<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>anggota Komisi C DPRD Pati dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/anggota-komisi-c-dprd-pati-dari-fraksi-partai-kebangkitan-bangsa-pkb/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Apr 2022 11:34:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Bekas Bendung di Hulu Jembatan Kali Selok Tidak Bisa Dijadikan Posisi Tawar</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/04/bekas-bendung-di-hulu-jembatan-kali-selok-tidak-bisa-dijadikan-posisi-tawar.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/04/bekas-bendung-di-hulu-jembatan-kali-selok-tidak-bisa-dijadikan-posisi-tawar.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Apr 2022 11:34:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PARLEMENTER]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[anggota Komisi C DPRD Pati dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)]]></category>
		<category><![CDATA[H Haryono]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Kali Selok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40436</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Salah seorang anggota Komisi C DPRD Pati dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Haryono menegaskan, tidak pada tempatnya jika pihak yang merasa berkompeten atas Jembatan Selok mencoba membuat posisi tawar. Apalagi, jika di balik itu tujuannya adalah dikaitkan dengan keberadaan bendung yang menempel di hulu jembatan itu, karena status bendung itu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_40434" aria-describedby="caption-attachment-40434" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-40434" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09064.jpg" alt="Kondisi bendung di alur Kali Selok menempel pada konstruksi jembatan tua yang membentang di atas alur kali tersebut, atau di ruas jalan Juwana-Tayu" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09064.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09064-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09064-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09064-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09064-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09064-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-40434" class="wp-caption-text">Kondisi bendung di alur Kali Selok menempel pada konstruksi jembatan tua yang membentang di atas alur kali tersebut, atau di ruas jalan Juwana-Tayu.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Salah seorang anggota Komisi C DPRD Pati dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Haryono menegaskan, tidak pada tempatnya jika pihak yang merasa berkompeten atas Jembatan Selok mencoba membuat posisi tawar. Apalagi, jika di balik itu tujuannya adalah dikaitkan dengan keberadaan bendung yang menempel di hulu jembatan itu, karena status bendung itu sebenarnya sudah tidak berfungsi.</p>
<p>Dengan demikian, tandas H Haryono, bendung dengan tiga pintu yang juga merupakan peninggalan pemerintah kolonial tersebut dijadikan tawar menawar, jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati hendak membangun jembatan tersebut. Maksudnya, rekomendasi untuk keperluan itu diberikan tapi juga disertai syarat, bangunan bendung yang sudah tidak berfungsi itu harus dibangun pula, mengingat rencana anggarannya hanyalah untuk membangun fasilitas jembatan yang sudah rusak itu.</p>
<p>Apalagi, lanjutnya, keberadaan bendung tersaebut sudah tidak sesuai perkembangan kondisi sekarang sehingga sekitar lima tahun lalu, tiga pintu yang ada harus dibongkar. Tujuan pemerintah kolonial membangun bendung tersebut adalah, untuk mencegah agar saat air laut pasang tidak sampai masuk jauh ke kawasan hulu yang notabene merupakan lahan pertanian tanaman pangan milik para petani, maka pintu bendung tersebut harus ditutup.</p>
