<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BPBD &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/bpbd/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 13 Mar 2023 09:24:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>13 Maret Banjir Masih Rendam Sejumlah Kecamatan di Pati</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/03/13-maret-banjir-masih-rendam-sejumlah-kecamatan-di-pati.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/03/13-maret-banjir-masih-rendam-sejumlah-kecamatan-di-pati.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Mar 2023 09:24:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pati]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[DAS]]></category>
		<category><![CDATA[desa]]></category>
		<category><![CDATA[intensitas hujan]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[surut]]></category>
		<category><![CDATA[terendam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=48008</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati melaporkan masih ada puluhan desa sejumlah wilayah masih tergenang banjir. Berdasarkan data pada 13 Maret 2023 terjadi di wilayah Kecamatan Gabus, Kayen, Jakenan, Pati, Dukuhseti, Sukolilo, Juwana. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya mengatakan, banjir tersebut disebabkan intensitas hujan tinggi. Kemudian hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati melaporkan masih ada puluhan desa sejumlah wilayah masih tergenang banjir. Berdasarkan data pada 13 Maret 2023 terjadi di wilayah Kecamatan Gabus, Kayen, Jakenan, Pati, Dukuhseti, Sukolilo, Juwana.</p>
<p>Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya mengatakan, banjir tersebut disebabkan intensitas hujan tinggi. Kemudian hal itu berdampak pada Daerah Aliran Sungai (DAS) tak mampu menampung debit air dan naik ke permukaan.</p>
<p>&#8220;Hujan intensitas sedang sampai tinggi dan cuaca yang sangat ekstrim di wilayah Pati mengakibatkan DAS di sejumlah sungai di Pati tidak mampu menampung debit air hujan dan meluap menggenangi beberapa kecamatan,&#8221; katanya berdasarkan laporan tersebut.</p>
<p>Desa Banjarsari Kecamatan Gabus banjir merendam sebanyak 235 rumah dengan ketinggian sekitar 30 cm &#8211; 60 cm sedangkan 888 jiwa terdampak banjir.<br />
Desa Ngastorejo Kecamatan Jakenan banjir menyebabkan sejumlah 248 rumah dengan ketinggian air antara 5 &#8211; 80 cm dan 790 jiwa terdampak.</p>
<p>Selain itu, banjir juga masih merendam di Kecamatan Juwana. Di antaranya adalah Desa Doropayung yang dilaporkan pada 08.00 WIB banjir menyebabkan 38 rumah terendam terdiri dari 48 KK dengan jumlah jiwa 148 jiwa. Ketinggian air dalam rumah antara 10- 15 cm.</p>
<p>Kendati demikian, dilaporkan juga banjir sudah surut, mulai Desa Bumirejo, Kudukeras, Karangrejo, Growong Kidul, Bendar, Tluwah, Mintomulyo, Gadingrejo, Margomulyo, Jepuro, Kedungpancing, Bajomulyo dan Pajeksan.</p>
<p>Sementara wilayah lain yang sebelumnya tendangan banjir namun dilaporkan sudah surut, yaitu di Kecamatan Margoyoso dilaporkan sudah surut pada 5 Maret dan sehari sebelumnya 4 Maret Kecamatan Batangan juga surut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/03/13-maret-banjir-masih-rendam-sejumlah-kecamatan-di-pati.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Alasan Pemkab Pati Naikkan Status Siaga jadi Tanggap Darurat sampai 18 Maret</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/03/ini-alasan-pemkab-pati-naikkan-status-siaga-jadi-tanggap-darurat-sampai-18-maret.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/03/ini-alasan-pemkab-pati-naikkan-status-siaga-jadi-tanggap-darurat-sampai-18-maret.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Mar 2023 11:47:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten pati]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan logistik]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsian]]></category>
		<category><![CDATA[status tanggap darurat bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47968</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengatakan, ditetapkannya peningkatan status siaga menjadi status tanggap darurat bencana lantaran cakupan terdampak banjir yang luas. &#8220;Saat ini ada sekitar 2.600 KK dan 7.543 jiwa yang terdampak banjir. Cakupannya sudah lebih dari 4 kecamatan, selanjutnya ditetapkan tanggap darurat bencana,&#8221; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengatakan, ditetapkannya peningkatan status siaga menjadi status tanggap darurat bencana lantaran cakupan terdampak banjir yang luas.</p>
<p>&#8220;Saat ini ada sekitar 2.600 KK dan 7.543 jiwa yang terdampak banjir. Cakupannya sudah lebih dari 4 kecamatan, selanjutnya ditetapkan tanggap darurat bencana,&#8221; ujar Budi usai mengikuti rapat penanganan banjir di Ruang Joyokusumo, kemarin.</p>
<p>Ditingkatkannya status tanggap darurat bencana ini terhitung mulai tanggal 4 s/d 18 Maret 2023 atau selama 14 hari. Sementara sebelumnya mulai awal tahun 2023 hingga akhir bulan kemarin Pemkab Pati hanya menetapkan status siaga bencana.</p>
<p>&#8220;Status tanggap darurat bencana sudah ditetapkan, kemudian dibangun 3 posko mulai di Kantor Dinas Sosial, kantor BPBD serta Kelenteng Hok Tik Bio sebagai unit dapur umum yang kita bangun,&#8221; jelas Budi.</p>
<p>Adapun saat ini terdapat 48 desa di 9 kecamatan di Kabupaten Pati yang terdampak banjir. Sehingga dengan pendirian posko tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terkena musibah bencana banjir.</p>
