<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DPUTR Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/dputr-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Jun 2026 05:55:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.8</generator>
	<item>
		<title>Jalan Boloagung–Trimulyo Mulai Ditingkatkan, Anggaran Capai Rp6,85 Miliar</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/06/jalan-boloagung-trimulyo-mulai-ditingkatkan-anggaran-capai-rp685-miliar.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/06/jalan-boloagung-trimulyo-mulai-ditingkatkan-anggaran-capai-rp685-miliar.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 00:17:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[DPUTR Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Kini]]></category>
		<category><![CDATA[Perbaikan jalan Boloagung-Trimulyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57985</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) mulai merealisasikan sejumlah proyek peningkatan jalan yang telah dikontrak sejak akhir Mei 2026. Salah satu yang kini memasuki tahap pengerjaan adalah ruas Jalan Boloagung–Trimulyo. Proyek tersebut menjadi paket peningkatan jalan dengan nilai anggaran terbesar di Kabupaten Pati tahun ini. Total anggaran yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) mulai merealisasikan sejumlah proyek peningkatan jalan yang telah dikontrak sejak akhir Mei 2026. Salah satu yang kini memasuki tahap pengerjaan adalah ruas Jalan Boloagung–Trimulyo.</p>
<p>Proyek tersebut menjadi paket peningkatan jalan dengan nilai anggaran terbesar di Kabupaten Pati tahun ini. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp6,85 miliar.</p>
<p>Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo, mengatakan peningkatan ruas Boloagung–Trimulyo menggunakan kombinasi konstruksi beton dan aspal dengan panjang jalan 4,13 kilometer.</p>
<p>“Peningkatan Jalan Boloagung–Trimulyo menggunakan konstruksi kombinasi beton dan aspal. Panjang ruasnya mencapai 4,13 kilometer dengan lebar bervariasi antara 3 hingga 6 meter,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Hasto, proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari.</p>
<p>Selain ruas Boloagung–Trimulyo, DPUTR Pati juga telah mengontrak sejumlah proyek peningkatan jalan di titik lain. Namun, beberapa di antaranya masih menunggu pelaksanaan pekerjaan di lapangan.</p>
<p>“Proyek-proyek yang sudah dikontrakkan akan dikerjakan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” tambahnya.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Pati menargetkan seluruh pekerjaan dapat selesai tepat waktu. Dengan peningkatan infrastruktur jalan ini, mobilitas warga dan distribusi barang diharapkan menjadi lebih lancar sehingga mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/06/jalan-boloagung-trimulyo-mulai-ditingkatkan-anggaran-capai-rp685-miliar.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Talud Ngetuk bakal Diperbaiki Permanen APBD Perubahan, Anggaran Rp 300 Juta</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/06/talud-ngetuk-bakal-diperbaiki-permanen-apbd-perubahan-anggaran-rp-300-juta.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/06/talud-ngetuk-bakal-diperbaiki-permanen-apbd-perubahan-anggaran-rp-300-juta.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 03:50:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[DPUTR Pati]]></category>
		<category><![CDATA[info pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Kini]]></category>
		<category><![CDATA[Talud di Desa Ngetuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57982</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Talud penahan tanah yang ambrol di Desa Ngetuk, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, beberapa waktu lalu telah dilakukan penanganan darurat dari pemerintah daerah. Kerusakan talud di ruas jalan Pakis–Gunungwungkal tersebut dikhawatirkan dapat memicu pengikisan badan jalan akibat derasnya arus sungai. Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUTR Kabupaten Pati, Widyotomo, menjelaskan bahwa langkah awal yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Talud penahan tanah yang ambrol di Desa Ngetuk, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, beberapa waktu lalu telah dilakukan penanganan darurat dari pemerintah daerah.</p>
