<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Disdagperin Kabupaten Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/disdagperin-kabupaten-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Aug 2023 13:02:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Gas LPG di Pati Langka, Ini Penjelasan Disdagperin</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/08/gas-lpg-di-pati-langka-ini-penjelasan-disdagperin.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/08/gas-lpg-di-pati-langka-ini-penjelasan-disdagperin.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Aug 2023 13:02:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Disdagperin Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Hadi Santosa]]></category>
		<category><![CDATA[Kelangkaan Gas LPG di Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Berita Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Penjelasan Kelangkaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=50648</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Baru-baru ini pasokan gas LPG di Kabupaten Pati mengalami kelangkaan. Tak tercukupinya kebutuhan masyarakat terhadap gas melon tersebut disebut-sebut karena distribusi dari Pertamina terbatas. Sehingga hal itu berdampak di masyarakat. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santosa menjelaskan konsumsi gas lpg diperuntukkan bagi rumah tangga dan Usaha Mikro Kecil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Baru-baru ini pasokan gas LPG di Kabupaten Pati mengalami kelangkaan. Tak tercukupinya kebutuhan masyarakat terhadap gas melon tersebut disebut-sebut karena distribusi dari Pertamina terbatas. Sehingga hal itu berdampak di masyarakat.</p>
<p>Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Hadi Santosa menjelaskan konsumsi gas lpg diperuntukkan bagi rumah tangga dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah  (UMKM). Konsumsi tiap bulan dibatasi oleh Pertamina.</p>
<p>&#8220;Untuk rumah tangga tiap bulan 4 tabung, UMKM 10 tabung. Tapi ternyata kebutuhan UMKM lebih dari itu, sehari ada yang sampai menghabiskan 1 hingga 3 tabung. Ini yang menjadi agak kesulitan masyarakat,&#8221; ujar Hadi belum lama ini.</p>
<p>Lalu, ada penyesuaian baru dari Pertamina terkait pendataan konsumen melalui pangkalan hingga agen gas lpg 3 kilogram. Menurutnya, hal ini untuk mengetahui distribusi gas subsidi serta memastikan agar tepat sasaran. Tetapi hal lain dari pendataan, munculnya kebutuhan masyarakat di luar secara aturan yang berlaku.</p>
<p>Selain itu, Hadi juga menyatakan terbatasnya LPG adalah meningkatnya kegiatan di masyarakat. Menurutnya sedekah bumi serta hari besar keagamaan qurban kemarin juga berdampak pada kuota lpg.</p>
<p>Dia merinci serapan gas LPG mulai dari Januari hingga akhir Juli kemarin sebesar 7.331.880 tabung. Sementara kouta lpg bagi Kabupaten Pati tahun ini sebesar  11.778.660 tabung. Termasuk tambahan cadangan sebanyak 796.660 tabung. Berdasarkan hitungan Disdagperin baru terserap 58,35 persen dari kuota.</p>
<p>Untuk mengantisipasi agar gas melon tidak terjadi gejolak berkepanjangan, dirinya mengaku Disdagperin telah mengajukan permohonan tambahan tabung gas bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Konsumsi masyarakat baik rumah tangga maupun UMKM terhadap LPG 3 kilogram mengalami peningkatan cukup signifikan. Sehingga perlu adanya penambahan alokasi lpg 3 kilogram guna antisipasi gejolak di masyarakat,&#8221; pungkas dia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/08/gas-lpg-di-pati-langka-ini-penjelasan-disdagperin.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Telur Melambung Dikeluhkan Pedagang</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/05/harga-telur-melambung-dikeluhkan-pedagang.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/05/harga-telur-melambung-dikeluhkan-pedagang.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 May 2023 13:03:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Disdagperin Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Telur]]></category>
		<category><![CDATA[Harga telur ayam di Pasar Puri Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49313</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Harga telur ayam di Pasar Puri Baru Pati mengalami kenaikan cukup signifikan. Saat ini harga telur mencapai Rp 33.000 perkilo dari sebelumnya hanya sekitar Rp 28.000. Tingginya harga tersebut dikeluhkan oleh pedagang. Salah satu pedagang, Sri mengatakan naiknya harga telur di pasar sudah terjadi mulai sepakan kemarin. akibat tingginya harga telur berdampak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Harga telur ayam di Pasar Puri Baru Pati mengalami kenaikan cukup signifikan. Saat ini harga telur mencapai Rp 33.000 perkilo dari sebelumnya hanya sekitar Rp 28.000. Tingginya harga tersebut dikeluhkan oleh pedagang.</p>