<p>Sedangkan dalam penanganannya disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menggunakan anggaran belanja tak terduga. Meski tak disebutkan berapa banyak, namun kegunaannya untuk menjamin kebutuhan logistik yang terdampak.</p>
<p>&#8220;Kita menyiapkan kebutuhan logistik untuk warga yang terdampak banjir. Sedangkan untuk jumlahnya sesuai kebutuhan saja dari anggaran belanja tak terduga,&#8221; ujar Henggar.</p>
<p>Menurutnya, penetapan status tanggap darurat bencana ini sudah sesuai dengan peraturan kabupaten Pati yang ada. Lantaran, kata dia hal itu sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan. Mulai dari jumlah korban terdampak, adanya pengungsian, gangguan pelayanan pemerintahan, serta sulitnya akses air bersih untuk dikonsumsi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/03/ini-alasan-pemkab-pati-naikkan-status-siaga-jadi-tanggap-darurat-sampai-18-maret.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mitigasi Kebencanaan, BPBD Bersama Relawan Dukuhseti Bentuk FPRB</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/10/mitigasi-kebencanaan-bpbd-bersama-relawan-dukuhseti-bentuk-fprb.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/10/mitigasi-kebencanaan-bpbd-bersama-relawan-dukuhseti-bentuk-fprb.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Oct 2021 09:26:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[FPRB]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi Kebencanaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=34261</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; BPBD Kabupaten Pati pada tahun 2021 ini membentuk forum masyarakat yang berfungsi untuk mitigasi serta mengurangi risiko kebencanaan. Terlebih, saat ini kehadirannya sangat penting di tengah kondisi peralihan musim kemarau ke musim penghujan. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya mengatakan forum itu adalah Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) dengan pembekalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://www.samin-news.com/">SAMIN-NEWS.com</a>, PATI</strong> &#8211; BPBD Kabupaten Pati pada tahun 2021 ini membentuk forum masyarakat yang berfungsi untuk mitigasi serta mengurangi risiko kebencanaan. Terlebih, saat ini kehadirannya sangat penting di tengah kondisi peralihan musim kemarau ke musim penghujan.</p>
<p>Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya mengatakan forum itu adalah Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) dengan pembekalan dan pelatihan Masyarakat Tangguh Bencana (Mastana) di Kecamatan Dukuhseti.</p>
<p>Menurutnya, di masa musim Pancaroba saat ini berpotensi rawan terjadinya angin puting beliung di wilayah Pati bagian selatan-tenggara. Selain itu, yang perlu diwaspadai adalah pergerakan tanah longsor atau pun banjir di wilayah Pati bagian utara.</p>
<p>&#8220;Maka BPBD bersama Muspika dan relawan di wilayah Dukuhseti membuat Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB),&#8221; katanya, Senin (18/10/2021) kemarin.</p>
<p>Di mana dalam forum itu, ia mengatakan perwakilan dari masing-masing desa dari wilayah hulu sampai hilir diberikan keterampilan dan pemahaman bagaimana mendeteksi awal kejadian kebencanaan.</p>
<p>&#8220;Sehingga meminimalisir risiko akibat dari bencana. Relawan diberikan pelatihan dan hal-hal yang sifatnya praktis. Dan kegiatannya itu sendiri adalah pembentukan Masyarakat Tangguh Bencana (Mastana),&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia berharap dengan terbentuknya forum tersebut, agar ada komunikasi antara masyarakat di hulu dengan di bagian hilir. Manakala terjadi curah hujan yang tinggi diperkirakan berlangsung cukup lama antara 1-2 jam, kira-kira air turun dengan volume debit besar, masyarakat di hilir sudah siap.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/10/mitigasi-kebencanaan-bpbd-bersama-relawan-dukuhseti-bentuk-fprb.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19 Beranjak Turun di Bawah Angka 20</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/07/pemakaman-jenazah-standar-protokol-covid-19-beranjak-turun-di-bawah-angka-20.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/07/pemakaman-jenazah-standar-protokol-covid-19-beranjak-turun-di-bawah-angka-20.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2021 02:46:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Penanggulangan Bencana Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Standar Protokol Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=30192</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Mulai  Rabu (7 Juli) pagi kemarin hingga malam hari (semalam) seluruh Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati memakamkan 19 jenazah standar protokol Covid-19. Dengan demikian, dari sisi jumlah hal itu mulai sedikit beranjak turun di bawah angka 20 bila di banding beberapa hari sebelumnya. Sebenarnya berdasarkan keterangan yang dihimpun &#8221;Samin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_30194" aria-describedby="caption-attachment-30194" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-30194" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-08_09-39-29-ink.jpeg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-08_09-39-29-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-08_09-39-29-ink-300x225.