<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Banjir Pati &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/banjir-pati/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jan 2026 05:30:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>
	<item>
		<title>Bupati Sudewo Pimpin Rakor Tanggap Darurat Banjir dan Longsor</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/bupati-sudewo-pimpin-rakor-tanggap-darurat-banjir-dan-longsor.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/bupati-sudewo-pimpin-rakor-tanggap-darurat-banjir-dan-longsor.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 15:08:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Sudewo]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggap Darurat Bencana Daerah Pati Banjir dan Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57158</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Bupati Pati Sudewo memimpin Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Penanganan Banjir dan Tanah Longsor di Ruang Kembang Joyo, Setda Kabupaten Pati, Sabtu (17/1/2026). Rapat ini digelar menyusul penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Alam melalui Keputusan Bupati Pati Nomor 400.9.10.2/0041 Tahun 2026 tertanggal 10 Januari 2026. Rakor tersebut bertujuan memastikan seluruh penanganan bencana di Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Bupati Pati Sudewo memimpin Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Penanganan Banjir dan Tanah Longsor di Ruang Kembang Joyo, Setda Kabupaten Pati, Sabtu (17/1/2026).</p>
<p>Rapat ini digelar menyusul penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Alam melalui Keputusan Bupati Pati Nomor 400.9.10.2/0041 Tahun 2026 tertanggal 10 Januari 2026.</p>
<p>Rakor tersebut bertujuan memastikan seluruh penanganan bencana di Kabupaten Pati berjalan terorganisir, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Rapat diikuti oleh Wakil Bupati, Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat.</p>
<p>Bupati Sudewo menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur agar pelayanan kepada masyarakat terdampak dapat berjalan maksimal dan tidak saling tumpang tindih.</p>
<p>“Saya bersama Wakil Bupati, Forkopimda, Kepala OPD, semua camat melakukan Rapat Koordinasi penanganan bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Pati supaya segala sesuatunya terorganisir, terkoordinir,” tegas Sudewo.</p>
<p>Dalam rapat tersebut, Pemkab Pati juga menetapkan jumlah dapur umum yang akan disiapkan, lokasi pendiriannya, serta penanggung jawab di setiap titik. Selain itu, dilakukan pemetaan penanggung jawab logistik, baik makanan siap saji maupun kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan telur.</p>
<p>Penanganan lain yang turut dibahas meliputi penyediaan air bersih, penyemprotan lumpur pascabanjir, serta pengelolaan dan pembuangan sampah agar penanganan bencana berjalan efektif.</p>
<p>Sudewo menyampaikan, seluruh langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak, mulai dari makanan, sandang, hingga tempat pengungsian, dapat terpenuhi dengan baik.</p>
<p>“Termasuk penanganan infrastruktur yang sifatnya darurat, infrastruktur yang sifatnya ringan, tanggul-tanggul jebol itu segera kami tangani secara permanen,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/bupati-sudewo-pimpin-rakor-tanggap-darurat-banjir-dan-longsor.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Pati dan BNPB Perkuat Penanganan Banjir, Fokus Kebutuhan Warga dan Infrastruktur</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/pemkab-pati-dan-bnpb-perkuat-penanganan-banjir-fokus-kebutuhan-warga-dan-infrastruktur.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/pemkab-pati-dan-bnpb-perkuat-penanganan-banjir-fokus-kebutuhan-warga-dan-infrastruktur.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 15:02:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Sudewo]]></category>
