<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>REDAKSI &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/category/redaksi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Feb 2026 13:38:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>
	<item>
		<title>Warga Tambal Jalan Berlubang, Tanami Pohon Pisang di Ruas Bumiayu–Tlogowungu</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/02/warga-tambal-jalan-berlubang-tanami-pohon-pisang-di-ruas-bumiayu-tlogowungu.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/02/warga-tambal-jalan-berlubang-tanami-pohon-pisang-di-ruas-bumiayu-tlogowungu.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sutikno]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 13:38:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[DESA KITA]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[REDAKSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57405</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Sejumlah warga terlihat menambal jalan berlubang di ruas penghubung Desa Bumiayu–Tlogowungu, Sabtu (21/2/2026) matrial tersebut pribadi dari JM sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengguna. Selain menambal dengan material sertu, warga juga menanami beberapa lubang besar di tengah jalan dengan pohon pisang, langkah ini dilakukan sebagai penanda agar pengendara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Sejumlah warga terlihat menambal jalan berlubang di ruas penghubung Desa Bumiayu–Tlogowungu, Sabtu (21/2/2026) matrial tersebut pribadi dari JM sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengguna.</p>
<p>Selain menambal dengan material sertu, warga juga menanami beberapa lubang besar di tengah jalan dengan pohon pisang, langkah ini dilakukan sebagai penanda agar pengendara lebih waspada saat melintas, terutama pada malam hari.</p>
<p>Salah satu warga Desa Wonorejo, Jimat, mengatakan kondisi jalan tersebut sudah mengalami kerusakan cukup lama, jalan ini sudah rusak kurang lebih lima tahunan, Dulu hanya ditambal, tapi tidak lama kemudian berlubang lagi,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, penambalan kali ini murni pribadi dan kesadaran masyarakat sekitar, warga secara gotong royong meratakan material sertu untuk menutup lubang-lubang yang cukup dalam.</p>
<p>“Kami inisiatif sendiri, dari pada menunggu terlalu lama, lebih baik kami perbaiki seadanya supaya tidak membahayakan,” tambahnya.</p>
<p>Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan permanen, mengingat jalan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan aktivitas ekonomi dan mobilitas warga antar desa.</p>
<p>Dengan adanya perbaikan sementara ini, masyarakat berharap arus lalu lintas menjadi lebih aman dan nyaman, sembari menunggu realisasi perbaikan dari pihak terkait.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/02/warga-tambal-jalan-berlubang-tanami-pohon-pisang-di-ruas-bumiayu-tlogowungu.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelayanan Makin Betah, Petugas BPKB Ramah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2025/10/pelayanan-makin-betah-petugas-bpkb-ramah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2025/10/pelayanan-makin-betah-petugas-bpkb-ramah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sutikno]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 06:44:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[REDAKSI]]></category>
		<category><![CDATA[TEKNO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=56640</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com,PATI &#8211; Pelayanan di Gedung BPKB Satlantas Polresta Pati ramah dan menciptakan suasana positif, sehingga masyarakat merasa sangat terlayani dan dihargai, nyaman, tentunya akan betah saat berinteraksi dengan Petugas, Senin (27/10/2025). Para petugas BPKB selalu menerapkan 5S setiap harinya, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun dalam melaksanakan tugas pada setiap harinya, termasuk dalam pelayanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-56641" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251027-WA0000.jpg" alt="" width="1156" height="868" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251027-WA0000.jpg 1156w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251027-WA0000-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251027-WA0000-1024x769.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251027-WA0000-768x577.jpg 768w" sizes="(max-width: 1156px) 100vw, 1156px" /></p>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com,PATI</strong> &#8211; Pelayanan di Gedung BPKB Satlantas Polresta Pati ramah dan menciptakan suasana positif, sehingga masyarakat merasa sangat terlayani dan dihargai, nyaman, tentunya akan betah saat berinteraksi dengan Petugas, Senin (27/10/2025).</p>
<p>Para petugas BPKB selalu menerapkan 5S setiap harinya, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun dalam melaksanakan tugas pada setiap harinya, termasuk dalam pelayanan pendaftaran kendaraan baru, rubentina hingga pengambilan BPKB baru maupun balik nama.</p>
<p>Berikut beberapa manfaat dari sikap petugas yang ramah dan dampaknya terhadap pelayanan:</p>
<p>Meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat: Saat masyarakat merasa dilayani dengan baik dan ramah, mereka akan lebih percaya dan merasa puas dengan layanan yang diberikan.</p>
