninggal akibat tenggelam dan jenazah telah diserahkan kepada keluarga. Polisi mengimbau nelayan mengutamakan keselamatan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memperhatikan kondisi cuaca dan perairan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/09/nelayan-tayu-tenggelam-di-juwana-satu-meninggal-satu-masih-pencarian.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lapas Pati Ubah Kotoran Ayam dan Bebek Jadi Pupuk Kompos</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/09/lapas-pati-ubah-kotoran-ayam-dan-bebek-jadi-pupuk-kompos.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/09/lapas-pati-ubah-kotoran-ayam-dan-bebek-jadi-pupuk-kompos.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 08:24:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[info pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=58251</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati terus mendorong kegiatan yang mendukung kelestarian lingkungan. Salah satunya dengan mengolah kotoran ayam dan bebek dari peternakan di lingkungan lapas menjadi pupuk kompos. Kegiatan pengolahan limbah peternakan tersebut dilakukan pada Senin (14/9). Kotoran ayam dan bebek yang telah dikumpulkan kemudian diproses melalui tahapan fermentasi dengan memanfaatkan molases, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati terus mendorong kegiatan yang mendukung kelestarian lingkungan. Salah satunya dengan mengolah kotoran ayam dan bebek dari peternakan di lingkungan lapas menjadi pupuk kompos.</p>
<p>Kegiatan pengolahan limbah peternakan tersebut dilakukan pada Senin (14/9). Kotoran ayam dan bebek yang telah dikumpulkan kemudian diproses melalui tahapan fermentasi dengan memanfaatkan molases, EM4 pertanian, dan air sebagai bahan pendukung.</p>
<p>Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi limbah sekaligus mengubah hasil sampingan peternakan menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Pupuk kompos yang dihasilkan nantinya akan digunakan untuk mendukung kegiatan pertanian di lingkungan Lapas Pati.</p>
<p>Kompos tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media pendukung pertumbuhan berbagai tanaman, mulai dari cabai, tomat, terong, hingga tanaman lainnya yang dibudidayakan di lingkungan lapas.</p>
<p>Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, menyampaikan bahwa pengolahan limbah peternakan menjadi kompos merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat ganda.</p>
<p>“Limbah dari peternakan kami manfaatkan kembali agar tidak terbuang percuma. Selain membantu mengurangi limbah, hasil pengolahannya juga bisa digunakan untuk menunjang tanaman yang dibudidayakan di lapas,” kata Suprihadi.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas IIB Pati dalam menerapkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik sekaligus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia.</p>
<p>“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga pengelolaan limbah dan kegiatan pertanian di lapas bisa berjalan beriringan dan memberikan manfaat secara berkelanjutan,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/09/lapas-pati-ubah-kotoran-ayam-dan-bebek-jadi-pupuk-kompos.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penataan SMPQT Al Akrom Pati Masih Tunggu Review Inspektorat</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/09/penataan-smpqt-al-akrom-pati-masih-tunggu-review-inspektorat.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/09/penataan-smpqt-al-akrom-pati-masih-tunggu-review-inspektorat.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2026 05:27:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[DPUTR]]></category>
		<category><![CDATA[info pati]]></category>
		<category><![CDATA[SMPQT Al Akrom Banyuurip]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=58244</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Rencana penataan fasilitas SMPQT Al Akrom di Desa Banyuurip, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. Pelaksanaan penataan masih menunggu proses review dari Inspektorat Kabupaten Pati. Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arif Wahyudi, mengatakan rencana tersebut bukan dibatalkan. Saat ini, pihaknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Rencana penataan fasilitas SMPQT Al Akrom di Desa Banyuurip, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. Pelaksanaan penataan masih menunggu proses review dari Inspektorat Kabupaten Pati.</p>
<p>Kepala Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Arif Wahyudi, mengatakan rencana tersebut bukan dibatalkan. Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil review Inspektorat terkait rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).</p>
