<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>desa banjarsari &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/desa-banjarsari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Mar 2023 11:51:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>1.015 Bungkus Makanan Siap Saji Dibagikan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/03/1-015-bungkus-makanan-siap-saji-dibagikan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/03/1-015-bungkus-makanan-siap-saji-dibagikan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Mar 2023 11:51:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[desa banjarsari]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsosp3akb]]></category>
		<category><![CDATA[Gajahmati.]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Siap Saji]]></category>
		<category><![CDATA[Mustokoharjo]]></category>
		<category><![CDATA[Ngastorejo]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Sinoman]]></category>
		<category><![CDATA[Sugihrejo]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Haryumi]]></category>
		<category><![CDATA[Widorokandang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47833</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Untuk membantu warga yang terdampak akibat banjir, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsosp3akb) menyalurkan bantuan makanan siap saji. Ribuan bungkus makanan dibagikan kepada warga Pati. Kepala Dinas Sosial melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Tri Haryumi menjelaskan bahwa sebelum dibagikan, terlebih dahulu dimasak di dapur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Untuk membantu warga yang terdampak akibat banjir, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsosp3akb) menyalurkan bantuan makanan siap saji. Ribuan bungkus makanan dibagikan kepada warga Pati.</p>
<p>Kepala Dinas Sosial melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Tri Haryumi menjelaskan bahwa sebelum dibagikan, terlebih dahulu dimasak di dapur umum depan kantor setempat.</p>
<p>Bersama dengan tim bahan makanan dimasak skala besar. Selanjutnya proses pembungkusan hingga siang, kemudian didistribusikan kepada warga terdampak banjir ke sejumlah desa di Pati.</p>
<p>&#8220;1.015 bungkus makanan siap saji dikirim ke Biteng Desa Banjarsari, Sinoman, Widorokandang, Sugihrejo, Ngastorejo, Mustokoharjo, dan Gajahmati,&#8221; ujarnya, Senin (6/3/2023).</p>
<p>Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Pati belakangan ini menyebabkan banjir. Sungai tak mampu menampung volume air lalu meluap ke pemukiman warga.</p>
<p>Pendistribusian bantuan itu petugas terpaksa harus menaiki perahu. Sebab jalan tidak bisa dilintasi dengan membawa beban bungkusan makanan. Seperti di Banjarsari banjir masih cukup tinggi.</p>
<p>Jangan sampai warga yang terdampak banjir, ditambah pula dengan kesusahan makan. Meski aktivitas terganggu, namun kebutuhan pokok tetap harus terpenuhi.</p>
<figure id="attachment_47835" aria-describedby="caption-attachment-47835" style="width: 1600px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-47835" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230306-WA0008.jpg" alt="Petugas menaiki perahu untuk membagikan bantuan makanan siap saji (Samin News /istimewa)" width="1600" height="900" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230306-WA0008.jpg 1600w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230306-WA0008-300x169.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230306-WA0008-1024x576.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230306-WA0008-768x432.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230306-WA0008-1536x864.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230306-WA0008-696x392.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230306-WA0008-1068x601.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230306-WA0008-747x420.jpg 747w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><figcaption id="caption-attachment-47835" class="wp-caption-text">Petugas menaiki perahu untuk membagikan bantuan makanan siap saji (Samin News /istimewa)</figcaption></figure>
<p>&#8220;Dengan bantuan yang kami salurkan itu semoga membantu saudara kita yang terendam banjir yang tidak bisa masak, biar semua bisa makan,&#8221; Tri berharap.</p>