		<category><![CDATA[Suharyanto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57156</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Pemerintah Kabupaten Pati bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat penanganan banjir yang melanda wilayah Pati. Upaya tersebut dilakukan melalui penanganan darurat, pemenuhan kebutuhan dasar warga, hingga perbaikan infrastruktur vital. Bupati Pati Sudewo menegaskan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat bersama seluruh elemen untuk memastikan warga terdampak mendapatkan layanan yang dibutuhkan, terutama di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Pemerintah Kabupaten Pati bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat penanganan banjir yang melanda wilayah Pati. Upaya tersebut dilakukan melalui penanganan darurat, pemenuhan kebutuhan dasar warga, hingga perbaikan infrastruktur vital.</p>
<p>Bupati Pati Sudewo menegaskan bahwa pemerintah daerah bergerak cepat bersama seluruh elemen untuk memastikan warga terdampak mendapatkan layanan yang dibutuhkan, terutama di lokasi pengungsian.</p>
<p>“Pemerintah Kabupaten Pati berupaya maksimal untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, mulai dari makanan, sandang, hingga pengungsian,” kata Sudewo.</p>
<p>Di sejumlah desa yang airnya mulai surut, Pemkab Pati telah melakukan pembersihan sampah dan penyemprotan lingkungan agar warga bisa kembali beraktivitas. Penanganan darurat juga dilakukan pada tanggul-tanggul kecil yang jebol akibat banjir.</p>
<p>“Tanggul-tanggul kecil yang jebol kami tangani secara darurat dan untuk penanganan permanen akan dibantu BNPB,” ujarnya.</p>
<p>Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan bahwa penanganan pengungsian di Kabupaten Pati berjalan dengan baik berkat gotong royong semua pihak. Dapur umum terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak.</p>
<p>“Dapur umum berjalan terus, sekali masak bisa sampai 2.000 porsi. Logistik, makanan, dan kebutuhan lainnya dalam kondisi baik,” ungkap Suharyanto.</p>
<p>BNPB juga melakukan penanganan darurat pada jembatan putus dan tanggul jebol yang bersifat vital. Selain itu, operasi modifikasi cuaca turut dilaksanakan dengan dukungan pesawat BNPB dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengurangi intensitas hujan.</p>
<p>Dalam dua pekan ke depan, pemerintah menargetkan seluruh akses jalan dan jembatan darurat dapat kembali berfungsi, sembari menyiapkan pembangunan infrastruktur permanen sebagai bagian dari pemulihan pascabencana.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/pemkab-pati-dan-bnpb-perkuat-penanganan-banjir-fokus-kebutuhan-warga-dan-infrastruktur.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Pati Rendam 136 Desa, 2 Meninggal dan 6.800 Mengungsi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/banjir-pati-rendam-136-desa-2-meninggal-dan-6-800-mengungsi.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/banjir-pati-rendam-136-desa-2-meninggal-dan-6-800-mengungsi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2026 14:58:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Sudewo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57153</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Banjir yang melanda Kabupaten Pati berdampak luas pada sejumlah wilayah. Hingga data terakhir, tercatat sebanyak 136 desa di berbagai kecamatan terdampak genangan air akibat curah hujan tinggi dan meluapnya sungai. Dampak banjir tersebut menyebabkan sekitar 78.000 rumah warga terdampak, baik terendam maupun mengalami kerusakan. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terganggu dan memaksa sebagian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Banjir yang melanda Kabupaten Pati berdampak luas pada sejumlah wilayah. Hingga data terakhir, tercatat sebanyak 136 desa di berbagai kecamatan terdampak genangan air akibat curah hujan tinggi dan meluapnya sungai.</p>
<p>Dampak banjir tersebut menyebabkan sekitar 78.000 rumah warga terdampak, baik terendam maupun mengalami kerusakan. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terganggu dan memaksa sebagian warga meninggalkan rumah mereka.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Pati mencatat adanya korban jiwa akibat bencana banjir. Dua warga dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.</p>
<p>“Korban jiwa ada dua orang meninggal dunia, sementara warga yang mengungsi sekitar 6.800 orang,” ujar Bupati Pati Sudewo.</p>
