<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Covid-19 Kabupaten Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/covid-19-kabupaten-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Jun 2021 09:28:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Dalam Sepekan Tim Pemakaman Desa Ngepungrojo Memakamkan Empat Jenazah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/06/dalam-sepekan-tim-pemakaman-desa-ngepungrojo-memakamkan-empat-jenazah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/06/dalam-sepekan-tim-pemakaman-desa-ngepungrojo-memakamkan-empat-jenazah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2021 09:28:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Standar Protokol Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=29863</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Selama sepekan sejak dibentuk tim pemakaman jenazah standar prokol Covid-19 &#8221;Jaga Tetangga&#8221; Desa Ngepungrojo, sampai Senin (28/Juni) kemarin, sudah memakamkan empat jenazah. Bahkan yang kali terakhir dimakamkan adalah jenazah salah seorang perangkat desa setempat yang meninggal karena terpapar covid-19. Berkait hal tersebut, papar salah seorang perangkat lainnya, Edy, tim tersebut saat ini sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_29867" aria-describedby="caption-attachment-29867" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-29867" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-52-2-ink.jpeg" alt="" width="640" height="405" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-52-2-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-52-2-ink-300x190.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29867" class="wp-caption-text">Proses pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 oleh tim pemakaman &#8221;Jaga Tetangga&#8221; Desa Ngepungrojo, Kecamatan Pati.(Foto:SN/dok-ed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI </strong>&#8211; Selama sepekan sejak dibentuk tim pemakaman jenazah standar prokol Covid-19 &#8221;Jaga Tetangga&#8221; Desa Ngepungrojo, sampai Senin (28/Juni) kemarin, sudah memakamkan empat jenazah. Bahkan yang kali terakhir dimakamkan adalah jenazah salah seorang perangkat desa setempat yang meninggal karena terpapar covid-19.</p>
<p>Berkait hal tersebut, papar salah seorang perangkat lainnya, Edy, tim tersebut saat ini sudah mulai berfungsi karena sudah bisa mengatasi pelaksanaan pemakaman jenazah standar protokol Covid-19. Lebih dari itu, semisal di desa setempat harus terjadi pemakaman secara bersamaan, tim yang ada pun tidak perlu kebingungan.</p>
<p>Selain itu, keluarga duka pun tidak perlu harus saling menunggu karena di satu desa ini sudah dibentuk tiga tim sesuai dengan jumlah pedukuhan di Desa Ngepungropjo. &#8221;Masing-masing tim dari Dukuh Krajan atau yang lazim disebut juga Ngepung, berikutnya tim daru Dukuh Kebak, dan ketiga adalah tim pemakaman dari Dukuh Kinyan,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="size-full wp-image-29866 aligncenter" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-50-ink.jpeg" alt="" width="640" height="426" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-50-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-50-ink-300x200.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-50-ink-631x420.jpeg 631w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_29865" aria-describedby="caption-attachment-29865" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-29865" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-50-2-ink.jpeg" alt="" width="640" height="405" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-50-2-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-50-2-ink-300x190.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29865" class="wp-caption-text">Proses pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 oleh tim pemakaman &#8221;Jaga Tetangga&#8221; Desa Ngepungrojo, Kecamatan Pati.(Foto:SN/dok-ed)</figcaption></figure>
<p>Kendati dalam satu desa sudah punya tiga tim pemakaman jenazah standar prokol Covid-19, lanjut Edy, baik pihaknya maupun warga yang lain tetap mengharap, hendaknya jangan sampai terjadi kematian dan jenazahnya harus dimakamkan dengan protokol tersebut. Apalagi, jika kematian warga itu terjadi secara beruntun.</p>
<p>Sebab, dibentuknya tim pemakaman itu adalah sebagai upaya menyelesaikan jika selama masa pandemi ini ada warga yang meninggal, tapi untuk pemakamannya menunggu tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati. &#8221;Sebab, tugas tim yang bersangkutan adalah cukup banyak, sehingga desa membentuk tim pemakaman adalah untuk menghindari agar tidak terjadi pemakaman yang menunggu waktu cukup lama,&#8221; imbuhnya.</p>
<figure id="attachment_29864" aria-describedby="caption-attachment-29864" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29864" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-49-ink.jpeg" alt="" width="640" height="422" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-49-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-49-ink-300x198.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-29_16-16-49-ink-637x420.jpeg 637w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29864" class="wp-caption-text">Proses pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 oleh tim pemakaman &#8221;Jaga Tetangga&#8221; Desa Ngepungrojo, Kecamatan Pati.(Foto:SN/dok-ed)</figcaption></figure>