<p>“Tidak urung dilakukan, cuma ini masih nunggu review dari Inspektorat atas rekomendasi dari KPK kemarin,” ujar Arif Wahyudi, Selasa (15/9/2026).</p>
<p>Arif menjelaskan, pelaksanaan penataan sekolah tersebut baru akan ditargetkan setelah proses review dari Inspektorat selesai. Dengan demikian, tahapan pembangunan masih menunggu kepastian dari hasil review tersebut.</p>
<p>&#8220;Target pelaksanaan setelah review selesai. Njih, masih nunggu hasil review dari Inspektorat,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, rencana penataan fasilitas SMPQT Al Akrom merupakan permintaan dari pihak sekolah. Adapun usulan yang diteruskan berkaitan dengan pembangunan ruang kelas pada lantai dua (LT2).</p>
<p>Arif menambahkan, permintaan tersebut tidak mencakup seluruh fasilitas sekolah. Pekerjaan yang dimaksud hanya meneruskan pembangunan ruang kelas di lantai dua hingga bagian struktur bangunan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/09/penataan-smpqt-al-akrom-pati-masih-tunggu-review-inspektorat.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Kantor TNI AL Banyutowo Belum Dimulai, Agenda Molor</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/09/pembangunan-kantor-tni-al-banyutowo-belum-dimulai-agenda-molor.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/09/pembangunan-kantor-tni-al-banyutowo-belum-dimulai-agenda-molor.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 05:01:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Danposal Banyutowo]]></category>
		<category><![CDATA[info pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor POS TNI AL Banyutowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=58242</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Pembangunan kantor pos TNI AL Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati hingga pertengahan September 2026 belum juga dimulai. Padahal, pekerjaan tersebut sebelumnya diinformasikan akan dilaksanakan pada Juli 2026. Danposal Banyutowo, Letda Laut Dhika Bagus Wicaksono, mengatakan hingga kini belum ada pelaksanaan pembangunan. Meski demikian, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati sebelumnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Pembangunan kantor pos TNI AL Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati hingga pertengahan September 2026 belum juga dimulai. Padahal, pekerjaan tersebut sebelumnya diinformasikan akan dilaksanakan pada Juli 2026.</p>
<p>Danposal Banyutowo, Letda Laut Dhika Bagus Wicaksono, mengatakan hingga kini belum ada pelaksanaan pembangunan. Meski demikian, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati sebelumnya telah melakukan peninjauan lokasi.</p>
<p>“Sampai sekarang belum ada pelaksanaan pembangunan ya. Tapi kemarin sebelumnya sudah ada peninjauan dari DPUTR Pati ngecek lokasi,&#8221; ujarnya, Senin (14/9/2026).</p>
<p>Menurut Dhika, pembangunan kantor tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan. Sebab, agenda yang sebelumnya direncanakan berlangsung pada Juli kini mengalami keterlambatan hingga pertengahan September.</p>
<p>&#8220;Informasinya kemarin akan dilakukan pada bulan Juli, tetapi sampai sekarang pertengahan September belum ada pembangunan. Agendanya molor,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia berharap proses pembangunan segera dilakukan mengingat kantor yang saat ini ditempati berada di lahan milik Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Banyutowo. Kondisi tersebut membuat pembangunan kantor baru dinilai penting untuk segera direalisasikan.</p>
<p>“Harapannya segera dibangun mengingat saat ini yang ditempati adalah milik TPI Banyutowo,&#8221; harapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya DPUTR Pati, Arif Wahyudi, menjelaskan pembangunan belum dapat dilaksanakan karena pihaknya masih menunggu proses administrasi dengan Inspektorat. Setelah proses tersebut selesai, pekerjaan pembangunan diharapkan dapat segera dilanjutkan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/09/pembangunan-kantor-tni-al-banyutowo-belum-dimulai-agenda-molor.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penemuan Bayi di Pati Ternyata Rekayasa, Pelakunya Sang Nenek</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/09/penemuan-bayi-di-pati-ternyata-rekayasa-pelakunya-sang-nenek.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/09/penemuan-bayi-di-pati-ternyata-rekayasa-pelakunya-sang-nenek.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 11:31:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[info pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Kini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=58236</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Kasus penemuan bayi laki-laki dalam kardus di wilayah Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, akhirnya terungkap. Polisi memastikan bayi tersebut bukan ditemukan di pinggir jalan seperti laporan awal, melainkan merupakan cucu dari perempuan yang mengaku menemukannya. Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama mewakili Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit mengungkap fakta tersebut dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Kasus penemuan bayi laki-laki dalam kardus di wilayah Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, akhirnya terungkap. Polisi memastikan bayi tersebut bukan ditemukan di pinggir jalan seperti laporan awal, melainkan merupakan cucu dari perempuan yang mengaku menemukannya.</p>