<p>Hal itu disampaikan Bupati Pati, Sudewo, saat meninjau sejumlah titik banjir dan lokasi pengungsian di Kabupaten Pati, diantaranya yang berada di Sidoharjo, Kecamatan Pati. Kunjungan itu dilakukan bersama Kepala BNPB Suharyanto dan Anggota Komisi VIII DPR RI, Sri Wulan.</p>
<p>Selain korban jiwa, lanjutnya ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Lokasi pengungsian tersebar di sejumlah titik dengan dukungan dari pemerintah daerah dan unsur terkait.</p>
<p>Kerusakan juga terjadi pada rumah warga. Hingga saat ini, jumlah rumah yang mengalami kerusakan tercatat lebih dari 1.000 unit dan masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan di lapangan.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Pati terus melakukan pendataan dan pelaporan secara berkala untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan serta bantuan yang sesuai, baik dalam masa tanggap darurat maupun pemulihan pascabencana.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Pati, lanjut Sudewo, berupaya maksimal bersama seluruh elemen masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, mulai dari makanan, sandang, hingga pengungsian.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/banjir-pati-rendam-136-desa-2-meninggal-dan-6-800-mengungsi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bocah Desa Kasiyan Dapat Ikan Tombro Saat Main Banjir</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/bocah-desa-kasiyan-dapat-ikan-tombro-saat-main-banjir.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/bocah-desa-kasiyan-dapat-ikan-tombro-saat-main-banjir.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 10:50:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Sukolilo Pati dapat Ikan saat Banjir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57168</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Musibah banjir membawa rezeki tak terduga bagi Alfino, seorang anak asal Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Saat banjir merendam desanya, Alfino bersama teman-temannya memilih bermain air di genangan yang menutup ruas jalan penghubung Pati–Kudus. Tak hanya bermain air, Alfino bahkan berani menyelam dan berselancar dengan memanfaatkan truk yang melintas. Di tengah aktivitas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Musibah banjir membawa rezeki tak terduga bagi Alfino, seorang anak asal Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Saat banjir merendam desanya, Alfino bersama teman-temannya memilih bermain air di genangan yang menutup ruas jalan penghubung Pati–Kudus.</p>
<p>Tak hanya bermain air, Alfino bahkan berani menyelam dan berselancar dengan memanfaatkan truk yang melintas. Di tengah aktivitas itu, ia tanpa sengaja menemukan seekor ikan tombro berwarna emas berukuran cukup besar.</p>
<p>Alfino yang merupakan siswa kelas VIII SMP itu langsung menangkap ikan tersebut dan mengamankannya ke dalam kantung plastik berisi air. Ia mengaku senang karena bisa mendapatkan ikan tanpa harus memancing berjam-jam.</p>
<p>“Dapat ikan tombro dadi banjir. Ukurannya besarnya empat jarian,” ungkap Alfino saat diwawancarai, Jumat, 16 Januari 2026.</p>
<p>Ia menduga ikan tersebut hanyut terbawa arus banjir dari kolam pemancingan yang berada tak jauh dari lokasi.</p>
<p>“Ini dapat ikan sepertinya abis hanyut dari kolam. Di sana kan ada kolam pemancingan tombro, dekat sini,” katanya.</p>
<p>Ikan tombro tersebut rencananya akan dibawa pulang untuk dimasak dan disantap bersama keluarga pada malam hari.</p>
<p>“Nanti dimasak di rumah,” ucapnya singkat.</p>
<p>Sementara itu, Neli, pengelola kolam pemancingan ikan tombro di Desa Kasiyan, membenarkan bahwa beberapa ikan dari kolam miliknya hanyut terbawa banjir. Ia mengaku pasrah dengan kondisi tersebut.</p>
<p>“Kolamku kena. Ada beberapa ikan yang hanyut,” ujar Neli.</p>
<p>Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Neli memastikan ikan yang didapat Alfino berasal dari kolam pemancingan milik keluarganya.</p>
<p>“Iya (ikan dari kolam pemancinganku). Ada beberapa yang hanyut,” tuturnya.</p>
