<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinas Pertanian Kabupaten Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/dinas-pertanian-kabupaten-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Feb 2023 12:43:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Petani Tak Tahu, Sosialisasi Asuransi Perlindungan Pertanian Kurang Masif</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/02/petani-tak-tahu-sosialisasi-asuransi-perlindungan-pertanian-kurang-masif.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/02/petani-tak-tahu-sosialisasi-asuransi-perlindungan-pertanian-kurang-masif.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2023 12:43:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Niken Tri Meiningrum]]></category>
		<category><![CDATA[petani pati]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi Asuransi Usaha Tani Padi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47651</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Program pemerintah terkait dengan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) belum banyak diketahui oleh petani padi di Pati. Akses informasi yang diberikan pemangku kebijakan di daerah masih kurang gencar. Sehingga ini menjadi satu di antara penyebab mereka tidak tahu informasi asuransi pertanian. Apalagi jangankan tahu dan paham mengenai program perlindungan pertanian ini, maka [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Program pemerintah terkait dengan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) belum banyak diketahui oleh petani padi di Pati. Akses informasi yang diberikan pemangku kebijakan di daerah masih kurang gencar.</p>
<p>Sehingga ini menjadi satu di antara penyebab mereka tidak tahu informasi asuransi pertanian. Apalagi jangankan tahu dan paham mengenai program perlindungan pertanian ini, maka selanjutnya jangan diharap petani mau ikut serta menjadi peserta asuransi.</p>
<p>Salah satu petani Pati, Ahmad Ulil Arham (30) mengaku pihaknya tidak tahu jika pemerintah mempunyai program perlindungan melalui asuransi. Selama ini, jika tanaman padinya gagal panen yang diketahui hanya menanam ulang melalui modal pribadinya.</p>
<p>&#8220;Enggak tahu program apa itu, baru dengar ini ada program asuransi tani padi. Kalau tanaman gagal, iya menanam lagi resikonya petani memang gitu, pakai biaya sendiri,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, perlindungan terhadap para petani sangat dibutuhkan. Mengingat dari profesi petani komoditas pangan tercukupi. Sehingga sudah seharusnya pemangku kebijakan memikirkan kesejahteraan petani.</p>
<p>Senada, Alfi Khoirudin juga menyatakan tak tahu program perlindungan petani tersebut. Hanya saja, dia menekankan produk pertanian bisa lebih meningkat untuk kesejahteraan petani seluruhnya.</p>
<p>&#8220;Iya semoga produk-produk pertanian harganya memihak petani. Dengan begitu kesejahteraannya bisa meningkat,&#8221; terangnya.</p>
<p>Apalagi, indeks nilai produk pertanian tidak seberapa dibanding dengan modal serta biaya produksi yang cukup tinggi. Belum lagi, harga pupuk juga di atas HET yang ditetapkan dan terkadang petani cukupkah sulit mendapatkan.</p>
<figure id="attachment_47647" aria-describedby="caption-attachment-47647" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-47647" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230224-WA0009.jpg" alt="Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati Nikentri Meiningrum" width="1280" height="963" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230224-WA0009.jpg 1280w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230224-WA0009-300x226.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230224-WA0009-1024x770.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230224-WA0009-768x578.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230224-WA0009-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230224-WA0009-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230224-WA0009-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230224-WA0009-696x524.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230224-WA0009-1068x804.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230224-WA0009-558x420.jpg 558w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-47647" class="wp-caption-text">Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati Nikentri Meiningrum</figcaption></figure>