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-08_09-39-29-ink-80x60.jpeg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-08_09-39-29-ink-160x120.jpeg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-08_09-39-29-ink-265x198.jpeg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-08_09-39-29-ink-560x420.jpeg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30194" class="wp-caption-text">Pemakaman jenazah salah seorang personel anggota TNI di Batang, asal Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong, Rabu (7 Juli) malam (semalam).(Foto:SN/dok-frpb)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Mulai  Rabu (7 Juli) pagi kemarin hingga malam hari (semalam) seluruh Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati memakamkan 19 jenazah standar protokol Covid-19. Dengan demikian, dari sisi jumlah hal itu mulai sedikit beranjak turun di bawah angka 20 bila di banding beberapa hari sebelumnya.</p>
<p>Sebenarnya berdasarkan keterangan yang dihimpun &#8221;Samin News&#8221; menyebutkan, bahwa jumlah warga Pati yang kemarin  meninggal, dan harus dimakamkan dengan standar protokol tersebut sebanyak 18 orang. Akan tetapi, ada tambahan satu jenazah lainnya kiriman dari Batang, yaitu seorang laki-laki anggota jajaran TNI asal Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong, dan selama ini bertugas di kabupaten tersebut,</p>
<p>Mengingat jenazah baru diberangkatkan dari Batang sekitar pukul 16.00, maka pemakaman berlangsung pada malam hari oleh Tim Pemakaman BPBD Pati 4. Selesai itu  tim di bawah koodinator Khayun Fulanun tersebut, masih harus memakamkan satu jenazah lagi seorang perempuan, warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo.</p>
<figure id="attachment_30195" aria-describedby="caption-attachment-30195" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-30195" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-08_09-39-33-ink.jpeg" alt="" width="640" height="428" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-08_09-39-33-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-08_09-39-33-ink-300x201.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-08_09-39-33-ink-628x420.jpeg 628w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30195" class="wp-caption-text">Pemakaman jenazah seorang perempuan dengan standar protokol Covid-19, warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, semalam (tadi malam).(Foto:SN/dok-frpb)</figcaption></figure>
<p>Hal tersebut dibenarkan yang bersangkutan seraya menambah, bahwa tim yang paling banyak memakamankan jenazah dari pagi sampai malam hari, adalah tim Pati 2 (utara). Yakni, sebanyak 6 jenazah dan pemakaman terakhir sekitar pukul 20.00 berlangsung di Desa Kedungsari, Kecamatan Tayu.</p>
<p>Sementara itu tim Pati 1 memakamkan sebanyak (5 jenazah), Pati 3 (4 jenazah), dan Pati 4 (4 jenazah), tapi tim pemakaman  dari beberapa desa tidak ada laporan kegiatan pemakaman. Dengan demikian, pihaknya tetap mengharap agar pemakaman standar protokol Covid-19 yang kembali beranjak turun di bawah angka 20, mudah-mudahan untuk hari ini kembali turun laki.</p>
<p>Akan tetapi di sisi lain pihaknya juga memahami, jika ada personel anggota tim yang sudah terlalu jenuh adalah wajar, terutama adalah personel tim lama. &#8221;Sebab, Rabu (14 Juli) pekan depan, tim ini sudah satu tahun bergerak dari TPU satu ke TPU lainnya di Kabupaten Pati,&#8221; imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/07/pemakaman-jenazah-standar-protokol-covid-19-beranjak-turun-di-bawah-angka-20.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemarin Pemakaman Standar Protokol Covid-19 Kembali di Atas Angka 20</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/07/kemarin-pemakaman-standar-protokol-covid-19-kembali-di-atas-angka-20.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/07/kemarin-pemakaman-standar-protokol-covid-19-kembali-di-atas-angka-20.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2021 07:32:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Penanggulangan Bencana Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Standar Protokol Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=30097</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Tidak hanya tim pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati yang awalnya sedikit merasa lega, karena jumlah jenazah yang dimakamkan standar protokol Covid-19, beberapa hari terakhir ini mengalami sedikit penurunan. Akan tetapi perasaan tersebut kembali sirna setelah data kematian Senin (5/Juli) 2021 kemarin yang dimakamkan dengan standar protokol sama, kembali di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_30095" aria-describedby="caption-attachment-30095" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-30095" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-06_14-07-03-ink.jpeg" alt="" width="640" height="396" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-06_14-07-03-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-06_14-07-03-ink-300x186.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-06_14-07-03-ink-356x220.jpeg 356w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30095" class="wp-caption-text">Pelaksanaan pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 oleh tim Desa Panjunan, Kecamatan Pati, Senin (5/Juli) 2021 kemarin.(Foto:SN/dok-nu)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Tidak hanya tim pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati yang awalnya sedikit merasa lega, karena jumlah jenazah yang dimakamkan standar protokol Covid-19, beberapa hari terakhir ini mengalami sedikit penurunan. Akan tetapi perasaan tersebut kembali sirna setelah data kematian Senin (5/Juli) 2021 kemarin yang dimakamkan dengan standar protokol sama, kembali di atas angka 20.</p>