<p>Diharapkan juga banjir segera surut kembali, masyarakat bisa beraktivitas sedia kala. Jika cuaca berkata lain, pihaknya juga akan menyalurkan bantuan serupa membantu warga yang tengah dilanda musibah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/03/1-015-bungkus-makanan-siap-saji-dibagikan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendangkalan dan Parkir Kapal Pemicu Meluapnya Sungai Silugonggo</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/03/pendangkalan-dan-parkir-kapal-pemicu-meluapnya-sungai-silugonggo.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/03/pendangkalan-dan-parkir-kapal-pemicu-meluapnya-sungai-silugonggo.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Mar 2023 13:12:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[desa banjarsari]]></category>
		<category><![CDATA[Dukuh Biteng]]></category>
		<category><![CDATA[Gabus]]></category>
		<category><![CDATA[intensitas hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Juwana]]></category>
		<category><![CDATA[kayen]]></category>
		<category><![CDATA[normalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[parkir kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[pendangkalan sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Sukolilo]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Silugonggo.]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47807</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Banjir limpasan dari Sungai Silugonggo yang melintasi dari atas mulai Sukolilo, Kayen, Gabus, Pati Kota hingga Juwana naik ke permukaan rumah warga. Wilayah di sekitar sungai itu menjadi langganan banjir tiap kali hujan deras datang. Sebut saja Dukuh Biteng Desa Banjarsari Kecamatan Gabus. Di wilayah ini banjir sudah menjadi langganan. Selain lantaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Banjir limpasan dari Sungai Silugonggo yang melintasi dari atas mulai Sukolilo, Kayen, Gabus, Pati Kota hingga Juwana naik ke permukaan rumah warga. Wilayah di sekitar sungai itu menjadi langganan banjir tiap kali hujan deras datang.</p>
<p>Sebut saja Dukuh Biteng Desa Banjarsari Kecamatan Gabus. Di wilayah ini banjir sudah menjadi langganan. Selain lantaran cuaca ekstrim, banjir limpasan Silugonggo tersebut diduga faktornya adalah parkir kapal besar yang menghambat aliran air ke laut. Sehingga berdampak air meluap ke daratan.</p>
<p>Kasnari (48) warga Dukuh Biteng Desa Banjarsari mengatakan, banjir sudah ketiga kalinya terhitung belum ada setahun. Sebelumnya, banjir merendam berbulan-bulan namun sudah surut. Tetapi awal tahun 2023 ini banjir kembali datang.</p>
<p>&#8220;(banjir) awal tahun sudah surut, ini banjir datang lagi kemarin dua mingguan. Jarak pemukiman (Biteng) ke Silugonggo tak kurang 70-an m,&#8221; ujarnya.</p>
<p>&#8220;Langganan banjir itu ya termasuk karena ada kapal di Juwana, jadi air tidak lancar berhenti lalu meluap ke desa-desa pinggiran sungai,&#8221; sambung Kasnari.</p>
<p>Apalagi dia menyebut cuaca hujan yang terjadi dengan intensitas tinggi menambah air semakin naik ke permukaan. Belum lagi hujan dari wilayah atas. Sehingga, dia berharap ada upaya untuk melakukan upaya mencarikan solusi mengatasi persoalan kapal itu.</p>
<p>Hujan beserta parkir kapal yang disebut memicu terjadinya banjir di sekitaran sungai, disebut juga kondisi Sungai Silugonggo sudah mengalami pendangkalan. Sehingga tak mampu menampung banyak debit air.</p>
<p>&#8220;Pendangkalan Sungai Silugonggo itu juga termasuk penyebab banjir. Sudah tak bisa ngalir karena adanya parkir kapal ditambah sungai dangkal pula. Normalisasi sudah lama tidak ada,&#8221; ungkap Karmeni warga lainnya.</p>
<p>Sedangkan Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya menjelaskan berdasarkan data yang diterimanya per tanggal 2 Maret 2023 banjir terjadi di 8 kecamatan. Meliputi, Kecamatan Gabus, Jakenan, Pati, Kayen, Dukuhseti, Sukolilo, Juwana dan Margoyoso.</p>
<p>&#8220;Sudah sekitar satu minggu (lebih) hujan intensitas tinggi dan cuaca yang sangat ekstrim di Pati beberapa hari ini, mengakibatkan DAS (Daerah Aliran Sungai) tidak mampu menampung debit air hujan dan meluap menggenangi beberapa kecamatan,&#8221; katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/03/pendangkalan-dan-parkir-kapal-pemicu-meluapnya-sungai-silugonggo.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siapa Bilang Dukuh Biteng Banjir?</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/01/siapa-bilang-dukuh-biteng-banjir.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/01/siapa-bilang-dukuh-biteng-banjir.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jan 2020 02:33:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[desa banjarsari]]></category>