<p>Hal itu juga dilakukan bila para petani di kawasan hulu yang bukan para petani  tambak membutuhkan air tawar, untuk kegiatan bercocok tanam sehingga air tawar tidak bisa digelontorkan ke hilir, kecuali kalau petani tambak membutuhkan. &#8221;Akan tetapi sesuai kondisi perkembangannya hingga sekarang, bila di kawasan Lereng Timur Muria turun hujan deras, maka gelontoran air ke alur kali tersebut juga cukup besar,&#8221;ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-40433" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09065.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09065.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09065-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09065-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09065-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09065-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09065-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_40432" aria-describedby="caption-attachment-40432" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-40432" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09066.jpg" alt="Jembatan dan Bendung di alur Kali Selok, desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana atau di ruas jalan raya Juwana-Tayu" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09066.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09066-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09066-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09066-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09066-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09066-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-40432" class="wp-caption-text">Jembatan dan Bendung di alur Kali Selok, desa Langgenharjo, Kecamatan Juwana atau di ruas jalan raya Juwana-Tayu</figcaption></figure>
<p>Akibat lebih parah adalah jika musim penghujan dan cuaca ekstrem, lanjutnya, maka gelontoran air yang tak tertampung lagi di alur kali itu pun limpas dan luber memasuk perkampungan dan areal persawahan warga. Karena itu, pihaknya minta kepada pihak yang berkompeten itu untuk segera melakukan pengerukan, jika memang benar-benar bertanggung jawab atas kondisi kali yang konon di bawah kewenangannya.</p>
<p>Dampak dari kondisi itulah, maka sekitar lima tahun lalu pintu bendung pun dibongkar agar gelontoran air dari hulu langsung bisa mengalir ke hilir. Lagi pula, jika bendung usang tersebut minta dibangun kembali, lokasinya tidak bisa lagi seperti dahulu, karena dalam pembangunan jembatan tersebut akan ditarik lurus dengan jembatan yang satunya, di sisi selatan.</p>
<p>Karena itu, letak jembatan harus digeser ke kiri (barat) menyesuaikan alur ruas jalan dari selatan (Juwana) yang  sampai di lokasi tersebut posisinya menikung tajam. Untuk mengurangi ketajaman tikungan di tempat tersebut, maka jembatan harus digeser ke barat sekitar satu setengah meter,  sehingga dari selatan ke utara tampak lurus.</p>
<p>Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka bila pihak yang berkompeten berkeinginan di alur kali itu terdapat bendung, lebih baik perencanaannya dilakukan sendiri, agar tidak dijadikan posisi tawar atas terbitnya rekomendasi untuk pembangunan jembatan tersebut oleh Pemkab Pati. &#8221;Lagi pula, lokasi bendungnya juga harus digeser ke hulu, tidak lagi menempel pada bagian konstruksi jembatan,&#8221;tandas Haryono.(adv)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/04/bekas-bendung-di-hulu-jembatan-kali-selok-tidak-bisa-dijadikan-posisi-tawar.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pihak BBWS Pemali-Juwana Sudah Cek Kondisi Alur Kali Selok</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/01/pihak-bbws-pemali-juwana-sudah-cek-kondisi-alur-kali-selok.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/01/pihak-bbws-pemali-juwana-sudah-cek-kondisi-alur-kali-selok.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Jan 2022 09:44:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PARLEMENTER]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[anggota Komisi C DPRD Pati dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)]]></category>
		<category><![CDATA[H Haryono]]></category>
		<category><![CDATA[Kondisi Alur Kali Selok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=37556</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana, akhirnya merespons usulan dari Bidang Sumber Daya AIR (SDA) DPUPR Kabupaten Pati, bahwa Tahun 2022 ini akan menormalisasi Kali Selok atau nama lain dari Kali Wesi. Alur kali yang menjadi batas antara Desa Langgenharjo-Bakaran Kulon, Kecamatan Juwana tersebut, panjangnya dari hulu ke hilir mencapai 6 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana, akhirnya merespons usulan dari Bidang Sumber Daya AIR (SDA) DPUPR Kabupaten Pati, bahwa Tahun 2022 ini akan menormalisasi Kali Selok atau nama lain dari Kali Wesi. Alur kali yang menjadi batas antara Desa Langgenharjo-Bakaran Kulon, Kecamatan Juwana tersebut, panjangnya dari hulu ke hilir mencapai 6 kilometer lebih.</p>
