<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Desa wisata kudus &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/desa-wisata-kudus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 May 2023 12:29:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Tawarkan Keindahan Alam, Ribuan Wisatawan Datangi Desa Rahtawu Kudus</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/05/tawarkan-keindahan-alam-ribuan-wisatawan-datangi-desa-rahtawu-kudus.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/05/tawarkan-keindahan-alam-ribuan-wisatawan-datangi-desa-rahtawu-kudus.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 May 2023 12:29:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[DESA KITA]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Rahtawu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa wisata kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Keindahan Alam Rahtawu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49177</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Tahun 2022 sampai tahun 2023, lonjakan wisatawan sangat signifikan dan bisa dirasakan oleh masyarakat Desa Rahtawu. Terlebih untuk warga yang memiliki usaha kecil-kecilan dapat menikmati juga. Dalam sebulan wisatawan yang berkunjung dapat mencapai 20-25 ribu. Kepala Desa Rahtawu H.R Didik Aryadi menjelaskan, untuk wisatawan yang berkunjung ke Rahtawu didominasi oleh warga Eks-Karesidenan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> KUDUS</strong> &#8211; Tahun 2022 sampai tahun 2023, lonjakan wisatawan sangat signifikan dan bisa dirasakan oleh masyarakat Desa Rahtawu. Terlebih untuk warga yang memiliki usaha kecil-kecilan dapat menikmati juga. Dalam sebulan wisatawan yang berkunjung dapat mencapai 20-25 ribu.</p>
<p>Kepala Desa Rahtawu H.R Didik Aryadi menjelaskan, untuk wisatawan yang berkunjung ke Rahtawu didominasi oleh warga Eks-Karesidenan Pati (Kudus, Demak, Jepara, Pati) dan Semarang.</p>
<p>&#8220;Selain itu untuk wisata budaya yang dimiliki oleh Desa Rahtawu kebanyakan dari Kota Solo. Jauh-jauh semua. Karena desa kami saat ini sedang viral dan banyak orang ingin tahu dari segi religius, serta wisata alam yang ditawarkan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Selain itu, kata Didik, untuk wisata alam yang mendominasi di Desa Rahtawu ini dapat digunakan sebagai tempat refreshing. Karena desa ini mempunyai karakteristik dan letak yang diinginkan pengunjung.</p>
<p>&#8220;Kalau yang bapak-bapak biasanya penasaran tentang peradaban dari zaman prasejarah. Selain itu ada juga wisata Petilasan di Kampung Adat Semliro Rahtawu Kudus yang telah diresmikan pak Bupati Kudus tahun lalu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, ditengah Wisata Desa Rahtawu yang sedang dicari oleh masyarakat, Didik menyebut untuk peningkatan PAD persemester bulan Juli hingga Desember tahun 2022 kemarin sangat signifikan.</p>
<p>&#8220;PAD kita yang semula berkisar Rp 43 juta, dapat meningkat mencapai kurang lebih Rp 324 juta dalam enam bulan. Jadi hal itu bisa dirasakan masyarakat di Desa Rahtawu,&#8221; bebernya, Kamis (25/5/2023).</p>
<p>Tentunya peningkatan tersebut dapat memberikan sumbangsih kepada warga yang kurang mampu di Desa Rahtawu, ada juga untuk para pendidik Guru PAUD yang belum tercover, ditambah dengan membuka Jalan lintas barat yang sudah pihaknya buka.</p>
<p>&#8220;Dibukanya itu mulai dari BUMDes, kemudian ke utara balai desa. Sebanyak 1,2 km sudah kami buka. Jalan menuju akses pendidikan, dengan PAD itu kita kembalikan ke masyarakat. Jadi itu semua dilaksanakan tahun ini,&#8221; terangnya.</p>
<p>Dia menambahkan, pihaknya juga akan memberikan target kepada direktur BUMDes agar PAD-nya bisa mencapai Rp 700 juta.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/05/tawarkan-keindahan-alam-ribuan-wisatawan-datangi-desa-rahtawu-kudus.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wisata Seribu Batu Semliro Desa Rahtawu Kudus Dipadati Wisatawan di Libur Lebaran</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/04/wisata-seribu-batu-semliro-desa-rahtawu-kudus-dipadati-wisatawan-di-libur-lebaran.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/04/wisata-seribu-batu-semliro-desa-rahtawu-kudus-dipadati-wisatawan-di-libur-lebaran.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Apr 2023 06:19:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[LIFESTYLE]]></category>
