<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AstraZeneca &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/astrazeneca/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Sep 2021 00:01:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Indonesia Terima Ratusan Ribu Dosis Vaksin dari Pemerintah Perancis</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/09/indonesia-terima-ratusan-ribu-dosis-vaksin-dari-pemerintah-perancis.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/09/indonesia-terima-ratusan-ribu-dosis-vaksin-dari-pemerintah-perancis.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Sep 2021 00:01:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[AstraZeneca]]></category>
		<category><![CDATA[Menlu]]></category>
		<category><![CDATA[Retno Marsudi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=33016</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, JAKARTA &#8211; Belum lama ini Indonesia kembali kedatangan vaksin AstraZeneca sebanyak 358.700 dosis untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi nasional. Vaksin yang tiba melalui Bandara Seokarno-Hatta tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Perancis melalui kerjasama multilateral. &#8220;Alhamdulillah pada hari ini Indonesia kembali menerima kedatangan 358.700 dosis vaksin AstraZeneca melalui jalur multilateral COVAX Facility. Kedatangan ini adalah pengiriman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, JAKARTA</strong> &#8211; Belum lama ini Indonesia kembali kedatangan vaksin AstraZeneca sebanyak 358.700 dosis untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi nasional. Vaksin yang tiba melalui Bandara Seokarno-Hatta tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Perancis melalui kerjasama multilateral.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah pada hari ini Indonesia kembali menerima kedatangan 358.700 dosis vaksin AstraZeneca melalui jalur multilateral COVAX Facility. Kedatangan ini adalah pengiriman tahap pertama dukungan kerja sama dose-sharing dari Pemerintah Prancis, dari total komitmen sebesar 3 juta dosis,” tutur Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi dikutip dari laman resmi Sekretariat Negara, Jumat (10/9/2021).</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Retno menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Perancis yang telah memberikan dukungan kepada Indonesia dalam penanganan pandemi Covid-19.</p>
<p>&#8220;Atas nama Pemerintah Indonesia, saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Prancis,” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengungkapkan, selain dukungan dari COVAX Facility dan negara-negara sahabat, Pemerintah Indonesia juga terus melakukan pembelian vaksin untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi bagi rakyat Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/09/indonesia-terima-ratusan-ribu-dosis-vaksin-dari-pemerintah-perancis.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia Terima 500 Ribu Dosis Vaksin dari Pemerintah Australia</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/09/indonesia-terima-500-ribu-dosis-vaksin-dari-pemerintah-australia.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/09/indonesia-terima-500-ribu-dosis-vaksin-dari-pemerintah-australia.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Sep 2021 06:11:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[AstraZeneca]]></category>
		<category><![CDATA[Retno Marsudi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=32690</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, JAKARTA &#8211; Guna memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19, pemerinta kembali kedatangan 500 ribu dosis vaksin AstraZeneca melalui Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (2/8/2021) kemarin. &#8220;Alhamdulillah, sore hari ini kita kembali menerima kedatangan vaksin AstraZeneca sebanyak 500 ribu dosis vaksin yang merupakan dose-sharing yang diperoleh dari Pemerintah Australia,” tutur Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, JAKARTA</strong> &#8211; Guna memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19, pemerinta kembali kedatangan 500 ribu dosis vaksin AstraZeneca melalui Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (2/8/2021) kemarin.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, sore hari ini kita kembali menerima kedatangan vaksin AstraZeneca sebanyak 500 ribu dosis vaksin yang merupakan dose-sharing yang diperoleh dari Pemerintah Australia,” tutur Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi melalui keterangan tertulis.</p>
<p>Dikutip dari laman Sekretariat Negara, kedatangan ini merupakan pengiriman tahap pertama dari rencana dukungan 2,5 juta dosis vaksin yang akan diberikan Pemerintah Australia bagi masyarakat Indonesia melalui mekanisme bilateral pada tahun 2021 ini.</p>
<p>&#8220;Pemerintah Australia juga telah berkomitmen untuk memberikan dukungan pengadaan vaksin bagi Indonesia senilai 77,1 juta Dolar Australia yang akan disalurkan melalui UNICEF,” jelas Retno.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kerjasama penanganan Covid-19 ini merupakan hasil dari komunikasi insentif yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dengan Australia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/09/indonesia-terima-500-ribu-dosis-vaksin-dari-pemerintah-australia.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bapak Internet dan Penemu AstraZeneca, Dua Ilmuan yang Memilih Tak Patenkan Karyanya</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/08/bapak-internet-dan-penemu-astrazeneca-dua-ilmuan-yang-memilih-tak-patenkan-karyanya.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/08/bapak-internet-dan-penemu-astrazeneca-dua-ilmuan-yang-memilih-tak-patenkan-karyanya.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Samin News]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2021 03:57:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNO]]></category>
		<category><![CDATA[AstraZeneca]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Tekno]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=31525</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Internet dan vaksin AstraZeneca seolah bukanlah dua hal yang saling berhubungan. Meski begitu, kedua penemunya memiliki kesamaan, yakni enggan mematenkan hasil karyanya. Ialah Tim Berners Lee (penemu www) dan Arah Gilbert (penemu vaksin AstraZeneca). Keduanya sama-sama melepas tanpa mematenkan hasil karyanya seperti kebanyakan ilmuan lainnya. Di masa sekarang, siapa yang tidak tahu dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Internet dan vaksin AstraZeneca seolah bukanlah dua hal yang saling berhubungan. Meski begitu, kedua penemunya memiliki kesamaan, yakni enggan mematenkan hasil karyanya.</p>
<p>Ialah Tim Berners Lee (penemu www) dan Arah Gilbert (penemu vaksin AstraZeneca). Keduanya sama-sama melepas tanpa mematenkan hasil karyanya seperti kebanyakan ilmuan lainnya.</p>
<p>Di masa sekarang, siapa yang tidak tahu dengan internaet? Bahkan menurut data We Are Social, 4,66 juta dari 7,83 juta penduduk dunia terkoneksi dengan internet.</p>
<p>Sulit ditampik bahwa internet, yang dikembangkan oleh Tim Berners Lee, sudah menjadi kebutuhan penting bagi sebagian umat manusia saat ini.</p>
<p>Seperti halnya dengan internet, vaksin Covid-19 merupakan salah satu hal paling krusial dalam perang melawan pandemi Covid-19.</p>
<p>Kini, beberapa ilmuwan dunia telah menciptakan beberapa vaksin yang sudah digunakan masyarakat. Salah satunya adalah Sarah Gilbert, ilmuwan yang mengetuai tim pengembang vaksin Oxford yang kini dijual masal dengan merek AstraZeneca.</p>
<p>Menariknya, Sarah Gilbert rela melepas hak paten penemuan AstraZeneca yang seharusnya bisa membuat Gilbert meraup banyak pundi-pundi.</p>
<p>Langkah ini sedikit banyak mirip seperti apa yang dilakukan oleh Lee. Bapak internet itu enggan mematenkan hak ciptanya. Karena keputusannya tersebut, Lee tidak pernah mendapatkan keuntungan langsung dari web.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/08/bapak-internet-dan-penemu-astrazeneca-dua-ilmuan-yang-memilih-tak-patenkan-karyanya.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