<p>Diperoleh keterangan, selein tim pemakaman dari tiga Dukuh Ngepungrojo yang sudah memakamkan empat jebazah dalam satu pekan, satu tim lainnya juga sudah terbentuk. Yakni, tim &#8221;Jaga Tetangga&#8221; Desa Payang juga di Kecamatan Pati, dan dalam waktu sepekan juga sudah harus memakamkan dua jenazah standar protokol Covid-19.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/06/dalam-sepekan-tim-pemakaman-desa-ngepungrojo-memakamkan-empat-jenazah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gusdurian Kembali Gelar Vaksinasi untuk Warga</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/06/gusdurian-kembali-gelar-vaksinasi-untuk-warga.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/06/gusdurian-kembali-gelar-vaksinasi-untuk-warga.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2021 08:59:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[Covid_19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[VAKSIN COVID-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=29854</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Di akhir Juni 2021 ini adalah kali keempat Gusdurian Pati menggelar vaksinasi untuk warga dari berbagai kalangan, sehingga hal tersebut akan terus dilanjutkan sampai progran vaksinasi dari pemerintah ini sudah terlaksana secara maksimal. Di sisi lain, Gusdurian juga berterima kasih karena masih dipercaya untuk melaksakan hal tersebut. Demikian harapapannya, papar salah satu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Di akhir Juni 2021 ini adalah kali keempat Gusdurian Pati menggelar vaksinasi untuk warga dari berbagai kalangan, sehingga hal tersebut akan terus dilanjutkan sampai progran vaksinasi dari pemerintah ini sudah terlaksana secara maksimal. Di sisi lain, Gusdurian juga berterima kasih karena masih dipercaya untuk melaksakan hal tersebut.</p>
<p>Demikian harapapannya, papar salah satu Koodinator Gusdurian Pati, KH Happy Irianto, agar apa yang telah dilaksanakan oleh pemerintah dalam upaya membantu  warganya, agar mempunyai kemampuan dan daya tahan  maksimal mencegah penyebaran Covid-19. Jika vaksinasi kepada warga terus dilaksanakan, maka jumlah warga yang mampu bertahan dalam menghadapi penyeberan virus tersebut tentu semakin bertambah banyak.</p>
<p>Karena itu, pihaknya bekerja sama dengan jajaran TNI dan Polri di tingkat paling  bawah juga terus dilakukan, sehingga setiap berlangsung pelaksaanaan vaksinasi maka semua jajaran terkait, termasuk dari lintas sektoral tak pernah absen ikut ambil bagian. &#8221;Satu di antaranya, pelaksana penyuntikan vaksin kepada masyarakat selama ini dilakukan oleh jajaran tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Pati I,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29855 aligncenter" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05876-ink.jpeg" alt="" width="640" height="415" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05876-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05876-ink-300x195.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_29856" aria-describedby="caption-attachment-29856" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29856" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05881-ink.jpeg" alt="" width="640" height="424" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05881-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05881-ink-300x199.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05881-ink-634x420.jpeg 634w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29856" class="wp-caption-text">Suasana proses pelaksanaan vaksinasi untuk warga yang berlangsung Selasa (29/Juni) tadi pagi, di Kelenteng Hok Tik Bio Pati.</figcaption></figure>
<p>Sedangkan vaksinasi kali keempat tahap pertama ini, lanjut Kiai Happy Irianto, vaksin yang disediakan untuk 230 orang. Tempatnya juga tidak berubah, di serambi dan halaman depan Kelenteng Hok Tik Bio, di Kompleks Pecinan, Jl MH Thamrin Pati yang dimulai sejak pukul 08.00 hingga tengah hari, sehingga alokasi vaksin yang disediakan pun mencukupi.</p>
<p>Adapun masyarakat yang hadir pun tidak terfokus, maksudnya tidak hanya berasal dari satu wilayah baik desa/kelurahan maupun satu kecamatan, melain ada yang bedrasal dari desa lain. Di antaranya ada yang dari Juwana, Trangkil, Tambakromo juga ada yang dari wilayah Kecamatan Pati sendiri, mengingat jumlahnya cukup banyak.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29858 aligncenter" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05887-ink.jpeg" alt="" width="640" height="419" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05887-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05887-ink-300x196.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_29859" aria-describedby="caption-attachment-29859" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29859" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05889-ink.jpeg" alt="" width="640" height="427" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05889-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05889-ink-300x200.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05889-ink-630x420.jpeg 630w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29859" class="wp-caption-text">Suasana vaknisasi untuk warga oleh Kelompok Gusdurian Pati di serambi depan Kelenteng Hok Tik Bio Pati.</figcaption></figure>
