<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>berita kekeringan &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/berita-kekeringan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 15 Sep 2023 11:09:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Soal Pasokan Air Bersih, Budi: Tidak Mampu Cukupi Kebutuhan hanya Mengandalkan BPBD</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/09/soal-pasokan-air-bersih-budi-tidak-mampu-cukupi-kebutuhan-hanya-mengandalkan-bpbd.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/09/soal-pasokan-air-bersih-budi-tidak-mampu-cukupi-kebutuhan-hanya-mengandalkan-bpbd.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Sep 2023 10:03:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[berita kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Pati hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Berita Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=51259</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalakhar BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya menyampaikan bahwa untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan, tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan dari BPBD. Budi menyebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih, BPBD menggandeng instansi pemerintah hingga swasta. Wilayah terdiam kekeringan di Kabupaten Pati sendiri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalakhar BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya menyampaikan bahwa untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan, tidak bisa hanya mengandalkan kemampuan dari BPBD.</p>
<p>Budi menyebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih, BPBD menggandeng instansi pemerintah hingga swasta. Wilayah terdiam kekeringan di Kabupaten Pati sendiri cukup luas, sehingga hal ini harus menjadi perhatian bersama.</p>
<p>&#8220;Jelas menggandeng pihak lain, kalau hanya mengandalkan kemampuan BPBD sendiri iya kami tidak mampu. Jadi kami menggandeng Baznas, menggandeng dunia usaha, dan kelompok yang peduli itu,&#8221; kata Budi, Jumat (15/9/2023).</p>
<p>Pihaknya mengatakan sampai hari ini, sudah ada 300 tangki lebih air bersih yang didistribusikan ke desa-desa terdampak kekeringan. Dari sejumlah tangki tersebut merupakan sumbangan seperti dari perusahaan, Baznas, dunia usaha dan juga dari BPBD.</p>
<p>BPBD selaku OPD terkait membantu menyalurkan bantuan dari berbagai pihak untuk masyarakat.</p>
<p>Setiap hari, antara 9 sampai 12 tangki air bersih didistribusikan ke sejumlah wilayah membutuhkan. Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa terlepas mencukupi kebutuhan atau tidak, yang jelas dirinya akan terus berusaha untuk bagaimana memenuhi permintaan dari desa yang menyalami kekeringan.</p>
<p>Berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kemarau di wilayah Pantura timur terjadi cukup panjang. Diprediksi puncak kemarau yakni hingga bulan Oktober atau minggu pertama baru November baru hujan.</p>
<p>&#8220;Wilayah Pati, Rembang, dan Blora ada waktu 2 bulan puncak kemarau mulai minggu ketiga Agustus sampai Oktober diperkirakan baru selesai puncak musim kemarau tahun ini,&#8221; pungkas Budi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/09/soal-pasokan-air-bersih-budi-tidak-mampu-cukupi-kebutuhan-hanya-mengandalkan-bpbd.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pekan Kedua September, 9 Kecamatan Terdampak Kekeringan Total ada 37.114 Jiwa</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/09/pekan-kedua-september-9-kecamatan-terdampak-kekeringan-total-ada-37-114-jiwa.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/09/pekan-kedua-september-9-kecamatan-terdampak-kekeringan-total-ada-37-114-jiwa.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Sep 2023 11:26:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[9 Kecamatan Terdampak Kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Atasi kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[berita kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Pati hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kumpulan Berita Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=51211</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Masuk pekan kedua bulan September, sebanyak 9 kecamatan di Kabupaten Pati terdampak kekeringan. Akibatnya puluhan ribu jiwa kesulitan mendapatkan air bersih. Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalakhar BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya menyampaikan musim kemarau terjadi sejak beberapa bulan terakhir menyebabkan puluhan desa kesulitan mendapatkan air bersih. &#8220;Data per [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Masuk pekan kedua bulan September, sebanyak 9 kecamatan di Kabupaten Pati terdampak kekeringan. Akibatnya puluhan ribu jiwa kesulitan mendapatkan air bersih.</p>
<p>Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalakhar BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya menyampaikan musim kemarau terjadi sejak beberapa bulan terakhir menyebabkan puluhan desa kesulitan mendapatkan air bersih.</p>
<p>&#8220;Data per 12 September 2013, jumlah terdampak (kekeringan) yaitu 7.949 kartu keluarga, dan 37.114 jiwa. Kekeringan ini tersebar di 62 desa dari 9 kecamatan,&#8221; kata Budi, Rabu (13/9/2023).</p>
<p>Jumlah terdampak kekeringan itu berdasarkan data Rekap Kekeringan Droping Air Bersih Mulai 31 Juli sampai 12 September 2023 BPBD. Hingga kemarin, dirinya menjelaskan BPBD telah menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat sebanyak 331 tangki.</p>
<p>Lebih lanjut, 9 kecamatan yang terdampak kekeringan ini di antaranya mulai Kecamatan Jaken, Jakenan, Pucakwangi, Winong, Gabus, Kayen, Tambakromo, Sukolilo, dan Kecamatan Tayu.</p>
<p>Kemudian, jika dirinci lagi yakni Kecamatan Jaken berdampak kekeringan ke 11 desa, Jakenan 13 desa, Pucakwangi 11 desa, Winong 9 desa, Gabus 4 desa, Kayen 6 desa terdampak, Sukolilo 2 desa, Tambakromo 5 desa, serta di Kecamatan Tayu hanya 1 desa.</p>
<p>Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati akan mengupayakan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan. Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, menyebut tiap hari pemerintah mengirim air bersih hingga 3 tangki ke sejumlah tempat.</p>
<p>&#8220;Kita droping air bersih ke desa desa baik melalui BPBD, PMI maupun Satpol PP. Semoga bantuan yang disalurkan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kemudian, jika ada wilayah yang kekurangan air bersih, langsung saja berkirim surat ke pemerintah, nantinya akan segera kita tindaklanjuti,&#8221; ujar Henggar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/09/pekan-kedua-september-9-kecamatan-terdampak-kekeringan-total-ada-37-114-jiwa.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
