<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Curah hujan tinggi &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/curah-hujan-tinggi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Dec 2025 16:15:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>
	<item>
		<title>Petani di Tegalombo Meninggal Dunia Tersambar Petir</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2025/12/petani-di-tegalombo-meninggal-dunia-tersambar-petir.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2025/12/petani-di-tegalombo-meninggal-dunia-tersambar-petir.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2025 16:15:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[Curah hujan tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Pati Hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Dukuhseti]]></category>
		<category><![CDATA[Tersambar Petir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=56965</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Seorang petani di Desa Tegalombo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, meninggal dunia setelah tersambar petir saat berada di sawah, Jumat (26/12/2025) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.45 WIB dan menggegerkan warga sekitar. Korban diketahui bernama Septian Dwicahyo (36), warga RT 03 RW 02 Desa Tegalombo. Sebelumnya, korban berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 17.00 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Seorang petani di Desa Tegalombo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, meninggal dunia setelah tersambar petir saat berada di sawah, Jumat (26/12/2025) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.45 WIB dan menggegerkan warga sekitar.</p>
<p>Korban diketahui bernama Septian Dwicahyo (36), warga RT 03 RW 02 Desa Tegalombo. Sebelumnya, korban berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 17.00 WIB untuk pergi ke sawah. Namun, sekitar 45 menit kemudian, korban ditemukan warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa.</p>
<p>Kapolsek Dukuhseti AKP Ali Mashuri menjelaskan, pihak kepolisian menerima laporan dari istri korban sekitar pukul 18.00 WIB. Petugas SPKT dan Reskrim Polsek Dukuhseti bersama tim medis dari Puskesmas Dukuhseti langsung mendatangi lokasi kejadian.</p>
<p>“Saat petugas tiba, korban sudah berada di pinggir sawah setelah dievakuasi oleh warga. Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan awal,” ujar AKP Ali Mashuri.</p>
<p>Berdasarkan keterangan dua saksi, saat kejadian hujan deras disertai petir tengah melanda kawasan persawahan. Korban diduga tersambar petir hingga terjatuh. Warga yang melintas kemudian menemukan korban dan meminta bantuan warga lain untuk mengevakuasi korban ke tempat aman.</p>
<p>Hasil pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik. Namun terdapat jejas pada tubuh korban yang mengarah pada sambaran petir dan menyebabkan henti jantung mendadak.</p>
<p>“Dari hasil pemeriksaan dan keterangan saksi, kejadian ini murni kecelakaan alam dan tidak ditemukan unsur tindak pidana,” tegas AKP Ali Mashuri.</p>
<p>Pihak kepolisian memastikan korban tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya. Keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan telah menandatangani surat pernyataan sebelum jenazah diserahkan untuk dimakamkan.</p>
<p>Kapolsek Dukuhseti juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di ruang terbuka, terutama ketika cuaca ekstrem. Warga diminta segera mencari tempat aman jika hujan disertai petir demi menghindari kejadian serupa.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2025/12/petani-di-tegalombo-meninggal-dunia-tersambar-petir.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bila Hujan Deras ; Ruas Jalan Gembong-Pati Berubah Menjadi Alur Kali</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/12/bila-hujan-deras-ruas-jalan-gembong-pati-berubah-menjadi-alur-kali.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/12/bila-hujan-deras-ruas-jalan-gembong-pati-berubah-menjadi-alur-kali.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Dec 2021 09:44:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Curah hujan tinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=36653</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dampak dari rusaknya kondisi lingkungan kawasan seperti di Kecamatan Gembong, kini bisa dilihat secara bersama-sama bila turun hujan deras. Karena tidak lagi terdapat perbukitan dengan tanaman pepohonannya sebagai lokasi tempat penyerapan dan penahan air, maka derasnya air hujan tersebut langsung mengelontor dari lokasi kawasan yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_36649" aria-describedby="caption-attachment-36649" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-36649" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08353.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08353.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08353-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08353-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08353-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08353-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08353-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-36649" class="wp-caption-text">Kondisi ruas jalan Gembong-Pati, mulai turunan tanjakan Towelo (Ngembes) Desa Gembong hingga Wonesekar, Kecamatan Gembong menjadi tempat mengalir derasnya air hujan.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Dampak dari rusaknya kondisi lingkungan kawasan seperti di Kecamatan Gembong, kini bisa dilihat secara bersama-sama bila turun hujan deras. Karena tidak lagi terdapat perbukitan dengan tanaman pepohonannya sebagai lokasi tempat penyerapan dan penahan air, maka derasnya air hujan tersebut langsung mengelontor dari lokasi kawasan yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah.</p>
<p>Karena itu, ruas jalan raya antara Gembong-Pati, kebanyakan berubah menjadi alur kali tempat mengalirnya gelontoran air hujan tersebut yang benar-benar tanpa kendali. Kondisi tersebut diperburuk fakta yang memang seperti mengejek keserakahan kita, yaitu penghancuran besar-besaran terhadap kawasan perbukitan yang selama memang menjadi ajang penambangan liar galian C.</p>
<p>Dari pantauan sepanjang ruas jalan tersebut, mulai dari sisi timur ruas jalan depan SMP Gembong, dari ruas jalan menurun, sisi kiri dan kanan menjadi tempat mengalirnya air hujan. Bahkan, secara ekstrem gelontoran air pun semakin liar setelah sampai di turunan lokasi yang disebut Towelo, masuk Dukuh Ngembes, Desa Gembong.</p>
<p>Pada posisi tanjakan jika dari arah Pati ke Gembong, di sisi kiri (timur) jalan juga terdapat lubang di tepi badan jalan saling berdekatan dengan lubang yang cukup lumayan. Tidak hanya itu, meterial badan jalan berupa batu pecah bercampur lapisan aspal juga ikut tergerus air berserakan di tengah jalan, tapi gelontoran air belum juga berhenti.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-36651" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08352.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08352.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08352-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08352-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08352-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08352-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08352-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_36650" aria-describedby="caption-attachment-36650" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-36650" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08354.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08354.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08354-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08354-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08354-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08354-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/12/DSC08354-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-36650" class="wp-caption-text">Kondisi ruas jalan Gembong-Pati selepas depan MTs Negeri setempat ke timur, karena akses jalan yang tidak mempunyai drainase.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Bahkan, hal itu terus berlanjut hingga tikungan bawah Towelo hingga depan MTs Negeri Gembong ke timur hingga Wonosekar. Akses ruas jalan sedikit terbebas dari kondisi seperti alur kali setelah sebelah timur Wonosekar atau masuk Desa Semirejo, tapi ke timur lagi memasuki Desa Kedungbulus sama saja, yaitu tidak mempunyai fasilitas saluran pembuang.</p>
<p>Kondisi tersebut tak jauh berbeda, sampai lepas dari SPBU di pinggir kanan ruas jalan itu sampai di Kebun Muktiharjo, Kecamatan Margorejo. Akan tetapi, memasuki Dukuh Rondole, Desa Muktiharjo ke timur hingga depan SMKN 2 Pati akses ruas jalan Gembong-Pati, ternyata bila turun hujan deras memang berubah menjadi alur kali.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/12/bila-hujan-deras-ruas-jalan-gembong-pati-berubah-menjadi-alur-kali.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
