<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>alur kali simo &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/tag/alur-kali-simo/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 Oct 2021 10:21:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>Warga Gadingrejo Minta BBWS Menata Alur Kali Simo Ditambah ke Hilir</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/10/warga-gadingrejo-minta-bbws-menata-alur-kali-simo-ditambah-ke-hilir.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/10/warga-gadingrejo-minta-bbws-menata-alur-kali-simo-ditambah-ke-hilir.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Oct 2021 10:21:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[alur kali simo]]></category>
		<category><![CDATA[BBWS]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Gadingrejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=34485</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Semula direncanakan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana, hanya akan mengeruk alur Kali Simo di pinggir jalan raya Pati-Juwana hanya sebatas mulai dari Desa Sugiharjo hingga Sinoman, Kecamatan Pati. Untuk pelaksanaan pekerjaan itu, sudah selesai pekan lalu, tapi warga desa berbatasan juga minta agar alur kali yang sama mendapat perhatian. Sedangkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://www.samin-news.com/">SAMIN-NEWS.com</a>, PATI</strong> &#8211; Semula direncanakan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana, hanya akan mengeruk alur Kali Simo di pinggir jalan raya Pati-Juwana hanya sebatas mulai dari Desa Sugiharjo hingga Sinoman, Kecamatan Pati. Untuk pelaksanaan pekerjaan itu, sudah selesai pekan lalu, tapi warga desa berbatasan juga minta agar alur kali yang sama mendapat perhatian.</p>
<p>Sedangkan desa dimaksud, adalah Gadingrejo, Kecamatan juwana yang memang dilewati pula alur Kali Simo, dan bahkan kondisinya juga sudah mengalami penyempitan dan pendangkalan. Apalagi di alur kali tersebut sampai ke hilir juga banyak ditumbuhi tumbuhan air jenis &#8221;eceng gondok.&#8221; sehingga hal itu jika tumbuh samakin padat dan rapat juga menghambat mengalirnya air.</p>
<p>Menyikapi kondisi tersebut, papar Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, H Darno membenarkan, bahwa warga Gadingrejo pun mengirim surat permohonan penataan alur Kali Simo ke pihak BBWS. &#8221;Permintaan tersebut dipenuhi, dengan catatan salah satunya adalah sepanjang alat berat tersebut tidak mendadak harus digunakan menangani hal yang lebih penting dan mendesak,&#8221;ujarnya.</p>
<p>Sedangkan segala sesuatu yang berkait dengan hal tersebut, lanjut H Darno, ternyata mendapat dukungan dari salah seorang pengusaha setempat, CV Wahyu Larisa. Dengan demikian, pengamanan beroperasinya alat berat itu juga dilakukan oleh warga setempat, yaitu masalah pengaturan arus kendaraan yang melintas di ruas jalan Pati-Juwana maupun sebaliknya.</p>
<p>Untuk pengerukan maupun pengambilan eceng gondok yang selama ini selalu dilakukan pihaknya, tapi seperti tak pernah ada habisnya, karena muncul secara mendadak dan cepat tumbuh subur, harus dibuang ke tempat lain. Dengan demikian, untuk keperluan  tersebut juga sudah barang tentu membutuhkan &#8221;dump truck&#8221; pengangkut.</p>
<p>Dengan demikian, untuk &#8221;dump truck&#8221; pengangkut tumbuhan &#8221;eceng gondok&#8221; ke tempat pembuangan juga disedikan oleh Wahyu Larisa. &#8221;Harapan kami, agar dalam waktu dekat ini pihak BBWS Pemali-Juwana tidak membutuhkan  ekskavator itu untuk kepentimgan mendadak, sehingga untuk sementara masih bisa dioperasikan di Pati,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/10/warga-gadingrejo-minta-bbws-menata-alur-kali-simo-ditambah-ke-hilir.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Problema Alur Kali Simo Pinggir Jalan Raya Pati-Juwana Adalah Penyumbatan &#8221;Sangkrah&#8221;</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2021/07/problema-alur-kali-simo-pinggir-jalan-raya-pati-juwana-adalah-penyumbatan-sangkrah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2021/07/problema-alur-kali-simo-pinggir-jalan-raya-pati-juwana-adalah-penyumbatan-sangkrah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2021 09:39:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[alur kali simo]]></category>
