<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dermaga Tambat Kapal &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/dermaga-tambat-kapal/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Oct 2021 10:04:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Hari Ini Terakhir Pengecoran Beton Lantai Dermaga Tambat Kapal</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/10/hari-ini-terakhir-pengecoran-beton-lantai-dermaga-tambat-kapal.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/10/hari-ini-terakhir-pengecoran-beton-lantai-dermaga-tambat-kapal.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Oct 2021 10:04:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Dermaga Tambat Kapal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=34478</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Untuk panjang lantai dermaga kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana yang mencapai 670 meter, Selasa (26/Oktober) 2021 hari ini sudah selesai seluruhnya dilakukan pengecoran material beton. Dengan demikan, untuk bagian pekerjaan tersebut seluruhnya sudah tuntas. Adapun lokasi terakhir lantai dermaga yang dilakukan pengecoran, adalah terletak pada bagian ujung utara membentang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_34475" aria-describedby="caption-attachment-34475" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-34475" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074591.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074591.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074591-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074591-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074591-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074591-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074591-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-34475" class="wp-caption-text">Para pekerja tengah melakukan pengecoran lantai dermaga tambat kapal dengan material beton yang digelontorkan dari kendaraan molen pemproses dan pengangkut.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong><a href="https://www.samin-news.com/">SAMIN-NEWS.com</a>, PATI</strong> &#8211; Untuk panjang lantai dermaga kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana yang mencapai 670 meter, Selasa (26/Oktober) 2021 hari ini sudah selesai seluruhnya dilakukan pengecoran material beton. Dengan demikan, untuk bagian pekerjaan tersebut seluruhnya sudah tuntas.</p>
<p>Adapun lokasi terakhir lantai dermaga yang dilakukan pengecoran, adalah terletak pada bagian ujung utara membentang ke timur dengan panjang sekitar 70 meter. Akan tetapi, untuk pengecoran terakhir tinggal sepanjang 50 meter, karena yang 20 meter sudah dilakukan pengecoran sebelumnya, sehingga untuk pngecoran lantai/plat dermaga berukuran lebar 4,25 meter itu sudah selesai.</p>
<p>Dengan demikian, papar pelaksana lapangan dari rekanan yang bersangkutan, Abdul Kholiq, tahapan pekerjaan berikutnya yang masih harus dituntaskan adalah penulangan dan pengecoran pada sisi samping sepanjang dermaga. Bagian ini dikenal dengan sebut &#8221;capping&#8217;,&#8221; dan yang sebenarnya adalah &#8221;capping beam.&#8221;</p>
<p>Bagian tersebut berdasarkan pemahaman teknik adalah kata lain dari konstruksi balok penutup pada bangunan bawah, baik itu turap maupun dinding penahan. &#8221; Dengan demikian, konstruksi tersebut juga sebagai penutup balok pengunci pada konstruksi sheet pile yang terpasang pada bawah lantai/plat dermaga,&#8221;ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-34476" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074611.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074611.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074611-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074611-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074611-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074611-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074611-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_34477" aria-describedby="caption-attachment-34477" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-34477" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074621.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074621.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074621-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074621-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074621-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074621-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/10/DSC074621-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-34477" class="wp-caption-text">Tahapan pekerjaan berikutnya adalah pembuatan &#8221;capping beam&#8221; atau balok penutup konstruksi bawah yang baru dilakukan pembesian (atas) dan dari pembesian dilanjutkan dengan pemasangan begisting samping dan pengecoran (bawah).(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Karena itu, lanjutnya, tahapan pada sisa hari kalender yang masih sekitar 35 hari karena seluruh tahapan pekerjaan harus sudah berakhir 30 November mendatang, maka setelah hari ini dan hari-hari berikutya memang dikonsentrasikan untuk menyelesaikan pekerjaan pembuatan &#8221;capping beam&#8221; tersebut. Mengingat, pekerjaan itu sudah berjalan dan bahkan sudah ada bagian yang dilakukan pengecoran, maka sisa waktu yang ada tetap cukup untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.</p>