<p>Sementara Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Nikentri Meiningrum pihaknya mendorong agar petani mau mengikuti program AUTP. Utamanya petani di daerah resiko bencana. Mulai banjir, kekeringan hingga hama menyerang.</p>
<p>Disinggung sosialisasi asuransi tidak masif, pihaknya mengelak. Bawa Dispertan sudah melakukan sosialisasi terhadap petani.</p>
<p>&#8220;Sosialisasi sudah, namun petani enggan membayar Rp 180 ribu hektar per MT (Masa Tanam). Padahal ada juga yang disubsidi dari APBN itu pun mereka tidak mau. 80 persen disubsidi dari APBN. 20 persennya mereka yang membayar. Itu juga sulit,&#8221; singgungnya.</p>
<p>&#8220;Harapan kita ya membutuhkan waktu, dan mungkin adanya banjir mereka sadar dapat asuransi bisa klaim. Tetapi yang tidak ikut tidak bisa klaim. Dan ini mungkin bisa mengubah pola pikir bahwa asuransi ternyata penting,&#8221; tambah dia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/02/petani-tak-tahu-sosialisasi-asuransi-perlindungan-pertanian-kurang-masif.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akibat Banjir 6.642 Hektar Tanaman Pertanian di Pati Puso</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/01/akibat-banjir-6-642-hektar-tanaman-pertanian-di-pati-puso.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/01/akibat-banjir-6-642-hektar-tanaman-pertanian-di-pati-puso.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 12:45:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<category><![CDATA[Akibat Banjir 6.642 Hektar Tanaman Pertanian di Pati Puso]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir di Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Dispertan Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dispertan Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Niken Tri Meiningrum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=46983</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati mencatat 6.642 hektar tanaman pertanian puso atau gagal panen. Penyebabnya adalah bencana banjir yang merendam sampai berhari-hari hingga tanaman tersebut busuk. Hal itu berdasarkan data yang dimiliki Dispertan Pati per tanggal 12 Januari 2023. Sementara data dikeluarkan tiap dua minggu sekali atau sebulan dua kali. Kepala Dispertan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati mencatat 6.642 hektar tanaman pertanian puso atau gagal panen. Penyebabnya adalah bencana banjir yang merendam sampai berhari-hari hingga tanaman tersebut busuk.</p>
<p>Hal itu berdasarkan data yang dimiliki Dispertan Pati per tanggal 12 Januari 2023. Sementara data dikeluarkan tiap dua minggu sekali atau sebulan dua kali.</p>
<p>Kepala Dispertan Pati, Niken Tri Meiningrum menyebut ribuan hektar tanaman pertanian yang puso itu dari total luasan 7.242 hektare lahan yang terdampak banjir. Selain itu, disebutkan bahwa sebagian besar puso itu adalah tanaman padi.</p>
<p>&#8220;Wilayah yang terdampak antaranya Kecamatan mulai Kecamatan Sukolilo, Kayen, Gabus, Jakenan, Juwana, Margorejo, Pati, Wedarijaksa, Tayu hingga Dukuhseti. Di mana meliputi 74 desa secara keseluruhan,&#8221; ungkap Niken.</p>
<p>Sedangkan dari angka 6.642 hektar tanaman pertanian yang dinyatakan puso ini sekitar 91 persennya adalah tanaman padi.</p>
<p>Kendati demikian, Niken menyatakan bahwa angka tanaman puso tersebut masih berubah. Karena mengingat faktor cuaca sendiri masih musim hujan. Sehingga, dimungkinkan akan berakibat pada bertambahnya jumlah tanaman gagal panen.</p>
<p>Dispertan Pati, mengklasifikasikan tanaman puso berdasarkan masa tanam. Pihaknya menyebut usia tanam ada yang baru sepekan, 5 hari sampai dengan sekitar sebulan.</p>
<p>Atas dasar perbedaan usia tanam ini, Dispertan belum tahu persis berapa kerugian yang ditimbulkan akibat gagal panen. &#8220;Untuk angka kerugian dari puso kita belum bisa menyebutkan. Karena umur tanamnya berbeda-beda,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/01/akibat-banjir-6-642-hektar-tanaman-pertanian-di-pati-puso.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meski Banjir Bandang, Tanaman Pertanian di Tambakromo Aman</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/12/meski-banjir-bandang-tanaman-pertanian-di-tambakromo-aman.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/12/meski-banjir-bandang-tanaman-pertanian-di-tambakromo-aman.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Dec 2022 12:29:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kun Saptono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=46363</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Meski banjir bandang di Kecamatan Tambakromo dan Winong mengakibatkan ratusan rumah rusak, namun demikian fenomena alam itu tak merusak tanaman pertanian milik masyarakat. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Kun Saptono. Dirinya menyebut informasi yang didapat meski ada korban jiwa dan materi yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Meski banjir bandang di Kecamatan Tambakromo dan Winong mengakibatkan ratusan rumah rusak, namun demikian fenomena alam itu tak merusak tanaman pertanian milik masyarakat.</p>