		<category><![CDATA[TRAVEL]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Rahtawu Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Desa wisata kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Seribu Batu Semliro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=48680</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Wisata Seribu Batu Semliro, Desa Rahtawu, Kabupaten Kudus pada saat libur lebaran dipadati wisatawan dari berbagai daerah. Ada yang berasal dari Semarang, Demak, dan Jepara. Terkait hal tersebut, Owner Batu Semliro Eko Sulistyono menyampaikan, bahwa menjelang lebaran kemarin, sampai saat ini di momen lebaran untuk volume pengunjungnya mengalami perbedaan. &#8220;Momen puasa kemarin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> KUDUS</strong> &#8211; Wisata Seribu Batu Semliro, Desa Rahtawu, Kabupaten Kudus pada saat libur lebaran dipadati wisatawan dari berbagai daerah. Ada yang berasal dari Semarang, Demak, dan Jepara.</p>
<p>Terkait hal tersebut, Owner Batu Semliro Eko Sulistyono menyampaikan, bahwa menjelang lebaran kemarin, sampai saat ini di momen lebaran untuk volume pengunjungnya mengalami perbedaan.</p>
<p>&#8220;Momen puasa kemarin dan lebaran saat ini sangat berbeda. Kalau puasa kemarin agak sepi, untuk lebaran ini sangat membludak terlebih untuk H+2 kemarin,&#8221; ungkapnya kepada Samin News, Rabu (26/4/2023).</p>
<p>Lebih lanjut, untuk Seribu Batu Semliro sendiri juga masih tutup dikarenakan karyawannya masih dalam momen libur lebaran saat kemarin. Namun setelah buka volume pengunjungnya mencapai ratusan.</p>
<p>Sementara untuk menu yang dicari oleh pengunjung yakni nasi goreng ayam, karena menu unggulan. Selain itu ada juga mie goreng dan entok. Untuk pengunjung di dominasi oleh remaja.</p>
<p>&#8220;Disini didominasi oleh para remaja seperti pasangan, dan rombongan keluarga. Diketahui untuk tempat disiniengusung konsep alam terbuka. Jadi makan sambil menikmati alam,&#8221; katanya.</p>
<figure id="attachment_48677" aria-describedby="caption-attachment-48677" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-48677" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230426-WA0012-300x167.jpg" alt="Foto: Owner Seribu Batu Semliro Rahtawu Kudus Eko Sulistyono saat ditemui di tempat usahanya" width="300" height="167" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230426-WA0012-300x167.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230426-WA0012-1024x570.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230426-WA0012-768x428.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230426-WA0012-696x385.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230426-WA0012-1068x595.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230426-WA0012-754x420.jpg 754w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230426-WA0012.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-48677" class="wp-caption-text">Foto: Owner Seribu Batu Semliro Rahtawu Kudus Eko Sulistyono saat ditemui di tempat usahanya</figcaption></figure>
<p>Disisi lain, Warga Semarang Harsongko menuturkan bahwa kedatangannya di Seribu Batu Semliro dalam rangka mengisi waktu libur lebaran</p>
<p>&#8220;Jadi saya bersama keluarga ada waktu senggang mencari destinasi wisata di Kudus, dan ditemukanlah Seribu batu semliro,&#8221; ungkapnya kepada Samin News.</p>
<p>Ia juga menjelaskan, baru pertama kali datang ke wisata tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/04/wisata-seribu-batu-semliro-desa-rahtawu-kudus-dipadati-wisatawan-di-libur-lebaran.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>19 Desa di Kudus Kantongi SK Bupati Dapat Bankeu Rp 100 Juta</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/11/19-desa-di-kudus-kantongi-sk-bupati-dapat-bankeu-rp-100-juta.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/11/19-desa-di-kudus-kantongi-sk-bupati-dapat-bankeu-rp-100-juta.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2022 09:36:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[DESA KITA]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Keuangan dari Provinsi Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Desa wisata kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=45711</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Sejauh ini terdapat 28 desa di Kudus yang memiliki SK Bupati. Adapun keuntungan adanya hal itu, bisa mendapatkan Bantuan Keuangan dari Provinsi Jateng yang berguna untuk pemberdayaan desa wisata. Namun hanya ada 19 desa yang sudah mendapatkan Bankeu sebanyak Rp 100 juta, Senin (14/11/2022). &#8220;Desa wisata yang terakhir mencairkan itu Gribig. Nantinya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> KUDUS</strong> &#8211; Sejauh ini terdapat 28 desa di Kudus yang memiliki SK Bupati. Adapun keuntungan adanya hal itu, bisa mendapatkan Bantuan Keuangan dari Provinsi Jateng yang berguna untuk pemberdayaan desa wisata. Namun hanya ada 19 desa yang sudah mendapatkan Bankeu sebanyak Rp 100 juta, Senin (14/11/2022).</p>