<p>Hingga kini, banjir yang melanda Desa Kasiyan belum mendapat penanganan dari pemerintah. Warga berharap bantuan segera datang untuk meringankan dampak yang dirasakan masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/bocah-desa-kasiyan-dapat-ikan-tombro-saat-main-banjir.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tinjau Banjir di Pati, Sudewo Siapkan Perbaikan Sungai dan Dapur Umum</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/tinjau-banjir-di-pati-sudewo-siapkan-perbaikan-sungai-dan-dapur-umum.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/tinjau-banjir-di-pati-sudewo-siapkan-perbaikan-sungai-dan-dapur-umum.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 10:43:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bulumanis Kidul Margoyoso]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Ngurenrejo Wedarijaksa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Sidokerto Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Pati Sudewo Tinjau Lokasi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Ekstrim.]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57097</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Bupati Pati Sudewo bergerak cepat meninjau lokasi banjir yang melanda sejumlah desa, Minggu (11/1/2026). Peninjauan dilakukan di Desa Sidokerto, Kecamatan Pati; Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso; serta Desa Ngurenrejo, Kecamatan Wedarijaksa untuk memastikan penyebab banjir sekaligus langkah penanganannya. Dari hasil peninjauan, banjir di wilayah Pagerharjo dan Ngurenrejo diketahui dipicu sumbatan bambu di alur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Bupati Pati Sudewo bergerak cepat meninjau lokasi banjir yang melanda sejumlah desa, Minggu (11/1/2026). Peninjauan dilakukan di Desa Sidokerto, Kecamatan Pati; Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso; serta Desa Ngurenrejo, Kecamatan Wedarijaksa untuk memastikan penyebab banjir sekaligus langkah penanganannya.</p>
<p>Dari hasil peninjauan, banjir di wilayah Pagerharjo dan Ngurenrejo diketahui dipicu sumbatan bambu di alur sungai Desa Bungasrejo. Material bambu yang terbawa arus menumpuk di sekitar bendung sungai hingga menyebabkan tanggul jebol di beberapa titik.</p>
<p>“Banjir yang terjadi di Desa Bungasrejo di Pagerharjo itu penyebab utamanya adalah dapur sungai, dapur bambu ini. Dapur bambu yang terkirim dari atas kemudian ke bendung di sungai Desa Bungasrejo menyebabkan beberapa titik tanggul jebol sehingga terjadi banjir,” ungkap Sudewo.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Pati segera melakukan langkah darurat dengan memperbaiki tanggul yang rusak dan membersihkan bambu di sepanjang alur sungai hingga ke hulu untuk mencegah banjir susulan.</p>
<p>“Solusinya, tanggul yang jebol baik di Ngurenrejo maupun Pagerharjo akan kami perbaiki segera. Bambu yang berada di tengah-tengah sungai sampai ke atas juga akan kami bersihkan supaya tidak terjadi kiriman bambu lagi,” tegasnya.</p>
<p>Untuk mengatasi genangan air yang masih tinggi, khususnya di Desa Ngurenrejo, pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan pompa air berkapasitas besar agar air cepat surut.</p>
<p>“Di Desa Ngurenrejo ada genangan air yang cukup tinggi, nanti akan kami bantu dengan pompa. Kami kirim dua unit pompa dengan skala besar supaya segera surut,” jelas Sudewo.</p>
<p>Sementara itu, di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, banjir menyebabkan sekitar 300 rumah warga kemasukan lumpur. Tanggul yang jebol dipastikan akan segera dibangun kembali, disertai penanganan rumah warga terdampak.“</p>
<p>Rumah warga langsung ditangani dan dibersihkan dengan alat berat. Untuk kebutuhan sehari-hari, khususnya makan, kami siapkan dapur yang dipusatkan di Puskesmas 1 Margoyoso. Rumah yang rusak juga akan kami lakukan rekonstruksi sesegera mungkin. Mohon doanya supaya ini segera terselesaikan,” pugkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/tinjau-banjir-di-pati-sudewo-siapkan-perbaikan-sungai-dan-dapur-umum.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anak Sungai Silugonggo dan Simo Meluap, Ratusan Rumah Warga di Pati Terendam</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/anak-sungai-silugonggo-dan-simo-meluap-ratusan-rumah-warga-di-pati-terendam.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/anak-sungai-silugonggo-dan-simo-meluap-ratusan-rumah-warga-di-pati-terendam.