<p>Kerusakan talud di ruas jalan Pakis–Gunungwungkal tersebut dikhawatirkan dapat memicu pengikisan badan jalan akibat derasnya arus sungai.</p>
<p>Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUTR Kabupaten Pati, Widyotomo, menjelaskan bahwa langkah awal yang dilakukan adalah mengalihkan aliran sungai agar tidak terus menggerus area yang terdampak longsor.</p>
<p>&#8220;Sudah ditangani talud di Ngetuk itu. Sementara pengalihan alur sungai dulu biar tidak semakin menggerus badan jalan,&#8221; ujarnya belum lama ini.</p>
<p>Selain itu, normalisasi sungai juga dilakukan menggunakan alat berat untuk mengurangi tekanan arus di sekitar lokasi kerusakan.</p>
<p>Menurutnya, penanganan sementara ini bertujuan mencegah kerusakan semakin meluas sembari menunggu proses perbaikan permanen.</p>
<p>Untuk solusi jangka panjang, DPUTR mengusulkan pembangunan kembali talud menggunakan konstruksi bronjong melalui APBD Perubahan 2026. Metode tersebut dinilai lebih kuat dalam menahan erosi tebing sungai sekaligus menjaga kestabilan badan jalan.</p>
<p>Perbaikan permanen itu diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp300 juta. Talud yang rusak diketahui memiliki panjang kurang lebih 18 meter dengan tinggi sekitar 3 meter.</p>
<p>&#8220;Perbaikan diusulkan pada APBD  perubahan. Nanti talud akan dikasih bronjong. Kita usulkan Rp 300 juta untuk penanganannya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Jika tidak segera diperkuat, aliran sungai berpotensi terus mengikis tepi jalan dan mengganggu kelancaran akses transportasi di jalur penghubung Pakis–Gunungwungkal.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/06/talud-ngetuk-bakal-diperbaiki-permanen-apbd-perubahan-anggaran-rp-300-juta.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dana Infrastruktur Pati Rp230 Miliar Mulai Dicairkan, Pengerjaan Diminta Dipercepat</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/05/dana-infrastruktur-pati-rp230-miliar-mulai-dicairkan-pengerjaan-diminta-dipercepat.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/05/dana-infrastruktur-pati-rp230-miliar-mulai-dicairkan-pengerjaan-diminta-dipercepat.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 May 2026 07:10:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Bankab Pati 2026]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[DPUTR Pati]]></category>
		<category><![CDATA[info pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Kini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57895</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Dana bantuan keuangan (bankeu) untuk pembangunan infrastruktur pedesaan di Kabupaten Pati tahun anggaran 2026 senilai sekitar Rp230 miliar mulai dicairkan. Anggaran tersebut mencakup proyek infrastruktur skala besar, mini kompetisi, serta program yang dikelola DPUTR. Hal itu diketahui saat kegiatan Sosialisasi Bantuan Keuangan untuk Pembangunan Sarana dan Prasarana Pedesaan Kabupaten Pati tahun 2026 di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Dana bantuan keuangan (bankeu) untuk pembangunan infrastruktur pedesaan di Kabupaten Pati tahun anggaran 2026 senilai sekitar Rp230 miliar mulai dicairkan. Anggaran tersebut mencakup proyek infrastruktur skala besar, mini kompetisi, serta program yang dikelola DPUTR.</p>
<p>Hal itu diketahui saat kegiatan Sosialisasi Bantuan Keuangan untuk Pembangunan Sarana dan Prasarana Pedesaan Kabupaten Pati tahun 2026 di kantor DPUTR Pati, Senin (18/5/2026).</p>
<p>Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, meminta proses realisasi anggaran dipercepat agar pengerjaan proyek tidak terlambat akibat molornya proses asistensi sebelumnya.</p>
