<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BPJS Kesehatan Kudus &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/bpjs-kesehatan-kudus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 May 2023 12:19:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Sosialisasi Cukai di Desa Loram Wetan, Ada Warga Keluhkan KIS</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/05/sosialisasi-cukai-di-desa-loram-wetan-ada-warga-keluhkan-kis.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/05/sosialisasi-cukai-di-desa-loram-wetan-ada-warga-keluhkan-kis.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 May 2023 12:19:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[KIS]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=49006</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Pada agenda Pemkab Kudus yang memberikan sosialisasi mengenai cukai, ada sejumlah warga mengeluhkan permasalahan pribadi terhadap pejabat Kudus yang mengikuti agenda tersebut, diantaranya Warga Desa Loram Wetan RT 3 RW 6. Terkait hal tersebut, Warga Desa Loram Wetan RT 3 RW 6, Tri Wahyuni menyampaikan bahwa dirinya mempunyai Kartu Indonesia Sehat (KIS) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> KUDUS</strong> &#8211; Pada agenda Pemkab Kudus yang memberikan sosialisasi mengenai cukai, ada sejumlah warga mengeluhkan permasalahan pribadi terhadap pejabat Kudus yang mengikuti agenda tersebut, diantaranya Warga Desa Loram Wetan RT 3 RW 6.</p>
<p>Terkait hal tersebut, Warga Desa Loram Wetan RT 3 RW 6, Tri Wahyuni menyampaikan bahwa dirinya mempunyai Kartu Indonesia Sehat (KIS) namun hanya bertahan tiga bulan saja. Kemudian ketika periksa ke Puskesmas Ngembal Kulon, dirinya diberikan arahan agar untuk mengaktifkan KIS.</p>
<p>&#8220;Saya kan punya KIS tapi jangka waktunya cuman tiga bulan, terus saya ke puskemas Ngembal Kulon, katanya disuruh mengaktifkan. Saya sudah mengaktifkan sebenarnya tapi cuman satu bulan. Terus setelah itu mengaktifkan lagi, itu selama beberapa bulan saya capek akhirnya tidak menggunakan KIS. Saya kira sudah sekali bisa aktif, ternyata sebulan-bulan,&#8221; bebernya seusai ditemui pada sosialisasi cukai, Selasa (16/5/2023).</p>
<p>Untuk itu, ia berharap agar KIS bisa digunakan selamanya dan tidak sebulan sekali, mengingat hal itu dapat menguras waktu dalam mengurusnya. Wahyuni sapaan akrabnya juga sering ditanya mengenai cara mengaktifkan KIS.</p>
<p>&#8220;Harapannya, kalau dikasi KIS bisa dipakai selamanya. Saya selaku Ketua PKK juga sering ditanya mengenai cara mengaktifkannya sama ibu-ibu,&#8221; ungkapnya kepada Samin News</p>
<p>&#8220;Kemudian hal itu ditanggapi oleh pak bupati agar disuruh mengaktifkan dengan cara memberi tahu ke pak lurah kalau tidak bisa langsung ke beliau,&#8221; tambahnya.</p>
<figure id="attachment_49005" aria-describedby="caption-attachment-49005" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-medium wp-image-49005" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230516-WA0004-300x169.jpg" alt="Foto: Warga Desa Loram Wetan RT 3 RW 6 Tri Wahyuni saat mengikuti sosialisasi cukai" width="300" height="169" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230516-WA0004-300x169.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230516-WA0004-1024x576.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230516-WA0004-768x432.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230516-WA0004-696x392.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230516-WA0004-746x420.jpg 746w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230516-WA0004.jpg 1032w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-49005" class="wp-caption-text">Foto: Warga Desa Loram Wetan RT 3 RW 6 Tri Wahyuni saat mengikuti sosialisasi cukai</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, dihadapan warga Desa Loram Wetan Bupati Kudus Hartopo juga menyampaikan mengenai sosialisasi cukai, memberikan pemahaman mengenai DBHCHT dan ciri-ciri rokok ilegal.</p>
<p>&#8220;Hal itu supaya masyarakat paham tentang rokok ilegal itu apa, kemudian ketika paham nantinya jika menemukanya bisa terus dilaporkan, terus dikasi saksi-saksi hukumnya agar masyarakat tahu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Terkait kebijakan peruntukan dana yang diatur di PMK sudah kita jelaskan semua. Dan masyarakat paham. Cuman yang ditanyakan BPJS dan KIS. Itu sudah kita arahkan yang kurang paham bisa WA saya,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Kemudian menanggapi hal tersebut, Hartopo menyebut bahwa itu dimungkinkan hasil dari evaluasi untuk BPJS yang tidak dapat seterusnya permanen. Sebab setiap tiga bulan ada evaluasi.</p>
