<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Tekno &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/berita-tekno/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Aug 2021 03:57:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Bapak Internet dan Penemu AstraZeneca, Dua Ilmuan yang Memilih Tak Patenkan Karyanya</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/08/bapak-internet-dan-penemu-astrazeneca-dua-ilmuan-yang-memilih-tak-patenkan-karyanya.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/08/bapak-internet-dan-penemu-astrazeneca-dua-ilmuan-yang-memilih-tak-patenkan-karyanya.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2021 03:57:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNO]]></category>
		<category><![CDATA[AstraZeneca]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=31525</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Internet dan vaksin AstraZeneca seolah bukanlah dua hal yang saling berhubungan. Meski begitu, kedua penemunya memiliki kesamaan, yakni enggan mematenkan hasil karyanya. Ialah Tim Berners Lee (penemu www) dan Arah Gilbert (penemu vaksin AstraZeneca). Keduanya sama-sama melepas tanpa mematenkan hasil karyanya seperti kebanyakan ilmuan lainnya. Di masa sekarang, siapa yang tidak tahu dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Internet dan vaksin AstraZeneca seolah bukanlah dua hal yang saling berhubungan. Meski begitu, kedua penemunya memiliki kesamaan, yakni enggan mematenkan hasil karyanya.</p>
<p>Ialah Tim Berners Lee (penemu www) dan Arah Gilbert (penemu vaksin AstraZeneca). Keduanya sama-sama melepas tanpa mematenkan hasil karyanya seperti kebanyakan ilmuan lainnya.</p>
<p>Di masa sekarang, siapa yang tidak tahu dengan internaet? Bahkan menurut data We Are Social, 4,66 juta dari 7,83 juta penduduk dunia terkoneksi dengan internet.</p>
<p>Sulit ditampik bahwa internet, yang dikembangkan oleh Tim Berners Lee, sudah menjadi kebutuhan penting bagi sebagian umat manusia saat ini.</p>
<p>Seperti halnya dengan internet, vaksin Covid-19 merupakan salah satu hal paling krusial dalam perang melawan pandemi Covid-19.</p>
<p>Kini, beberapa ilmuwan dunia telah menciptakan beberapa vaksin yang sudah digunakan masyarakat. Salah satunya adalah Sarah Gilbert, ilmuwan yang mengetuai tim pengembang vaksin Oxford yang kini dijual masal dengan merek AstraZeneca.</p>
<p>Menariknya, Sarah Gilbert rela melepas hak paten penemuan AstraZeneca yang seharusnya bisa membuat Gilbert meraup banyak pundi-pundi.</p>
<p>Langkah ini sedikit banyak mirip seperti apa yang dilakukan oleh Lee. Bapak internet itu enggan mematenkan hak ciptanya. Karena keputusannya tersebut, Lee tidak pernah mendapatkan keuntungan langsung dari web.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/08/bapak-internet-dan-penemu-astrazeneca-dua-ilmuan-yang-memilih-tak-patenkan-karyanya.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Facebook Disebut Ingin Intip Isi Pesan Whatsapp</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/08/facebook-disebut-ingin-intip-isi-pesan-whatsapp.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/08/facebook-disebut-ingin-intip-isi-pesan-whatsapp.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2021 02:45:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNO]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Facebook]]></category>
		<category><![CDATA[Privasi]]></category>
		<category><![CDATA[Whatsapp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=31454</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Belakangan rumor yang menyebut bahwa Facebook kini sedang mencari cara untuk mengintip pesan Whatsapp yang sudah terenkripsi tanpa harus merusak sistem keamanan. Kabar tersebut dirilis oleh The Information yang menyebut bahwa Facebook kini tengah membentuk tim peneliti kecerdasan buatan bahkan merekrut orang dari Microsoft. Sebelumnya, Whatsapp seringkali mendengungkan statemen bahwa pesan yang dikirim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Belakangan rumor yang menyebut bahwa Facebook kini sedang mencari cara untuk mengintip pesan Whatsapp yang sudah terenkripsi tanpa harus merusak sistem keamanan.</p>