<p>Padahal, Minggu (4/Juli) lalu, jenazah yang dimakamkan oleh tim BPBD Pati 1, Pati 2, Pati 3, dan Pati 4, sempat turun di angka 16. Akan tetapi, jika saat ini kembali naik lagi maka tim harus kembali bersiap siaga untuk kembali bertugas  maksimal, termasuk tim-tim pemakaman yang dibentuk oleh pihak desa juga tak jauh berbeda.</p>
<p>Apalai, papar Kepala Desa Panjunan, Kecamatan Pati, Danu Ikhsan Hars Chandra, warganya yang meninggal sebenarnya ada tiga orang, tapi yang harus dimakamkan dengan standar protokol Covid-19 hanya satu orang. &#8221;Yakni, jenazah seorang perempuan yang sebelum meninggal sempat dirawat  selama empat hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-30098 aligncenter" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-06_14-07-17-ink.jpeg" alt="" width="640" height="407" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-06_14-07-17-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-06_14-07-17-ink-300x191.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_30099" aria-describedby="caption-attachment-30099" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-30099" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-06_14-07-23-ink.jpeg" alt="" width="640" height="399" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-06_14-07-23-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-06_14-07-23-ink-300x187.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30099" class="wp-caption-text">Pemakaman jenazah standar Protokol Covid-19, Senin (5/Juli) semalam oleh Tim Pemakaman Dukuh Krajan, Desa Ngepungrojo, Kecamatan Pati.(Foto:SN/dok-ed)</figcaption></figure>
<p>Terpisah salah seorang perangat Desa Ngepungrojo juga di Kecamatan Pati menyampaikan, bahwa Senin (5/Juli) malam (semalam) tim pemakaman Dukuh Krajan, Desa Ngepungrojo juga harus memakamkan lagi satu jenazah. &#8221;Yaitu, seorang laki-laki yang sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit Mitra Bangsa Pati,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dari pemakaman demi pemakaman yang berlangsung selama satu hari hingga malam, ungkap salah seorang anggota tim pemakaman dari BPBD Pati secara terpisah, Purnama, akhirnya dia kembali terjebak dalam harapan yang ternyata sulit terkabul. Sebab, semula harapan untuk pemakaman standar Covid-19 akan terus menurun, dan akhirnya menghilang atau berakhir.</p>
<p>Akan tetapi, lanjut dia, ternyata justru kembali naik sehingga termasuk berapa jumlah jenazah yang harus dimakamkan Selasa (7/Juli) hari ini barangkali tak jauh berbeda. Sehingga ketimbang banyak berharap tapi juga banyak kecewa, maka lebih baik harus tetap melaksanakan tugas agar bisa melaksanakan pemakaman secara maksimal bersama tim-tim pemakaman lainnya.</p>
<p>Berkait dengan naiknya kembali jenazah yang harus dimakamkan standar protokol Covid-19 kemarin, untuk tim pemakaman BPBD Pati 1 sebanyak (8 jenazah) dan Pati 2 (utara) sebanyak (4 jenazah). &#8221;Sedangkan Pati 3 (5 jenazah), Pati 4 (7 jenazah) ditambah 2 jenazah lainnya yang dimakamkan oleh tim dari dua desa, yaitu Panjunan dan Ngepungrojo, Kecaatan Pati sehingga jumlah seluruhnya 26 jenazah,&#8221; imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/07/kemarin-pemakaman-standar-protokol-covid-19-kembali-di-atas-angka-20.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Minggu Kemarin Pemakaman Jenazah Standar Protokol Covid-19 Menurun di Angka 16</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/07/minggu-kemarin-pemakaman-jenazah-standar-protokol-covid-19-menurun-di-angka-16.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/07/minggu-kemarin-pemakaman-jenazah-standar-protokol-covid-19-menurun-di-angka-16.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2021 08:08:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Penanggulangan Bencana Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Standar Protokol Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=30071</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Menurunnya jumlah jenazah yang dimakamkan standar protokol Covid-19 berlangsung sejak Jumat (2/Juli) hingga Minggu (4/Juli) kemarin, paling tidak hal itu sedikit melegakan tim pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kendati tiap hari sejak itu penurunannya hanya pada dua angka, tapi yang penting tidak lagi terjadi kenaikan. Dengan demikian, papar koodinator tim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_30073" aria-describedby="caption-attachment-30073" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-30073" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05567-ink.jpeg" alt="" width="640" height="407" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05567-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05567-ink-300x191.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30073" class="wp-caption-text">Tim pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, tiap hari selalu menghadapi tugas seperti ini.</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Menurunnya jumlah jenazah yang dimakamkan standar protokol Covid-19 berlangsung sejak Jumat (2/Juli) hingga Minggu (4/Juli) kemarin, paling tidak hal itu sedikit melegakan tim pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kendati tiap hari sejak itu penurunannya hanya pada dua angka, tapi yang penting tidak lagi terjadi kenaikan.</p>