<p>Membangun citra positif: Petugas yang ramah, sopan, dan tanggap akan membangun citra positif bagi institusi, baik pemerintah maupun swasta.</p>
<p>Mempercepat proses pelayanan: Petugas yang ramah dan komunikatif dapat membantu masyarakat memahami prosedur dengan lebih baik, sehingga proses pelayanan menjadi lebih efisien.</p>
<p>Menciptakan lingkungan yang nyaman: Sikap ramah dari petugas dapat mengurangi ketegangan dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat, terutama saat menunggu atau mengurus hal yang rumit.</p>
<p>Mencegah konflik: Dengan empati dan keramahan, petugas dapat meredakan potensi konflik atau ketidakpuasan yang mungkin timbul dari masyarakat.</p>
<p>Pentingnya soal keramahan dalam pelayanan ini berlaku di berbagai Sektor, termasuk pelayanan publik seperti di Kantor Pemerintahan, Puskesmas, Rumah Sakit, maupun di Sektor Swasta.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2025/10/pelayanan-makin-betah-petugas-bpkb-ramah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beberapa Catatan Rekayasa LL di Juwana; Butuh Pos Penjagaan Tiga Titik Lokasi (5)</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-butuh-pos-penjagaan-tiga-titik-lokasi-5.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-butuh-pos-penjagaan-tiga-titik-lokasi-5.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2022 09:21:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[REDAKSI]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi Uji Coba Rekayasa LL di Juwana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40923</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, SIMPULAN akhir dari beberapa catatan rekayasa lalulintas di Juwana saat Jembatan Juwana 1 atau Juwana lama dibongkar, untuk dibangun kembali hanya ada satu pilihan. Yakni, tetap harus dilakukan rekayasa lalulintas kendaraan dari barat (Semarang) yang hendak ke timur, jika memang pembangunan jembatan tersebut harus berlanjut, mengingat umurnya yang memang sudah tua. Pilihan dimaksud tak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_40921" aria-describedby="caption-attachment-40921" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-40921" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1.jpg" alt="Para pengendara motor dari barat saat melintas di Jembatan Juwana 1 (atas) dan rombongan pengendara lainnya dari arah sama saat hendak berbelok kanan (barat), masuk ke ruas jalan nasional, untuk berganti masuk ke jalan pertolongan di Desa Bumirejo (bawah).(Foto:SN/aed)" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-1-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-40921" class="wp-caption-text">Para pengendara motor dari barat saat melintas di Jembatan Juwana 1 (atas) dan rombongan pengendara lainnya dari arah sama saat hendak berbelok kanan (barat), masuk ke ruas jalan nasional, untuk berganti masuk ke jalan pertolongan di Desa Bumirejo (bawah).(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>, SIMPULAN akhir dari beberapa catatan rekayasa lalulintas di Juwana saat Jembatan Juwana 1 atau Juwana lama dibongkar, untuk dibangun kembali hanya ada satu pilihan. Yakni, tetap harus dilakukan rekayasa lalulintas kendaraan dari barat (Semarang) yang hendak ke timur, jika memang pembangunan jembatan tersebut harus berlanjut, mengingat umurnya yang memang sudah tua.</p>
<p>Pilihan dimaksud tak lain, harus menutup dan mengalihkan arus lalu lintas di jalan pertolongan mulai dari ujung Desa Bumirejo yang terletak di sisi selatan ruas jalan nasional. Demikian pula, penutupan ruas jalan yang sama juga dilakukan yang dari seletan ke utara, dimulai dari pertigaan kelenteng di Jepuro, untuk dialihkan ke timur sampai ke ruas jalan Juwana-Jakenan.</p>
<p>Syaratnya di bagian ujung ruas jalan pertolongan itu, harus ditempatkan satu pos penjagaan baik di sisi selatan maupun utara jalan, mengingat di ruas jalan nasional yang semula hanya satu arah itu harus dibuka menjadi dua arah. Pos penjagaan berlangsung selama pelaksanaan pekerjaan yang disebut-sebut dengan 240 hari kalender atau hingga akhir Tahun 2022, kecuali menggunakan sistem multiyears.</p>
<p>Sedangkan pos penjagaan lainnya, juga harus di tempatkan di titik lokasi perempatan Alun-alun Juwana, untuk menjaga dan mengatur agar arus lalulintas dari barat maupun timur yang hendak ke barat, tetap harus mematuhi petunjuk lampu pengatur lalulintas yang ada/terpasang. Maksudnya, jika arus lalu lintas timur yang hendak belok kiri, meskipun saat lampu merah selama ini tetap berbelok, hendaknya diharuskan berhenti.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-40920" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09050-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<figure id="attachment_40919" aria-describedby="caption-attachment-40919" style="width: 640px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-40919" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046.jpg" alt="Sebuah truk gandeng dari timur yang melintas di Jl P Sudirman Juwana yang memang menjadi jalur yang harus dilewati saat hendak bermanuver untuk berbelok ke kiri (barat) di lampu pengatur lalulintas perempatan Alun-alun Juwana.(Foto:SN/aed)" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09046-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-40919" class="wp-caption-text">Sebuah truk gandeng dari timur yang melintas di Jl P Sudirman Juwana yang memang menjadi jalur yang harus dilewati saat hendak bermanuver untuk berbelok ke kiri (barat) di lampu pengatur lalulintas perempatan Alun-alun Juwana.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Sedangkan pos penjagaan yang satu lagi harus didirikan di pertigaan sisi timur yang dibangun, untuk mengawasi agar para pengguna jalan dari barat yang sudah dialihkan ke ruas jalan nasional sisi selatan tidak saling serobot untuk mendahului. Sebab, ruas jalan nasional tersebut hanya terdiri dari dua lajur, dan yang berada di lajur utara kondisi jalannya menanjak.</p>