<p>&#8220;Ketika yang menerima BPJS dulu kondisi keluarga tidak mampu menjadi mampu sekarang bisa dicatat. Artinya keluarga itu dialihkan ke BPJS mandiri. Kalau keluarga itu tidak mampu maka hasil verivikasinya akan dipermanenkan. Banyak dulu yang penerima BPJS sekarang punya mobil banyak dan usahanya maju, kan gak mungkin menggunakan BPJS kelas tiga terus. Maka kita alihkan ke keluarga yang lain,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/05/sosialisasi-cukai-di-desa-loram-wetan-ada-warga-keluhkan-kis.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sasar Pedagang, BPJS Kudus Jemput Bola di Pasar Baru</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/08/sasar-pedagang-bpjs-kudus-jemput-bola-di-pasar-baru.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/08/sasar-pedagang-bpjs-kudus-jemput-bola-di-pasar-baru.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Aug 2022 05:18:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[KUDUS]]></category>
		<category><![CDATA[BPJS Kesehatan Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=43956</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, KUDUS &#8211; Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kudus melakukan aksi jemput bola menyasar pedagang di wilayah Pasar Baru Wergu Wetan, Kudus, yang merupakan tulang punggung perekonomian, Rabu (31/8/2022). Kepala Cabang BPJS Kudus, Agustian Ferdianto mengatakan, jajarannya membuka pelayanan ditengah pasar yang merupakan target utamanya adalah pedagang pasar atau pengunjung. &#8220;Kami Membuka pelayanan ditengah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, KUDUS</strong> &#8211; Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kudus melakukan aksi jemput bola menyasar pedagang di wilayah Pasar Baru Wergu Wetan, Kudus, yang merupakan tulang punggung perekonomian, Rabu (31/8/2022).</p>
<p>Kepala Cabang BPJS Kudus, Agustian Ferdianto mengatakan, jajarannya membuka pelayanan ditengah pasar yang merupakan target utamanya adalah pedagang pasar atau pengunjung.</p>
<p>&#8220;Kami Membuka pelayanan ditengah pasar. Sasaran kami pedagang dan pengunjung pasar. Harapan dengan hal ini pelayanan dapat terjangkau ke seluruh elemen masyarakat,&#8221; ungkap Agus sapaan akrabnya.</p>
<p>Dalam aksi jemput bola di Pasar Baru, Agus menilai antusias para pedagang cukup lumayan. Biasanya saat dikantor perhari menerima 40 orang yang bermacam varian. Namun kali ini hingga 50 orang yang melakukan pendaftaran baru.</p>
<p>&#8220;Untuk antusias hari ini cukup lumayan sudah capai 50 orang yang bermacam-macam. Ada pendaftaran baru dan perubahan data. Kalau dikantor biasanya 40 orang,&#8221; jelasnya saat ditemui di Pasar Baru.</p>
<p>&#8220;Program tersebut baru mencoba dipasar akan diteruskan dan dievaluasi jika berdampak bagi masyarakat. Ini merupakan terobosan dari BPJS,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Lebih lanjut, selain dipasar pihaknya mengaku bisa mencari titik lainnya yang cocok dilakukan untuk aktivitas lainnya. &#8220;Mungkin tidak hanya dipasar, bisa mencari spot lainnya selain mengurus BPJS juga bisa melakukan aktivitas lainnya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Target dari BPJS itu nantinya akan dievaluasi jika program jemput bola diterima baik oleh masyarakat. Sebab hal itu merupakan projek pertama bagi BPJS. &#8220;Untuk target akan dievaluasi setelah mendapatkan projek pertama ini,&#8221; bebernya.</p>
<p>Ia mengungkapkan, aksi jemput bola didaerah pasar karena pedagang merupakan salah satu tulang punggung perekonomian di sebuah kabupaten atau wilayah tertentu yang sangat membutuhkan perlindungan jaminan kesehatan.</p>
<p>&#8220;Menyasar pedagang karena salahsatu tulang punggung perekonomian sebuah kabupaten atau disuatu wilayah yang butuh perlindungan terutama jaminan kesehatan. Untuk teman-teman diharapkan bisa mendaftarkan diri secara bergotong royong,&#8221; kata dia.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-43954" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220831-WA0003.jpg" alt="" width="1280" height="720" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220831-WA0003.jpg 1280w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220831-WA0003-300x169.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220831-WA0003-1024x576.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220831-WA0003-768x432.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220831-WA0003-696x392.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220831-WA0003-1068x601.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220831-WA0003-747x420.jpg 747w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Sementara itu Ketua Paguyuban Mufti Ali menyebut dengan adanya program jemput bola yang dilakukan BPJS sangat membantu masyarakat. Karena hal itu merupakan kebutuhan bersama.</p>
<p>&#8220;Adanya BPJS yang datang ke Pasar Baru atau jemput bola ikut membantu karena merupakan kebutuhan bersama. Adanya jemput bola ini merasa senang dan terbantu karena dipermudah masalah pembayaran tidak ada kesulitan yang lain,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Penulis<br />
Adam Naufaldo</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/08/sasar-pedagang-bpjs-kudus-jemput-bola-di-pasar-baru.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