<p>Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama mewakili Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit mengungkap fakta tersebut dalam konferensi pers di Aula Sanika Satyawada Polresta Pati, Jumat (11/9/2026).</p>
<p>Menurut polisi, peristiwa itu bermula pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Seorang perempuan berinisial MS melahirkan bayi laki-laki seorang diri di kamar rumahnya di Desa Badegan, Kecamatan Margorejo.</p>
<p>Kondisi keluarga yang tengah menghadapi persoalan perceraian membuat ibu MS, yakni SL (47), panik. Polisi menyebut rasa malu dan kebingungan mendorong SL membuat skenario seolah-olah menemukan bayi terlantar.</p>
<p>Bayi tersebut kemudian dibungkus menggunakan kain dan dimasukkan ke dalam kardus. Sekitar pukul 20.45 WIB, SL bersama suaminya membawa bayi itu ke RS Keluarga Sehat (KSH) Pati.</p>
<p>Kepada petugas rumah sakit, SL mengaku menemukan bayi tersebut di pinggir jalan yang menghubungkan Desa Badegan dengan Dukuh Jagan, Desa Sukoharjo. Ia bahkan sempat menyampaikan keinginan untuk merawat dan mengadopsi bayi tersebut.</p>
<p>Namun, keterangan SL menimbulkan sejumlah kecurigaan. Polisi dari Polsek Margorejo bersama Satreskrim Polresta Pati kemudian melakukan olah TKP dan meminta SL menunjukkan lokasi yang disebut sebagai tempat penemuan bayi.</p>
<p>Penyelidikan berlanjut ke rumah SL. Di lokasi tersebut, petugas bersama tenaga medis menemukan bekas bercak darah yang diduga berasal dari proses persalinan, meski sebelumnya telah dibersihkan.</p>
<p>Setelah dimintai keterangan secara intensif dan persuasif, SL akhirnya mengakui bahwa bayi laki-laki itu merupakan cucunya sendiri.</p>
<p>&#8220;Setelah dilakukan pendalaman, kami menemukan sejumlah kejanggalan hingga akhirnya SL mengakui bahwa cerita penemuan bayi tersebut sengaja dibuat. Bayi itu merupakan anak yang baru dilahirkan oleh putrinya,&#8221; kata Kompol Dika.</p>
<p>Polisi menduga skenario tersebut dibuat agar bayi dapat dirawat oleh keluarga dan nantinya diupayakan untuk diadopsi secara resmi tanpa menimbulkan kecurigaan dari lingkungan sekitar.</p>
<p>Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit Toyota Kijang Innova warna putih beserta STNK, kardus bekas mie instan yang digunakan untuk membawa bayi, serta sejumlah kain dan handuk.</p>
<p>SL kini ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 401 KUHP terkait tindak pidana penggelapan asal-usul orang. Ia terancam hukuman penjara maksimal enam tahun atau denda paling banyak kategori V.</p>
<p>Meski proses hukum berjalan, kepolisian menegaskan keselamatan dan pemulihan kondisi bayi menjadi perhatian utama. Polisi berkoordinasi dengan tenaga medis dan instansi terkait agar bayi mendapat perawatan serta perlindungan yang sesuai.</p>
<p>Kompol Dika juga mengingatkan masyarakat agar segera melapor kepada kepolisian jika menemukan persoalan atau kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/09/penemuan-bayi-di-pati-ternyata-rekayasa-pelakunya-sang-nenek.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Tetapkan Pengasuh Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Kayen</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/09/polisi-tetapkan-pengasuh-tersangka-dugaan-kekerasan-seksual-anak-di-kayen.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/09/polisi-tetapkan-pengasuh-tersangka-dugaan-kekerasan-seksual-anak-di-kayen.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2026 11:15:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[info pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=58233</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Polresta Pati mengungkap perkembangan penanganan perkara dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di lingkungan salah satu lembaga pendidikan agama di Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Perkara tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan. Polisi menetapkan seorang laki-laki berinisial MKA (47), yang diketahui berprofesi sebagai pengasuh dan berdomisili di Desa Talun, sebagai tersangka. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Polresta Pati mengungkap perkembangan penanganan perkara dugaan kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di lingkungan salah satu lembaga pendidikan agama di Desa Talun, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati.</p>