<p>Dengan demikian, jika ada perilaku pengguna jalan maka risiko terjadinya kemacetan tak bisa dihindari, dan penyebab berikutnya jika di lokasi jalan menanjak itu juga terjadi kendaraan besar mogok. Itulah pentingnya ditempatkan pos-pos penjagaan di tiga lokasi yang bisa menjadi penyebab terjadinya kemacetan.</p>
<p>Hanya yang menjadi pertanyaan, siapa yang menjadi penanggung jawab timbulnya biaya atas pendirian pos penjagaan ini? Apakah pihak rekanan pemenang tender paket pekerjaan pembangunan Jembatan Juwana ini mau mengurangi sedikit keuntungannya untuk keperluan itu, karena jika tidak harus ada alternatif personel pekerja yang ditempatkan di pos-pos tersebut selama 24 jam.</p>
<p>Konsekuensinya, jika yang di pos penjagaan tdak dari jajaran petugas, para pengguna jalan sering mengabaikan. Akan tetapi lebih dari itu, kata kunci terjadinya rekayasa lalulintas dengan menutup jalan pertolongan di Bumirejo, adalah ketulusan dari warga desa setempat dan sekitarnya, untuk sementara atau selama pembangunan jembatan berlangsung tidak lagi melintas di ujung jalan pertolongan itu.</p>
<p>Ya, kita tunggu saja bagaimana kelanjutan dan faktanya&#8230;&#8230;..!! (habis)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-butuh-pos-penjagaan-tiga-titik-lokasi-5.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beberapa Catatan Rekayasa LL di Juwana; Tutup Total Akses Jalan Pertolongan di Desa Bumirejo (4)</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-tutup-total-akses-jalan-pertolongan-di-desa-bumirejo-4.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-tutup-total-akses-jalan-pertolongan-di-desa-bumirejo-4.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Apr 2022 12:02:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[REDAKSI]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi Uji Coba Rekayasa LL di Juwana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40902</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, MENGINGAT hasil simulai uji coba rekayasa lalulintas jika Jembatan Juwana I atau Juwana lama dibongkar untuk dibangun, bersumber dari banyaknya kendaraan keluar-masuk jalan pertolongan di Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, maka perlu dirembuk jalan pemecahannya. Langkah berikutnya, adalah warga desa setempat juga di Tluwah hingga Jepuro, sudah barang tentu harus rela jika sementara atau selama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_40900" aria-describedby="caption-attachment-40900" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-40900" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09043-300x300.jpg" alt="Arus lalulintas dari barat yang tiap hari melintas di Jembatan Juwana I atau jembatan lama (atas) dan arus lalulintas yang tiap hari keluar masuk baik dari ruas jalan nasional ke jalan pertolongan di timur Jembatan Juwana II, masuk Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana (bawah).(Foto:SN/aed)" width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-40900" class="wp-caption-text">Arus lalulintas dari barat yang tiap hari melintas di Jembatan Juwana I atau jembatan lama (atas) dan arus lalulintas yang tiap hari keluar masuk baik dari ruas jalan nasional ke jalan pertolongan di timur Jembatan Juwana II, masuk Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana (bawah).(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>, MENGINGAT hasil simulai uji coba rekayasa lalulintas jika Jembatan Juwana I atau Juwana lama dibongkar untuk dibangun, bersumber dari banyaknya kendaraan keluar-masuk jalan pertolongan di Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, maka perlu dirembuk jalan pemecahannya. Langkah berikutnya, adalah warga desa setempat juga di Tluwah hingga Jepuro, sudah barang tentu harus rela jika sementara atau selama jembatan dibangun tidak melintas di jalan pertolongan lagi.</p>
<p>Kendati hal tersebut sudah menjadi kebiasaan selama ini, tapi paling tidak tumbuh dan munculkomitmen untuk mendukung penyelesaian fasilitas umum yang memang menyangkut hajat hidup orang banyak. Apalagi, jika hal tersebut tak lain adalah pembangunan Jembatan Juwana lama yang memang dari sisi usia, sudah terlalu tua sehingga harus dibangun baru.</p>
<p>Jika hal tersebut sampai gagal, hanya karena tidak ada alternatif untuk pengalihan arus lalulintas dari barat, rasanya hal itu patut dan amat sangat untuk disayangkan, karena jika pengalihan arus lalulintas dipaksakan pasti akan kemacetan yang berkepanjangan. Karena itu, upaya rekayasa lalulintas yang dilakukan adalah mengurangi terjadinya kemacetan tersebut, dan salah satu hal yang terpaksa harus dilakukan, baik suka maupun tidak adalah menutup total jalan pertolongan.</p>
