<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinkes Grobogan &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/dinkes-grobogan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 Sep 2023 12:05:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Orangtua Harap Waspada! Demam Berdarah di Grobogan Sudah Capai 202 Kasus</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/09/orangtua-harap-waspada-demam-berdarah-di-grobogan-sudah-capai-202-kasus.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/09/orangtua-harap-waspada-demam-berdarah-di-grobogan-sudah-capai-202-kasus.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Sep 2023 12:05:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[GROBOGAN]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Demam Berdarah]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Gunawan Cahyo Utomo]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Berita Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada Demam Berdarah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=51075</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, GROBOGAN &#8211; Musim kemarau ini rentan terhadap kasus demam berdarah dengue (DBD). Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan mencatat selama periode Januari-Agustus 2023 di Kabupaten Grobogan telah mencapai 202 kasus. Sebanyak 157 kasus dialami oleh anak-anak yang berusia 5-14 tahun. Selain itu, telah ada 5 kasus kematian akibat penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> GROBOGAN</strong> &#8211; Musim kemarau ini rentan terhadap kasus demam berdarah dengue (DBD). Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan mencatat selama periode Januari-Agustus 2023 di Kabupaten Grobogan telah mencapai 202 kasus.</p>
<p>Sebanyak 157 kasus dialami oleh anak-anak yang berusia 5-14 tahun. Selain itu, telah ada 5 kasus kematian akibat penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti tersebut. Hal ini dikarenakan imunitas anak-anak yang masih lemah.</p>
<p>&#8220;Sampai akhir bulan Agustus ini, tercatat ada 202 kasus DBD, dengan 5 kasus kematian,&#8221; ucap Sub Koordinator Penanggulangan Penyakit Menular (P2M) Dinkes Grobogan Gunawan Cahyo Utomo pada Selasa (5/9/2023).</p>
<p>Faktor utama penyebab tingginya kasus DBD diakibatkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.</p>
<p>Selain itu, musim kemarau panjang akibat fenomena el nino yang melanda saat ini, cukup berpengaruh terhadap peningkatan penyakit akibat infeksi virus dengue. Suhu yang hangat memudahkan perkembangbiakan nyamuk di tempat-tempat seperti barang-barang bekas, cekungan tanah dan selokan.</p>
<p>&#8220;Nyamuk DBD ini bisa berkembang biak di tempat-tempat yang langsung bersentuhan dengan tanah. Saat kemarau seperti ini, yang dimungkinkan jadi tempat perindukan nyamuk itu seperti di cekungan tanah yang ada di selokan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Terkait kasus kematian akibat DBD, ia menyebut hal itu sering dipengaruhi oleh faktor keterlambatan pemeriksaan dan penanganan medis terhadap penderitanya.</p>
<p>&#8220;Yang masih menjadi masalah itu, kematian akibat DBD ini rata-rata karena keterlambatan membawa penderitanya ke fasilitas kesehatan atau rumah sakit,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus.</p>
<p>Cara tersebut terdiri dari menguras dan menutup tempat penampungan air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi jadi sarang nyamuk, serta melakukan upaya pencegahan lain seperti penaburan bubuk larvasida.(RR/RD)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/09/orangtua-harap-waspada-demam-berdarah-di-grobogan-sudah-capai-202-kasus.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sumarlan, Pria Obesitas 200 kg Kini Dibawa ke RSUD Purwodadi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/07/sumarlan-pria-obesitas-200-kg-kini-dibawa-ke-rsud-purwodadi.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/07/sumarlan-pria-obesitas-200-kg-kini-dibawa-ke-rsud-purwodadi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jul 2023 13:17:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[GROBOGAN]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Pria Obesitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49931</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, GROBOGAN &#8211; Sebelumnya pria obesitas yakni Sumarlan (50) yang memiliki berat mencapai 200 kg telah dievakuasi dan dibawa pulang ke Desa Ngrandu, Geyer, Grobogan pada Jum&#8217;at (30/6/2023) lalu. Namun, kondisinya kini kurang baik lantaran suhu tubuh Sumarlan (50) mencapai 38 derajat celsius. Selain itu dirinya juga mempunyai luka di kaki yang menghawatirkan. Akhirnya Sumarlan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> GROBOGAN</strong> &#8211; Sebelumnya pria obesitas yakni Sumarlan (50) yang memiliki berat mencapai 200 kg telah dievakuasi dan dibawa pulang ke Desa Ngrandu, Geyer, Grobogan pada Jum&#8217;at (30/6/2023) lalu.</p>
<p>Namun, kondisinya kini kurang baik lantaran suhu tubuh Sumarlan (50) mencapai 38 derajat celsius. Selain itu dirinya juga mempunyai luka di kaki yang menghawatirkan.</p>
<p>Akhirnya Sumarlan (50) dibawa ke RSUD Purwodadi dengan dibantu oleh petugas BPBD dan Dinas Kesehatan Grobogan pada Senin, (3/7/2023).</p>
<p>Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Grobogan Djatmiko menerangkan bahwa Sumarlan (50) diangkat oleh 6 orang bersama dengan masyarakat sekitar.</p>
<p>&#8220;Diangkat oleh enam orang dengan selendang bersama-sama dengan masyarakat. Dibawa kesini dengan ambulans model lama. Sempat mau dibawakan elf, tapi ternyata sudah bisa dengan model lama,&#8221; katanya.</p>
<p>Djatmiko juga menambahkan bahwasanya pria tersebut tidak baik-baik saja. Selain suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celsius. Nafas Sumarlan juga cenderung sesak.</p>
<p>&#8220;Panas, suhunya mencapai 38 derajat. Nafasnya juga sesak dan terlihat ngos-ngosan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Untuk sekarang, Sumarlan (50) ditempatkan di ruang Kohort di RSUD Purwodadi.</p>
<p>Terlihat kerabatnya juga masih berada di lokasi guna menunggui Sumarlan.(RR/RD)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/07/sumarlan-pria-obesitas-200-kg-kini-dibawa-ke-rsud-purwodadi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