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 15:57:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Sungai Silugonggo]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Warga di Pati Kebanjiran]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Simo Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57082</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, berangsur surut pada Sabtu (10/1/2026). Luapan Anak Sungai Silugonggo dan Sungai Simo sebelumnya menggenangi permukiman warga di Desa Widorokandang dan Desa Geritan, menyebabkan ratusan warga terdampak serta kerugian material. Di Desa Widorokandang, tepatnya Dukuh Cangkring RT 03, 04, dan 05 RW 02, banjir merendam jalan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, berangsur surut pada Sabtu (10/1/2026). Luapan Anak Sungai Silugonggo dan Sungai Simo sebelumnya menggenangi permukiman warga di Desa Widorokandang dan Desa Geritan, menyebabkan ratusan warga terdampak serta kerugian material.</p>
<p>Di Desa Widorokandang, tepatnya Dukuh Cangkring RT 03, 04, dan 05 RW 02, banjir merendam jalan perkampungan sepanjang sekitar satu kilometer dengan ketinggian air 10 hingga 40 sentimeter. Sebanyak lima rumah warga sempat terendam air setinggi 5 hingga 20 sentimeter. Total warga terdampak di wilayah ini mencapai sekitar 60 kepala keluarga atau 265 jiwa.</p>
<p>Kapolresta Pati melalui Kapolsek Pati Kota IPTU Heru Purnomo, S.H., M.H. menyampaikan bahwa bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsian, namun tetap berdampak pada kerugian warga.</p>
<p>“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan situasi kini sudah berangsur normal,” ujar IPTU Heru Purnomo.</p>
<p>Kerugian material akibat banjir di Desa Widorokandang ditaksir mencapai Rp15 juta, terutama akibat kerusakan ringan pada rumah dan perabotan warga. Meski demikian, aktivitas warga mulai kembali berjalan seiring surutnya genangan air.</p>
<p>Sementara itu, banjir juga menggenangi Desa Geritan RT 04 dan 05 RW 01. Air setinggi 10 hingga 30 sentimeter merendam jalan perkampungan sepanjang kurang lebih 800 meter. Sebanyak 45 kepala keluarga atau 249 jiwa terdampak, namun tidak ada rumah yang terendam dan kerugian material dilaporkan nihil.</p>
<p>Kapolsek Pati Kota menjelaskan bahwa pihak kepolisian langsung melakukan monitoring dan pengamanan sejak awal kejadian, sekaligus membantu warga dalam proses pemulihan pascabanjir.</p>
<p>“Polsek Pati Kota hadir di tengah masyarakat untuk memastikan keamanan sekaligus membantu penanganan banjir,” katanya.</p>
<p>Selain pemantauan, personel Polsek Pati Kota turut membantu warga membersihkan lumpur sisa banjir di jalan dan rumah menggunakan peralatan seadanya. Upaya ini dilakukan agar dampak bencana tidak berkepanjangan dan lingkungan cepat pulih.</p>
<p>“Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab Polri dalam membantu masyarakat pascabanjir,” ucap IPTU Heru.</p>
<p>Koordinasi lintas sektor bersama pemerintah desa, Babinsa, dan dinas terkait terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan dan mengembalikan aktivitas warga ke kondisi normal. Kepolisian juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan banjir susulan.</p>
<p>“Kami mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan segera melapor apabila terjadi peningkatan debit air sungai,” pungkas IPTU Heru Purnomo.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/anak-sungai-silugonggo-dan-simo-meluap-ratusan-rumah-warga-di-pati-terendam.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jembatan Putus dan Longsor Terjang Gunungwungkal, Akses Antarwilayah Terhenti</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/jembatan-putus-dan-longsor-terjang-gunungwungkal-akses-antarwilayah-terhenti.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/jembatan-putus-dan-longsor-terjang-gunungwungkal-akses-antarwilayah-terhenti.