<p>Dengan demikian, di lokasi tersebut harus ditempatkan atau didirikan pos penjagaan yang konsekuensinya  menjadi tanggungjawab pihak rekanan yang melaksanakan pekerjaan tersebut. Sebab, konsekuensinya, pos jaga itu akan berlangsung selama 24 jam sampai berakhirnya pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan yang menghubungkan ruas jalan nasional Semarang-Surabaya.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-thumbnail wp-image-40899" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09041-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></p>
<figure id="attachment_40898" aria-describedby="caption-attachment-40898" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-40898" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09042-300x300.jpg" alt="Arus lalulintas dari Jembatan Juwana lama (barat) ke timur,  masuk ke ruas jalan nasional untuk kembali menuju ke barat, masuk ke jalan pertolongan, di Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana.(Foto:SN/aed)" width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-40898" class="wp-caption-text">Arus lalulintas dari Jembatan Juwana lama (barat) ke timur,  masuk ke ruas jalan nasional untuk kembali menuju ke barat, masuk ke jalan pertolongan, di Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Dampak dari rekayasa lalulintas seperti itu, warga maupun pengguna jalan yang melintas di jalan pertolongan,  baik dari utara (Juwana) maupun dari selatan, termasuk dari wilayah Kecamatan Jakenan, tentu akan melontarkan protes keras. Akan tetapi, yang dari selatan hendak menuju ke utara mulai dari pertigaan Klenteng di Jepura, harus dialihkan ke kanan sampai di perempatan Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Perhutani KPH Pati, di pinggir jalan raya Juwana-Jakenan.</p>
<p>Jika pengguna jalan yang bersangkutan hendak ke Juwana, mereka dari perempatan tersebut ke utara dan bila sampai di pertigaan Ngebruk, di jalur pantura belok kiri. Demikian pula sebaliknya, bagi yang dari Juwana hendak menuju ke Bumirejo, Tluwah maupun ke Jepuro, serta ke wilayah barat  Kecamatan Jakenan, lurus ke  timur dan sampai pertigaan Ngebruk ke selatan atau Juwana-Jakenan, tapi setelah perempatan TPK belok kanan (barat) menuju ke arah klenteng.</p>
<p>Sedangkan bagi warga Bumirejo mupun Tluwah, masih ada alternatif lain jika hendak ke Juwana tapi tidak lewat jalan pertolongan, sehingga harus masuk ke jalan desa yang melintas di depan SMK Diponegoro Juwana. Jika terus ke timur tentu akan kembali bertemu ruas jalan Juwana-Jakenan, tapi jauh di utara perempatan lampu merah TPK, kemudian belok kiri menuju Juwana lewat pertigaan Ngebruk.</p>
<p>Hanya saja, jarak tempuh itu sedikit lebih jauh bila dibanding apa yang mereka lakukan selama ini, karena dari jalan pertolongan mereka bisa sampai di ujung, kemudian masuk ke ruas jalan nasional, tinggal hendak ke mana. Jika hendak ke Juwana tinggal belok kiri (barat), dan bila hendak ke arah Batangan (timur) harus belok kanan, dan hal itulah yang menjadi sumber terjadinya kemacetan karena mereka harus memotong jalan, sehingga harus menghentikan arus lalu lintas dari barat dan timur.(bersambung).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-tutup-total-akses-jalan-pertolongan-di-desa-bumirejo-4.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beberapa Catatan Rekayasa LL di Juwana; Hari Ini Macet, Besok Macet, Mengapa Takut Macet (3)</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-hari-ini-macet-besok-macet-mengapa-takut-macet-3.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-hari-ini-macet-besok-macet-mengapa-takut-macet-3.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2022 12:07:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[REDAKSI]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi Uji Coba Rekayasa LL di Juwana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40866</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, MENYIKAPI kondisi kemacetan lalulintas di Juwana jika jembatan lama atau Jembatan Juwana I dibongkar untuk dibangun kembali, salah seorang tokoh masyarakat setempat pun tegas komentarnya. Yakni, pihak berkompeten di Pati tidak perlu gamang atau ragu dalam menyikapi kondisi itu, menyusul simulasi uji coba rekayasa lalulintas yang menimbulkan kemacetan, kamis (21/April) 2021 kemarin. Sebab, lanjutnya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_40864" aria-describedby="caption-attachment-40864" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-40864" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09039-300x300.jpg" alt="Kondisi jembatan lama Juwana atau Juwana I yang sudah tidak mungkin digeser lagi lokasinya kecuali dengan membebaskan bangunan dan tanah milik warga (atas) dan arus lalulintas dari timur dan barat saat memasuki pertigaan Tjongyok, di Bumirejo (bawah).(Foto:SN/aed)" width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-40864" class="wp-caption-text">Kondisi jembatan lama Juwana atau Juwana I yang sudah tidak mungkin digeser lagi lokasinya kecuali dengan membebaskan bangunan dan tanah milik warga (atas) dan arus lalulintas dari timur dan barat saat memasuki pertigaan Tjongyok, di Bumirejo (bawah).(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>, MENYIKAPI kondisi kemacetan lalulintas di Juwana jika jembatan lama atau Jembatan Juwana I dibongkar untuk dibangun kembali, salah seorang tokoh masyarakat setempat pun tegas komentarnya. Yakni, pihak berkompeten di Pati tidak perlu gamang atau ragu dalam menyikapi kondisi itu, menyusul simulasi uji coba rekayasa lalulintas yang menimbulkan kemacetan, kamis (21/April) 2021 kemarin.</p>