		<category><![CDATA[penyumbatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=30363</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Bertahun-tahun problema yang selalu muncul dan terjadi di alur Kali Simo, di pinggir jalan raya Pati-Juwana, adalah banyaknya &#8221;sangkrah&#8221; yang hanyut dari hulu saat terjadi hujan deras. Akibanya, penyumbatan alur kali yang terjadi karena faktor tersebut memang tak bisa dihindari. Jika sudah dalam kondisi demikian, dari pengamatan &#8221;Samin-News&#8221;, dampaknya tentu merepotkan pihak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_30362" aria-describedby="caption-attachment-30362" style="width: 588px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-30362" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC06101.gif" alt="" width="588" height="441" /><figcaption id="caption-attachment-30362" class="wp-caption-text">Begini kondisi alur Kali Simo, di pinggir jalan raya Pati-Juwana yang selalu memnghadapi penyumbatan banyaknya &#8221;sangkrah&#8221; yang hanyut dari hulu jika berlangsug hujan deras.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><a href="http://www.samin-news.com">SAMIN-NEWS.com</a>, PATI &#8211; Bertahun-tahun problema yang selalu muncul dan terjadi di alur Kali Simo, di pinggir jalan raya Pati-Juwana, adalah banyaknya &#8221;sangkrah&#8221; yang hanyut dari hulu saat terjadi hujan deras. Akibanya, penyumbatan alur kali yang terjadi karena faktor tersebut memang tak bisa dihindari.</p>
<p>Jika sudah dalam kondisi demikian, dari pengamatan &#8221;Samin-News&#8221;, dampaknya tentu merepotkan pihak Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati. Sebab, bidang yang bersangkutan harus mengerahkan personel, alat berat dan &#8221;dump truck&#8221;  untuk membersihkan banyaknya &#8221;sangkrah&#8221; yang menyumbat di alur kali tersebut.</p>
<p>Padahal, ungkap beberapa pihak yang memahami status alur kali tersebut, tentu tidak pihak SDA setempat yang bertanggung jawab kondisi alur kali tersebut, melainkan pihak PSDA di Kudus yang merupakan kepanjangan dari pihak Balai  Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana. &#8221;Memang benar yang selama ini memanfaatkan air di alur kali tersebut adalah warga desa di kawasan Pati timur,&#8221;ujar salah seorang warga, M Gono.(44)</p>
<figure id="attachment_30360" aria-describedby="caption-attachment-30360" style="width: 588px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-30360" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2021/07/DSC06099.gif" alt="" width="588" height="441" /><figcaption id="caption-attachment-30360" class="wp-caption-text">Penyumbatan &#8221;sangkrah&#8221; alur Kali Simo, di pinggir ruas jalan raya Pati-Juwana, tepatnya di Desa Widorokandang, Kecamatan Pati.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Akan tetapi sayangnya, lanjut dia, banyak warga atau petani di kawasan tersebut yang kurang kepeduliannya terhadap kondisi alur kali seperti itu. Padahal tiap musim kemarau sejumlah desa di kawasan Pati timur ini, para petani masih tetap beramai-ramai menanam padi dengan memanfaatkan gelontoran air dari Waduk Seloromo di Gembong yang notabene juga di bawah pengendalian BBWS.</p>
<p>Dengan demikian, paling tidak warga pun seharusnya bergotong-royong membersihkan &#8221;sangkrah&#8221; tersebut, agar tidak menyumbat alur kali. &#8221;Hanya saja selama ini hal tersebut tidak pernah dilakukan, karena pihak SDA DPUTR Pati setiap habis turun hujan deras di kawasan hulu dengan membawa sampah itu selalu dibersihkan,&#8221;tandasnya.</p>
<p>Ditanya berkait hal tersebut dalam kesempatan terpisah, Kepala Bidang (Kabid) SDA DPUTR Kabupaten Pati, H Darno menyapaikan, tertinggalnya &#8221;sangkrah&#8221; di alur kali tersebut, karena pada bagian hilirnya alur kali memang sengaja di bendung warga untuk mendapatkan air. &#8221;Akibatnya, berbagai sampah itu tidak bisa ikut hanyut ke  hilir, masuk ke alur Kali Juwana,&#8221;imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2021/07/problema-alur-kali-simo-pinggir-jalan-raya-pati-juwana-adalah-penyumbatan-sangkrah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Dianggap Bersih dari Sampah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/02/jangan-dianggap-bersih-dari-sampah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/02/jangan-dianggap-bersih-dari-sampah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2020 05:51:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[JURNALIS NYAMIN]]></category>
