<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cuaca &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/cuaca/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Mar 2023 13:32:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Gelaran Even Dandangan Dongkrak Ekonomi Kabupaten Kudus</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/03/gelaran-even-dandangan-dongkrak-ekonomi-kabupaten-kudus.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/03/gelaran-even-dandangan-dongkrak-ekonomi-kabupaten-kudus.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Mar 2023 13:32:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[bulan Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Hartopo]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[even]]></category>
		<category><![CDATA[even dandangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku usaha mikro kecil dan menengah]]></category>
		<category><![CDATA[penataan]]></category>
		<category><![CDATA[pengenalan produk]]></category>
		<category><![CDATA[produk]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47982</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Even dandangan yang dibuka oleh Bupati Hartopo pada sore, Sabtu (11/3) tersebut diharapkan dapat meningkatkan ekonomi Kabupaten Kudus setelah berhenti selama tiga tahun. Bupati Kudus Hartopo menyampaikan, ini merupakan even dandangan pertama kali yang digelar seusai terkena dampak pandemi Covid-19 yang mengakibatkan tidak bisanya digelar even dandangan. &#8220;Sudah tiga tahun terdampak Covid-19, sehingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, KUDUS</strong> &#8211; Even dandangan yang dibuka oleh Bupati Hartopo pada sore, Sabtu (11/3) tersebut diharapkan dapat meningkatkan ekonomi Kabupaten Kudus setelah berhenti selama tiga tahun.</p>
<p>Bupati Kudus Hartopo menyampaikan, ini merupakan even dandangan pertama kali yang digelar seusai terkena dampak pandemi Covid-19 yang mengakibatkan tidak bisanya digelar even dandangan.</p>
<p>&#8220;Sudah tiga tahun terdampak Covid-19, sehingga kita tak bisa melaksanakan tradisi dandangan seperti ini,&#8221; kata Hartopo.</p>
<p>Lebih lanjut, seusai Covid-19, orang nomor satu di Kudus itu memberikan instruksi kepada Dinas Perdagangan terkait gelaran even dandangan yang agar segera dilakukan penataan.</p>
<p>&#8220;Usai landainya Covid-19, saya segera menginstruksi kepada pihak Dinas Perdagangan segera melakukan penataan dan memetakan tradisi yang dilaksanakan setahun sekali itu,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Hartopo berharap pada kali ini dan hari berikutnya cuaca di Kabupaten Kudus bisa kondusif dan hujan tidak turun lagi. Agar seluruh masyarakat yang hadir bisa menikmati even tersebut.</p>
<p>&#8220;Dandangan kali ini beda dengan yang sebelumnya, dengan terdampaknya Covid-19 pada tahun lalu, dan ini digelar lagi semoga masyarakat senang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu, kata Hartopo, para pelaku UMKM di Kabupaten Kudus yang turut berpartisipasi ikut dalam even dandangan, diharapkan produk yang dijual dapat dikenal masyarakat yang datang berkunjung.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan UMKM yang di dandangan dapat diketahui masyarakat luas. Dan ini juga untuk meningkatkan ekonomi Kudus, serta sebagai aja recovery Kudus,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Dia juga bercerita mengenai UMKM yang ikut pada even dandangan ini sebanyak 75-80 persen yang berasal dari Kabupaten Kudus. Sementara sisanya diikuti oleh UMKM yang berasal dari luar Kudus.</p>
<p>&#8220;Tentunya kehadiran UMKM yang berasal dari luar Kabupaten Kudus untuk melengkapi even dandangan ini, jika hanya Kudus saya rasa kurang lengkap maka kami mengundang UMKM luar,&#8221; bebernya.</p>
<figure id="attachment_47980" aria-describedby="caption-attachment-47980" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-47980" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230311-WA0008-300x225.jpg" alt="Foto: dandangan yang digelar di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus" width="300" height="225" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230311-WA0008-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230311-WA0008-1024x768.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230311-WA0008-768x576.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230311-WA0008-1536x1152.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230311-WA0008-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230311-WA0008-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230311-WA0008-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230311-WA0008-530x396.jpg 530w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230311-WA0008-696x522.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230311-WA0008-1068x801.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230311-WA0008-560x420.jpg 560w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230311-WA0008.jpg 1600w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-47980" class="wp-caption-text">Foto: dandangan yang digelar di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus</figcaption></figure>