<p>Dengan demikian, papar koodinator tim pemakaman BPBD Pati, Khayun Fulanun, dalam kondisi tersebut tidak hanya pihaknya yang tumbuh rasa optimistis bahwa penurunan akan terus terjadi, tapi masyarakat luas pun mengharap hal yang sama. Karena itu, tent menunjukkan adanya indikasi bahwa yang saat ini positif terpapar dan menjelani perawatan di rumah sakit, tentu mendapatkan kesembuhan.</p>
<p>Telepas daru hal yang disebut terakhir, paling tidak, jika tiap hari jenazah yang dimakamkan standar protokol Covid-19 terus berkurang, maka lama kelamaan tentu akan berakhir dengan sendirinya. &#8221;Tentang kapan itu waktunya, kalau kami beserta tim mengharap lebih cepat tentu lebih baik, sehingga tidak hanya tim BPBD tapi juga tim yang dibentuk oleh desa tidak lagi akan memakamkan jenazah standar protokol Covid-19,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Karena itu, lanjutnya, khusus yang disebut terakhir, hanya ada satu tim pemakaman desa yang hari ini melaksanakan tugas pemakaman, yaitu Desa Panjunan, Kecamatan Pati. Untuk desa lainnya, tidak ada laporan, dan timnya sendiri atau tim BPBD Pati 4 sampai siang hari ini, untuk sementara hanya memakamkan dua jenazah.</p>
<p>Sedangkan tim utara atau Pati 2 juga hanya 3 jenazah semoga sampai sore nanti tidak ada lagi penambahan. Di sisi lain, untuk tim Pati 1 dan Pati 3 juga tidak lagi memakamkan banyak jenazah melainkan cukup dengan Minggu kemarin, atau berkurang lagi dua jenazah tentu benar-benar terus terjadi penurunan.</p>
<p>Jika mau tahu selengkapnya, Minggu kemarin timnya atau tim Pati 4 memang tidak berangkat melaksanakan tugas karena sejumlah personelnya banyak kegiatan internal. &#8221;Akan tetapi untuk tim Pati 1 kemarin memakamkan (8 jenazah), Pati 2 (utara) sebanyak (4 jenazah) dan Patu 3 juga hanya 4 jenazah, maka jumlah selurunya (16 jenazah).</p>
<p>Dibanding sehari sebelumnya, Sabtu (3/Juli) memang berkurang 2 karena hari itu ada (18 jenazah). &#8221;Semoga saja hari ini, Senin (5/Juli) juga mengalami penurunan lagi,&#8221; harap Khayun Fulanun.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/07/minggu-kemarin-pemakaman-jenazah-standar-protokol-covid-19-menurun-di-angka-16.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemarin Pemakaman Standar Protokol Covid-19 Menurun Lagi di Angka 18</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/07/kemarin-pemakaman-standar-protokol-covid-19-menurun-lagi-di-angka-18.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/07/kemarin-pemakaman-standar-protokol-covid-19-menurun-lagi-di-angka-18.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2021 08:20:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Penanggulangan Bencana Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Standar Protokol Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=30044</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Sejak Jumat (2/Juli) lalu hingga Sabtu (3/Juli) kemarin kendati terasa lambat tapi pasti, yaitu berlangsungnya penurunan jumlah warga Pati yang meninggal dan jenazahnya dimakamkan standar protokol Covid-19. Akan tetapi ada juga pihak yang meragukan terjadinya penurunan itu, karena catatan yang dihimpun &#8221;Samin News&#8221; kurang jeli dan kurang maksimal. Sebab, pasti ada di antara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_30046" aria-describedby="caption-attachment-30046" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-30046" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05952-ink.jpeg" alt="" width="640" height="435" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05952-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05952-ink-300x204.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05952-ink-618x420.jpeg 618w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30046" class="wp-caption-text">Pemakaman pemakaman standar protokol Covid-19 di masa pandemi yang masih berlangsung sampai saat ini.</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI </strong>&#8211; Sejak Jumat (2/Juli) lalu hingga Sabtu (3/Juli) kemarin kendati terasa lambat tapi pasti, yaitu berlangsungnya penurunan jumlah warga Pati yang meninggal dan jenazahnya dimakamkan standar protokol Covid-19. Akan tetapi ada juga pihak yang meragukan terjadinya penurunan itu, karena catatan yang dihimpun &#8221;Samin News&#8221; kurang jeli dan kurang maksimal.</p>
<p>Sebab, pasti ada di antara jenazah yang meninggal positif terpapar tidak masuk dalam catatan karena penghimpunan data hanya dilakukan berdasarkan pemakaman yang dilaksanakan oleh tim pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati. Selain itu, juga pemakaman oleh tim yang dibentuk di beberapa desa.</p>
<p>Terlepas dari munculnya keraguan tentang data jenazah yang dimakamkan standar protokol tersebut, paling tidak catatan itu menunjukkan adanya angka penurunan. &#8221;Jika Jumat lalu penurunan tepat di angka 20 bila dibanding hari-hari sebelumnya yang masih di atasnya, faktanya jelas sudah terjadi pengurangan,&#8221; tandas salah seorang personel anggota tim pemakaman, Purnama.</p>