<p>Sedangkan pekerjaan lainnya, adalah pemasangan angkur penguat pada dermaga dengan jarak masing-masing sepuluhan meter. Dengan demikian, jika panjang dermaga seluruhnya adalah 670 meter maka paling tidak ada angkur yang harus terpasang tidak kurang dari 70 buah, tapi hal itu dengan jarak sedikit lebih rapat atau kurang dari 10 meter antara angkur satu dan lainnya.</p>
<p>Untuk pekerjaan lain yang juga harus diselesaikan dalam sisa hari kalender yang masih lebih dari 30 hari tersebut, yaitu pembuatan dermaga kapal patroli TNI Angkatan Laut (AL) yang terletak di sisi selatan. &#8221;Prinsipnya, kami optimistis bahwa untuk pelaksaan seluruh pekerjaan akan selesai pada hari kalender sesuia kontrak,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/10/hari-ini-terakhir-pengecoran-beton-lantai-dermaga-tambat-kapal.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hujan Mulai Jadi Kendala Kerja Lembur di Dermaga Tambat Kapal</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/09/hujan-mulai-jadi-kendala-kerja-lembur-di-dermaga-tambat-kapal.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/09/hujan-mulai-jadi-kendala-kerja-lembur-di-dermaga-tambat-kapal.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Sep 2021 08:09:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[Dermaga Tambat Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Mulai Jadi Kendala Kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=33575</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Faktor nonteknis yang belakangan diperkirakan muncul dalam pelaksanaan paket pekerjaan dermaga kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana, adalah turunnya hujan. Hal tersebut sudah diprediksi lebih awal, sehing sistem kerja lembur sampai malam untuk pekerjaan itu pun dilakukan, utamanya adalah pembesian. Akan tetapi yang tak bisa dihindari, bahwa turunnya hujan itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_33574" aria-describedby="caption-attachment-33574" style="width: 588px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-33574" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/09/a2-5.gif" alt="" width="588" height="441" /><figcaption id="caption-attachment-33574" class="wp-caption-text">Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan pembuatan cetakan sementara beton (begisting) dan pembesian dermaga kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong><a href="https://www.samin-news.com/">SAMIN-NEWS.com</a>, PATI</strong> &#8211; Faktor nonteknis yang belakangan diperkirakan muncul dalam pelaksanaan paket pekerjaan dermaga kolam tambat kapal di kawasan Pulau Seprapat Juwana, adalah turunnya hujan. Hal tersebut sudah diprediksi lebih awal, sehing sistem kerja lembur sampai malam untuk pekerjaan itu pun dilakukan, utamanya adalah pembesian.</p>
<p>Akan tetapi yang tak bisa dihindari, bahwa turunnya hujan itu berlangsung pada malam hari antar pukul 19.00 s/d 20.00, sehingga pelaksanaan kerja lembur pun belum begitu maksimal. Dengan demikian, jika turunnya hujan tidak segera reda, maka untuk melaksanakan pekerjaan tersebut tak bisa berlanjut, karena untuk lokasi pekerjaan memang di tempat terbuka.</p>
<p>Lagi pula, papar salah seorang pelaksana lapangan rekanan yang bersangkutan, Moch Kholik, jika turun hujan deras dampaknya pun berlanjut hingga pagi hari, yaitu tanah di sekitarnya hasil pemadatan tahun lalu juga berlumpur jika ada kendaraan bermuatan berat melintas di atasnya. &#8221;Beruntung kami sudah selesai melaksanakan pengecoran dermaga kolam tambat kapal itu mencapai 300 meter lebih, atau sebagian dari panjang dermaga secara keseluruhan,&#8221;ujarmya.</p>
<p>Selain itu, lanjut dia, sekarang juga sudah dipersiapkan lagi cetak sementara beton untuk dermaga di depannnya sepanjang tidak kurang dari 150 meter, sehingga bila pengecoran sudah selesai dilakukan akan menambah panjang dermaga seluruhnya menjadi 500 meter. Akan tetapi pada bagian begisting tersebut yang sudah selesai dilakukan pembesian baru sekitar 50 meter, dan rencana besok pagi akan dilakukan pengecoran.</p>
<p>Sedangkan panjang sisanya yang 100 meter, untuk pelaksanaan akan terus berlanjut utamanya pembesian dan penambahan begisting baru juga terus dikerjakan. Karena itu, meskipun terhambat turunnya hujan pada saat kerja lembur tapi tidak mempengaruhi capaian progres, sehingga pihaknya tetap optimistis bahwa sampai berakhirnya hari kalender seluruh pekerjaan tuntas.</p>
<p>Dengan demikian, untuk rencana pengecoran beton untuk dermaga besok sepanjang malam nanti di lokasi tidak turun hujan deras pelaksanaannya pasti berjalan lancar dan maksimal. &#8221;Sebab, lalu lalangnya kendaraan molen pencampur dan pengangkut material beton bisa keluar maupun masuk ke lokasi secara  leluasa,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/09/hujan-mulai-jadi-kendala-kerja-lembur-di-dermaga-tambat-kapal.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