<p>Sebab, lanjutnya, konsekuensi logis dibongkarnya jembatan itu memang harus ada pengalihan arus lalu lintas dari barat yang selama ini harus melintas di atas jembatan tersebut ke timur, karena memang tidak ada alternatif lain. Dengan demikian, risikonya suka atau tidak suka para pengguna jalan baik yang melintas dari Semarang ke Surabaya maupun warga di Kabupaten Pati, khususnya Juwana dan sekitarnya, untuk sementara menahan atau mengorban perasaan.</p>
<p>Dengan kata lain, demi segera bisa dibangunnya kembali jembatan yang sudah tua dan risiko tinggi ancaman bahayanya, dampak terjadinya risiko arus lalu lintas macet memang tak bisa dihindari. Akan tetapi, rasa optimistis bahwa itu adalah risiko yang paling baik di antara yang baik memang harus diterima, karena andil masyarakat dalam sebuah pembangunan, salah satunya memang harus mengorbankan perasaannya, yaitu perasaan jengkel, marah maupu tidak suka dengan kemacetan.</p>
<p>Hanya saja, jika rasa tersebut tidak dikorbankan, maka jika sampai jembatan itu gagal dibangun kembali, terus harus menunggu kapan lagi, mengingat jika sampai gagal risiko ke depan yang harus dihadapi juga cukup besar, mengingat usia jembatan memang sudah tua. Karena itu, dibongkar dan dibangun kembali hari ini juga akan berisiko terjadinya kemacetan arus lalulintas, dibangun besoknya lagi juga tetap akan menghadapi kemacetan.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-thumbnail wp-image-40863" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09107-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" /></p>
<figure id="attachment_40862" aria-describedby="caption-attachment-40862" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-40862" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09109-300x300.jpg" alt="Penjelasan petunjuk untuk masuk ke jalur alternati di Guyangan-Glonggong itu perlu diubah jangan saat terjadi kemacetan, tapi selama berlangsung pekerjaan pembangunan Jembatan Juwana.(Foto:SN/aed)" width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-40862" class="wp-caption-text">Penjelasan petunjuk untuk masuk ke jalur alternati di Guyangan-Glonggong itu perlu diubah jangan saat terjadi kemacetan, tapi selama berlangsung pekerjaan pembangunan Jembatan Juwana.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Demikian pula, semisal jembatan itu akan dibangun kembali tahun berapa, arus lalulintas dari barat memang harus dialihkan. Karena itu, masyarakat harus belajar untuk bisa menerima risiko saat berlangsungnya pelaksanaan paket pekerjaan peningkatan ruas jalan yang namanya kemacetan lalulintas memang tak bisa dihindari oleh siapa saja, kapan saja, di mana saja dan terlebih khusus tentunya di Indoensia.</p>
<p>Contoh dekat dan riil yang terjadi bertahun-tahun, adalah kemacetan arus lalulintas di Kaligawe Semarang &#8211; Demak. Sehingga hal tersebut bisa dijadikan pengalaman para pengguna jalan dalam mengorbankan perasaan atas terjadinya kamacetan di jalan yang kadang-kadang sampai menyita waktu berjam-jam, sehingga mengapa harus takut macet karena hal itu adalah anggap saja sebagai salah satu hal biasa dan risiko di jalan.</p>
<p>Karena itu, upaya yang perlu dipersiapkan dalam melakukan antisipasi melalui rekayasa lalulintas tampaknya sudah dipersiapan pemerintah kabupaten setempat. Salah satu, di antaranya adalah membuka jalur alternatif untuk para pengguna jalan baik yang berkendara roda dua maupun empat dari barat (Pati) jika hanya hendak ke Jakenan, Jaken maupun Pucakwangi hingga ke Todanan, Blora atau ke Rembang maupun sebaliknya tidak perlu lewat Juwana.</p>
<p>jalan alternatif tersebut tak lain mulai dari pertigaan Guyangan, Desa Purworejo, Kecamatan Pati, Glonggong, Kecamatan Jakenan ke timur bagi yang hendak ke Pucakwangi maupun Todanan sesampainya di perempatan Sleko, Jakenan belok kanan (selatan). Sedangkan yang hendak ke Rembang bisa langsung ke timur menuju Jaken terus ke Sumber, Rembang, untuk mengurangi beban arus lalu lintas yang melintas di Juwana.</p>
<p>Mengapa tidak? (bersambung)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-ll-di-juwana-hari-ini-macet-besok-macet-mengapa-takut-macet-3.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beberapa Catatan Rekayasa Lalu Lintas di Juwana; Ancam Pembatalan Pembangunan Jembatan di Jalur Nasional (2)</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-lalu-lintas-di-juwana-ancam-pembatalan-pembangunan-jembatan-di-jalur-nasional-2.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-lalu-lintas-di-juwana-ancam-pembatalan-pembangunan-jembatan-di-jalur-nasional-2.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2022 12:04:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[REDAKSI]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa Lalu Lintas di Juwana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40842</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, HASIL simulasi uji coba pelaksanaan rekayasa lalu lintas berkait akan dibongkar dan dibangunnya Jembatan Juwana I baru, Kamis (21/April) hari ini, hasilnya justru menimbulkan kemacetan panjang. Padahal, pengalihan arus lalu lintas dari barat (Semarang) yang sehari-hari melintas di jembatan tersebut baru dilaksanakan sekitar 15 menit. Akan tetapi faktanya, terjadinya kemacetan tak bisa dihindari dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_40840" aria-describedby="caption-attachment-40840" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-40840" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09036-300x300.jpg" alt="Jembatan Juwana I yang umurnya sudah tua memang saatnya untuk digantikan dengan jembatan baru (atas) dan dari Jembatan Juwana I, langsung bertemu ujung pertigaan ruas jalan Juwana-Rembang (bawah).