<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hujan Ekstrim. &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/hujan-ekstrim/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jan 2026 15:51:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>
	<item>
		<title>Banjir Rendam Jalur Pantura Pati–Rembang, Antrean Kendaraan Mengular 3 Kilometer</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/banjir-rendam-jalur-pantura-pati-rembang-antrean-kendaraan-mengular-3-kilometer.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/banjir-rendam-jalur-pantura-pati-rembang-antrean-kendaraan-mengular-3-kilometer.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 12:25:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pantura Pati-Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Ekstrim.]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Pantura Pati-Rembang Tersendat]]></category>
		<category><![CDATA[Kasat Lantas Polresta Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kompol Riki Fahmi Mubarok]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57121</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Banjir yang menggenangi Jalur Pantura Pati–Rembang menyebabkan kemacetan panjang di kawasan pertigaan Widorokandang, Selasa (13/1/2026). Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sekitar tiga kilometer, terutama dari arah Rembang menuju Kota Pati, dengan dominasi kendaraan berat dan non-golongan satu. Genangan air akibat luapan sungai menutup sebagian badan jalan dan menutupi lubang-lubang aspal, sehingga pengendara terpaksa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Banjir yang menggenangi Jalur Pantura Pati–Rembang menyebabkan kemacetan panjang di kawasan pertigaan Widorokandang, Selasa (13/1/2026).</p>
<p>Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sekitar tiga kilometer, terutama dari arah Rembang menuju Kota Pati, dengan dominasi kendaraan berat dan non-golongan satu.</p>
<p>Genangan air akibat luapan sungai menutup sebagian badan jalan dan menutupi lubang-lubang aspal, sehingga pengendara terpaksa melaju pelan.</p>
<p>Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas tersendat parah dan meningkatkan risiko kecelakaan.</p>
<p>“Situasi arus lalu lintas di simpang Widorokandang mengalami perlambatan cukup signifikan, khususnya dari arah Rembang ke Pati,&#8221; Ujar Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok.</p>
<p>&#8220;Saat ini volume kendaraan didominasi kendaraan non-golongan satu, termasuk kendaraan berat dan sumbu tiga ke atas,” sambungnya.</p>
<p>Selain mengganggu kelancaran perjalanan, banjir juga berdampak pada aktivitas masyarakat. Sejumlah pengendara mengeluhkan waktu tempuh yang menjadi jauh lebih lama dari biasanya.</p>
<p>“Ini memang musibah, tapi kami berharap ada penanganan yang cepat agar aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama,” ungkap Kholik, salah seorang pengendara sepeda motor.</p>
<p>Satlantas Polresta Pati mengimbau pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, mengingat kondisi jalan masih tergenang dan licin di beberapa titik Jalur Pantura Pati–Rembang.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/banjir-rendam-jalur-pantura-pati-rembang-antrean-kendaraan-mengular-3-kilometer.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tinjau Banjir di Pati, Sudewo Siapkan Perbaikan Sungai dan Dapur Umum</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/tinjau-banjir-di-pati-sudewo-siapkan-perbaikan-sungai-dan-dapur-umum.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/tinjau-banjir-di-pati-sudewo-siapkan-perbaikan-sungai-dan-dapur-umum.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 10:43:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bulumanis Kidul Margoyoso]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Ngurenrejo Wedarijaksa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Sidokerto Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pati Sudewo Tinjau Lokasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Ekstrim.]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57097</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Bupati Pati Sudewo bergerak cepat meninjau lokasi banjir yang melanda sejumlah desa, Minggu (11/1/2026). Peninjauan dilakukan di Desa Sidokerto, Kecamatan Pati; Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso; serta Desa Ngurenrejo, Kecamatan Wedarijaksa untuk memastikan penyebab banjir sekaligus langkah penanganannya. Dari hasil peninjauan, banjir di wilayah Pagerharjo dan Ngurenrejo diketahui dipicu sumbatan bambu di alur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Bupati Pati Sudewo bergerak cepat meninjau lokasi banjir yang melanda sejumlah desa, Minggu (11/1/2026). Peninjauan dilakukan di Desa Sidokerto, Kecamatan Pati; Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso; serta Desa Ngurenrejo, Kecamatan Wedarijaksa untuk memastikan penyebab banjir sekaligus langkah penanganannya.</p>