<p>Demikian pula, mereka juga berasal dari beberapa kalangan karena ada yang berasal dari kalangan guru, dan bahkan ada yang datang dari jajaran tenaga kesehatan (nakes). &#8221;Kami juga mendapat informasi bahwa Rabu (30/Juni) besok pihak Kelurahan Pati Kidul juga melaksanakan vaksinasi untuk warganya,&#8221; imbuh Kiai Happy Irianto.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/06/gusdurian-kembali-gelar-vaksinasi-untuk-warga.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hajatan &#8221;Ngunduh Mantu&#8221; di Winong Terpaksa Dibubarkan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/06/hajatan-ngunduh-mantu-di-winong-terpaksa-dibubarkan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/06/hajatan-ngunduh-mantu-di-winong-terpaksa-dibubarkan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2021 05:51:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=29109</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Ini adalah peringatan bagi seluruh warga khususnya di wilayah Kecamatan Winong, dan di Kabupaten Pati pada umumnya. Yakni, jangan coba-coba memaksakan diri untuk mencoba menggelar hajat baik khitanan maupun hajat pernikahan, termasuk &#8221;ngunduh mantu&#8221; serta menggelar hajat lainnya yang berpotensi mengundang serta mengumpulkan warga. Jika hal tesebut tetap nekad dilaksanakan, maka risiko [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Ini adalah peringatan bagi seluruh warga khususnya di wilayah Kecamatan Winong, dan di Kabupaten Pati pada umumnya. Yakni, jangan coba-coba memaksakan diri untuk mencoba menggelar hajat baik khitanan maupun hajat pernikahan, termasuk &#8221;ngunduh mantu&#8221; serta menggelar hajat lainnya yang berpotensi mengundang serta mengumpulkan warga.</p>
<p>Jika hal tesebut tetap nekad dilaksanakan, maka risiko dan konsekuensinya tetap akan dibubarkan sebagaimana yang berlangsung Selasa (9 Juni) 2021 tadi pagi, di Desa Tawangrejo, Kecamatan Winong. Kendati hanya &#8221;ngunduh mantu) atau mendatangkan keluarga mempelai, baik perempuan maupun laki-laki tapi dihadiri para undangan, namanya tetap punya hajat pernikahan.</p>
<p>Dengan demikian, papar Camat Winong, Sunaryo, pihaknya bersama jajaran Forkopimcam terpkasa harus membubarkan acara tersebut. Kendati yang berlangsung di desa itu, adalah hajat &#8221;ngunduh mantu&#8221; dan keluarga besan daru Boyolali, pihaknya tetap membubarkan acara tersebut.</p>
<p>Dasarnya, hal itu sudah ada Kesepakatan Bersama tentang Pembatasan Kegiatan Hajatan di Masyarakat pada Masa Pandemi Copvid-19 di Kabupaten Pati, tertanggal 7 Juni. &#8221;Di mana dalam kesepakatan tersebut semua jajaran Forkopimda, dan juga Pak Kepala Kemenag serta Ketua DPRD yang diwakili unsur pimpinan lainnya, Pak H Joni Kurnianto ST MMT tanda tangan,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29112 aligncenter" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-10_00-39-44-ink.jpeg" alt="" width="640" height="421" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-10_00-39-44-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-10_00-39-44-ink-300x197.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-10_00-39-44-ink-638x420.jpeg 638w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_29111" aria-describedby="caption-attachment-29111" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29111" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-10_00-39-38-ink.jpeg" alt="" width="640" height="421" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-10_00-39-38-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-10_00-39-38-ink-300x197.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/photo_2021-06-10_00-39-38-ink-638x420.jpeg 638w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29111" class="wp-caption-text">Camat Winong, Sunaryo bersama jajaran Forkopimcam setempat saat membubarkan orang punya hajat &#8221;ngunduh mantu&#8221; di Desa Tawangrejo, Kecamatan Winong, Rabu (9/Juni) 2021 tadi pagi.(Foto:SN/dok-nar)</figcaption></figure>
<p>Dalam kesempatan tersebut, lanjut Sunaryo, Camat dan Forkopimcam diharuskan agar menegakkan  protokol kesehatan (Prokes) di wilayah masing-masing. Selain itu juga memerintahkan kepala desa/lurah agar melarang warga masyarakat menyelenggarakan kegiatan hajatan /resepsi pernikahan/khitanan dan kegiatan sejenis.</p>
<p>Sebab hal tersebut berpotesi mendatangkan orang banyak selama bulan Juni 2021, sehingga pernikahan hanya boleh dilaksanakan dalam bentuk ijab qabul di KUA. Sedangkan pemberkatan nikah di gereja, hanya dihadiri oleh mempelai, orang tua, dan saksi.</p>