(Foto:SN/aed)" width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-40840" class="wp-caption-text">Jembatan Juwana I yang umurnya sudah tua memang saatnya untuk digantikan dengan jembatan baru (atas) dan dari Jembatan Juwana I, langsung bertemu ujung pertigaan ruas jalan Juwana-Rembang (bawah).(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>, HASIL simulasi uji coba pelaksanaan rekayasa lalu lintas berkait akan dibongkar dan dibangunnya Jembatan Juwana I baru, Kamis (21/April) hari ini, hasilnya justru menimbulkan kemacetan panjang. Padahal, pengalihan arus lalu lintas dari barat (Semarang) yang sehari-hari melintas di jembatan tersebut baru dilaksanakan sekitar 15 menit.</p>
<p>Akan tetapi faktanya, terjadinya kemacetan tak bisa dihindari dan yang menjadi penyebabnya tentu saja, munculnya jalan pertolongan atau jalan poros Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana. Ruas jalan tersebut tiap hari ramai oleh penggunanya, baik yang dari utara (Juwana) maupun selatan yang datang dari wilayah Kecamatan Jakenan.</p>
<p>Dengan demikian, kondisi tersebut tentu menjadi ancaman serius terhadap pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan itu yang akan dimulai secara resmi, usai Lebaran nanti. Apalagi, pihak yang berkompeten di Pati sudah memberikan &#8221;warning&#8221; kepada pihak PJN Wilayah 3 Jawa Tengah, bagiamana pembangunan tetap bisa dilaksanakan tapi tidak harus membongkar jembatan lama.</p>
<p>Hal itu sama saja mengharuskan, pembangunan jembatan tersebut harus digeser lokasinya dari lokasi jembatan yang ada sekarang. Hal itu secara teknis, tentu bukan hal sulit, karena yang memunculkan kesulitan serius tak lain adalah tersedianya lokasi lahan untuk mengalihkan jembatan itu, meskipun hanya beberapa meter ke kiri maupun ke kanan.</p>
<p>Sebab, lokasi sekitar jembatan sudah tidak ada lagi tersedia ruang yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan tersebut, kecuali ada pelebaran bahu jalan ke sisi selatan mulai dari perempatan Alun-alun Juwana ke timur. Akan tetapi, hal tetsebut harus membongkar sejumlah deretan bangunan rumah penduduk serta bangunan lainnya.</p>
<p>Pertanyaannya, apakah pemilik bangunan yang bersangkutan bersedia jika bangunan miliknya dibongkar, tanpa adanya pemberian ganti untung. Sehingga hal itu sama saja, negara melalui Kementerian PUPR harus mengeluarkan anggaran yang lebih besar, untuk menyediakan lahan sebagai tempat menggeser jembatan lama yang tetap dipertahan, agar tetap bisa dilewati saat pembangunan jembatan itu dimulai.</p>
<p>Itu kondisi sisi barat alur Kali Juwana, di mana jembatan tersebut membentang di atasnya sepanjang 100 meter. Hal itu belum lagi di lokasi sisi timur kali yang notabene masuk wilayah Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, jika lokasi jembatan itu bisa digeser ke kanan (selatan) kalau dari barat, sehingga yang di timur pun tentu harus menyesuaikan.</p>
<p>Padahal lokasi tersebut juga banyak bangunan rumah milik warga, maka pertanyaannya apa mungkin pemerintah harus mengeluarkan biaya untuk membayar ganti untung kepada pemiliknya.Dengan demikian, hal itu sama saja bahwa lokasi Jembatan Juwana I jika hendak dibangun sudah tidak mungkin lagi dilakukan penggeseran.</p>
<p>Bila hal itu sudah tidak memungkinkan, apakah pembangunan jembatan yang sudah tua itu harus batal? Jika hal tersebut tidak ingin terjadi, maka harus ada alternatif lagi untuk tetap memberlakukan rekayasa pengalihan arus lalu lintas dari barat, agar pembangunan jembatan itu tetap bisa dilaksanakan karena jembatan yang lama kondisinya memang sudah membahayakan (bersambung).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-lalu-lintas-di-juwana-ancam-pembatalan-pembangunan-jembatan-di-jalur-nasional-2.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beberapa Catatan;  Rekayasa Lalulintas Saat Jembatan Juwana I Dibangun (1)</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-lalulintas-saat-jembatan-juwana-i-dibangun-1.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-lalulintas-saat-jembatan-juwana-i-dibangun-1.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Apr 2022 08:51:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[REDAKSI]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa Lalulintas Saat Jembatan Juwana I Dibangun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=40776</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, BELAJAR dari pengalaman macetnya jalur pantura Juwana &#8211; Batangan saat berlangsung pelaksanaan pekerjaan pembangunan ruas jalan nasional tersebut, seharusnya tidak harus berulang. Akan tetapi syaratnya, saat pihak berkompeten memberlakukan rekayasa lalulintas, maka para pengguna jalan harus benar-benar mematuhinya. Padahal kita tahu, bagaimana rendahnya tingkat disiplin para pengguna jalan kita, sehingga saling serobot dan saling [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong>, BELAJAR dari pengalaman macetnya jalur pantura Juwana &#8211; Batangan saat berlangsung pelaksanaan pekerjaan pembangunan ruas jalan nasional tersebut, seharusnya tidak harus berulang. Akan tetapi syaratnya, saat pihak berkompeten memberlakukan rekayasa lalulintas, maka para pengguna jalan harus benar-benar mematuhinya.</p>