<p>Perkara tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan. Polisi menetapkan seorang laki-laki berinisial MKA (47), yang diketahui berprofesi sebagai pengasuh dan berdomisili di Desa Talun, sebagai tersangka.</p>
<p>Hal itu disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Sanika Satyawada Polresta Pati, Jumat (11/9/2026). Konferensi pers dipimpin Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama.</p>
<p>Berdasarkan hasil penyidikan sementara, dugaan tindak kekerasan seksual tersebut terjadi pada periode Juli hingga Agustus 2026 di lingkungan pondok pesantren atau lembaga pendidikan di wilayah Desa Talun. Penyidik menemukan dugaan perbuatan yang dilakukan secara berulang terhadap korban.</p>
<p>Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik menerapkan ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan/atau Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, sesuai dengan hasil penyidikan.</p>
<p>Kompol Dika menegaskan, pihaknya menangani perkara tersebut secara profesional dan sesuai prosedur hukum. Perlindungan serta kondisi korban juga menjadi perhatian kepolisian selama proses hukum berlangsung.</p>
<p>“Perkara ini kami tangani secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum. Kami juga memastikan hak serta perlindungan korban tetap menjadi perhatian selama proses penanganan perkara,” ujar Kompol Dika.</p>
<p>Sejumlah langkah penyidikan telah dilakukan, di antaranya olah tempat kejadian perkara, gelar perkara, pemeriksaan terhadap korban, saksi dan tersangka, serta koordinasi dengan UPTD PPA Kabupaten Pati dan sejumlah instansi terkait.</p>
<p>Polresta Pati juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan identitas maupun informasi pribadi korban. Masyarakat diminta menghormati proses hukum sehingga penanganan perkara dapat berjalan dengan baik.</p>
<p>“Perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat tetap tenang, menghormati proses hukum, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi anak,” kata Kompol Dika.</p>
<p>Kepolisian turut mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana, khususnya yang menyangkut keselamatan dan perlindungan anak.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/09/polisi-tetapkan-pengasuh-tersangka-dugaan-kekerasan-seksual-anak-di-kayen.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bukan Sekadar Tradisi, Meron Didorong Jadi Warisan Budaya Pati</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/08/bukan-sekadar-tradisi-meron-didorong-jadi-warisan-budaya-pati.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/08/bukan-sekadar-tradisi-meron-didorong-jadi-warisan-budaya-pati.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2026 07:21:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[info pati]]></category>
		<category><![CDATA[Meron Sukolilo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=58172</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Tradisi Meron di Desa Sukolilo, Kabupaten Pati, didorong untuk terus dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menilai Meron memiliki nilai sejarah dan budaya yang tidak hanya menjadi milik masyarakat Sukolilo, tetapi juga bagian dari identitas Kabupaten Pati. “Acara Meron bukan hanya acara Desa Sukolilo, melainkan acara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Tradisi Meron di Desa Sukolilo, Kabupaten Pati, didorong untuk terus dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menilai Meron memiliki nilai sejarah dan budaya yang tidak hanya menjadi milik masyarakat Sukolilo, tetapi juga bagian dari identitas Kabupaten Pati.</p>
<p>“Acara Meron bukan hanya acara Desa Sukolilo, melainkan acara adat Kabupaten Pati yang harus kita lestarikan bersama untuk anak cucu kita,” katanya saat menghadiri Tradisi Meron Sukolilo 2026 di Halaman Masjid Baitul Yaqin Sukolilo, Kamis (27/8/2026).</p>
<p>Menurut Chandra, Pemkab Pati berkomitmen mendukung pelaksanaan Tradisi Meron pada tahun-tahun mendatang. Selain menjadi sarana menjaga tradisi, kegiatan tersebut dinilai mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).</p>
<p>“Meron harus terus kita selenggarakan dengan meriah. Selain menjaga budaya, kegiatan seperti ini juga memberikan efek domino bagi masyarakat, termasuk mendorong UMKM untuk tumbuh dan berkembang,” ujarnya.</p>