<p>Salah satu pedagang, Sri mengatakan naiknya harga telur di pasar sudah terjadi mulai sepakan kemarin. akibat tingginya harga telur berdampak pada penghasilan yang didapat. Menurutnya, minat masyarakat berbanding terbalik yaitu berimbas pada sepinya pembeli.</p>
<p>&#8220;Sudah ada seminggu harga telur naik. Terus mengalami kenaikan, dari semula Rp 30 ribuan tetapi berlangsungnya Rp 32 ribu dan saat ini sudah Rp 33 ribu per kilogram. Ini pembeli menurun,&#8221; katanya, Rabu (31/5/2023).</p>
<p>Dia juga mengeluh kondisi ini terjadi cukup lama. Bahkan setelah lebaran kemarin harga telur sempat anjlok. Saat itu dirinya menyebut harga telur hanya Rp 28 ribu per kilogram.</p>
<p>&#8220;Dulu harganya malah cuma Rp 28 ribu per kilo mas. Jadi melonjak tinggi sampai Rp 5 ribu. Ini kan jadi yang dikeluhkan para pedagang,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Terpisah Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati Hadi Santosa pihaknya belum bisa berbuat banyak. Lantaran komoditas telur ini didatangkan dari luar daerah.</p>
<p>Kabupaten Pati, lanjut Hadi belum mampu mencukupi kebutuhan telur. Sehingga harga telur di pasaran belum bisa dikendalikan.</p>
<p>&#8220;Harga normalnya kalau berdasarkan pedagang sekitar Rp 27 &#8211; Rp 29 ribu per kilogram, tapi ini kan di atas Rp 30 ribu. Di Pati sendiri komoditas telur masih didatangkan dari kabupaten lain,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia juga memprediksi kenaikan harga telur ini akan diikuti juga dengan sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Seperti daging, beras, cabe dan lainnya. Hal itu mengingat lantaran sebentar lagi akan masuk bulan Idul Adha.</p>
<p>Bahan pokok akan mengalami kenaikan seperti tahun-tahun biasanya. Bulan depan kan itu menjelang Idul Adha Kepokmas lain juga (terkerek) seperti telur, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, gula pasir,&#8221; beber Hadi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/05/harga-telur-melambung-dikeluhkan-pedagang.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Cabe di Pasaran Tradisional Fluktuatif</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/05/harga-cabe-di-pasaran-tradisional-fluktuatif.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/05/harga-cabe-di-pasaran-tradisional-fluktuatif.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 May 2023 11:51:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Disdagperin Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Cabe di Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49130</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati Hadi Santosa mengatakan harga salah satu dari kebutuhan bumbu dapur yaitu cabe fluktuatif. Selain cabe, harga bawang juga demikian mengalami naik turun. Dia menyebut tidak menentunya harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) tersebut dipengaruhi dari permintaan masyarakat dan persediaan barang yang ada. &#8220;Harga kepokmas fluktuatif [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati Hadi Santosa mengatakan harga salah satu dari kebutuhan bumbu dapur yaitu cabe fluktuatif.</p>
<p>Selain cabe, harga bawang juga demikian mengalami naik turun. Dia menyebut tidak menentunya harga kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) tersebut dipengaruhi dari permintaan masyarakat dan persediaan barang yang ada.</p>
<p>&#8220;Harga kepokmas fluktuatif dalam beberapa hari ini. Harga naik turun karena permintaan dan persediaan yang berubah-ubah,&#8221; kata Hadi, Selasa (23/5/2023).</p>
<p>&#8220;Namun secara umum stabil dan masih terkendali. Yang fluktuatif harganya adalah aneka cabai dan bawang. Sementara untuk komoditas yang lain terbilang stabil, dan persediaan mencukupi,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Berdasarkan catatan Samin News, harga cabe pada akhir tahun hingga Maret mengalami lonjakan. Saat itu panen petani cabe berkurang lantaran adanya cuaca ekstrim. Sehingga permintaan naik begitu juga harganya kian melambung.</p>
<p>Sementara saat bulan Maret, tepatnya ketika awal puasa harga cabe di pasar tradisional kompak turun. Mulai cabe rawit hijau, rawit merah, dan cabe merah besar. Berbeda dengan sebelumnya, awal puasa stok barang melimpah dan harga jual dari pedagang pengumpul turun.</p>
<p>Cabe merah keriting yang sebelumnya seharga Rp 40 ribu kini turun menjadi Rp 30 ribu per kilogram, cabe rawit merah dari sebelumnya seharga Rp 80 ribu kini turun menjadi Rp 55 ribu per kilogram.</p>