<p>Karena itu, bila tidak mengindahkan  kesepakatan itu maka kegiatan hajatan/resepsi pernikahan /khitanan dan kegiatan sejenis dimaksud dibubarkan. Yakni, oleh Satgas Penanganan Covid-19, maka jangan sampai ada warga yang sengaja melanggar dan mengabaikan sekepakatan tersebut.</p>
<p>Apalagi, jiaka untuk acara seperti &#8221;ngunduh mantu&#8221; atau menyatankan keluarga besan bisa ditunda dulu sampai situasi di masa pandemi ini benar-benar sudah berakhir. &#8221;Lagi pula untuk Desa Tawangrejo juga sudah banyak warga yang positif terpapar, sehingga kami terpaksa harus membubarkan hajatan tersebut,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/06/hajatan-ngunduh-mantu-di-winong-terpaksa-dibubarkan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tracking Swab Antigen di Puskesmas Wedarijaksa I Sebanyak 13 Orang Positif</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/06/tracking-swab-antigen-di-puskesmas-wedarijaksa-i-sebanyak-13-orang-positif.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/06/tracking-swab-antigen-di-puskesmas-wedarijaksa-i-sebanyak-13-orang-positif.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jun 2021 08:38:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Covid_19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=29058</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Tindak lanjut terpaparnya sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Wedarijaksa I, Senin (7/Juni) kemarin dilakukan tracking swab antigen terhadap orang-orang yang diperkirakan mempunyai kontak dekat dengan nakes yang bersangkutan. Apalagi, dampak dari terpaparnya positif nakes tersebut, Puskesmas harus menutup layanan sementara, dan sekarang sudah membuka kembali layanan tersebut. Dari hasil tracking swab [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_29060" aria-describedby="caption-attachment-29060" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29060" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05455-ink.jpeg" alt="" width="640" height="403" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05455-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05455-ink-300x189.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29060" class="wp-caption-text">Tracking dengan swab antigen di Puskesmas Wedarijaksa I yang berlangsung Senin (7/Juni) kemarin.</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Tindak lanjut terpaparnya sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Wedarijaksa I, Senin (7/Juni) kemarin dilakukan tracking swab antigen terhadap orang-orang yang diperkirakan mempunyai kontak dekat dengan nakes yang bersangkutan. Apalagi, dampak dari terpaparnya positif nakes tersebut, Puskesmas harus menutup layanan sementara, dan sekarang sudah membuka kembali layanan tersebut.</p>
<p>Dari hasil tracking swab antigen sebanyak 62 orang untuk 13 orang di antaranya positif sehingga harus secepatnya melakukan isolasi mandiri, agar terpaparnya yang bersangkutan tidak keburu menyebar kepada yang lainnya, utamanya di lingkungan maupun kepada orang-orang yeng mempunyai kontak dekat. Di sisi lain, hal itu membuktikan bahwa penyebaran Covid-19 ini terus berlanjut begitu cepat.</p>
<p>Karena itu, papar Kepala Puskesmas Wedarijaksa I, Suroso MKes, pihaknya juga harus bertindak cepat untuk kembali melakukan &#8216;tracking antigen yang hasilnya sudah diketahui. &#8221;Yakni, daru 62 orang ternyata 13 orang di antaranya positif sehingga isolasi mandiri harus dilakukan oleh yang bersangutan,&#8221; tandasnya.</p>
<figure id="attachment_29061" aria-describedby="caption-attachment-29061" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29061" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05457-ink.jpeg" alt="" width="640" height="388" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05457-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05457-ink-300x182.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29061" class="wp-caption-text">Puluhan orang harus menjalani swab antigen di Puskesmas Wedarijaksa I untuk mengetahui yang bersangkutan terpapar positif Covid-19 atau tidak.</figcaption></figure>
<p>Selain tracking antigen, lanjut Suroso juga ada 10 orang yang menjalani swab PCR dan 5 lainnya bumil antigen sehingga jumlah seluruhnya ada 77 orang.  Akan tetapi untuk yang PCR masih dalam proses, sehingga pihaknya tetap masih harus menunggu hasil tersebut.</p>
<p>Dengan demikian, dalam menyikapi kondisi pihaknya tetap mengharap agar warga benar-benar mematuhi apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Yakni, diharuskannya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro, termasuk di antaranya pembatasan orang punya hajat perkawinan yang cukup dengan akad nikah.</p>