<p>Hal itu disampaikan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Kun Saptono. Dirinya menyebut informasi yang didapat meski ada korban jiwa dan materi yang cukup besar, tetapi tanaman tak terdampak.</p>
<p>&#8220;Banjir di wilayah Tambakromo aman, istilahnya Alhamdulillah menggenangnya tidak lama langsung surut,&#8221; ucap Kun, Jumat (16/2022).</p>
<p>Sedangkan banjir yang merendam di wilayah tersebut diperkirakan mencapai 320 hektar terdampak banjir yang terjadi pada akhir bulan November kemarin.</p>
<p>Lebih lanjut berdasarkan data yang dimilikinya, bukan banjir bandang yang merusak tanaman melainkan banjir biasa. Menurutnya periode pengamatan 1 sampai dengan 5 Desember banjir menyebabkan ratusan hektar sawah terendam dan gagal panen (puso).</p>
<p>&#8220;Periode pengamatan 1 sampe 5 Desember 1.477 hektar yang terkena banjir. Sementara ada puso 652 hektar sekitar 40 persennya. Tersebar di wilayah Kecamatan Margorejo, Pati, Jakenan, Gabus, Kayen, Juwana, Sukolilo,&#8221; kata dia.</p>
<p>Meski banjir menyebabkan puso, dirinya mengaku pemerintah daerah tak bisa membantu masyarakat. Lantaran keuangan dinas yang sudah mentok tak ada plot anggaran untuk bidang terkait.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/12/meski-banjir-bandang-tanaman-pertanian-di-tambakromo-aman.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pati Segera Memiliki Rumah Potong Hewan Cukup Representatif</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/04/pati-segera-memiliki-rumah-potong-hewan-cukup-representatif.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/04/pati-segera-memiliki-rumah-potong-hewan-cukup-representatif.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Apr 2022 10:07:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Potong Hewan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40362</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Rumah Potong Hewan (RPH) di Pati dan Juwana ada sejak masa kolonial yang sudah beberapa tahun terakhir ini tidak lagi berfungsi. Untuk RPH Pati berlokasi di antara pertigaan ruas Jl Dr Susanto dan Jl Sunan Kalijaga yang dikenal juga dengan RPH Godi, dan pengelolaannya di bawah Dinas Pertanian Kabupaten Pati. Melalui anggaran yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_40360" aria-describedby="caption-attachment-40360" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-40360" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09057.jpg" alt="Papan kegiatan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di lingkungan Pasar Hewan Margorejo, di pinggir jalan raya Pati-Kudus KM 4,5 (atas) dan pelaksana lapangan rekanan CV Hokage Pati tengah memberikan arahan kepada ketua kelompok pekerja (bawah)" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09057.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09057-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09057-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09057-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09057-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09057-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-40360" class="wp-caption-text">Papan kegiatan pelaksanaan pekerjaan pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di lingkungan Pasar Hewan Margorejo, di pinggir jalan raya Pati-Kudus KM 4,5 (atas) dan pelaksana lapangan rekanan CV Hokage Pati tengah memberikan arahan kepada ketua kelompok pekerja (bawah).(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Rumah Potong Hewan (RPH) di Pati dan Juwana ada sejak masa kolonial yang sudah beberapa tahun terakhir ini tidak lagi berfungsi. Untuk RPH Pati berlokasi di antara pertigaan ruas Jl Dr Susanto dan Jl Sunan Kalijaga yang dikenal juga dengan RPH Godi, dan pengelolaannya di bawah Dinas Pertanian Kabupaten Pati.</p>