<p>Lalu, cabe rawit hijau, dari hari sebelumnya seharga Rp 60 ribu untuk hari ini turun menjadi Rp 55 ribu per kilogram.</p>
<p>Kemudian berdasarkan update Kepokmas per Senin 22 Mei 2023, harga cabe merah keriting Rp 30 ribu, merah besar teropong Rp 42 ribu per kilogram, rawit merah Rp 45 ribu per kilogram, serta cabe rawit hijau Rp 45 ribu per kilogram.</p>
<p>Sedangkan bawang merah Rp Rp 35 ribu per kilogram, bawang putih kating Rp 37 ribu, bawang putih chouw seharga Rp 33 ribu.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/05/harga-cabe-di-pasaran-tradisional-fluktuatif.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Minyak Kita Langka Disebut Distribusi Barang Terbatas</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/02/minyak-kita-langka-disebut-distribusi-barang-terbatas.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/02/minyak-kita-langka-disebut-distribusi-barang-terbatas.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2023 12:14:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Disdagperin Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kelangkaan Miyak Goreng Kita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47578</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati menyebut beberapa waktu ini ketersediaan minyak curah kemasan merk Minyak Kita langka. Kelangkaan ini dipicu dari distribusi oleh produsen ke distributor dan ke pengecer yang terbatas. Kepala Disdagperin Pati, Hadi Santosa mengatakan Minyak Kita merupakan minyak curah dengan produk kemasan. Berbeda halnya dengan minyak curah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://samin-news.com"><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>,</a> <strong>PATI</strong> &#8211; Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati menyebut beberapa waktu ini ketersediaan minyak curah kemasan merk Minyak Kita langka. Kelangkaan ini dipicu dari distribusi oleh produsen ke distributor dan ke pengecer yang terbatas.</p>
<p>Kepala Disdagperin Pati, Hadi Santosa mengatakan Minyak Kita merupakan minyak curah dengan produk kemasan. Berbeda halnya dengan minyak curah pada umumnya dengan penjualan kiloan. Yang mana nanti jumlahnya masih ada.</p>
<p>&#8220;Minyak Kita itukan satu-satunya merk minyak curah dalam kemasan sebagai kewajiban dari produsen minyak. Sebelumnya sempat terjadi kelangkaan minyak di pasaran. Kalau minyak curah yang dijual kiloan itu stoknya ada banyak,&#8221; kata Hadi.</p>
<p>Dirinya mengakui bahwa harga Minyak Kita lebih terjangkau dari pada minyak goreng premium. Perbedaan harganya hampir satu kali lipat. Sehingga masyarakat lebih memilih produk tersebut, permintaan meningkat dan berpengaruh terhadap ketersediaan.</p>
<p>&#8220;Kalau minyak curah kemasan Minyak Kita harganya 14 ribu per liter. Kalau premium antara 22 &#8211; 25 ribu per liter. Minyak curah lebih murah karena dari segi kualitas. Ketersediaan terbatas menjadi faktor utama yang terjadi ada kelangkaan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut Hadi mengatakan di Kabupaten Pati mendapat jatah dari distributor D1 ke D2 (kabupaten). Adapun kuota yang dikirim itu sejumlah 240 karton. Sementara tiap kartonnya berisi 12 liter kemasan, sekitar 2500 an liter totalnya.</p>
<p>&#8220;Minyak Kita untuk disalurkan ke para pengecer dijual ke konsumen akhir seharga 14 ribu per liter. Terkait pendistribusiannya pada D1 ke D2 itu satu kali, mendapat jatah kiriman sekali,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Meski ini dilakukan murni komersial oleh produsen, dia berharap ke depannya Kabupaten Pati mendapat jatah lagi. Karena dengan jumlah tersebut dinilai masih kurang untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/02/minyak-kita-langka-disebut-distribusi-barang-terbatas.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Tinggi Disebut Pemicunya Beras Lokal Dikirim ke Luar Daerah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/02/harga-tinggi-disebut-pemicunya-beras-lokal-dikirim-ke-luar-daerah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/02/harga-tinggi-disebut-pemicunya-beras-lokal-dikirim-ke-luar-daerah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2023 12:46:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Disdagperin Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pemicu harga beras di pati tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47540</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati menyatakan bahwa salah satu penyebab melambungnya harga beras premium lantaran beras lokal banyak yang dikirim ke luar daerah. Kepala Disdagperin Pati, Hadi Santosa mengatakan produk beras di Kabupaten Pati kualitasnya terbilang bagus. Sehingga banyak konsumen banyak yang berminat dan membeli beras asal Pati untuk dikonsumsi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati menyatakan bahwa salah satu penyebab melambungnya harga beras premium lantaran beras lokal banyak yang dikirim ke luar daerah.</p>