<p>Dengan kondisi tesebut, lanjut dia, harapan untuk berlangsungnya pemakaman standar protokol tersebut tetap ada. Sebab, Sabtu kemarin juga terjadi penurunan lagi dalam jumlah yang sama sehingga bergeser dari angka 20 ke angka 18, sehingga Minggu (4/Juli) dia pun mengharap kembali berlangsung penurunan jumlah jenazah yang dimakamkan oleh tim.</p>
<p>Bahkan, imbuhnya, Sabtu kemarin seharusnya untuk kematian yang jenazahnya dimakamkan standar protokol itu bukan 18 melainkan 17. Akan tetapi bertambah dayangnya satu jenazah lainnya dari Tangerang, Jawa Barat (Jabar) yang harus dimakamkan oleh tim dengan standar protokol Covid-19, di Desa Pegandan, Kecamatan Margorejo.</p>
<p>Adapun jumlah warga Pati yang meninggal sebanyak 17 orang, masing-masing yang dimakamkan oleh tim BPBD Pati 1 (6 jenazah) dan Pati 2 (utara) bahkan hanya (1 jenazah). &#8221;Selebihnya yang dimakamkan Pati 3 (4 jenazah), dan tim Pati 4 (7 jenazah),&#8221; imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/07/kemarin-pemakaman-standar-protokol-covid-19-menurun-lagi-di-angka-18.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemarin Jumlah Pemakaman Protokol Covid-19 di Pati Turun Tepat di Angka 20</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/07/kemarin-jumlah-pemakaman-protokol-covid-19-di-pati-turun-tepat-di-angka-20.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/07/kemarin-jumlah-pemakaman-protokol-covid-19-di-pati-turun-tepat-di-angka-20.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2021 03:06:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Penanggulangan Bencana Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[Corna]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Standar Protokol Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=30027</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Jika sehari sebelumnya, Kamis (1/Juli) 2021 lalu jumlah jenazah warga Pati yang meninggal dimakamkan standar protokol Covid-19, belum terjadi penurunan secara signifikan, tapi Jumat (2/Juli) kemarin ada harapan. Yakni, berkurangnya jumlah jenazah warga yang dimakamkan standar tersebut, meskipun hal itu belum menjamin kondisi selama masa pandemi ini. Maksudnya, kondisi tersebut sewaktu-waktu bisa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_30029" aria-describedby="caption-attachment-30029" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-30029" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05931-ink.jpeg" alt="" width="640" height="404" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05931-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05931-ink-300x189.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30029" class="wp-caption-text">Pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 di Pati yang berlangsung tiap hari ini tentu diharapkan masyarakat segera berkurang.</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Jika sehari sebelumnya, Kamis (1/Juli) 2021 lalu jumlah jenazah warga Pati yang meninggal dimakamkan standar protokol Covid-19, belum terjadi penurunan secara signifikan, tapi Jumat (2/Juli) kemarin ada harapan. Yakni, berkurangnya jumlah jenazah warga yang dimakamkan standar tersebut, meskipun hal itu belum menjamin kondisi selama masa pandemi ini.</p>
<p>Maksudnya, kondisi tersebut sewaktu-waktu bisa berubah sehingga dari sisi jumlah hal itu bisa bertambah dan juga bisa berkurang. Akan tetapi paling tidak, untuk jenazah yang kemarin dimakamkan dengan  standar protokol itu menunjukkan penurunan, yaitu tepat di angka 20 karena sebelum itu rata-rata berada pada angka di atasnya.</p>
<p>Hal tersebut dibenarkan salah seorang anggota tim pemakaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, Purnama yang selama ini tak pernah lupa berharap agar kematian demi kematian yang jenazahnya  harus dimakamkan standar protokol Covid-19 segera berakhir. &#8221;Sebab, kami melihat masyarakat dalam menyikapi kondisi itu benar-benar sudah sampai pada puncak kejenuhan, dan kebingungan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Karena itu, lanjut dia, begitu kematian yang jenazahnya dimakamkan tim kelihatan berkurang, maka sedikit perasaan lega mulai dirasakan. Sebab, jika dijumlah keseluruhan 4 tim BPBD hanya memakamkan 19 jenazah, masing-masing Pati 1 (5 jenazah), Pati 2 (utara) juga (5 jenazah) tapi tim yang bersangkutan Sabtu (3/Juli) pagi ini, infonya sudah ada tiga jenazah yang masuk dalam daftarnya,</p>
<p>Kendati demikian, pihaknya tetap mengharap agar tim utara hanya terbatas itu saja yang harus dimakamkan hari ini, dan juga tim-tim lainnya. Sedangkan di hari kemarin, tim Pati 3 juga cukup memakamkan (5 jenazah) dan Pati 4 cukup dengan memakamkan (4 jenazah) sehingga jumlah seluruhnya ada 19 jenazah.</p>