<p>“Ini sudah mulai bergerak dicairkan semua. Karena kalau enggak bulan ini terakhir ini, ya terlambat. Nanti bisa pengerjaannya bisa terlambat. Tapi ini insyaallah kita hitung kemarin sudah cukup waktunya,” ujar Joni.</p>
<p>Menurutnya, perubahan kebijakan pembangunan jalan desa juga memengaruhi proses pengerjaan. Kini jalan desa tidak lagi diperbolehkan menggunakan aspal biasa dan harus memakai hotmix atau cor beton.</p>
<p>“Otomatis, otomatis mempengaruhi (keterlambatan). Jadi seperti sekarang kebijakannya contohnya sekarang, desa pun aspalnya enggak boleh aspal goreng. Jadi harus aspalnya harus hotmix atau cor,” jelasnya.</p>
<p>Joni juga menyayangkan minimnya kehadiran camat dalam agenda sosialisasi pencairan dana infrastruktur tersebut. Dari 21 kecamatan di Kabupaten Pati, hanya sekitar tujuh camat yang hadir.</p>
<p>“Kepala desanya udah hadir tapi camatnya enggak hadir. Ini ya jangan gitulah, kita harus memberikan contoh. Orang posisi di atas tuh memberikan contoh kepada yang di bawah,” tegasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, pengawasan penggunaan anggaran perlu dilakukan secara serius agar pembangunan benar-benar berdampak pada perbaikan fasilitas publik yang selama ini dinilai masih memprihatinkan.</p>
<p>“Saat ini penunjukan langsung (PL) kan enggak boleh, syaratnya itu harus harus mini kompetisi,” pu ngkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/05/dana-infrastruktur-pati-rp230-miliar-mulai-dicairkan-pengerjaan-diminta-dipercepat.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bendung Resulo di Cluwak Diperbaiki Usai Rusak Diterjang Banjir</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/05/bendung-resulo-di-cluwak-diperbaiki-usai-rusak-diterjang-banjir.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/05/bendung-resulo-di-cluwak-diperbaiki-usai-rusak-diterjang-banjir.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 08:18:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[DPUTR Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Kini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57853</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang DPUTR Pati melakukan perbaikan pada Bendung Resulo yang berada di Desa Sirahan. Langkah ini diambil setelah bangunan pengairan tersebut mengalami kerusakan akibat banjir beberapa waktu lalu. Banjir yang melanda kawasan tersebut membawa material seperti sampah dan batu dalam jumlah cukup banyak hingga menumpuk di area bendung. Kondisi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang DPUTR Pati melakukan perbaikan pada Bendung Resulo yang berada di Desa Sirahan. Langkah ini diambil setelah bangunan pengairan tersebut mengalami kerusakan akibat banjir beberapa waktu lalu.</p>
<p>Banjir yang melanda kawasan tersebut membawa material seperti sampah dan batu dalam jumlah cukup banyak hingga menumpuk di area bendung. Kondisi itu membuat fungsi bendung di wilayah Kecamatan Cluwak terganggu dan tidak dapat bekerja secara optimal untuk mengalirkan air.</p>
<p>Melalui bidang Sumber Daya Air (SDA), petugas DPUTR Pati kemudian diterjunkan untuk membersihkan endapan material sekaligus memperbaiki bagian-bagian yang mengalami kerusakan agar sistem pengairan kembali normal.</p>
<p>Kepala Bidang SDA DPUTR Pati, Widyotomo menjelaskan bahwa kerusakan terjadi karena derasnya arus banjir yang membawa material dalam jumlah besar.</p>
<p>“Ya ada juga perbaikan Bendung Resulo akibat banjir rusak penuh sampah dan batu,” kata Widyotomo, Senin (11/5/2026).</p>
<p>Perbaikan ini dilakukan agar aliran air di sekitar bendung kembali lancar dan dapat mendukung kebutuhan masyarakat, terutama untuk irigasi pertanian di wilayah sekitar Kabupaten Pati.</p>