<p>Kepala Disdagperin Pati, Hadi Santosa mengatakan produk beras di Kabupaten Pati kualitasnya terbilang bagus. Sehingga banyak konsumen banyak yang berminat dan membeli beras asal Pati untuk dikonsumsi.</p>
<p>&#8220;Harga beras tinggi disebabkan banyak beras di Pati dikirim ke luar daerah. Beras Pati kan termasuk kualitasnya bagus. Apalagi pembeli sekarang itu milih-milih,&#8221; ucap Hadi di ruang kantornya, Senin (20/2/2023).</p>
<p>Menurutnya, selain faktor didistribusikan ke luar daerah. Dia juga menyebut bahwa banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Pati belakangan ini turut serta mempengaruhi harga kebutuhan pokok masyarakat.</p>
<p>Bulan kedua tahun 2023 ini tidak terlalu mengalami banyak perubahan. Yaitu mandek di harga Rp 13.000 per kilogram. Karena berbeda dengan periode bulan sebelumnya sempat lompat dari kisaran Rp 10.000 menjadi Rp 13.000.</p>
<p>&#8220;Harga beras antara Rp 12.500 &#8211; 13.000 per kilogram. Kenaikannya itu terjadi sejak bulan kemarin. Dan harga beras sekarang ini stagnan di angka itu paling naik Rp 500,&#8221; Hadi menjelaskan.</p>
<p>Kendati demikian, pihaknya memastikan bahwa stok beras di pasaran saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dia meminta masyarakat tak perlu risau mengenai hal ini.</p>
<p>&#8220;Bulog mempunyai stok sudah dianggap cukup untuk menyukupi kebutuhan. Dengan HET sekitar Rp 8.600 dari Bulog,&#8221; tutup Hadi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/02/harga-tinggi-disebut-pemicunya-beras-lokal-dikirim-ke-luar-daerah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Adanya PMK, Disdagperin Pati Belum Berencana Tutup Pasar Hewan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/01/adanya-pmk-disdagperin-pati-belum-berencana-tutup-pasar-hewan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/01/adanya-pmk-disdagperin-pati-belum-berencana-tutup-pasar-hewan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2023 13:49:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Disdagperin Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Mulut dan Kuku di Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47152</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati belum berencana menutup pasar tradisional meskipun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Diseases (LSD) menyerang ternak utamanya sapi. Hal itu dibenarkan Kepala Disdagperin Pati Hadi Santosa. Pihaknya belum berpikiran menutup pasar hewan, walaupun berdasarkan informasi yang diterimanya di Pati sudah ditemukan penyakit menular [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati belum berencana menutup pasar tradisional meskipun Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Diseases (LSD) menyerang ternak utamanya sapi.</p>
<p>Hal itu dibenarkan Kepala Disdagperin Pati Hadi Santosa. Pihaknya belum berpikiran menutup pasar hewan, walaupun berdasarkan informasi yang diterimanya di Pati sudah ditemukan penyakit menular pada ternak tersebut.</p>
<p>Saat ini penyebaran PMK yang kedua kalinya. Adapun yang pertama pada sekitar pertengahan tahun 2022 kemarin, Disdagperin menutup pasar hewan. Akan tetapi gelombang kedua ini belum ada tindak lanjut.</p>
<p>&#8220;Gelombang pertama kami tutup pasar hewan ada tiga yang kami tutup, itu Pasar Hewan Winong, Margorejo dan Tayu. Yang kedua ini belum ada rencana penutupan,&#8221; ujar Hadi, Senin (30/1/2023).</p>
<p>Pihaknya akan terus memantau kondisi penyebaran penyakit PMK dan LSD. Jika kondisinya sudah membahayakan, Disdagperin kata Hadi akan segera mengambil langkah seperti yang dilakukan pada gelombang pertama yaitu menutup pasar hewan.</p>
<p>Disdagperin saat ini masih berkoordinasi dengan OPD terkait yaitu Dinas Pertanian (Dispertan) untuk mengantisipasi lonjakan penularan penyakit tersebut agar tidak lebih marak.</p>
<p>Jika memang penyebaran kedua penyakit tersebut disebabkan dimungkinkan karena aktivitas pasar hewan. Pihaknya mengaku akan mengambil langkah segera.</p>
<p>&#8220;Ketika penyebaran penyakit ini besar dan dimungkinkan karena aktivitas pasar hewan, maka kami akan koordinasi dengan Dispertan untuk menentukan langkah selanjutnya. Yang jelas kalau penyebarannya sudah membahayakan, akan kami tutup pasar hewan,&#8221; tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/01/adanya-pmk-disdagperin-pati-belum-berencana-tutup-pasar-hewan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