		<category><![CDATA[alur kali simo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=11635</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Alur Kali Simo di pinggir jalan raya Pati-Juwana saat meluap hingga kawasan hilir seperti bersih atau bebas dari sampah yang hanyut terbawa gelontoran air dari hulu. Akan tetapi setelah mengetahui hal yang sebenarnya barulah tahu, di mana berhenti dan menyangkutnya sampah yang biasanya cukup banyak ikut hanyut ke hilir. Ternyata sampah-sampah tersebut menyangkut di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center"><strong>SAMIN-NEWS.com &#8211;</strong> Alur Kali Simo di pinggir jalan raya Pati-Juwana saat meluap hingga kawasan hilir seperti bersih atau bebas dari sampah yang hanyut terbawa gelontoran air dari hulu. Akan tetapi setelah mengetahui hal yang sebenarnya barulah tahu, di mana berhenti dan menyangkutnya sampah yang biasanya cukup banyak ikut hanyut ke hilir.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-11633" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200220_124617.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200220_124617.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200220_124617-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /></p>
<p style="text-align: center">Ternyata sampah-sampah tersebut menyangkut di dua sisi tiang/tembok tugu batas masuk Kota Pati dari timur (Juwana), maka luapan air kali ke hilir tetap berwarna kecoklat-coklatan memang benar karena bercampur lumpur, tapi bersih dari sampah. Sebab, akibat melintangnya batang pohon pisang di antara kedua tiang tugu batas itu sampah pun menyangkut dan berhenti di tempat itu.(Foto:SN/aed)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/02/jangan-dianggap-bersih-dari-sampah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penanganan Kondisi Darurat yang Model Ini Tidak Bisa Terus-terusan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/02/penanganan-kondisi-darurat-yang-model-ini-tidak-bisa-terus-terusan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/02/penanganan-kondisi-darurat-yang-model-ini-tidak-bisa-terus-terusan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Feb 2020 10:55:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[JURNALIS NYAMIN]]></category>
		<category><![CDATA[alur kali simo]]></category>
		<category><![CDATA[normalisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=11339</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Penanganan kondisi darurat seperti menumpuknya sampah yang menyumbat bawah jembatan di alur Kali Simo, sehingga  air alur kali tersebut  limpas ke jalan raya model dilakukan pengerukan dengan backgu loader setiap saat, tentu tak bisa terus-terusan. Selain membuang tenaga dan biaya operasional juga tidak menuntaskan persoalan, karena setiap turun hujan di kawasan hulu hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-11340" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200209_174621.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200209_174621.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200209_174621-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /></p>
<p style="text-align: center"><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Penanganan kondisi darurat seperti menumpuknya sampah yang menyumbat bawah jembatan di alur Kali Simo, sehingga  air alur kali tersebut  limpas ke jalan raya model dilakukan pengerukan dengan backgu loader setiap saat, tentu tak bisa terus-terusan. Selain membuang tenaga dan biaya operasional juga tidak menuntaskan persoalan, karena setiap turun hujan di kawasan hulu hal itu selalu terulang.</p>