<p>DPUTR Pati juga mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan, sehingga infrastruktur pengairan tetap terjaga dan tidak mudah rusak saat terjadi banjir.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/05/bendung-resulo-di-cluwak-diperbaiki-usai-rusak-diterjang-banjir.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sampah dan Sedimentasi Picu Sungai Simo Meluap, Jalan Pantura Terdampak</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/02/sampah-dan-sedimentasi-picu-sungai-simo-meluap-jalan-pantura-terdampak.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/02/sampah-dan-sedimentasi-picu-sungai-simo-meluap-jalan-pantura-terdampak.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 08:09:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[DPUTR Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Pantura Pati-Juwana]]></category>
		<category><![CDATA[Kabid SDA Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Simo Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Widyotomo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57375</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Sungai Simo kembali meluap dan menyebabkan limpasan air hingga ke Jalan Pantura Pati-Juwana. Kondisi ini dipicu oleh tingginya debit air kiriman dari wilayah Muria serta tumpukan sampah yang menyangkut di jembatan-jembatan rendah. Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUTR Pati, Widyotomo menjelaskan bahwa meski normalisasi dan pembersihan telah dilakukan, sedimentasi dan kiriman sampah dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Sungai Simo kembali meluap dan menyebabkan limpasan air hingga ke Jalan Pantura Pati-Juwana. Kondisi ini dipicu oleh tingginya debit air kiriman dari wilayah Muria serta tumpukan sampah yang menyangkut di jembatan-jembatan rendah.</p>
<p>Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUTR Pati, Widyotomo menjelaskan bahwa meski normalisasi dan pembersihan telah dilakukan, sedimentasi dan kiriman sampah dari hulu masih menjadi persoalan utama.</p>
<p>“Iya, mungkin bisa dikatakan gitu juga karena banyak sedimen. Padahal tahun kemarin juga sudah dinormalisasi dari mulai Sinom-Gempolsari ke barat itu ternyata juga sudah banyak sampah sehingga dangkal lagi,&#8221; ujarnya ditulis Kamis (12/2/2026).</p>
<p>Ia menyebut pembersihan eceng gondok di sepanjang Sungai Simo telah dilakukan selama sekitar satu minggu dan sempat dinyatakan bersih saat ditinjau Plt Bupati. Namun, hujan deras di wilayah hulu kembali membawa sampah ke sungai.</p>
<p>“Kemarin itu minggu kemarin ditinjau Pak PLT Bupati itu sudah bersih. Nah karena ini hujan, laporan kira-kira dua jam yang lalu itu sampah turun semua lagi dari atas, dari hulu menuju hilir, terus gak tahu dari mana lagi itu sampah kembali lagi, dan memperparah kan jembatan yang rendah itu membuat sampah mandek di situ sehingga air meluap ke jalan raya, Jalan Pantura itu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, Sungai Simo memang menjadi titik rawan karena menjadi tempat berkumpulnya aliran air dari sejumlah sungai sebelum masuk ke Sungai Juwana. Saat Sungai Juwana dalam kondisi tinggi, aliran air tidak dapat mengalir lancar sehingga memicu luapan.</p>
<p>“Iya, karena larinya dari curah hujan di Muria, lewat Sungai Kersulo, sungai-sungai di sana, terus semua berkumpul di Sungai Simo sebelum masuk ke Sungai Juwana Baru. Sungai Juwana masih tinggi sehingga air juga tidak bisa mengalir langsung,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Saat ini, DPUTR menyatakan kondisi beberapa sungai lain seperti Kali Sani masih terkendali meski debit air mulai meningkat. Pihaknya tetap siaga sambil berharap curah hujan tidak terlalu tinggi dalam beberapa waktu ke depan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/02/sampah-dan-sedimentasi-picu-sungai-simo-meluap-jalan-pantura-terdampak.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPUTR Pati Fokus Perbaikan Tanggul Kritis dan Normalisasi Sungai Cegah Banjir</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/02/dputr-pati-fokus-perbaikan-tanggul-kritis-dan-normalisasi-sungai-cegah-banjir.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/02/dputr-pati-fokus-perbaikan-tanggul-kritis-dan-normalisasi-sungai-cegah-banjir.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 08:07:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[REMBANG]]></category>