<p>Padahal kita tahu, bagaimana rendahnya tingkat disiplin para pengguna jalan kita, sehingga saling serobot dan saling ingin mendahului tak bisa dihindari. Padahal, dampak dari perilaku pengguna jalan seperti itu justru akan memperparah timbulnya kemacetan yang kian mengeluar dan bertambah panjang hingga berjam-jam.</p>
<p>Jika hal tersebut sampai terjadi, maka kendaraan yang sudah terjebak di tengah-tengahnya tentu tak bisa berkutik, karena sudah tidak mungkin untuk melalukan putar balik mencari jalur alternatif. Untuk arus lalulintas dari barat (Semarang), misalnya, akan mengalami kemacetan sepanjang lebih dari lima kilometer, baru ada satunya jalur alternatif lewat Guyangan-Glonggong-Jakenan-Jaken-Batangan dan ke pantura Batangan-Rembang.</p>
<p>Akan tetapi satu hal yang harus diingat, utamanya oleh sopir truk-truk besar bermuatan berat, sudah tidak mungkin mengarahkan kendaraannya untuk masuk ke jalan alternatif tersebut, mengingat ruas jalan itu bukan kelasnya untuk dilewati kendaraan berat. Lagi pula, jika pembangunan jembatan tersebut dimulai usai Lebaran atau di bulan Mei, maka di ruas jalan yang menjadi jalur alternatif itu juga tengah berlangsung paket pekerjaan peningkatan ruas jalan.</p>
<figure id="attachment_40774" aria-describedby="caption-attachment-40774" style="width: 300px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-thumbnail wp-image-40774" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/04/DSC09044-300x300.jpg" alt="Jembatan Juwana II sepanjang 100 meter mulai dari Desa Doropayung hingga Bumirejo, Kecamatan Juwana, satu-satunya yang akan menjadi pengalihan arus lalu lintas dari barat (Semarang) ke timur maupun sebaliknya.(Foto:SN/aed)" width="300" height="300" /><figcaption id="caption-attachment-40774" class="wp-caption-text">Jembatan Juwana II sepanjang 100 meter mulai dari Desa Doropayung hingga Bumirejo, Kecamatan Juwana, satu-satunya yang akan menjadi pengalihan arus lalu lintas dari barat (Semarang) ke timur maupun sebaliknya.(Foto:SN/aed)</figcaption></figure>
<p>Di antaranya, yaitu di ruas jalan Jaken-Jakenan yang kini sudah memasuki tahapan lelang pekerjaan, sehingga jika nanti ada yang mencari alternatif lewat jalan ini justru akan terjebak dalam kemacetan yang panjang. Sedangkan kemacetan lain di ruas jalan kabupaten juga tak bisa dihindari jika sampai ada pengguna jalan dari timur, tapi sampai di pertigaan Ngebruk, di Desa Bumirejo justru belok ke kiri menuju Jakenan.</p>
<p>Dari perempatan Sleko Jakenan ke barat lewat Glonggong ke Guyangan, Desa Purworejo, Kecamatan Pati, dampaknya pasti akan menimbulkan permasalahan di pertigaan Guyangan ini. Itulah kemungkinan-kemungkinan terburuk yang namanya kamacetan saat dimulainya pembangunan Jembatan Juwana I sepanjang 100 meter yang membentang di atas alur Kali Juwana yang dikenal dengan sebutan lain Bengawan Silugonggo.</p>
<p>Sebab, satu-satunya arus lalu lintas dari arah barat dan timur ini hanya bisa dialihkan untuk melintas di Jembatan Juwana II, atau tepatnya mulai pertigaan sebalah timur Jembatan Congyok. Selama ini, arus lalu lintas dari timur masuk ke ruas jalan lurus dari timur, dan sampai pertigaan tersebut akan bertemu dengan arus lalu lintas dari barat yang selama ini lewat Jembatan Juwana I, dan lurus ke timur yang sudah barang tentu harus dialihkan jalurnya.</p>
<p>Pengalihan kendaraan dari barat, itu pun merupakan satu-satunya pilihan yang semula kendaraan dari ruas jalan empat lajur ke ruas jalan dua lajur. Tepatnya, mulai dari perempatan Alun-alun Juwana, untuk kendaraan yang dari barat tentu tidak bisa lagi langsung ke timur, karena jembatannya dibongkar, sehingga harus belok kanan (selatan) masuk ke Jl P Sudirman, dan langsung akan bertemu atau berpapasan arus lalulintas dari timur ke barat (bersambung).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/04/beberapa-catatan-rekayasa-lalulintas-saat-jembatan-juwana-i-dibangun-1.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sorot Kamera Tiga Pekan; Memunculkan &#8221;Monumen&#8221; Penghancuran di Lorong Indah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/02/sorot-kamera-tiga-pekan-memunculkan-monumen-penghancuran-di-lorong-indah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/02/sorot-kamera-tiga-pekan-memunculkan-monumen-penghancuran-di-lorong-indah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Feb 2022 11:33:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[REDAKSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=39051</guid>

					<description><![CDATA[Pengantar Redaksi : Tak terasa ternyata sudah memasuki pekan ketiga di bulan Februari, sejak Kamis Kliwon (3/Februari) 2022 hingga Rabu Kliwon (23 Februari) di tahun yang sama. Dari sorot kamera dalam rentang waktu tersebut, ternyata memunculkan kondisi sebuah dampak mirip &#8221;Monumen&#8221; penghancuran atas bangunan di Kompleks Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo yang belum seluruhnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pengantar Redaksi : Tak terasa ternyata sudah memasuki pekan ketiga di bulan Februari, sejak Kamis Kliwon (3/Februari) 2022 hingga Rabu Kliwon (23 Februari) di tahun yang sama. Dari sorot kamera dalam rentang waktu tersebut, ternyata memunculkan kondisi sebuah dampak mirip &#8221;Monumen&#8221; penghancuran atas bangunan di Kompleks Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo yang belum seluruhnya tuntas, karena bekas-bekasnya masih dibiarkan oleh pemiliknya.</p>