<p>Melalui anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Penugasan Tahun 2022, Dinas Pertanian Kabupaten Pati sebagai pengguna jasa CV Hokage Pati membangun Rumah Potong Hewan (RPH). Lokasinya di lingkungan Pasar Hewan Margorejo, di pinggir jalan raya Pati-Kudus KM 4,5 dengan nilai kontrak pekerjaan sebesar Rp 2,7 miliar.</p>
<p>Salah seorang pelaksana lapangan rekanan yang bersangkutan, Arga ketika ditanya berkait dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut, Jumat (8/April) 2022 membenarkan, bahwa sesuai kontrak pelaksanaan pekerjaan itu sudah dimulai Senin (28/Maret) 2022 lalu. &#8221;Dengan demikian, pelaksanaan pekerjaan sudah berlangsung selama 12 hari kalender (HK),&#8221;ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-40359" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09062.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09062.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09062-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09062-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09062-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09062-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09062-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_40358" aria-describedby="caption-attachment-40358" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-40358" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09058.jpg" alt="Pelaksana lapangan rekanan pemenang tender paket pekerjaan pembangunan RPH CV Hokage Pati, Arga (bertopi hitam), tengah mengecek kedalaman lubang pondasi bangunan utama.(Foto:SN/aed)" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09058.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09058-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09058-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09058-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09058-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09058-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-40358" class="wp-caption-text">Pelaksana lapangan rekanan pemenang tender paket pekerjaan pembangunan RPH CV Hokage Pati, Arga (bertopi hitam), tengah mengecek kedalaman lubang pondasi bangunan utama.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Sedangkan hari pelaksanaan kegiatan, lanjutnya, akan berlangsung selama 180 hari kalender atau sampai akhir Agustus 2022 mendatang. Selain bangunan utama berupa fasilitas RPH, di sisi kanan juga dilengkapi fasilitas kandang, sehingga sapi-sapi milik perorangan yang hendak dipotong saat menunggu antrean ditempatkan di kandang  tersebut.</p>
<p>Dengan selesainya pekerjaan galian lubang pondasi untuk bangunan utama, kini para pekerjaan semuanya melakukan pekerjaan pembesian atau perangkaian kerangka besi. Sehingga tahapan berikutnya, pemotongan besi sesuai ukuran dan kebutuhan, hari ini juga sudah mulai dikerjakan, dan tahapan berikutnya barulah dimulai pekerjaan menyeluruh.</p>
<figure id="attachment_40357" aria-describedby="caption-attachment-40357" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-40357" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09060.jpg" alt="Deretan kios di halaman depan Pasar Hewan Margorejo yang sudah tak berfungsi, akhirnya harus dibongkar untuk lokasi IPAL dan tempat parkir RPH tersebut.(Foto:SN/aed)" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09060.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09060-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09060-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09060-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09060-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09060-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-40357" class="wp-caption-text">Deretan kios di halaman depan Pasar Hewan Margorejo yang sudah tak berfungsi, akhirnya harus dibongkar untuk lokasi IPAL dan tempat parkir RPH tersebut.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Selain fasilitas bangunan utama RPH yang dilengkapi kandang untuk antrean hewan yang akan dipotong fasilitas ini juga akan dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sisa-sisa air buangan untuk pencucian daging hewan yang sudah dipotong. &#8221;Di deretan lokasi ini pula, dilengkapi pula fasilitas tempat parkir,&#8221;imbuhnya</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/04/pati-segera-memiliki-rumah-potong-hewan-cukup-representatif.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
