<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dispertan Kabupaten Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/dispertan-kabupaten-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Jun 2023 15:48:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Dispertan Ingatkan 2 Hal Sebelum Masyarakat Beli Hewan Kurban</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/06/dispertan-ingatkan-2-hal-sebelum-masyarakat-beli-hewan-kurban.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/06/dispertan-ingatkan-2-hal-sebelum-masyarakat-beli-hewan-kurban.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jun 2023 15:48:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Dispertan Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[hewan kurban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49496</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Pati mengingatkan masyarakat sebelum membeli hewan ternak agar diteliti terlebih dahulu menjelang Idul Adha. Sebentar lagi, akhir bulan Juni khususnya umat Muslim akan merayakan hari raya kurban. Biasanya aktivitas jual beli hewan ternak menjelang hari raya Idul Adha terjadi cukup tinggi, baik di pasar hewan maupun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Pati mengingatkan masyarakat sebelum membeli hewan ternak agar diteliti terlebih dahulu menjelang Idul Adha. Sebentar lagi, akhir bulan Juni khususnya umat Muslim akan merayakan hari raya kurban.</p>
<p>Biasanya aktivitas jual beli hewan ternak menjelang hari raya Idul Adha terjadi cukup tinggi, baik di pasar hewan maupun jual-beli per orangan. Mengingat banyak masyarakat yang mencari hewan ternak untuk disembelih seperti sapi, kambing maupun domba. Olehnya, Dispertan Pati meminta masyarakat agar teliti sebelum membeli.</p>
<p>Kepala Bidang Bidang Peternakan pada Dispertan Pati, Andi Hirawadi menyebut bila masyarakat hendak beli hewan, maka ada dua poin yang harus diperhatikan. Hal ini dilakukan guna menjaga serta memastikan kualitas daging.</p>
<p>&#8220;Kalau memilih hewan ternak untuk disembelih saat kurban nanti yang dipastikan adalah (pertama) hewan harus dipastikan benar-benar sehat, lalu (kedua) tidak ada catat fisik,&#8221; katanya kepada wartawan kemarin.</p>
<p>Imbauan ini penting menjadi perhatian, sebab sebelumnya ada virus yang menyerang hewan ternak yaitu penyakit Lumpy Skin Disease (LSD). Meski tidak semua ternak terkena, namun hal tersebut untuk menjaga kualitas daging kurban.</p>
<p>Berdasarkan perkembangan data yang dimilikinya, virus LSD di Kabupaten Pati saat ini sudah jauh menurun. Dia menyebut saat ini ada sekitar 300-an ternak yang memasuki tahap penyembuhan. Berbeda dengan bulan sebelumnya, virus LSD cukup membuat khawatir.</p>
<p>&#8220;Sudah tidak masif lagi, ada sekitar 300-an ternak proses penyembuhan. Kami juga akan menerjunkan petugas untuk melakukan monitor dan pengawasan di pasar hewan,&#8221; terang Andi.</p>
<p>Selain itu Dispertan Pati, kata dia akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta mengundang dari takmir masjid. Sosialisasi ini rencananya akan diberikan materi soal pengolahan daging. Adapun waktunya diperkirakan minggu depan.</p>
<p>&#8220;Rencananya minggu depan kita kumpulkan petugas dan takmir bagi yang ada pemotongan hewan kurban. Sosialisasi soal penanganan setelah hewan disembelih serta pengolahan dagingnya,&#8221; tutup Andi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/06/dispertan-ingatkan-2-hal-sebelum-masyarakat-beli-hewan-kurban.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belum Operasi, RPH Margorejo Masih Dievaluasi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/05/belum-operasi-rph-margorejo-masih-dievaluasi.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/05/belum-operasi-rph-margorejo-masih-dievaluasi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 May 2023 11:42:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Dispertan Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[RPH Belum Beroprasi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Pemotongan Hewan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49031</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Margorejo Kabupaten Pati belum beroperasi. Setelah sebelumnya pada bulan Februari yang lalu dikatakan dari pihak terkait mulai persiapan agar operasi RPH tersebut digunakan. Mengenai hal ini Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati Nikentri Meiningrum menyebut saat ini aktivitas RPH yang diklaim representatif ini masih perlu uji coba [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Margorejo Kabupaten Pati belum beroperasi. Setelah sebelumnya pada bulan Februari yang lalu dikatakan dari pihak terkait mulai persiapan agar operasi RPH tersebut digunakan.</p>