<p>Dari hasil peninjauan, banjir di wilayah Pagerharjo dan Ngurenrejo diketahui dipicu sumbatan bambu di alur sungai Desa Bungasrejo. Material bambu yang terbawa arus menumpuk di sekitar bendung sungai hingga menyebabkan tanggul jebol di beberapa titik.</p>
<p>“Banjir yang terjadi di Desa Bungasrejo di Pagerharjo itu penyebab utamanya adalah dapur sungai, dapur bambu ini. Dapur bambu yang terkirim dari atas kemudian ke bendung di sungai Desa Bungasrejo menyebabkan beberapa titik tanggul jebol sehingga terjadi banjir,” ungkap Sudewo.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Pati segera melakukan langkah darurat dengan memperbaiki tanggul yang rusak dan membersihkan bambu di sepanjang alur sungai hingga ke hulu untuk mencegah banjir susulan.</p>
<p>“Solusinya, tanggul yang jebol baik di Ngurenrejo maupun Pagerharjo akan kami perbaiki segera. Bambu yang berada di tengah-tengah sungai sampai ke atas juga akan kami bersihkan supaya tidak terjadi kiriman bambu lagi,” tegasnya.</p>
<p>Untuk mengatasi genangan air yang masih tinggi, khususnya di Desa Ngurenrejo, pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan pompa air berkapasitas besar agar air cepat surut.</p>
<p>“Di Desa Ngurenrejo ada genangan air yang cukup tinggi, nanti akan kami bantu dengan pompa. Kami kirim dua unit pompa dengan skala besar supaya segera surut,” jelas Sudewo.</p>
<p>Sementara itu, di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, banjir menyebabkan sekitar 300 rumah warga kemasukan lumpur. Tanggul yang jebol dipastikan akan segera dibangun kembali, disertai penanganan rumah warga terdampak.“</p>
<p>Rumah warga langsung ditangani dan dibersihkan dengan alat berat. Untuk kebutuhan sehari-hari, khususnya makan, kami siapkan dapur yang dipusatkan di Puskesmas 1 Margoyoso. Rumah yang rusak juga akan kami lakukan rekonstruksi sesegera mungkin. Mohon doanya supaya ini segera terselesaikan,” pugkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/tinjau-banjir-di-pati-sudewo-siapkan-perbaikan-sungai-dan-dapur-umum.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hujan Deras Picu Jembatan  Manjang–Sekarsari Amblas</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/hujan-deras-picu-jembatan-manjang-sekarsari-amblas.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/hujan-deras-picu-jembatan-manjang-sekarsari-amblas.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 07:15:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[AKP Warsono]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Ekstrim.]]></category>
		<category><![CDATA[Jaken - Sekarsari]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Manjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Jaken]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Amblas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57103</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Jembatan penghubung Desa Manjang, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati menuju Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, mengalami amblas pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kerusakan terjadi pada talud dinding jembatan di Sungai Randugunting dan mengganggu akses warga antar desa. Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Jaken langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Jembatan penghubung Desa Manjang, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati menuju Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, mengalami amblas pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kerusakan terjadi pada talud dinding jembatan di Sungai Randugunting dan mengganggu akses warga antar desa.</p>
<p>Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Jaken langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan. Polisi memastikan kondisi jembatan, dampak kerusakan, serta potensi bahaya bagi warga sekitar.</p>
<p>“Begitu mendapat laporan dari warga, kami langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan. Fokus kami adalah memastikan keselamatan masyarakat, mengamankan area jembatan, serta mendata dampak yang ditimbulkan akibat amblasnya talud,” ujar Kapolsek Jaken AKP Warsono.</p>
<p>Berdasarkan keterangan saksi, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Jaken sejak pagi hingga malam hari sebelumnya. Amblasnya talud pertama kali diketahui warga di sisi barat jembatan, kemudian segera dilaporkan kepada kepolisian untuk diteruskan ke Forkopimcam Jaken.</p>
<p>Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan jembatan sepanjang sekitar 30 meter dengan lebar 2,5 meter itu patah kurang lebih 10 meter di bagian sisi barat. Akibatnya, akses utama penghubung antar desa terputus dan warga harus memutar melalui jembatan alternatif.</p>