		<category><![CDATA[DPUTR Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kabid SDA Pati Widyotomo]]></category>
		<category><![CDATA[Normalisasi Sungai di Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57373</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melalui Bidang Sumber Daya Air akan memfokuskan penanganan pada perbaikan tanggul-tanggul kritis serta normalisasi sungai guna mengantisipasi banjir saat musim hujan. Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUTR Pati, Widyotomo mengatakan langkah tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, mengingat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melalui Bidang Sumber Daya Air akan memfokuskan penanganan pada perbaikan tanggul-tanggul kritis serta normalisasi sungai guna mengantisipasi banjir saat musim hujan.</p>
<p>Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUTR Pati, Widyotomo mengatakan langkah tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, mengingat kewenangan sungai berada di bawah BBWS.</p>
<p>“Ke depan kita fokus kepada perbaikan untuk tanggul-tanggul yang kritis dan juga mungkin normalisasi sungai. Dalam hal ini untuk sungai dan tanggul itu sebetulnya semua sungai di daerah Pati, DAS Juwana ini masuk kewenangannya BBWS Pemali Juwana. Nah itu kita kolaborasi dengan sana, karena kalau mengandalkan mereka juga penanganannya juga lama. Jadi kita yang bergerak, istilahnya dengan kolaborasi,&#8221; katanya yang ditulis Kamis (12/2/2026).</p>
<p>Selain perbaikan tanggul, DPUTR juga menyiagakan alat berat untuk penanganan darurat apabila terjadi jebolan tanggul. Perbaikan sementara dilakukan menggunakan sandbag atau karung berisi pasir yang diperkuat dengan bambu.</p>
<p>“Utamanya untuk saat-saat ini dalam bencana kita standby untuk alat-alat berat. Jadi seandainya ada jebolan, alat segera kita kirim ke lokasi dengan perbaikan semi permanen yaitu sandbag, sak-sak yang diisi pasir dengan menggunakan bambu, trucuk bambu, sehingga sementara bisa menahan jebolan tanggul supaya tidak masuk ke pemukiman,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia berharap ke depan Sungai Juwana sebagai sungai induk dapat segera dinormalisasi agar mampu menampung debit air dari anak-anak sungai saat curah hujan tinggi.</p>
<p>“Harapannya nanti utamanya di Sungai Juwana sebagai sungai induk yang menampung semua anak-anak sungai ini juga dinormalisasi. Supaya kalau curah hujan tinggi anak-anak sungai yang membawa air ke Sungai Juwana ini bisa lancar menuju ke muara, ke laut,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/02/dputr-pati-fokus-perbaikan-tanggul-kritis-dan-normalisasi-sungai-cegah-banjir.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selain Inpres, Jalan Rusak di Kabupaten Pati juga Diusulkan Bankeuprov Tahun Depan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/08/selain-inpres-jalan-rusak-di-kabupaten-pati-juga-diusulkan-bankeuprov-tahun-depan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/08/selain-inpres-jalan-rusak-di-kabupaten-pati-juga-diusulkan-bankeuprov-tahun-depan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Aug 2023 12:14:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Pati hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPUTR Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Berita Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Usulan Perbaikan Jalan Rusak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=50998</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kerusakan jalan di Kabupaten Pati selain diusulkan ke pemerintah pusat agar diperbaiki Kementerian PUPR melalui bantuan Inpres, juga diusulkan ke pemerintah provinsi melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Tengah. Itu disampaikan Plt Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati, Hasto Utomo, belum lama ini. Menurutnya banyak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Kerusakan jalan di Kabupaten Pati selain diusulkan ke pemerintah pusat agar diperbaiki Kementerian PUPR melalui bantuan Inpres, juga diusulkan ke pemerintah provinsi melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Tengah. </p>