<p>Chandra menyebut Sukolilo memiliki hubungan kuat dengan sejarah perjuangan dan perkembangan budaya masyarakat Pati. Tradisi Meron sendiri berkaitan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah serta jasa para leluhur dan pejuang.</p>
<p>“Tempat ini adalah tempat yang mulia. Dahulu para pejuang dalam pertempuran Mataram datang ke Sukolilo dan bertepatan dengan Maulid Nabi. Dari sejarah itulah kemudian lahir Tradisi Meron,” tuturnya.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya melibatkan generasi muda dalam pelestarian seni dan budaya. Menurutnya, anak-anak muda perlu diberi kesempatan untuk mengenal sejarah dan terlibat langsung dalam kegiatan budaya, salah satunya melalui program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS). Pemkab Pati juga mendorong pembangunan museum sebagai ruang edukasi sejarah bagi generasi muda.</p>
<p>“Bagaimana anak-anak muda bisa mencintai budaya dan Pati kalau tidak ada museum untuk belajar sejarah Pati?” kata Chandra.</p>
<p>Chandra menilai seni dan budaya memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan masyarakat. Karena itu, pelestarian Tradisi Meron diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi menjadi bagian dari upaya mewariskan nilai sejarah, memperkuat persaudaraan, dan menjaga identitas budaya Pati. Tradisi Meron Sukolilo 2026 digelar sejak 20 Agustus hingga puncak acara dengan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan berbagai elemen masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/08/bukan-sekadar-tradisi-meron-didorong-jadi-warisan-budaya-pati.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinporapar Pati Bekali Pemuda Ilmu Wirausaha di Era Digital</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/06/dinporapar-pati-bekali-pemuda-ilmu-wirausaha-di-era-digital.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/06/dinporapar-pati-bekali-pemuda-ilmu-wirausaha-di-era-digital.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2026 08:24:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinporapar Pati]]></category>
		<category><![CDATA[info pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatihan Wirausaha]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=58015</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati menggelar pelatihan pengembangan wirausaha bagi kalangan pemuda di Balai Desa Tegalarum, Kecamatan Margoyoso, Selasa (30/6/2026). Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan semangat berwirausaha sekaligus mempersiapkan generasi muda agar mampu memanfaatkan peluang usaha di tengah perkembangan teknologi digital. Mengusung tema Peran Pemuda Sebagai Wirausaha Pemula di Era Digitalisasi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati menggelar pelatihan pengembangan wirausaha bagi kalangan pemuda di Balai Desa Tegalarum, Kecamatan Margoyoso, Selasa (30/6/2026).</p>
<p>Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan semangat berwirausaha sekaligus mempersiapkan generasi muda agar mampu memanfaatkan peluang usaha di tengah perkembangan teknologi digital.</p>
<p>Mengusung tema Peran Pemuda Sebagai Wirausaha Pemula di Era Digitalisasi, peserta mendapatkan materi mulai dari membangun pola pikir sebagai pelaku usaha, pengelolaan bisnis, hingga pemanfaatan platform digital untuk mengembangkan usaha secara lebih efektif.</p>
<p>Kepala Dinporapar Kabupaten Pati, Rekso Suhartono, mengatakan pelatihan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha muda yang mandiri dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini itu dijadikan sebagai pemantik untuk mendorong para pemuda menjadi wirausaha muda. Menumbuhkan minat untuk berwirausaha dari para milenial serta menciptakan peluang usaha,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Ia menambahkan, faktor utama dalam memulai usaha bukanlah besarnya modal, melainkan kesiapan sumber daya manusia dan kemauan untuk terus belajar serta berkembang sebagai seorang wirausaha.</p>
<p>&#8220;Modal usahanya itu adalah manusianya bukan materinya lho ya. Pokoknya niatnya ada dulu, pokoknya kemauan yang disebut jiwa entrepreneur. Kegiatan ini juga jangan dimaknai akan dapat bantuan lo ya. Tetapi menumbuhkan minat belajar untuk terus berkarya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Desa Tegalarum, Suprihadi, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak pemuda yang memiliki keterampilan dan keberanian membangun usaha sendiri.</p>
<p>&#8220;Dari kami selaku pemerintahan desa ya berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti di sini saja. Tapi tetap berlanjut. Jadi semakin menciptakan peluang besar bagi pemuda kreatif dan inovatif untuk berwirausaha,&#8221; harapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/06/dinporapar-pati-bekali-pemuda-ilmu-wirausaha-di-era-digital.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