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jan 2026 15:42:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Longsor Gunungwungkal Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Lebat di Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Putus]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolsek Gunungwungkal AKP Sukarno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57079</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jumat (9/1/2026) malam, menyebabkan jembatan putus dan sejumlah titik longsor di beberapa desa. Peristiwa ini berdampak langsung pada terputusnya akses warga serta terganggunya aktivitas masyarakat. Kejadian paling menonjol terjadi di Dukuh Kedungsewu, Desa Giling. Jembatan penghubung antarwilayah yang menghubungkan Desa Giling, Kecamatan Gunungwungkal, dengan Dukuh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jumat (9/1/2026) malam, menyebabkan jembatan putus dan sejumlah titik longsor di beberapa desa. Peristiwa ini berdampak langsung pada terputusnya akses warga serta terganggunya aktivitas masyarakat.</p>
<p>Kejadian paling menonjol terjadi di Dukuh Kedungsewu, Desa Giling. Jembatan penghubung antarwilayah yang menghubungkan Desa Giling, Kecamatan Gunungwungkal, dengan Dukuh Sentul, Desa Salak, Kecamatan Cluwak, putus akibat derasnya arus sungai. Dari total panjang sekitar 12 meter, sepanjang enam meter jembatan ambrol dan tidak dapat dilalui.</p>
<p>Selain jembatan putus, longsor tanah bercampur lumpur juga menutup jalan sepanjang kurang lebih 30 meter di Dukuh Nglorah, Desa Jrahi. Akses warga sempat terhambat sebelum akhirnya dilakukan pembersihan secara gotong royong bersama aparat kepolisian, TNI, perangkat desa, dan masyarakat setempat.</p>
<p>Longsor juga terjadi di Dukuh Cendol, Desa Jepalo, yang menimpa rumah warga. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pemilik rumah terpaksa dievakuasi ke rumah kerabat demi menghindari risiko longsor susulan. Kerugian materiil masih dalam proses pendataan.</p>
<p>Kapolsek Gunungwungkal AKP Sukarno, menyampaikan bahwa jajarannya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari warga.</p>
<p>“Begitu menerima laporan, anggota kami bersama Babinsa dan perangkat desa langsung menuju lokasi untuk pengecekan dan pengamanan,” ujar AKP Sukarno.</p>
<p>Ia menegaskan, fokus utama kepolisian adalah memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi jembatan putus dan longsor.</p>
<p>“Kami fokus pada upaya preventif dengan memberikan imbauan agar masyarakat tetap waspada, mengingat curah hujan masih tinggi,” katanya.</p>
<p>AKP Sukarno menambahkan, sinergi dengan masyarakat dan pemerintah desa menjadi kunci dalam penanganan cepat bencana.</p>
<p>“Kerja sama ini sangat penting, terutama dalam membersihkan material lumpur dan membuka kembali akses jalan yang tertutup,” lanjutnya.</p>
<p>Hingga saat ini, situasi di wilayah terdampak terpantau aman dan kondusif. Namun demikian, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan selama intensitas hujan masih tinggi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/jembatan-putus-dan-longsor-terjang-gunungwungkal-akses-antarwilayah-terhenti.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>13 Maret Banjir Masih Rendam Sejumlah Kecamatan di Pati</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/03/13-maret-banjir-masih-rendam-sejumlah-kecamatan-di-pati.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/03/13-maret-banjir-masih-rendam-sejumlah-kecamatan-di-pati.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Naufaldo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Mar 2023 09:24:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pati]]></category>
		<category><![CDATA[berita pati]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[DAS]]></category>
		<category><![CDATA[desa]]></category>
		<category><![CDATA[intensitas hujan]]></category>
		<category><![CDATA[jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[surut]]></category>
		<category><![CDATA[terendam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=48008</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati melaporkan masih ada puluhan desa sejumlah wilayah masih tergenang banjir. Berdasarkan data pada 13 Maret 2023 terjadi di wilayah Kecamatan Gabus, Kayen, Jakenan, Pati, Dukuhseti, Sukolilo, Juwana. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya mengatakan, banjir tersebut disebabkan intensitas hujan tinggi. Kemudian hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati melaporkan masih ada puluhan desa sejumlah wilayah masih tergenang banjir. Berdasarkan data pada 13 Maret 2023 terjadi di wilayah Kecamatan Gabus, Kayen, Jakenan, Pati, Dukuhseti, Sukolilo, Juwana.</p>