<p>Akan tetapi, pada posisi terakhir berhenti di angka 20 karna ada tambahan satu jenazah lainnya yang pemakamannya Prokes Desa Jakenan oleh masyarakat setempat. &#8221;Bahkan jeazah ini informasinya dari sisi usia masih terlalu muda, karena masih duduk di bangku salah satu perguruan tinggi di Kudus,&#8221; paparnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/07/kemarin-jumlah-pemakaman-protokol-covid-19-di-pati-turun-tepat-di-angka-20.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kalangan Remaja Mulai Rentan Terpapar Covid-19</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/07/kalangan-remaja-mulai-rentan-terpapar-covid-19.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/07/kalangan-remaja-mulai-rentan-terpapar-covid-19.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2021 02:51:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Penanggulangan Bencana Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Standar Protokol Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=30014</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Jika selama masa pandemi kalangan muda adalah kelompok yang paling kebal imunnya terhadap ancaman serangan Covid-19, maka mereka paling banyak bergerombol di tongkrongan masing-masing. Hal itu wajar, karena yang selama ini terpapar virus tersebut adalah kalangan paruh baya dan lansia, meskipun pernah juga ada bayi dan seorang anak laki-laki juga meninggal karena positif [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_30022" aria-describedby="caption-attachment-30022" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-30022 size-full" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-30-35-ink.jpeg" alt="" width="640" height="469" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-30-35-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-30-35-ink-300x220.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-30-35-ink-80x60.jpeg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-30-35-ink-573x420.jpeg 573w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30022" class="wp-caption-text">Proses pemulasaraan jenazah seorang remaja yang diduga potisitif terpapar Covid-19, warga Desa/Kecamatan Jakenan, mulai dari dimandikan sampai dimasukkan ke dalam peti jenazah, dan siap dimakamkan.(Foto:SN/dok-agungcahyono)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Jika selama masa pandemi kalangan muda adalah kelompok yang paling kebal imunnya terhadap ancaman serangan Covid-19, maka mereka paling banyak bergerombol di tongkrongan masing-masing. Hal itu wajar, karena yang selama ini terpapar virus tersebut adalah kalangan paruh baya dan lansia, meskipun pernah juga ada bayi dan seorang anak laki-laki juga meninggal karena positif terpapar.</p>
<p>Akan tetapi apa yang terjadi di Desa/Kecamatan Jakenan, Jumat (2/Juli) siang kemarin, hendaknya menjadi peringatan awal bagi kalangan tersebut, atau paling tidak membuka kesadarannya bahwa masa pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Sebab, seorang remaja bahkan statusnya adalah mahasiswa ternyata terenggut jiwanya oleh virus tersebut, sehingga patuhilah jika saat ini pemerintah juga sudah melakukan PPKM Darurat, mulai Satu (3/Juli) hari ini hingga Selasa (20/Juli) mendatang.</p>
<p>Berkait kematian seorang remaja tersebut, Koordinator Tim Pemulasaraan Jenazah Puskesmas Jakenan, Agung Cahyono, membenarkan hal itu. &#8221;Mengingat masih muda usia, karena baru 21 tahun dan belum menikah makam dalam proses pemakamannya pun disertakan tradisi untuk almarhum yang belum menikah, yaitu kembar mayang,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-30017 aligncenter" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-27-49-ink.jpeg" alt="" width="640" height="450" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-27-49-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-27-49-ink-300x211.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-27-49-ink-100x70.jpeg 100w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-27-49-ink-200x140.jpeg 200w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-27-49-ink-597x420.jpeg 597w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_30021" aria-describedby="caption-attachment-30021" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-30021" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-30-26-ink.jpeg" alt="" width="640" height="441" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-30-26-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-30-26-ink-300x207.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-30-26-ink-100x70.jpeg 100w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-30-26-ink-218x150.jpeg 218w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-30-26-ink-436x300.jpeg 436w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-30-26-ink-610x420.jpeg 610w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30021" class="wp-caption-text">Peti jenazah yang sudah siap di dalam ambulans dan tim pemakaman pun membawa kembar mayang.(Foto:SN/dok-agungcahyono)</figcaption></figure>
<p>Dari contoh kejadian itu, lanjutnya, lebih baik para remaja di Pati harus ekstra hati-hati untuk sementara tidak bergerombol di tempat mangkalnya, karena itu sifatnya sementara. Dengan demikian, mereka juga akan terhindar dari penularan dan penyebaran virus tersebut, maka lebih baik saat ini mematuhi pelaksanaan PPKM Darurat, agar masa pandemi  secepatnya berakhir maksimal.</p>
<p>Kembali menyinggung dugaan terpaparnya seorang mahasiswa itu, punya riwayat sekitar sepekan lalu saat pulang dari kuliah di Kudus, kondisinya sudah tidak sehat. Sebab, selain menderita batuk-batuk juga pilek, badan panas serta sesak nafas, dan akhirnya Jumat (2/Juli) kemarin meninggal di rumah, sehingga sehabis shalat jumat jenazah baru dilakukan pemulasaraan.</p>