<p dir="ltr">Kabar tersebut dirilis oleh The Information yang menyebut bahwa Facebook kini tengah membentuk tim peneliti kecerdasan buatan bahkan merekrut orang dari Microsoft.</p>
<p dir="ltr">Sebelumnya, Whatsapp seringkali mendengungkan statemen bahwa pesan yang dikirim penggunanya, dilindungi oleh sistem keamanan enkripsi dari ujung ke ujung atau <i>end-to-end encryption</i>.</p>
<p dir="ltr">Dalam klaimnya, mereka mengatakan bahwa sistem tersebut akan melindungi pesan agar tidak bisa diintip pihak ketiga manapun, termasuk internal WhatsApp sendiri, sehingga, pesan hanya bisa dibuka dan dibaca oleh pengirim dan penerima saja.</p>
<p dir="ltr">Oleh karenanya, kabar yang dirilis The Information tersebut kini tentu mebuat beberapa orang sedikut bepikir ulang.</p>
<p dir="ltr">Sebab kabarnya tim tersebut kabarnya akan bertugas untuk mencari cara baru untuk menganalisis data yang terenkripsi tanpa harus melakukan dekripsi (mengurai) data.</p>
<p dir="ltr">Apabila kabar itu benar di masa yang akan datang, citra Facebook dan anak-anak perusahaannya akan semakin dipertanyakan, terutama soal isu privasi. Sebab dalam beberapa tahun terakhir, Facebook Inc kerap diterpa isu privasi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/08/facebook-disebut-ingin-intip-isi-pesan-whatsapp.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Studi IBM : WFH Populerkan Penggunaan Cloud</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/08/studi-ibm-wfh-populerkan-penggunaan-cloud.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/08/studi-ibm-wfh-populerkan-penggunaan-cloud.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2021 01:15:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNO]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[IBM Security]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=31448</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, JAKARTA &#8211; Belum lama ini IBM Security merilis hasil studi yang menyebutkan bahwa Work from Home (WFH) atau bekerja jarak jauh mendorong perusahaan untuk semakin beralih ke komputasi awan (cloud). Kecenderungan tersebut tentu juga dipengaruhi oleh alasan kemanan siber yang lebih baik dan juga efisiensi pembiayaan. Dikutip dari laman resmi IBM Security, bahwa WFH memiliki [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, JAKARTA</strong> &#8211; Belum lama ini IBM Security merilis hasil studi yang menyebutkan bahwa Work from Home (WFH) atau bekerja jarak jauh mendorong perusahaan untuk semakin beralih ke komputasi awan (cloud).</p>
<p>Kecenderungan tersebut tentu juga dipengaruhi oleh alasan kemanan siber yang lebih baik dan juga efisiensi pembiayaan.</p>
<p>Dikutip dari laman resmi IBM Security, bahwa WFH memiliki dampak signifikan pada respons pelanggaran data. Hampir 20 persen organisasi yang diteliti melaporkan bahwa bekerja jarak jauh merupakan faktor dalam pelanggaran data, dan pelanggaran ini pada akhirnya merugikan perusahaan sebesar US$ 4,96 juta (Rp 71 miliar).</p>
<p>Perusahaan dalam penelitian yang mengalami pelanggaran selama proyek migrasi cloud telah menelan biaya 18,8 persen lebih tinggi dari rata-rata. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa mereka yang lebih maju dalam strategi modernisasi cloud mereka secara keseluruhan (tahap mature) mampu mendeteksi dan merespons insiden dengan lebih efektif – rata-rata 77 hari lebih cepat daripada mereka yang berada dalam adopsi tahap awal.</p>