<p>Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetya mengatakan, banjir tersebut disebabkan intensitas hujan tinggi. Kemudian hal itu berdampak pada Daerah Aliran Sungai (DAS) tak mampu menampung debit air dan naik ke permukaan.</p>
<p>&#8220;Hujan intensitas sedang sampai tinggi dan cuaca yang sangat ekstrim di wilayah Pati mengakibatkan DAS di sejumlah sungai di Pati tidak mampu menampung debit air hujan dan meluap menggenangi beberapa kecamatan,&#8221; katanya berdasarkan laporan tersebut.</p>
<p>Desa Banjarsari Kecamatan Gabus banjir merendam sebanyak 235 rumah dengan ketinggian sekitar 30 cm &#8211; 60 cm sedangkan 888 jiwa terdampak banjir.<br />
Desa Ngastorejo Kecamatan Jakenan banjir menyebabkan sejumlah 248 rumah dengan ketinggian air antara 5 &#8211; 80 cm dan 790 jiwa terdampak.</p>
<p>Selain itu, banjir juga masih merendam di Kecamatan Juwana. Di antaranya adalah Desa Doropayung yang dilaporkan pada 08.00 WIB banjir menyebabkan 38 rumah terendam terdiri dari 48 KK dengan jumlah jiwa 148 jiwa. Ketinggian air dalam rumah antara 10- 15 cm.</p>
<p>Kendati demikian, dilaporkan juga banjir sudah surut, mulai Desa Bumirejo, Kudukeras, Karangrejo, Growong Kidul, Bendar, Tluwah, Mintomulyo, Gadingrejo, Margomulyo, Jepuro, Kedungpancing, Bajomulyo dan Pajeksan.</p>
<p>Sementara wilayah lain yang sebelumnya tendangan banjir namun dilaporkan sudah surut, yaitu di Kecamatan Margoyoso dilaporkan sudah surut pada 5 Maret dan sehari sebelumnya 4 Maret Kecamatan Batangan juga surut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/03/13-maret-banjir-masih-rendam-sejumlah-kecamatan-di-pati.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Ancam 50 Hektar Lahan Pertanian di Ngurensiti</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2023/02/banjir-ancam-50-hektar-lahan-pertanian-di-ngurensiti.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2023/02/banjir-ancam-50-hektar-lahan-pertanian-di-ngurensiti.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Feb 2023 13:17:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Ngurensiti]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Lahan Pertanian Ngurensiti]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Bawang Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Tanaman Puso]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=47708</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Banjir merendam lahan pertanian di Kabupaten Pati, salah satunya di Desa Ngurensiti, Kecamatan Wedarijaksa. Lantaran banjir tersebut, setidaknya disebutkan lahan pertanian seluas 50 hektar di Ngurensiti terancam. Kepala Desa Ngurensiti, Indra Prasta Radika menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan permukaan air hampir mencapai di atas tanggul. Jika hujan terus mengguyur, maka puluhan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Banjir merendam lahan pertanian di Kabupaten Pati, salah satunya di Desa Ngurensiti, Kecamatan Wedarijaksa. Lantaran banjir tersebut, setidaknya disebutkan lahan pertanian seluas 50 hektar di Ngurensiti terancam.</p>
<p>Kepala Desa Ngurensiti, Indra Prasta Radika menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan permukaan air hampir mencapai di atas tanggul. Jika hujan terus mengguyur, maka puluhan hektar tanaman pertanian akan terendam.</p>
<p>&#8220;Kalau permukaan air naik di atas tanggul, 50 hektar bobol ya ada lahan pertanian yang terkena. Sekarang ini kondisi air mengkhawatirkan, makanya sampai dipasang tanggul darurat menggunakan seng agar air tidak naik,&#8221; ungkap Indra saat dikonfirmasi, Selasa (28/2/2023).</p>
<p>Kondisi saat ini tanaman terendam jika hujan dan surut ketika reda. Akan tetapi, jika air di atas tanggul maka mayoritas tanaman bawang merah di Ngurensiti tersebut sudah dipastikan gagal panen. Sehingga, masyarakat setempat berusaha membangun tanggul darurat.</p>