<figure id="attachment_30020" aria-describedby="caption-attachment-30020" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-30020" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-28-43-ink.jpeg" alt="" width="640" height="426" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-28-43-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-28-43-ink-300x200.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/photo_2021-07-03_09-28-43-ink-631x420.jpeg 631w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30020" class="wp-caption-text">Tim pemakaman protokol kesehatan (Prokes) saat mengusung peti jenazah menuju ke lubang pemakaman.(Foto:SN/dok-agungcahyono)</figcaption></figure>
<p>Berkait dengan pemulasaraan jenazah sampai pemakamannya Prokes Desa Jakenan oleh masyarakat setempat. &#8221;Akan tetapi kami dari Puskesmas Jakenan tetap membimbingnya, dan semua berjalan lancar,&#8221; imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/07/kalangan-remaja-mulai-rentan-terpapar-covid-19.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dalam Sehari Lima Jenazah Harus Dimakamkan di Gembong, Dua Standar Protokol Covid-19</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/07/dalam-sehari-lima-jenazah-harus-dimakamkan-di-gembong-dua-standar-protokol-covid-19.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/07/dalam-sehari-lima-jenazah-harus-dimakamkan-di-gembong-dua-standar-protokol-covid-19.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2021 07:55:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Penanggulangan Bencana Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Corona]]></category>
		<category><![CDATA[Covid_19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemakaman Standar Protokol Covid-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=29997</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Dalam sehari atau Jumat (2/Juli) 2021 tadi pagi hingga siang tadi, di Desa/Kecamatan Gembong harus dimakamkan lima jenazah, baik di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngembes maupun TPU Bergat. Akan tetapi, dari jumlah tersebut yang harus dimakamkan standar protokol Covid-19 hanya dua jenazah. Keduanya dimakamkan di TPU Ngembes, keduanya seorang laki-laki, warga desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_29999" aria-describedby="caption-attachment-29999" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-29999" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05949-ink.jpeg" alt="" width="640" height="429" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05949-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05949-ink-300x201.jpeg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05949-ink-627x420.jpeg 627w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-29999" class="wp-caption-text">Suasana pemakaman jenazah standar protokol Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngembes, Desa/Kecamatan Gembong, Jumat (2/Juli) 2021 tadi pagi.</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Dalam sehari atau Jumat (2/Juli) 2021 tadi pagi hingga siang tadi, di Desa/Kecamatan Gembong harus dimakamkan lima jenazah, baik di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngembes maupun TPU Bergat. Akan tetapi, dari jumlah tersebut yang harus dimakamkan standar protokol Covid-19 hanya dua jenazah.</p>
<p>Keduanya dimakamkan di TPU Ngembes, keduanya seorang laki-laki, warga desa setempat yang sebelum meninggal, satu di antaranya yang dimakamkan lebih dahulu, sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati. Sedangkan satu jenazah lainnya, sebelum meninggal sempat dirawar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati.</p>
<p>Kepala Desa/Kecamatan Gembong, Sukardi RT, ketika ditanya berkait hal tersebut membenarkan, dan semula yang meninggal dan dimakamkan standar protokol Covid-19 hanya dua dengan TPU di Ngembes. &#8221;Demikian pula untuk satu jenazah yang harus dimakamkan secara biasa di TPU yang sama,&#8221; ujarnya.</p>
<figure id="attachment_30000" aria-describedby="caption-attachment-30000" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-30000" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05954-ink.jpeg" alt="" width="640" height="417" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05954-ink.jpeg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC05954-ink-300x195.jpeg 300w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-30000" class="wp-caption-text">Pemakaman satu dari dua jenazah dengan standar protokol Covid-19 di TPU Ngembes, Desa/Kecamatan Gembong, Pati.</figcaption></figure>
<p>Akan tetapi, lanjut dia, siang harinya selesai shalat Jumat, ada lagi dua jenazah yang meninggal harus dimakamkan secara biasa atau noncovid. &#8221;Akan tetapi pemakamannya di TPU terpisah, yaitu di Bergat,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Terpisah salah seorang anggota tim pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati menyebutkan, bahwa sejak pagi hingga siang ini timnya baru memakamkan dua jenazah standar protokol Covid-19. Adapun pemakaman yang terakhir, berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bringin, Kecamatan Juwana.</p>
<p>Dengan waktu yang sudah siang, tapi jumlah jenazah yang dimakamkan tidak terlalu banyak harapannya memang jumlahnya tidak lagi bertambah. &#8221;Semoga teman-teman tim yang lain hari ini tidak lagi memakamkan jenazah standar protokol Covid-19  dalam jumlah banyak, melainkan benar-benar hanya sedikit,&#8221; tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/07/dalam-sehari-lima-jenazah-harus-dimakamkan-di-gembong-dua-standar-protokol-covid-19.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