<p>Selain mengganggu mobilitas, kerusakan tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan warga. Talud yang amblas mengancam satu rumah warga beserta kandang ternak di RT 9 RW 4 Desa Manjang yang berada tepat di sisi barat sungai.</p>
<p>“Amblasnya talud ini berpotensi membahayakan warga dan mengancam rumah serta kandang ternak di sekitar lokasi. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada,” tegas AKP Warsono.</p>
<p>Sebagai langkah awal, Polsek Jaken telah mengamankan lokasi, mendokumentasikan kejadian, mencatat keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan unsur terkait. Warga juga disarankan untuk sementara mengevakuasi hewan ternak yang berada di bantaran sungai guna mengantisipasi longsor susulan.</p>
<p>Sementara itu, Pemerintah Desa Manjang berencana membuat tanggul darurat untuk mencegah kerusakan meluas ke area permukiman. Dugaan sementara, amblasnya talud dipicu tingginya debit air sungai akibat curah hujan, diperparah oleh tumpukan batang bambu yang tersangkut di tiang penyangga jembatan.</p>
<p>Polsek Jaken memastikan akan terus memantau perkembangan di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait, sembari mengimbau masyarakat tetap berhati-hati karena potensi hujan masih tinggi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/hujan-deras-picu-jembatan-manjang-sekarsari-amblas.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemacetan Jalan Pantura Pati &#8211; Rembang Semakin Mengekor</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/03/kemacetan-jalan-pantura-pati-rembang-semakin-mengekor.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/03/kemacetan-jalan-pantura-pati-rembang-semakin-mengekor.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Mar 2023 16:06:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PARLEMENTER]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Ekstrim.]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastructure]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Juwana]]></category>
		<category><![CDATA[Kemacetan]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Rembang]]></category>
		<category><![CDATA[Traffic]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47758</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kemacetan di Jalan Pantura Pati &#8211; Rembang semakin bertambah parah. Kemacetan tersebut lantaran pembangunan Jembatan Juwana yang belum usai serta kondisi aspal yang sudah rusak banyak berlubang. Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Dicko Wahyu Pradana menyatakan, kemacetan di jalan Pantura Pati &#8211; Rembang semakin panjang. Sebelumnya hanya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Kemacetan di Jalan Pantura Pati &#8211; Rembang semakin bertambah parah. Kemacetan tersebut lantaran pembangunan Jembatan Juwana yang belum usai serta kondisi aspal yang sudah rusak banyak berlubang.</p>
<p>Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Dicko Wahyu Pradana menyatakan, kemacetan di jalan Pantura Pati &#8211; Rembang semakin panjang. Sebelumnya hanya sampai Kecamatan Kaliori Rembang tetapi sekarang kemacetan sudah sampai Rembang kota.</p>
<p>&#8220;Kemacetan 3 hari ini macet semakin parah, Sebelumnya hanya sampai Kaliori, tapi sekarang sampai Rembang kota,&#8221; kata Dicko, Kamis (2/3/2023).</p>
<p>Macetnya jalan tersebut selain karena jembatan Juwana tengah proses pembangunan. Itu juga ditambah beberapa hari ke belakang ini terjadi hujan ekstrim sehingga menyebabkan kendaraan harus memperlambat laju kecepatannya.</p>
<p>Faktor cuaca itu juga menjadi faktor cepatnya kerusakan jalan. Banyak lubang-lubang yang cukup lebar dan dalam terjadi di banyak titik.</p>
<p>Menurutnya, kemacetan tersebut membuat pengguna jalan mengeluh. Dan pada umumnya masyarakat juga terdampak. Selain kemacetan semakin mengekor, aktivitas perekonomian juga terganggu. Pasalnya, jalan alternatif juga demikian tidak bisa dilintasi kendaraan dengan lancar.</p>
<p>&#8220;Efeknya aktivitas perekonomian masyarakat jelas terganggu, ini membuat resah. Ketika ada jalan alternatif kondisinya juga sama macet, di Glonggong Jakenan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sehingga bagi pengguna jalan baik roda dua, roda empat utamanya kendaraan besar harus ekstra bersabar. Dan semoga kondisi ini jalan rusak berlubang menimbulkan kemacetan dari stakeholder terkait segera mengambil langkah perbaikan.</p>
<p>Pembangunan Jembatan Juwana belum rampung dikerjakan, sementara pekerjaan perbaikan Jalan Batangan membuat kendaraan truk besar semakin menumpuk.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/03/kemacetan-jalan-pantura-pati-rembang-semakin-mengekor.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