<p>Di saat peralihan TI tertentu selama pandemi meningkatkan biaya pelanggaran data, organisasi yang mengatakan bahwa mereka tidak mengimplementasikan proyek transformasi digital apa pun untuk memodernisasi operasi bisnis mereka selama pandemi sebenarnya mengeluarkan biaya pelanggaran data yang lebih tinggi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/08/studi-ibm-wfh-populerkan-penggunaan-cloud.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Website Pertama di Dunia Telah Berusia 30 Tahun</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/08/website-pertama-di-dunia-telah-berusia-30-tahun.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/08/website-pertama-di-dunia-telah-berusia-30-tahun.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Aug 2021 03:00:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNO]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Tekno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=31385</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Kemarin, website pertama di dunia telah genap berusia 30 tahun sejak awal perilisannya. Dialah Berners-Lee, pembuat website pertama yang kini seringkali disebut sebagai &#8220;Bapak Internet&#8221;. Tepatnya 6 Agustus 1991 ia merilis website pertama dengan url http://info.cern.ch/hypertext/WWW/TheProject.html yang berisi panduan tentang bagaimana membuat halaman web dan hypertext hang ia pakai didalamnya. Hingga saat ini, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Kemarin, website pertama di dunia telah genap berusia 30 tahun sejak awal perilisannya.</p>
<p dir="ltr">Dialah Berners-Lee, pembuat website pertama yang kini seringkali disebut sebagai &#8220;Bapak Internet&#8221;.</p>
<p dir="ltr">Tepatnya 6 Agustus 1991 ia merilis website pertama dengan url http://info.cern.ch/hypertext/WWW/TheProject.html yang berisi panduan tentang bagaimana membuat halaman web dan hypertext hang ia pakai didalamnya.</p>
<p dir="ltr">Hingga saat ini, desain dan isi informasi di <i>website</i> yang dirancang di komputer NeXT milik organisasi riset nuklir Eropa, CERN tersebut konon masih sama dengan 30 tahun lalu.</p>
<p dir="ltr">Kala itu, Tim merupakan rekanan peneliti di CERN. Ide dasar pembuatan website tersebut berawal dari keinginan Tim untuk membuat sebuah <i>software</i> yang mampu memfasilitasi dan memudahkan pertukaran dokumen atau informasi menjadi lebih mudah antar peneliti di seluruh dunia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/08/website-pertama-di-dunia-telah-berusia-30-tahun.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saingi Tiktok, Youtube Siapkan 100 Juta Dolar untuk Kreator Shorts</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/08/saingi-tiktok-youtube-siapkan-100-juta-dolar-untuk-kreator-shorts.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/08/saingi-tiktok-youtube-siapkan-100-juta-dolar-untuk-kreator-shorts.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2021 10:51:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNO]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Shorts]]></category>
		<category><![CDATA[Youtube Shorts]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=31274</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Menyusul kesuksesan Tiktok, Youtube kini nampaknya begitu gencar mempromosikan Short yang merupakan fitur video pendek layaknya Tiktok dan Reels milik Instagram. Salah satu langkah taktis yang dipilih Youtube adalah melalui iming-iming pendapatan dengan nilai total 100 juta dolar atau setara dengan Rp. 1,43 triliun melalui program yang diberi nama Short Funds. Imbalan tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Menyusul kesuksesan Tiktok, Youtube kini nampaknya begitu gencar mempromosikan Short yang merupakan fitur video pendek layaknya Tiktok dan Reels milik Instagram.</p>
<p>Salah satu langkah taktis yang dipilih Youtube adalah melalui iming-iming pendapatan dengan nilai total 100 juta dolar atau setara dengan Rp. 1,43 triliun melalui program yang diberi nama Short Funds.</p>
<p>Imbalan tersebut dijanjikan akan diberikan kepada kreator yang mampu membuat video pandek yang paling banyak dilihat selama periode 2021 hingga 2022.</p>
<p>Melalui pengumuman resminya, Youtube akan mulai membayarkan di bulan Agustus ini. Setidaknya 100 hingga 1000 dolar akan dibayarkan kepada beberapa kreator dari 10 negara yang meliputi Indonesia, Amerika Serikat, India, Brasil, Jepang, Inggris Raya, Meksiko, Nigeria, Rusia, dan Afrika Selatan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/08/saingi-tiktok-youtube-siapkan-100-juta-dolar-untuk-kreator-shorts.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