<p>Itu disampaikan Plt Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati, Hasto Utomo, belum lama ini. Menurutnya banyak ruas jalan kondisinya rusak yang dikeluhkan oleh masyarakat.</p>
<p>&#8220;Yang menjadi sorotan belum tercover atau tertangani saat ini titik-titik krusial antar kecamatan yang dikeluhkan masyarakat. Intinya jalan rusak sudah kita usulkan termasuk Beketel-Maitan yang dulu ambrol di Purwokerto itu diusulkan ke bantuan keuangan provinsi tahun depan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dirinya menyebut kerusakan jalan diusulkan agar menerima Bankeu provinsi tahun depan itu merupakan alternatif yang tidak bisa dicover oleh pemerintah daerah.</p>
<p>Kemudian, kata dia yang diusulkan yaitu jalan Bringinwareng di Kecamatan Winong dan Sukoharjo-Ngurensiti di Kecamatan Wedarijaksa. Jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah.</p>
<p>&#8220;Yang Sukoharjo-Ngurensiti itu kami usulkan Rp 1 miliar, karena di sana kerusakannya cukup parah dan panjang. Kemudian (kami usulkan) jalan Bumirejo-JLS (Jalan Lingkar Selatan) dan jalan Pakis-Gunungwungkal,&#8221; ujar Hasto.</p>
<p>Lebih lanjut, semua perbaikan jalan di Kabupaten Pati tidak mungkin dibiayai dari APBD daerah. Pasalnya, jelas hal itu membutuhkan anggaran sangat tinggi berbanding dengan kemampuan anggaran yang terbatas. Di samping itu, anggaran daerah tentunya dibagi secara merata.</p>
<p>&#8220;Berkaitan dengan nominal tinggi, kemampuan anggaran kita otomatis ndak mampu. Karena yang membutuhkan kerusakan jalan kita banyak, jadi kita bagi. Tidak bisa kita fokuskan hanya ke satu titik. Sebab nanti pada iri,&#8221; bebernya.</p>
<p>&#8220;Kemampuan kita APBD paling Rp 1 sampai 2 miliar (per titik) kita bagi biar merata. Tidak bisa dipusatkan hanya satu titik seperti jalan Beketel-Maitan itu misalnya,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/08/selain-inpres-jalan-rusak-di-kabupaten-pati-juga-diusulkan-bankeuprov-tahun-depan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rusak lantaran Tambang, Dinas PU Sarankan Jalan Dicor</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/08/rusak-lantaran-tambang-dinas-pu-sarankan-jalan-dicor.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/08/rusak-lantaran-tambang-dinas-pu-sarankan-jalan-dicor.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Aug 2023 13:34:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[DPUTR Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Berita Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Rusak lantaran Tambang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=50956</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati menyarankan jalan rusak akibat kendaraan muatan tambang seharusnya dicor. Pasalnya, sejumlah ruas jalan di Pati rusak diduga karena dilewati kendaraan melebihi kapasitas. Plt Kabid Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo menjelaskan bahwa jalan PU itu merupakan kelas III. Di mana maksimal sumbu terberat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati menyarankan jalan rusak akibat kendaraan muatan tambang seharusnya dicor. Pasalnya, sejumlah ruas jalan di Pati rusak diduga karena dilewati kendaraan melebihi kapasitas.</p>
<p>Plt Kabid Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo menjelaskan bahwa jalan PU itu merupakan kelas III. Di mana maksimal sumbu terberat 8 ton. Jika melebihi 8 ton, maka gampang rusak. Dia menyebut salah satunya di Sukolilo-Prawoto.</p>
<p>&#8220;Jalan Sukolilo-Prawoto itu kan kalau dilihat yang melewati lebih dari itu, istilahnya ODOL (over dimensi over load). Kalau dari kami pengecoran, kemungkinan kuat, aspal hotmix itu juga lumayan,&#8221; terangnya, kemarin.</p>