<p>Di sisi lain, kepatuhan untuk tidak berkerumun hendaknya juga dihindari, serta kepatuhan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan (propkes) juga jangan diabaikan. &#8221;Karena itu, semua harus saling menjaga diri jangan sampai tertular dan menularkan Covid-19,&#8221; imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/06/tracking-swab-antigen-di-puskesmas-wedarijaksa-i-sebanyak-13-orang-positif.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekan Pertama Juni Sebanyak 36 Jenazah Dimakamkan Standar Protokol Covid-19</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/06/pekan-pertama-juni-sebanyak-36-jenazah-dimakamkan-standar-protokol-covid-19.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/06/pekan-pertama-juni-sebanyak-36-jenazah-dimakamkan-standar-protokol-covid-19.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2021 01:19:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Pati]]></category>
		<category><![CDATA[pemakaman covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=28980</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Mengakhiri pekan pertama Juni 2021 warga Pati yang meninggal dan harus dimakamkan standar protokol Covid-19 sebanyak 36 jenazah. Jika semula &#8221;Samin News&#8221; menyebut angka 33 pada Sabtu (5/6) siang menjelang sore kemarin, ternyata hal itu terjadi penambahan lagi. Semalam atau tadi malam, menyusul dimakamkan lagi tiga jenazah lainnya yang semuanya adalah perempuan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_28987" aria-describedby="caption-attachment-28987" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-28987" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/2-ink.jpeg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/2-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/2-ink-300x225.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/2-ink-80x60.jpeg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/2-ink-160x120.jpeg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/2-ink-265x198.jpeg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/2-ink-560x420.jpeg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-28987" class="wp-caption-text">Saat salah seorang tim pemakaman jenazah standar prokol Covid-19 dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati 1 dan sopir ambulans pembawa jenazah yang sama-sama dalam kondisi kelelahan semalam. (Alman Eko Darmo/Samin News)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI </strong>&#8211; Mengakhiri pekan pertama Juni 2021 warga Pati yang meninggal dan harus dimakamkan standar protokol Covid-19 sebanyak 36 jenazah. Jika semula &#8221;Samin News&#8221; menyebut angka 33 pada Sabtu (5/6) siang menjelang sore kemarin, ternyata hal itu terjadi penambahan lagi.</p>
<p>Semalam atau tadi malam, menyusul dimakamkan lagi tiga jenazah lainnya yang semuanya adalah perempuan, dan pemakaman tersebut berlangsung hingga Minggu (6/6) sekitar pukul 01.30. Masing-masing dilaksanakan oleh Tim Pemakaman Jebazah BPBD Pati 1 (Pati selatan) dan BPBD Pati 2 (Pati utara).</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-28981" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/3-ink.jpeg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/3-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/3-ink-300x225.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/3-ink-80x60.jpeg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/3-ink-160x120.jpeg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/3-ink-265x198.jpeg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/3-ink-560x420.jpeg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_28982" aria-describedby="caption-attachment-28982" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-28982 size-full" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/4-ink.jpeg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/4-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/4-ink-300x225.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/4-ink-80x60.jpeg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/4-ink-160x120.jpeg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/4-ink-265x198.jpeg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/4-ink-560x420.jpeg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-28982" class="wp-caption-text">Saat tim pemakaman BOPBD Patu 1 agak kesulitan mengusung pati jenazah karena bentuknya pada salah satu sisu terlalu tinggi, sehingga tangan mereka tdak bisa ikut menjangkau ke atas. (Alman Eko Darmo/Samin News)</figcaption></figure>
<p>Khusus yang disebut terakhir berdasarkan keterangan yang dihimpun menyebutkan, dilaksanakan oleh Tim Pemakaman BPBD Pati 2 dari Pati utara. Adapun yang harus dimakamkan oleh tim ini, yautu jenazah seorang perempuan, warga Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti yang sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Sebening Kasih Tayu.</p>
