<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cakupan Vaksinasi Covid-19 &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/cakupan-vaksinasi-covid-19/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 Oct 2021 11:25:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Meski Vaksinasi Terdapat Kendala, Diskominfo Optimis Akhir Oktober Capai 50 Persen</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/10/meski-vaksinasi-terdapat-kendala-diskominfo-optimis-akhir-oktober-capai-50-persen.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/10/meski-vaksinasi-terdapat-kendala-diskominfo-optimis-akhir-oktober-capai-50-persen.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Oct 2021 11:25:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Cakupan Vaksinasi Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=34682</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Pemerintah Kabupaten Pati terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi covid-19 di daerah hingga mencapai 50 persen dalam waktu yang ditentukan yakni tanggal 31 Oktober 2021. Dalam pelaksanaan penyuntikan vaksin kepada masyarakat ini terdapat kendala yang ditemukan. Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati, Endah Murwaningrum menyatakan terkait [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Pati terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi covid-19 di daerah hingga mencapai 50 persen dalam waktu yang ditentukan yakni tanggal 31 Oktober 2021. Dalam pelaksanaan penyuntikan vaksin kepada masyarakat ini terdapat kendala yang ditemukan.</p>
<p>Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pati, Endah Murwaningrum menyatakan terkait dengan jenis penggunaan vaksin menjadi satu di antara kendala yang ditemui di lapangan.</p>
<p>Menurutnya, ketika distribusi dosis vaksin yang berbeda oleh pemerintah, misalnya dosis pertama dan kedua berbeda membuat masyarakat tidak ikut vaksinasi. Padahal antara penyuntikan dosis pertama dan kedua harus sama.</p>
<p>&#8220;Karena droppingnya beda-beda banyak warga yang terpaksa tidak divaksin karena jenis vaksinnya beda dengan yang pertama. Jadi harus menunggu lagi kalau ada jenis yang sama,&#8221; terang Endah kepada Samin News, Jumat (29/10/2021).</p>
<p>Selanjutnya, katanya yaitu aplikasi PeduliLindungi juga terkadang tidak sinkron. Seperti warga sudah divaksin komplit 2-3 kali, tetapi disana di aplikasi belum terdeteksi.</p>
<p>Endah menambahkan, mayoritas warga Pati adalah petani dihadapkan dengan urusan pekerjaan. Menurutnya sekarang ini musim tandur (MT), warga harus ke sawah dan pulangnya siang. &#8220;Tetapi terkait dengan ini bisa disiasati oleh petugas saat pelaksanaan vaksinasi di balaidesa, mereka buka layanan sampai siang menunggu yang dari sawah pulang,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diterimanya, hingga saat ini capaian vaksinasi covid-19 sudah mencapai 49 persen lebih. Artinya, masih sedikit lagi untuk mencapai target yang ditentukan tersebut. Dan pihaknya yakin nisa mencapai target.</p>
<p>&#8220;Kabupaten Pati optimis mencapai 50 persen pada 31 Oktober besok, kalau bisa lebih. Dan satu persen itu setara dengan 10 ribu lebih (masyarakat). Optimis bisa karena dibagi di 21 kecamatan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/10/meski-vaksinasi-terdapat-kendala-diskominfo-optimis-akhir-oktober-capai-50-persen.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Noto Subiyanto Nilai Vaksinasi Covid-19 di Daerah Masih Rendah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/10/noto-subiyanto-nilai-vaksinasi-covid-19-di-daerah-masih-rendah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/10/noto-subiyanto-nilai-vaksinasi-covid-19-di-daerah-masih-rendah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2021 09:19:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Cakupan Vaksinasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Noto Subiyanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=34009</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Beberapa hari ini, Kabupaten Pati beralih masuk kategori PPKM level 3. Setelah sebelumnya sempat masuk di level 2. Naiknya PPKM di Pati ini disebabkan lantaran capaian vaksinasi Covid-19 yang masih rendah. Menurut anggota DPRD Kabupaten Pati, Noto Subiyanto, masuknya level 3 Kabupaten Pati disebabkan pemerintah belum mampu menjangkau target nasional. Secara sederhana, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Beberapa hari ini, Kabupaten Pati beralih masuk kategori PPKM level 3. Setelah sebelumnya sempat masuk di level 2. Naiknya PPKM di Pati ini disebabkan lantaran capaian vaksinasi Covid-19 yang masih rendah.</p>
<p>Menurut anggota DPRD Kabupaten Pati, Noto Subiyanto, masuknya level 3 Kabupaten Pati disebabkan pemerintah belum mampu menjangkau target nasional. Secara sederhana, capaian vaksinasi masih terhitung rendah.</p>
<p>&#8220;Sampai dengan sekarang ini capaian vaksinasi di Kabupaten Pati jelas masih kurang. Makanya ini berpengaruh pada kenaikan level ppkm di level 3,&#8221; kata Noto Subiyanto saat meninjau vaksinasi Covid-19 massal di Desa Panjunan, Pati, Senin (11/10/2021).</p>
<p>Berubahnya level 3 dari level 2 itu, menurutnya bukan dipengaruhi penyebaran kasus Covid-19 yang tinggi. Bukan pula lantaran penambahan kasus aktif di daerah. Tetapi, berdasarkan keputusan pemerintah pusat, jika belum mencapai 50 persen, maka daerah dikategorikan level 3.</p>
<p>&#8220;Ini bukan karena penambahan kasus positif terpapar Covid-19 itu tidak. Melainkan, aturan dari di atasnya itu bahwa daerah kurang dari 50 persen itu masuknya level 3,&#8221; ujar Noto.</p>
<p>Oleh sebab itu, dengan vaksinasi Covid-19 massal yang diadakan oleh DPC PDI Perjuangan dalam rangka membantu pemerintah daerah. Capaian vaksin ini kurang, makanya dalam hal ini membantu Pemkab Pati terkait akselerasi penyuntikan vaksinasi Covid-19.</p>
<p>&#8220;Masyarakat mengetahui secara sadar akan pentingnya vaksin, di samping itu salah satu langkah mengendalikan Covid-19 yaitu melalui penyuntikan vaksin,&#8221; tutupnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/10/noto-subiyanto-nilai-vaksinasi-covid-19-di-daerah-masih-rendah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