<p>Kendati demikian, pihaknya menegaskan kalau dilewati muatan ODOL, dalam jangka waktu 3 tahun lebih tetap akan rusak tidak bertahan lama. Apalagi jalan dengan bahan latasir, misalnya itu diprediksi kuat hanya setahun.</p>
<p>Sehingga, pihaknya menyarankan jalan yang dilewati muatan tambang agar dicor. Selain itu, sesuai peruntukan serta fungsinya bahwa type kelas III bukan diperuntukkan bagi kendaraan berat, melainkan kendaraan ringan.</p>
<p>&#8220;Solusi terbaik memang dicor. Dan dinaikkan menjadi kelas I misalnya dengan ketebalan cor 30 cm, kayak di jalan pantura. Itu kuat dilewati kendaraan berat,&#8221; papar Hasto.</p>
<p>Dirinya mengaku bukan menjadi kewenangannya menindak pelanggar lalu lintas ini. Pasalnya yang berwenang adalah dari instansi Dinas Perhubungan (Dishub) dengan Satlantas.</p>
<p>&#8220;Penindakan? Kita koordinasi dengan Dishub, seperti dulu Juwana-Jetak agar ditilang. Tapi setelah selesai kegiatan, iya mereka kembali lagi. Kami hanya bisa membantu melaporkan ke Dishub dan Polres untuk tindaklanjut,&#8221; bebernya.</p>
<p>Hasto mengatakan DPUTR akan mengusahakan jalan Sukolilo-Prawoto dicor melalui pembiayaan dari pemerintah pusat. Jika mengandalkan anggaran pemerintah daerah, tentunya akan membutuhkan waktu bertahap hingga cukup lama.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/08/rusak-lantaran-tambang-dinas-pu-sarankan-jalan-dicor.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Lolos Verifikasi, Sejumlah Jalan Akan Diajukan Lagi Inpres Tahap II</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/08/tak-lolos-verifikasi-sejumlah-jalan-akan-diajukan-lagi-inpres-tahap-ii.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/08/tak-lolos-verifikasi-sejumlah-jalan-akan-diajukan-lagi-inpres-tahap-ii.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Aug 2023 15:35:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[DPUTR Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Inpres]]></category>
		<category><![CDATA[Inpres Tahap II]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Berita Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Lolos Verifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=50929</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati tahun 2023 ini mengusulkan 13 ruas jalan agar diperbaiki melalui skema bantuan pemerintah pusat Instruksi Presiden (Inpres). Pengajuan itu dilakukan agar pembangunan yang tak bisa dicover daerah tetap diperbaiki melalui bantuan Kementerian PUPR. Plt Kabid Bina Marga pada DPUTR Pati, Hasto Utomo menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati tahun 2023 ini mengusulkan 13 ruas jalan agar diperbaiki melalui skema bantuan pemerintah pusat Instruksi Presiden (Inpres). Pengajuan itu dilakukan agar pembangunan yang tak bisa dicover daerah tetap diperbaiki melalui bantuan Kementerian PUPR.</p>
<p>Plt Kabid Bina Marga pada DPUTR Pati, Hasto Utomo menyampaikan pada awalnya pihaknya mengajukan ke Kementerian PUPR sebanyak 13 titik. Dari belasan titik jalan yang diusulkan tersebut, kurang lebih menelan Rp 120 miliar.</p>
<p>Akan tetapi, setelah melalui tahapan yang panjang kemudian usulan itu hanya 7 titik yang disetujui oleh Kementerian PUPR.</p>
<p>&#8220;Awalnya kita ajukan 13 titik senilai Rp 120 miliar. Nah dalam perjalanannya, saat waktu verifikasi kita disetujui hanya 7 titik,&#8221; ucap Hasto di kantornya, Senin  (28/8/2023).</p>
<p>Sebagai informasi, usulan 13 titik jalan tersebut di antaranya meliputi Jaken-Batangan, Jaken-Jakenan, Jaken batas Blora, Winong-Jakenan, Gabus-Winong, Gabus-Tambakromo, Gabus-Pati, Karangrejo-Kuniran.</p>
<p>Selanjutnya, Pati-Tlogowungu, Pati-Gembong, Kayen-Beketel, Sukolilo-Prawoto, serta Dukuhseti batas Jepara.<br />
Sedangkan 7 titik jalan yang disetujui iya meliputi Jaken-Batangan, Jaken-Jakenan, Jaken batas Blora, Gabus-Winong, Gabus-Tambakromo, Gabus-Pati, dan Pati-Gembong.</p>