<p>Sementara tim pemakamn dari BPBD Pati 1 juga harus memakamkan jenazah lainnya, yaitu seorang perempuan, warga Desa Blingijati, Kecamatan Winong. Sebelum meninggal almarhumah sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati, dan  selesai itu tim juga harus bersiap-siap kembali untuk melaksanakan tugas lagi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-28983" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/5-ink.jpeg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/5-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/5-ink-300x225.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/5-ink-80x60.jpeg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/5-ink-160x120.jpeg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/5-ink-265x198.jpeg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/5-ink-560x420.jpeg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_28984" aria-describedby="caption-attachment-28984" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-28984 size-full" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/6-ink.jpeg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/6-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/6-ink-300x225.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/6-ink-80x60.jpeg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/6-ink-160x120.jpeg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/6-ink-265x198.jpeg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/6-ink-560x420.jpeg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-28984" class="wp-caption-text">Proses tahapan pemakaman jebazah seorang perempuan, warga Desa Winong, Kecamatan Pati, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat tadi malam. (Alman Eko Darmo/Samin News)</figcaption></figure>
<p>Akan tetapi, tim yang bersangkutan bisa sedikit  beristirahat selesai melasanakan pemakaman jenazah seorang perempuan dengan standar protokol Covid-19, di Desa Blingijati, Kecamatan Winong. Sebab, jebazah yang harus dimakamkan berikutnya, adalah seorang perempuan warga Desa Winong, Kecamatan Pati, masih harus menunggu.</p>
<p>Sebelum, meninggal, papar salah seorang anggota keluarga almarhumah sempat dirawat di RS Sebening Kasih Tayu, sejak Rabu (2/6) lalu. Sedangkan saat meninggal, untuk pemakamannya masih harus dibicarakan dengan semua keluarga.  “Maksudnya,  dimakamkan di Kudus atau di di Winong, Pati sehingga untuk penggalian makam baru dilaksanakan pukul 21.15,” ujarnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-28985" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/7-ink.jpeg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/7-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/7-ink-300x225.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/7-ink-80x60.jpeg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/7-ink-160x120.jpeg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/7-ink-265x198.jpeg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/7-ink-560x420.jpeg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_28986" aria-describedby="caption-attachment-28986" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-28986" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/8-ink.jpeg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/8-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/8-ink-300x225.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/8-ink-80x60.jpeg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/8-ink-160x120.jpeg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/8-ink-265x198.jpeg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/8-ink-560x420.jpeg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-28986" class="wp-caption-text">Proses tahapan terakhir pemakman jebazah standar protokol Covid-19 di TPU Desa Winong, Kecamatan Pati pada Minggu dinihari tadi.(Alman Eko Darmo/Samin News)</figcaption></figure>
<p>Selesai pemakaman tersebut, tim yang bersangkutan tidak langsung bergegas meninggalkan lokasi makam. Sedangkan kordinator pemakaman BPBD Pati 1, Khayun Fulanun, hanya berkomentar singkat semoga dinihari ini sudah tidak ada lagi susulan jenazah yang harus dimakamkan lagi dengan standar tersebut.</p>
<p>Jika hal itu sampai terjadi, maka pelaksanaannya bisa sampai subuh dinihari, dan hanya itu harapan mereka. “Sebaliknya, jika Minggu (6/6) besok (hari ini-Red) ternyata ada lagi, ya kita tetap harus bersiap lagi,” imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/06/pekan-pertama-juni-sebanyak-36-jenazah-dimakamkan-standar-protokol-covid-19.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jika Sebelumnya Sampai Sepuluh, Kemarin Lima Jenazah Dimakamkan Standar Protokol Covid-19</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/06/jika-sebelumnya-sampai-sepuluh-kemarin-lima-jenazah-dimakamkan-standar-protokol-covid-19.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/06/jika-sebelumnya-sampai-sepuluh-kemarin-lima-jenazah-dimakamkan-standar-protokol-covid-19.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jun 2021 00:49:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Standar Protokol Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=28920</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com , PATI &#8211; Jika sehari sebelumnya atau Kamis (3/Juni) lalu selama sehari-semalam sebanyak sepuluh jenazah warga Pati harus dimakamkan standar protokol Covid-19, Jumat (4/Juni) dalam rentang waktu yang sama hanya lima jenazah. Masing-masing oleh Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati 1 dua jenazah, dan Pati 2 tiga jenazah. Dari keterangan yang dihimpun &#8221;Samin News&#8221;, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_28922" aria-describedby="caption-attachment-28922" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-28922" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05387-ink.jpeg" alt="" width="640" height="444" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05387-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05387-ink-300x208.