<p>Kondisi selama ini yang paling parah adalah di bagian hilir, karena bertahun-tahun mengalami pendangkalan, dan bahkan juga penyempitan, sehingga bila musim hujan seperti sekarang ancaman limpasan meluapnya akir dari hulu tak bisa dihindari. Risiko terbesar berkait dengan kondisi tersebut, adalah munculnya ancaman banjir yang juga bisa terjadi setiap saat.</p>
<p>Karena itu, papar salah seorang anggota Komisi C DPRD Pati dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Haryono yang asal daerah pemilihan (Dapil) Juwana melakukan pendekatan ke Bidang SDA DPUPR setempat. Hal tersebut harus dilakukan, mengingat alur kali tersebut untuk wewenang pengelolaannya berada di bawah tanggung jawab BBWS Pemali-Juwana.</p>
<p>Selain itu, memang banyak juga alur kali di Kabupaten Pati yang  pengelolaannya beralih ke BBWS, sehingga sering menimbulkan salah persepsi di masyarakat, bahwa alur kali itu menjadi tanggung jawab Bidang SDA DPUPR setempat. &#8221;Dengan kata lain, untuk pihak SDA dalam hal menormalisasi alur kali yang menjadi wewenang BBWS adalah mengusulkan,&#8221;ujarnya.</p>
<figure id="attachment_37555" aria-describedby="caption-attachment-37555" style="width: 1156px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-37555" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220115-WA0004.jpg" alt="" width="1156" height="867" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220115-WA0004.jpg 1156w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220115-WA0004-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220115-WA0004-1024x768.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220115-WA0004-768x576.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220115-WA0004-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220115-WA0004-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220115-WA0004-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220115-WA0004-696x522.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220115-WA0004-1068x801.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/01/IMG-20220115-WA0004-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 1156px) 100vw, 1156px" /><figcaption id="caption-attachment-37555" class="wp-caption-text">Salah seorang anggota Komisi C DPRD Pati, H Haryono mendampingi warga Langgenharjo, Kecamatan Juwana saat berkoordinasi dengan Kabid SDA, H Sudarno yang juga Plt Kepala DPUPR Kabupaten Pati.(Foto:SN/dok-yon)</figcaption></figure>
<p>Dengan demikian, sebagai jajaran legislatif, lanjut H Haryono, pihaknya tetap mengimbau agar BBWS Pemali-Juwana yang berkompeten dalam hal urusan alur kali hendaknya menjadi alur kali di Pati ini menjadi skala prioritas. Hal tersebut tidak hanya cukup untuk alur Kali Simo, khususnya alur yang berada di pinggir ruas jalan Pati-Juwana.</p>
<p>Akan tetapi, juga banyak alur kali lainnya yang saat ini sudah terlalu banyak mengalami pendangkalan dan penyempitan sebagai dampak dari perilaku warga. Misalnya, warga yang berdiam di kawasan hulu selama ini selalu membuang berbagai jenis &#8221;sangkrah&#8221; ke alur kali, dan juga melakukan kegiatan bercocok tanam dengan mengabaikan konservasi.</p>
<p>Akibatnya, kerusakan lahan atau rusaknya daerah aliran sungai (DAS) pun tak bisa dihindari yang salah satu bentuknya, adalah pendangkalan dan penyempitan, sebagaimana yang selama ini terjadi di alur Kali Selok. Dengan munculnya kepedulian BBWS atas alur kali yang juga menjadi kewenangannya, ia pun berterima kasih karena tidak terlalu lama lagi dalam tahun ini normalisasi bisa dimulai.</p>
<p>Sebab, air tawar yang mengalir dari alur kali tersebut bila musim kemarau juga sangat dibutuhkan para petani di dua desa yang berbatasan, atau juga di sekitarnya yang mempunyai kegiatan usaha budidaya tambak. &#8221;Itulah harapan kami dan juga warga, baik yang di Desa Langgenharjo maupun  di Bakaran Kulon, Kecamatan Juwana,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/01/pihak-bbws-pemali-juwana-sudah-cek-kondisi-alur-kali-selok.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