<p>&#8220;Yang lain akan dikerjakan tahap II, atau akan diajukan proses lagi. Kan sudah masuk di aplikasi SiTIA (Sinergitas Transparansi Integrasi Akuntabel). Yang belum menunggu proses intinya,&#8221; terang Hasto.</p>
<p>Dia menjelaskan saat ini ketujuh titik sudah mulai pengerjaan. Bahkan, Hasto mengaku di antaranya sudah selesai. Pengerjaan Inpres di Kabupaten Pati, kata dia akan dikerjakan sampai akhir tahun 2023.</p>
<p>Lebih lanjut, Inpres yang dibangun oleh pusat ini kurang lebih rinciannya jalan Jaken-Batangan dengan panjang 1,5 kilometer, Jaken-Jakenan 1,5 kilometer, Gabus-Winong 3 kilometer, Gabus-Tambakromo 3 kilometer, Gabus-Pati 1 kilo, Pati-Gembong 3 kilometer, Jaken batas Blora sekilo.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/08/tak-lolos-verifikasi-sejumlah-jalan-akan-diajukan-lagi-inpres-tahap-ii.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD Pati Minta Infrastruktur Publik Mulai Jalan hingga Jembatan Diperbaiki</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/08/dprd-pati-minta-infrastruktur-publik-mulai-jalan-hingga-jembatan-diperbaiki.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/08/dprd-pati-minta-infrastruktur-publik-mulai-jalan-hingga-jembatan-diperbaiki.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Aug 2023 15:45:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PARLEMENTER]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Berita DPRD Pati]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[DPUTR Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Berita Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=50762</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan sejumlah catatan terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Catatan itu berkaitan dengan perbaikan infrastruktur publik di bawah kewenangan dinas tersebut. Permintaan itu tercantum dari laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD hasil pembahasan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati memberikan sejumlah catatan terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Catatan itu berkaitan dengan perbaikan infrastruktur publik di bawah kewenangan dinas tersebut.</p>
<p>Permintaan itu tercantum dari laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD hasil pembahasan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun anggaran 2024 yang disampaikan saat rapat paripurna nersama dengan jajaran eksekutif beberapa waktu lalu.</p>
<p>Dari hasil pembahasan itu diketahui rata-rata catatan yang diberikan adalah mengenai perbaikan serta pemeliharaan infrastruktur jalan milik pemerintah kabupaten Pati.</p>
<p>&#8220;(antaranya) pembangunan gorong-gorong di jalan kabupatan untuk menghindari banjir, perbaikan jalan Kayen beketel, perbaikan gorong-gorong jalan cengkalsewu-buluh, perbaikan jalan Batangan-jaken,&#8221; bunyi laporan Banggar yang dikutip, Kamis (17/8/2023).</p>
<p>Sejumlah jalan pada musim penghujan kemarin kondisinya banyak yang mengalami kerusakan hingga banyak lubang menganga, di mana kondisi ini membahayakan pengguna jalan. Kerusakan itu diperparah dengan cuaca ekstrim.</p>
<p>Kemudian DPRD meminta dinas terkait agar melakukan pemeliharaan ruas jalan dan gorong-gorong mulai Sukolilo, Prawoto hingga Pakem. Selain itu kondisi di jalan Juwana-Pati banyak genangan air sehingga Sungai Simo yang berada persis di sebelah utara jalan raya itu agar dilakukan normalisasi.</p>
<p>Tidak hanya perbaikan serta pemeliharaan jalan, DPRD Pati juga meminta OPD yang membidangi tersebut untuk memperbaiki jembatan di jalan Wangunrejo Kecamatan Margorejo. Juga penerangan di Stadion Joyokusumo ditambah agar bisa digunakan untuk pertandingan di malam hari.</p>
<p>&#8220;Termasuk memberi catatan agar lampu Stadion Joyokusumo di tahun 2024 nanti dilakukan penambahan,&#8221; lanjut laporan Banggar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/08/dprd-pati-minta-infrastruktur-publik-mulai-jalan-hingga-jembatan-diperbaiki.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