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05387-ink-100x70.jpeg 100w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05387-ink-200x140.jpeg 200w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05387-ink-218x150.jpeg 218w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05387-ink-605x420.jpeg 605w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-28922" class="wp-caption-text">Pengusungan peti jenazah dari ambulans ke lubang pemakaman.</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com , PATI</strong> &#8211; Jika sehari sebelumnya atau Kamis (3/Juni) lalu selama sehari-semalam sebanyak sepuluh jenazah warga Pati harus dimakamkan standar protokol Covid-19, Jumat (4/Juni) dalam rentang waktu yang sama hanya lima jenazah. Masing-masing oleh Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati 1 dua jenazah, dan Pati 2 tiga jenazah.</p>
<p>Dari keterangan yang dihimpun &#8221;Samin News&#8221;, adapun yang dimakamkan oleh tim Pati 1, yaitu jenazah seorang laki-laki, warga Desa Langse, Kecamatan Margorejo. Almarhum meninggal di Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati, Jumat sekitar pukul 02.00 dini hari, dan baru bisa dimakamkan sekitar pukul 11.00.</p>
<p>Menyusul jenazah lainnya seorang laki-laki warga Desa Panjunan, Kecamatan Pati yang sebelum meninggal sempat dirawat di RS Mitra Bangsa (bukan di KSH) sebagaimana dikabarkan. &#8221;Pemakaman warga kami juga baru bisa berlangsung sekitar pukul 14.00, karena selain Jumat  kelihatannya masing-masing RS juga sibuk,&#8221; ujar Kepala Desa Panjunan, Danu Ikhsan Haris Candra.</p>
<figure id="attachment_28923" aria-describedby="caption-attachment-28923" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-28923" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05391-ink.jpeg" alt="" width="640" height="416" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05391-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05391-ink-300x195.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-28923" class="wp-caption-text"><br />Peti jenazah yang sudah siap di atas lubang kemudian dikumandang adzan sebelum diturunkan ke dalam lubang makam.</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, untuk Tim BPBD Pati 2 atau Pati utara kendati pada awalnya harus memakamkan dua jenazah standar protokol Covid-19, tapi akhirnya bertambah satu jenazah sehingga berjumlah tiga. Sebab malam harinya menyusul harus dimakamkan satu jenazah seorang perempuan, warga Desa Sekarjalak, Kecamatan Margoyoso.</p>
<p>Sebelum meninggal, almarhumah sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Sebening Kasih Tayu. Sedangkan siang hari sebelumnya dimakamkan dua jenazah yang semuanya juga perempuan,  satu di antaranya adalah warga Desa Pasucen, Kecamatan Trangkil yang sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Margoyoso.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-28924 aligncenter" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05395-ink.jpeg" alt="" width="640" height="453" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05395-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05395-ink-300x212.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05395-ink-100x70.jpeg 100w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05395-ink-593x420.jpeg 593w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_28925" aria-describedby="caption-attachment-28925" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-28925" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05400-ink.jpeg" alt="" width="640" height="399" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05400-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/06/DSC05400-ink-300x187.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-28925" class="wp-caption-text">Pengurukan dan penutupan lubang makam berakhir dengan proses penempatan nisan baik dari kayu maupun batu di atas pusara makam.</figcaption></figure>
<p>Terpisah, salah seorang Tim BPBD Pati 1, Purnama membenarkan bahwa Sabtu (5 Juni) pagi tadi, tim sudah menerima informasi untuk melaksanakan tugas lagi. Satu jenazah seorang perempuan warga Desa Mojomulyo, Kecamatan Tambakromo juga harus dimnakamkan standar protokol Covid-19.</p>