<p>&#8220;Diharapkan melalui even ini bisa sebagai sarana tempat mengenalkan produk UMKM dan lainnya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Hartopo menambahkan, bahwa even dandangan ini diharapkan lancar hingga menjelang masuknya bulan Ramadhan yang tinggal menghitung hari.</p>
<p>Kepala Dinas Perdagangan Kudus Djadmiko menjelaskan, even dandangan ini dimulai hari ini, Sabtu 11 Maret hingga 20 Maret 2023 dengan memanfaatkan lokasi diarea seputar Jalan Kudus-Purwodadi, hingga Alun-Alun Simpang Tujuh.</p>
<p>&#8220;Yang hadir ini sebanyak 620 pelaku UMKM. Untuk Kabupaten Kudus 461, sedangkan luar Kabupaten Kudus sebanyak 159,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/03/gelaran-even-dandangan-dongkrak-ekonomi-kabupaten-kudus.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nelayan Diminta Pahami Teknologi dan Kearifan Lokal</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/03/nelayan-diminta-pahami-teknologi-dan-kearifan-lokal.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/03/nelayan-diminta-pahami-teknologi-dan-kearifan-lokal.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Mar 2023 12:33:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[adaptif]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[deteksi keberadaan]]></category>
		<category><![CDATA[hasil tangkapan]]></category>
		<category><![CDATA[jarak]]></category>
		<category><![CDATA[Kearifan Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[kelemahan]]></category>
		<category><![CDATA[laut]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan Pati]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab pati]]></category>
		<category><![CDATA[posisi ikan]]></category>
		<category><![CDATA[produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[satelit]]></category>
		<category><![CDATA[tangkapan ikan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47854</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta para nelayan tradisional untuk memahami kemajuan canggihnya teknologi. Ini untuk menunjang produktivitas hasil tangkapan ikan, karena bisa memungkinkan mendeteksi keberadaan di dalam laut. Deputi Bidang Metrologi BMKG Guswanto mengatakan, selain harus memahami penerapan teknologi, nelayan juga diminta untuk menerapkan ilmu atau pemahaman yang sudah berkembang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta para nelayan tradisional untuk memahami kemajuan canggihnya teknologi. Ini untuk menunjang produktivitas hasil tangkapan ikan, karena bisa memungkinkan mendeteksi keberadaan di dalam laut.</p>
<p>Deputi Bidang Metrologi BMKG Guswanto mengatakan, selain harus memahami penerapan teknologi, nelayan juga diminta untuk menerapkan ilmu atau pemahaman yang sudah berkembang di tengah masyarakat itu sendiri dalam aktivitas melaut.</p>
<p>Menurutnya, duku nelayan susah payah mencari ikan di suatu titik. Setelah itu baru proses penangkapan. Akan tetapi, dengan canggihnya teknologi, nelayan bisa mengetahui lokasi ikan berada.</p>
<p>&#8220;Dulu mencari ikan baru ditangkap. Tapi kalau sekarang tinggal menangkap. Karena dalam aplikasi di BMKG sudah ada posisi-posisi ikan pada jam tertentu,&#8221; ujarnya dalam kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa (7/3/2023).</p>
<p>Melalui kemampuan teknologi, sehingga ini memudahkan nelayan. Kendati memang pihaknya tak memungkiri bahwa teknologi yang dimiliki BMKG tetap ada kelemahan yaitu belum mampu menjangkau hingga jarak yang luas.</p>
<p>Dia menjelaskan teknologi itu bisa digunakan untuk mendeteksi ikan hanya sampai 300 kilometer. Menurutnya, lebih dari itu harus memakai satelit dan teknologi itu masih cukup mahal untuk diterapkan.</p>
<p>Kemudian, nelayan juga harus mampu menguasai kearifan lokal terhadap cuaca. Pasalnya perubahan iklim sangat cepat di waktu-waktu tertentu, apalagi ketika di tengah lautan.</p>
<p>&#8220;Teknologi BMKG dengan kearifan lokal harus dipahami digabungkan. Karena dari keduanya dapat memahami aktivitas melaut dan perubahan iklim,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara, Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menambahkan melalui kegiatan ini para nelayan mampu memahami betul penerapan teknologi kelautan dan tidak melupakan kearifan lokal kaitannya dengan perubahan iklim.</p>
<p>&#8220;Nelayan nantinya dapat lebih adaptif terhadap cuaca yang terjadi. Bekal ini harapannya nelayan lebih produktif hasil tangkapnya,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/03/nelayan-diminta-pahami-teknologi-dan-kearifan-lokal.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