<p>Mengenai hal ini Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati Nikentri Meiningrum menyebut saat ini aktivitas RPH yang diklaim representatif ini masih perlu uji coba yang matang dan beberapa hal perlu evaluasi.</p>
<p>&#8220;RPH belum beroperasi masih proses uji coba, masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi,&#8221; kata Niken belum lama ini.</p>
<p>RPH yang terletak di Pasar Hewan tepi jalan raya Pati &#8211; Kudus itu bangunannya direnovasi sejak Maret hingga sekitar September 2022 dengan biaya yang cukup besar mencapai Rp 2,7 miliar.</p>
<p>Dibangunnya RPH tersebut diharapkan mampu menambah pundi-pundi pendapatan daerah. Sehingga banyak pihak pihak menunggu kabar baik menyambut dibukanya RPH Margorejo.</p>
<p>Sementara Kepala Bidang Pendapatan pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Zabidi menambahkan regulasi pengaturan soal RPH di Kabupaten Pati masih terus dilakukan.</p>
<p>&#8220;Sekarang dalam tahapan ujicoba dan regulasinya dalam proses sebagai dasar dalam pengelolaan RPH dimaksud,&#8221; ujarnya Rabu (17/5/2023).</p>
<p>Menurutnya RPH dengan hadirnya RPH di Pati bisa menambah pendapatan daerah. Sebab pendapatan ini merupakan jenis retribusi daerah yang dikelola OPD Dinas Pertanian dengan sistem penarikan mempertimbangkan potensi yang ada.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/05/belum-operasi-rph-margorejo-masih-dievaluasi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelombang Kedua PMK, Masyarakat Diminta Vaksinasi Ternaknya</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/01/gelombang-kedua-pmk-masyarakat-diminta-vaksinasi-ternaknya.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/01/gelombang-kedua-pmk-masyarakat-diminta-vaksinasi-ternaknya.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2023 12:02:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian dan Pertenakan Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Dispertan Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[gelombang kedua Penyakit Mulut dan Kuku]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Mulut dan Kuku Sapi di Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47071</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Andi Hirawadi mengatakan ada gelombang kedua Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) setelah sebelumnya sempat mereda. Berdasarkan catatannya belakangan ini ada sekitar 100-an. Hanya saja berdasarkan penuturnya, gelombang kedua ini penyakit menular pada ternak pada sapi umumnya itu lebih terkondisikan. Pasalnya, saat ini Pemkab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Andi Hirawadi mengatakan ada gelombang kedua Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) setelah sebelumnya sempat mereda. Berdasarkan catatannya belakangan ini ada sekitar 100-an.</p>
<p>Hanya saja berdasarkan penuturnya, gelombang kedua ini penyakit menular pada ternak pada sapi umumnya itu lebih terkondisikan. Pasalnya, saat ini Pemkab Pati sudah mempunyai pelayanan vaksinasi PMK. Berbeda sebelumnya dikatakan vaksinasi PMK belum ada.</p>
<p>&#8220;Serangan kedua sudah ada 100 ternak yang terkena. Tapi masih lebih parah dulu. Karena tidak ada vaksin sama sekali,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kendati demikian, pihaknya mengaku ada masyarakat di beberapa desa yang enggan untuk memberi vaksin bagi ternaknya. Menurutnya, peternak enggan memberikan vaksin itu lantaran beranggapan ternak mereka sudah sehat.</p>
<p>&#8220;Ada peternak yang menolak ternak mereka divaksin. Alasan dari perternaknya katanya ternaknya sudah sehat,&#8221; terang Andi.</p>
<p>Dirinya menjelaskan setidaknya ada 6 (enam) desa peternak yang enggan ternaknya divaksin. Di antaranya Desa Kepohkencono, Bodeh, Karangwotan, Sitimulyo, Lumbungmas, Plosorejo Kecamatan Pucakwangi.</p>
<p>Oleh karena itu, untuk menghindari dari lebih meluasnya PMK di Kabupaten Pati ini dirinya meminta masyarakat tak takut hewan ternaknya divaksin. Sehingga diharapkan PMK bisa dikendalikan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/01/gelombang-kedua-pmk-masyarakat-diminta-vaksinasi-ternaknya.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
