<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hujan Ekstrim Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/hujan-ekstrim-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Jan 2026 09:14:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>
	<item>
		<title>Sungai Maling Meluap, Jalan dan Permukiman di Jakenan Tergenang</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/sungai-maling-meluap-jalan-dan-permukiman-di-jakenan-tergenang.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/sungai-maling-meluap-jalan-dan-permukiman-di-jakenan-tergenang.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 12:40:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Jakenan]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Ekstrim Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Jakenan Agus Arifin]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Maling Jakenan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57109</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Pati dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Kecamatan Jakenan, Minggu (11/1/2026). Genangan air terlihat di ruas jalan desa hingga pekarangan rumah warga, meski aktivitas masyarakat masih berjalan normal. Banjir mulai terpantau sekitar pukul 10.30 WIB. Berdasarkan data kepolisian, wilayah terdampak meliputi Desa Sembaturagung, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Pati dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah Kecamatan Jakenan, Minggu (11/1/2026). Genangan air terlihat di ruas jalan desa hingga pekarangan rumah warga, meski aktivitas masyarakat masih berjalan normal.</p>
<p>Banjir mulai terpantau sekitar pukul 10.30 WIB. Berdasarkan data kepolisian, wilayah terdampak meliputi Desa Sembaturagung, Desa Glonggong, dan Desa Tondokerto, dengan ketinggian air bervariasi antara 5 hingga 20 sentimeter.</p>
<p>Di Desa Sembaturagung, air menggenangi jalan desa di Dukuh Gang Malang sepanjang kurang lebih 100 meter. Genangan setinggi hingga 15 sentimeter juga masuk ke pekarangan dan sebagian rumah warga, namun akses jalan masih dapat dilalui kendaraan.</p>
<p>Sementara itu, di Desa Glonggong, banjir merendam jalan alternatif Jakenan–Pati sepanjang sekitar 100 meter. Ketinggian air berkisar 5 hingga 15 sentimeter dan masih memungkinkan kendaraan roda dua maupun roda empat melintas dengan hati-hati.</p>
<p>Kondisi serupa terjadi di Desa Tondokerto. Genangan air setinggi 10 hingga 20 sentimeter menutup jalan desa sepanjang 100 meter dan merendam pekarangan rumah warga.</p>
<p>Kapolsek Jakenan AKP Agus Arifin menyebut banjir disebabkan curah hujan tinggi yang memicu luapan Sungai Maling di Desa Glonggong.</p>
<p>“Curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap ke jalan serta pemukiman warga,” kata AKP Agus Arifin.</p>
<p>Ia menegaskan, hingga saat ini situasi masih terkendali dan belum menimbulkan dampak serius bagi warga.</p>
<p>“Untuk korban jiwa, kerugian materiil, hewan ternak maupun pengungsi nihil,” ujarnya.</p>
<p>Pihak kepolisian terus melakukan pemantauan dan patroli di lokasi rawan banjir serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air jika hujan kembali turun.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/sungai-maling-meluap-jalan-dan-permukiman-di-jakenan-tergenang.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Rendam Desa Glonggong, Jalan Alternatif Pati–Rembang Terputus</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/banjir-rendam-desa-glonggong-jalan-alternatif-pati-rembang-terputus.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/banjir-rendam-desa-glonggong-jalan-alternatif-pati-rembang-terputus.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 10:40:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Glonggong]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Ekstrim Pati]]></category>
		<category><![CDATA[jakenan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Alternatif Pati-Rembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57094</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Banjir merendam Desa Glonggong, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, pada Minggu, 11 Januari 2026. Genangan air menutup jalan alternatif Pati–Rembang sepanjang sekitar satu kilometer, dengan titik terparah berada di wilayah Desa Glonggong. Banjir mulai datang sekitar pukul 11.30 WIB. Air menggenangi ruas jalan hingga setinggi 50 sentimeter, sementara di permukiman warga ketinggian air mencapai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Banjir merendam Desa Glonggong, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, pada Minggu, 11 Januari 2026. Genangan air menutup jalan alternatif Pati–Rembang sepanjang sekitar satu kilometer, dengan titik terparah berada di wilayah Desa Glonggong.</p>
<p>Banjir mulai datang sekitar pukul 11.30 WIB. Air menggenangi ruas jalan hingga setinggi 50 sentimeter, sementara di permukiman warga ketinggian air mencapai 70 sentimeter hingga satu meter dan masuk ke area kampung.</p>
<p>“Banjir datang setengah 12 siang. Ketinggian 50 sentimeter di jalan, di permukiman ini 70 sentimeter sampai satu meter sampai masuk ke kampung, semua warga kena,” ujar Rifi, warga setempat.</p>
<p>Menurut warga, banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi disertai debit air dari hulu yang meluap ke hilir. Aliran air tersebut kemudian membanjiri jalan dan rumah penduduk.</p>
<p>Genangan air ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga. Sejumlah fasilitas usaha di sepanjang jalan, seperti pasar, bengkel, dan warung terpaksa tutup karena akses terendam.</p>
<p>“Jualan di pasar, bengkel motor, toko pada tutup,” terang Rifi.</p>
<p>Dampak serupa dirasakan Rubinah, pedagang mi ayam yang biasa berjualan di pinggir jalan. Ia mengaku tidak bisa berjualan sejak banjir datang karena akses terputus.</p>
<p>“Ndak bisa jualan karena banjir. Kalau ramai bisa habis 2 kilogram mie ayam, kalau sepi gak sampai 1 kilogram,” tuturnya.</p>
<p>Tak hanya tempat usaha, rumah Rubinah juga ikut terendam banjir. Kondisi tersebut membuatnya merasa sedih karena tempat tinggal dan sumber penghasilan terdampak bersamaan.</p>
<p>“Buka sore sampai malam, apalagi di sini pasar, jadinya jualan sampai fajar. Jualan mie, bakso, kopi, es,” sebutnya.</p>
<p>“Rumah kena banjir, depan rumah masuk ke latar sampai satu tekel. Ketinggian 20 sentimeter masuk, kalau warungnya kemasukan air 10 sentimeter,” pungkas Rubinah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/banjir-rendam-desa-glonggong-jalan-alternatif-pati-rembang-terputus.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