<p>&#8220;Desa wisata yang terakhir mencairkan itu Gribig. Nantinya 19 desa yang sudah mencairkan bisa digunakan untuk penataan area wisata,&#8221; kata Kepala Disbudpar Kudus Mutrika melalui Subkoordinator Destinasi Wisata Disbudpar M Aflah.</p>
<p>Adapun 19 desa yang sudah mendapatkan Bankeu mulai tahun 2019 diantaranya, Desa Wonosoco, Kandangmas, Tanjungrejo, Kaliputu, Wates, Jepang, Padurenan, Rahtawu, Ternadi, Margorejo, dan Terban, serta Dukuh Waringin. Untuk tahun 2020 Desa Loram Kulon.</p>
<figure id="attachment_45705" aria-describedby="caption-attachment-45705" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-medium wp-image-45705" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221114-WA0005-300x225.jpg" alt="Subkoordinator Destinasi Wisata Disbudpar Kabupaten Kudus M Aflah saat ditemui di Kantornya" width="300" height="225" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221114-WA0005-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221114-WA0005-1024x768.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221114-WA0005-768x576.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221114-WA0005-1536x1152.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221114-WA0005-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221114-WA0005-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221114-WA0005-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221114-WA0005-530x396.jpg 530w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221114-WA0005-696x522.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221114-WA0005-1068x801.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221114-WA0005-560x420.jpg 560w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/11/IMG-20221114-WA0005.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-45705" class="wp-caption-text">Subkoordinator Destinasi Wisata Disbudpar Kabupaten Kudus M Aflah saat ditemui di Kantornya</figcaption></figure>
<p>&#8220;Sementara untuk tahun 2022 ada Desa Japan, Kajar, Karangampel, Kedungdowo, Ngemplak, terakhir Desa Gribig,&#8221; jelasnya kepada Samin News.</p>
<p>M Aflah melanjutkan, berdasarkan perda ada tiga klasifikasi Desa Wisata Kudus yang masih rintisan berkembang dan maju. Diantaranya Desa Jepang, Loram, Dukuh Waringin, Terban dan Wonosoco.</p>
<p>Lebih lanjut, namun untuk hal itu harus mencakup beberapa point yang harus dipenuhi, seperti harus memiliki potensi desa wisata, seni budaya, dan infrastruktur pariwisata, serta pusat kuliner khas yang kental.</p>
<p>Perlu diketahui, bagi yang ingin mengantongi SK Bupati harus aktif dalam kegiatan dan punya kelembagaan yang kuat di desa tersebut. Bagi yang belum memiliki SK Bupati belum bisa mengajukan Bankeu.</p>
<p>&#8220;Untuk Desa Wonosoco saat ini memiliki PAD yang besar. Karena disana paling banyak kunjungan wisata,&#8221; ungkapnya kepada Samin News.</p>
<p>Sementara itu, dirinya juga bercerita mengenai pendampingan desa wisata yang dimulai sejak tahun 2020 sebelum Covid-19. Namun untuk pencanangan dan pembentukan desa wisata dirintis sejak 2009-2010 yang saat itu belum ada.</p>
<p>Hasil tersebut terbentuk desa wisata generasi awal, yakni Desa Jepang, Desa Wonosoco, Loram, Kaliwungu, Kaliputu yang rata-rata sudah memiliki potensi atraksi wisata berupa kirab budaya. Media kirab budaya bisa dijadikan strategi untuk mempromosikan desa wisata.</p>
<p>&#8220;Misalnya ada Desa Wonosoco dengan Kirab Resik-Resik Sendang, Ampyang Maulid Loram Kulon, dan Jepang ada Kirab Air Salamun. Tahun 2014 secara legal formal dinas mengeluarkan SK kepala dinas untuk penetapan desa wisata,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Termasuk Kauman, Rahtawu, Terban, dan hampir semua desa di Kudus kami mempromosikan desa wisata menggunakan strategi memanfaatkan kirab budaya yang jadi kearifan lokal disitu. Kemudian hasilnya muncul di media cetak,&#8221; tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/11/19-desa-di-kudus-kantongi-sk-bupati-dapat-bankeu-rp-100-juta.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