<p>&#8220;Masyarakat berupaya untuk membuat tanggul darurat sementara, tapi rencananya saya akan membuat bangunan tanggul permanen,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Indra berharap dengan kondisi sekarang ini stakeholder terkait memberi perhatian dan bantuan. Baik bantuan untuk pembangunan infrastruktur maupun bantuan kaitannya tanaman puso. Sebab, menurutnya sudah beberapa kali petani setempat gagal panen akibat diserang banjir.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya, tanaman pertanian terkena banjir sebulan sempat surut. tetapi ini terkena banjir lagi dan terancam terkena puso. Tanam sebelumnya gagal panen dan ini juga sama terancam gagal panen,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2023/02/banjir-ancam-50-hektar-lahan-pertanian-di-ngurensiti.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir Jrakah Mintobasuki Tak Tersentuh Bantuan, Warga Mengeluh Gatal-gatal</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/12/banjir-jrakah-mintobasuki-tak-tersentuh-bantuan-warga-mengeluh-gatal-gatal.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/12/banjir-jrakah-mintobasuki-tak-tersentuh-bantuan-warga-mengeluh-gatal-gatal.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Dec 2022 11:59:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Belum ada bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Dukuh Jrakah Mintobasuki]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Mengeluh Gatal-gatal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=46101</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Sudah tiga hari banjir melanda Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati. Adapun lokasi tepatnya berada di RT 1 RW 2 Dukuh Jrakah. Ketinggian air bervariatif dari 50 &#8211; 70 centimeter, banjir merendam jalanan hingga pemukiman warga. Warga Dukuh Jrakah tersebut mengalami duka yang pedih. Karena air masuk dan merendam rumah mereka. Tak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://samin-news.com">SAMIN-NEWS.com,</a> PATI</strong> &#8211; Sudah tiga hari banjir melanda Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati. Adapun lokasi tepatnya berada di RT 1 RW 2 Dukuh Jrakah. Ketinggian air bervariatif dari 50 &#8211; 70 centimeter, banjir merendam jalanan hingga pemukiman warga.</p>
<p>Warga Dukuh Jrakah tersebut mengalami duka yang pedih. Karena air masuk dan merendam rumah mereka. Tak hanya itu, warga yang masih bertahan di rumahnya masing-masing itu tak mau mengungsi mengaku belum mendapat bantuan logistik dari pemerintah.</p>
<p>&#8220;Di sini terdapat 255 KK (Kepala Keluarga) dan 567 jiwa. Warga masih bertahan di rumah tidak mengungsi. Dan banjir yang sudah tiga hari ini belum ada bantuan logistik yang turun dari pemerintah,&#8221; kata Darsih warga setempat, Sabtu (3/12/2022).</p>
<p>Menurutnya, banjir di wilayahnya itu surutnya cukup lama. Sebab kata dia banjir sekarang ini yang terjadi diperkirakan bisa saja sampai semingguan baru surut. Bisa saja lebih dari yang diperkirakan kalau tidak hujan lebat datang atau ada ada banjir kiriman dari wilayah atas.</p>
<p>Dia berharap pemerintah turun lapangan memberikan bantuan logistik untuk keperluan warga. Karena selama ini pihak Pemkab diakuinya tak ada. Hanya dia menyebut pernah menerima bantuan berupa nasi bungkus dari warga Gembong.</p>
<p>&#8220;Belum ada bantuan logistik yang turun dari pemerintah. Kalau tadi sore ada bantuan nasi bungkus dari warga Gembong. Banjir bisa saja seminggu bertahan, bahkan sebelumnya sempat sampai satu bulan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Di sisi lain, akibat banjir tersebut warga mulai merasakan gatal-gatal. Olehnya, selain meminta bantuan oleh pemerintah berupa logistik juga bantuan berupa bahan obat-obatan.</p>
<p>&#8220;Saya merasakan gatal di sekitar kaki, kalau warga sini menyebutnya rangen karena terendam air keruh. Biasanya menggunakan trawas untuk mengobati gatal-gatal,&#8221; terang Karmo (67) di lokasi banjir.</p>
<p>Dia menjelaskan warga tak mau mau mengungsi karena merasa khawatir meninggalkan rumah beserta isinya. Juga di Dukuh Jrakah Mintobasuki menjadi langganan banjir sudah terbiasa dengan kondisi demikian.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/12/banjir-jrakah-mintobasuki-tak-tersentuh-bantuan-warga-mengeluh-gatal-gatal.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