<p>Mengingat mobil ambulans pembawa jenazah harus menempuh perjalanan lumayan jauh dari Solo ke Pati, maka tentu harus menunggu sampai kedatangannya. &#8221;Sebab, jenazah yang harus dimakamkan sebelum meninggal memang sempat dirawat di RS Dokter Moewardi Solo,&#8221; imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/06/jika-sebelumnya-sampai-sepuluh-kemarin-lima-jenazah-dimakamkan-standar-protokol-covid-19.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menilik Anggaran Covid-19 Kabupaten Pati Tahun 2020 yang Terus Diubah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/03/menilik-anggaran-covid-19-kabupaten-pati-tahun-2020-yang-terus-diubah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/03/menilik-anggaran-covid-19-kabupaten-pati-tahun-2020-yang-terus-diubah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Mar 2021 02:24:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran Covid-19 Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=25643</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Pandemi Covid-19 menyebabkan pemerintah mengatur keuangan, baik tingkat nasional pun pemerintah daerah. Semula anggaran sudah diplotkan ke dalam berbagai instansi kelembagaan, namun seiring dengan mewabahnya pandemi Covid-19, lantas keuangan anggaran itu juga pada akhirnya di refocusing. Pun hal ini terjadi di Kabupaten Pati. Pengaturan anggaran ini dimaksudkan untuk penanganan dan pengendalian pandemi, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Pandemi Covid-19 menyebabkan pemerintah mengatur keuangan, baik tingkat nasional pun pemerintah daerah. Semula anggaran sudah diplotkan ke dalam berbagai instansi kelembagaan, namun seiring dengan mewabahnya pandemi Covid-19, lantas keuangan anggaran itu juga pada akhirnya di refocusing. Pun hal ini terjadi di Kabupaten Pati.</p>
<p>Pengaturan anggaran ini dimaksudkan untuk penanganan dan pengendalian pandemi, sehingga diharapkan oleh banyak pihak bisa terputus. Akan tetapi, dalam rentang waktu wabah pandemi itu pula, anggaran oleh pemerintah Kabupaten Pati terjadi perubahan, yakni pada APBD murni serta diubah dalam APBD perubahan.</p>
<p>Mungkin bagi sebagian orang, kebijakan pemerintah terkait pembiayaan organisasi perangkat daerah tidaklah jelas. Yang diketahui cukup untuk penanganan Covid-19.</p>
<p>Pengaturan kebijakan pembiayaan daerah oleh pemerintah, melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) memaparkan bahwa pemerintah Kabupaten Pati menyepakati anggaran untuk Covid-19 pada tahun 2020 setidaknya diubah sebanyak 2  (dua) kali.</p>
<p>&#8220;Dulu di APBD murni itu ada 5 miliar, kemudian ditambah 132 hasil dari refocusing anggaran pemerintah daerah jadi 137 miliar untuk penanganan Covid-19,&#8221; kata Kepala BPKAD Turi Atmoko kepada Samin News.</p>
<p>Pada saat itu, pemerintah daerah menyiapkan dana besar. Dimana dibagikan kepada masing-masing perangkat daerah, baik memang agenda internal OPD maupun dalam mendukung memutus mata rantai penyebaran Covid-19.</p>
<p>Namun demikian, pemerintah daerah tidak mampu membelanjakan dana sebesar itu untuk keperluan penanganan Covid-19. Di sini, nampaknya pemerintah kebingungan dalam mencari alternatif untuk meningkatkan upaya pengendalian pandemi. Pasalnya, dana segar senilai 137 miliar tersebut diubah kembali.</p>
<p>Dalam kebijakan yang dikeluarkan pemerintah Kabupaten Pati, pada pembahasan Perubahan APBD. Anggaran semula diproyeksikan penanganan Covid-19 mencapai ratusan lebih itu, nyatanya tidak sampai seratus miliar.</p>
<p>&#8220;Perkembangan terakhir saat pembahasan Perubahan APBD diperkirakan bahwa 137 miliar itu tidak akan habis. Dengan pertimbangan itu, maka dimasihkan 50 persen, yaitu 71 miliar,&#8221; ujar Turi.</p>
<p>Menurutnya, rincian anggaran 50 persen dikembalikan ke OPD yang saat itu dikenai refocusing. Jadi dikembalikan lagi, yang diantaranya terdapat  BOS daerah, ada kegiatan yang dilaksanakan saat perubahan APBD, kemudian bantuan keuangan kepada desa.</p>
<p>Jadi, masih kata dia anggaran yang 71 miliar itu dibagi lagi ke semua OPD. Sementara 50 persen sisanya masuk pada belanja tidak terduga (BTT).</p>
<p>Terkait penanganan wabah pandemi Covid-19 di Kabupaten Pati, dari awal pihaknya telah mengkalkulasi sejumlah pengeluaran pemerintah untuk penanganan pandemi. Pihaknya, dari awal telah memprediksi penanganan Covid-19 hingga setahun (2020) tidak mencapai angka tersebut.</p>
<p>Meski anggaran Covid-19 telah diubah beberapa kali, hingga akhirnya hanya 71 miliar itu, namun nyatanya pemerintah melalui jajaran OPD-nya hanya mampu membelanjakan 50 miliar sekian.</p>
<p>&#8220;Benar dugaan saya, bahwa hingga 30 Desember dari 71 miliar itu hanya terserap 52 miliar. Iya serapan anggaran ini sudah dalam kategori maksimal. Sudah terserap hingga sekitar 73 persen sekian,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Pihaknya berdalih yang namanya belanja tak terduga itu kan belum tahu peruntukannya untuk apa, iya memang efisiensi ini. (BPKAD) dengan Inspektorat itu sangat-sangat mengendalikan.</p>
<p>&#8220;Dari serapan angka tersebut, OPD yang maksimal dalam anggaran BTT diantaranya Dinkes, BPBD, Satpol PP,&#8221; Turi menjelaskan.</p>
<p>Akan tetapi, terkait dengan penanggalan perumusan kebijakan pemerintah, utamanya dalam anggaran Covid-19, tulisan ini tidak menyertakan tanggal perubahan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/03/menilik-anggaran-covid-19-kabupaten-pati-tahun-2020-yang-terus-diubah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