		<category><![CDATA[dukuh binteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=10654</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com,  PATI &#8211; Melihat struktur beritanya minimal ditulis oleh awak media, tapi isinya adalah kebohongan yang tidak bertanggung jawab karena berita tentang sebuah kejadian, di mana puluhan hektare tanaman padi di Dukuh Biteng, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Pati, sejak Rabu (1/1) terendam banjir. Berita tersebut entah dicomot dari mana, tapi di dalamnya sebagai sumber berita [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_10653" aria-describedby="caption-attachment-10653" style="width: 480px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-10653" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200103_092444.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200103_092444.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/01/20200103_092444-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-10653" class="wp-caption-text">Hamparan tanaman padi muda yang menghijau di Dukuh Biteng, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Pati yang tanpa ada genangan air, tapi  sebuah media online mewartakan kebohongan yang sulit dipertanggungjawabkan bahwa tanaman padi di dukuh tersebut saat ini terendam banjir.</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com,  PATI</strong> &#8211; Melihat struktur beritanya minimal ditulis oleh awak media, tapi isinya adalah kebohongan yang tidak bertanggung jawab karena berita tentang sebuah kejadian, di mana puluhan hektare tanaman padi di Dukuh Biteng, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Pati, sejak Rabu (1/1) terendam banjir. Berita tersebut entah dicomot dari mana, tapi di dalamnya sebagai sumber berita adalah Kepala Dukuh setempat, Marzuki.</p>
<p>Berita tersebut  penulisnya jelas tanpa melakukan chek and rechek di lapangan, sehingga sama sekali tidak memahami sebuah logika sebuah peristiwa. Yakni, mengapa Dukuh Biteng selalu menjadi langganan banjir yang datangnya lebih awal dan berlangsung paling lama bila dibanding lokasi lain baru berakhir.</p>
<p>Ketika hal tersebut ditanyakan kepada beberapa warga, apa benar tanaman padi muda yang masih menghampar hijau tersebut tergenang banjir. Warga justru balik bertanya, itu berita dari mana karena mereka benar-benar mengharap agar tahun ini kendati turun hujan karna musimnya tapi tidak terlalu ekstrem agar Biteng terhindar dari banjir rutin kiriman.</p>
<p>Apalagi melihat tanaman padi muda yang rata-rata sudah berumur satu bulan, berarti harapan untuk bisa panen pada Maret atau April mendatang cukup besar, sehingga para petani sebenarnya sudah bosan dengan datangnya banjir kiriman. &#8221;Karena itu, mudah-mudahan tahun ini banjir kiriman dari hulu bisa dihindari, sehingga kami bisa memanen hasil jerih payah kami,&#8221;ujar salah seorang di antara mereka, Patmo (35).</p>
<p>Disebutkan, untuk ketinggian air di alur Kali Juwana, hari ini sedikit mengalami kenaikan dibanding sejak hujan Rabu (1/1) lalu. Hal itu terjadi, karena tingginya curah hujan di kawasan Pegunungan Kendeng yang banyak hulu anak kali yang mengalirkan air ke Kali Juwana, tapi ketinggian airnya belum sampai limpas melewati tepi bibir kali.</p>
<p>Dengan demikian, posisi dan kondisi air tetap aman sepanjang kawasan hulu baik di lereng Pegunungan Kendeng maupun lereng Muria curah hujannya tidak terlalu tinggi. Jika kondisi itu yang terjadi, maka semua air hujan dari anak kali di ke dua lereng pegunungan tersebut masuknya ke alur Kali Juwana, maka banjir tak bisa dihindari.</p>
<p>Dampak dari kondisi itulah terjadinya banjir tak bisa dihindari, sehingga yang terkena dampak lebih dahulu adalah kawasan yang berada di pinggir alur kali tersebut. Karena itu, jika alur Kali Juwana belum limpas melampau batas bibir tepi alur kali atau melewati bantaran, ada yang menyebutkan Kali Juwana atau Pati banjir, jelas tidak memahami kondisi lapangan penyebab mengapa Pati terjadi banjir.</p>
<p>Lebih memprihatinkan lagi, kalau ada media yang sampai memberitakan peristiwa banjir yang biasa dialami warga seperti di Dukuh Biteng, itu adalah berita asal comot tanpa memikirkan dampak psikologis bagi warga yang selama ini tempat tinggalnya selalu menjadi langganan banjir kiriman bila musim penghujan. Hanya mengejar sensasi berita, tanpa pernah tahu dan paham bagaimana logika kejadiannya, itukah orang-orang yang menyatakan diri sebagai awak media?</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/01/siapa-bilang-dukuh-biteng-banjir.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