<p style="text-align: center">Dengan demikian, upaya terbaik mengatasi masalah tersebut adalah tindakan tegas pihak yang berkompeten untuk membongkar semua jembatan yang dibangun tidak sesuai standar teknis di atas alur Kali Simo. Pasalnya,hal itu menyebabkan terjadinya penyumbatan sampah di bawah jembatan sehingga air kali limpas ke jalan raya, atau penanganan secara total adalah alur kali tersebut segera dinormalisasi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/02/penanganan-kondisi-darurat-yang-model-ini-tidak-bisa-terus-terusan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jembatan Gudang Obat di Pinggir Jalan Raya Pati-Juwana Juga Dibongkar</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/02/jembatan-gudang-obat-di-pinggir-jalan-raya-pati-juwana-juga-dibongkar.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/02/jembatan-gudang-obat-di-pinggir-jalan-raya-pati-juwana-juga-dibongkar.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Feb 2020 14:06:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[JURNALIS NYAMIN]]></category>
		<category><![CDATA[alur kali simo]]></category>
		<category><![CDATA[jebatan dibongkar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=11308</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Sebuah jembatan yang tidak sesuai konstruksinya di atas alur Kali Simo, di pinggir jalan raya Pati &#8211; Juwana akhirnya pun dibongkar menyusul dibongkarnya jembatan PT Lotus Prima Energi yang terletak di hulunya. Sedangkan jembatan yang tengah dibongkar dengan cara melepas satu per satu skur dan lembaran baja menggunakan las tersebut, adalah milik sebuah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-11304" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200207_205852.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200207_205852.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200207_205852-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /></p>
<p style="text-align: center"><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Sebuah jembatan yang tidak sesuai konstruksinya di atas alur Kali Simo, di pinggir jalan raya Pati &#8211; Juwana akhirnya pun dibongkar menyusul dibongkarnya jembatan PT Lotus Prima Energi yang terletak di hulunya. Sedangkan jembatan yang tengah dibongkar dengan cara melepas satu per satu skur dan lembaran baja menggunakan las tersebut, adalah milik sebuah perusahaan yang mempunyai gudang obat di tempat itu.</p>
<p style="text-align: center">Dengan dibongkarnya jembatan tersebut maka diharapkan jika nanti turun hujan tidak lagi terjadi gelontoran air dari hulu yang meluap dan limpas ke jalan raya, karena konstruksi jembatan yang terlalu rendah di bawah permukaan air tertinggi. Akibatnya bagian alur kali bawah jembatan itu tersumbat berbagai jenis sampah yang menyangkut di gelagar jembatan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/02/jembatan-gudang-obat-di-pinggir-jalan-raya-pati-juwana-juga-dibongkar.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tiang Telepon Kabel Akan Menjadi Kendala Normalisasi Kali Simo</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/02/tiang-telepon-kabel-akan-menjadi-kendala-normalisasi-kali-simo.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/02/tiang-telepon-kabel-akan-menjadi-kendala-normalisasi-kali-simo.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Feb 2020 09:10:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<category><![CDATA[alur kali simo]]></category>
		<category><![CDATA[deretan tiang telphone]]></category>
		<category><![CDATA[normalisasi kali simo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=11267</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, PATI &#8211; Mengacu pengalaman beberapa tahun lalu saat alur Kali Simo dinormalisasi dari hulu hingga ke hilir, maka salah satu yang menjadi kendala justru banyaknya tiang telepon kabel yang berdiri di tanggul alur kali tersebut. Akibatnya, normalisasi yang seharusnya bisa menambah lebar alur kali dengan mengeruk tanggul sisi utara tak bisa dilaksanakan. Pasalnya, sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_11265" aria-describedby="caption-attachment-11265" style="width: 480px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11265" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200205_160247.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200205_160247.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200205_160247-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-11265" class="wp-caption-text">Deretan tiang telepon kabel di tanggul alur Kali Simo baik ke hulu maupun ke hilir akan menjadi kendala tersendiri dalam pelaksanaan normalisasi alur Kali Simo, di pinggir jalan raya Pati-Juwana.</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com, PATI</strong> &#8211; Mengacu pengalaman beberapa tahun lalu saat alur Kali Simo dinormalisasi dari hulu hingga ke hilir, maka salah satu yang menjadi kendala justru banyaknya tiang telepon kabel yang berdiri di tanggul alur kali tersebut. Akibatnya, normalisasi yang seharusnya bisa menambah lebar alur kali dengan mengeruk tanggul sisi utara tak bisa dilaksanakan.</p>
<p>Pasalnya, sekitar satu sampai satu setengah meter dari bibir alur kali tersebut sudah terdapat deretan tiang telepon, kecuali pihak yang berkompeten terlebih dahulu menggeser deretan tiang telepon kabel itu ke utara. Sehingga lebar tanggul akan mengikutinya, karena di sisi utara tanggul masih terdapat bantaran alur kali itu yang bisa dimanfaatkan untuk membuang tanah hasil galian.</p>
<p>Dengan demikian, kata beberapa pihak yang selama ini mencermati kondisi alur Kali Simo, jika ditambah upaya mengeruk tanggul selebar 1 s/d 1,5 meter maka lebar kali pun akan bisa bertambah. Akan tetapi permasalahannya, pada lebar tanggul tersebut sudah menjadi tempat berdirinya tiang telepon  sehingga jika bagian itu digali, risikonya tiang telepon itu akan roboh.</p>
<p>Karena itu, sebelum pelaksanaan normalisasi dilaksanakan akan lebih baik jika pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana juga menghubungi pihak PT Telkom untuk berkoordinasi menyangkut tiang telepon itu. &#8221;Misalnya pihak BBWS hanya memberi tahu, seharusnya PT Telkom bisa menggeser semua tiang telepon itu ke utara,&#8221;ujar salah seorang di antara mereka, Moh Argono.</p>
<figure id="attachment_11263" aria-describedby="caption-attachment-11263" style="width: 480px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-11263" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200205_160306.jpg" alt="" width="480" height="270" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200205_160306.jpg 480w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2020/02/20200205_160306-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 480px) 100vw, 480px" /><figcaption id="caption-attachment-11263" class="wp-caption-text">Bantaran alur Kali Simo yang berada di sisi utara tanggul alur kali tersebut, masih bisa dimanfaatkan untuk memperlebar alur kali, tapi menghadapi kendala berdirinya deretan tiang telepon.</figcaption></figure>
<p>Itulah, masih kata dia, yang menjadi kendala mengapa pada saat normalisasi alur kali tersebut beberapa tahun lalu tidak bisa dilakukan. Jika alasan faktor teknis, tapi hal berkait dengan sempitnya alur kali tersebut selalu memunculkan masalah, utamanya bila di kawasan hulu tengah turun hujan deras maka gelontoran airnya limpas ke jalan raya.</p>
<p>Sebab, di sisi selatan alur kali yang berbatasan dengan bahu jalan tidak bertanggul sehingga limpasnya air bercampur lumpur dari hulu tak bisa dihindari. Apalagi, jika air di alur kali tersebut juga terhalang tumpukan sampah yang membuat bawah jembatan tersumbat, maka limpasnya air ke jalan raya terutama di KM 3 hingga KM 5 Pati-Juwana.</p>
<p>Karena itu, jika dalam pelaksanaan normalisasi alur Kali Simo bisa sedikit diperlebar dengan mengeruk tanggul di sisi utara, maka jika terjadi gelontoran air hujan dari hulu yang sedikit lebih besar masih tetap tertampung atau tidak limpas. Prinsip normalisasi alur kali tersebut tidak perlu harus terlalu dalam tapi justru melebar itu adalah lebih baik.</p>
<p>Terlepas dari hal tersebut, mudah-mudahan hal ini menjadi masukan pihak yang berkompeten agar dalam pelaksanaan normalisasi benar-benar tuntas meskipun belum secara keseluruhan Kali Simo. &#8221;Sebab, normalisasi hanya mulai dari KM 3 hingga KM 6, yaitu dari Dukuh Lambangan, Desa Sugiharjo hingga Dukuh Cangkring, Desa Widorokandang, keduanya di Kecamatan Kota Pati,&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/02/tiang-telepon-kabel-akan-menjadi-kendala-normalisasi-kali-simo.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