<p>&#8221;Samin-News&#8230;&#8230;.&#8221; Salam Waras&#8230;&#8230;!!</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-39050" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08873.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08873.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08873-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08873-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08873-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08873-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08873-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Jika pemandangan yang terekam kamera hari ini diaktualisasikan dengan mengedepankan estetika, maka &#8221;Monumen&#8221; penghancuran bangunan di kompleks Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo yang tidak tuntas tersebut, tetap nampak artistik.(Foto:SN/aed)</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-39049" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08874.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08874.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08874-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08874-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08874-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08874-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08874-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Sisa-sisa &#8221;Monumen&#8221; penghancuran bangunan di kompleks Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo yang sampai Rabu (23/Februari) 2022 hari ini, untuk tempat tandon air ini, tetap dibiarkan oleh pemiliknya.(Foto:SN/aed)</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-39048" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08875.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08875.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08875-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08875-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08875-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08875-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08875-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Siapa pun jika melihat material sebagaimana terekam kamera &#8221;Samin News&#8221; yang masih tegak berdiri di antara reruntuhan &#8221;Monumen&#8221; penghancuran bangunan di kompleks Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margirejo, tentu akan langsung menyebut nama pemiliknya, yaitu PLN. Ternyata material tersebut masih selamat, karena tidak ikut menjadi target dalam pembongkaran itu.(Foto:SN/aed)</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-39047" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08877.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08877.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08877-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08877-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08877-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08877-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08877-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Jika ini adalah bagian sebuah karya seni maka &#8221;Monumen&#8221; penghancuran bangunan di kompleks Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo, dari sisi imajinasi benar-benar cukup ekspresif. Hal tersebut menunjukkan, bahwa saat pembongkaran dilakukan memang tidak sampai menyebabkan, bagian dari bangunan itu benar-benar rata tanah, sehingga oleh pemiliknya memilih untuk tetap dibiarkan hingga sekarang.(Foto:SN/aed)</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-39046" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08879.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08879.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08879-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08879-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08879-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08879-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08879-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Jika melihat pagar pengaman seperti yang terekam dalam kamera hari ini, orang akan menganggap bahwa di tempat tersebut tengah berlangsung pelaksanaan pekerjaan sebuah proyek yang biayanya mencapai miliaran rupiah. Akan tetapi, faktanya lain, karena pagar tersebut adalah untuk menutup sebuah pemandangan &#8221;Monumen&#8221; penghancuran bangunan di kompleks Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo yang tidak rata tanah.(Foto:SN/aed)</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-39045" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08880.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08880.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08880-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08880-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08880-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08880-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08880-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Yang terlihat terikat di tiang bambu dan hanya tinggal satu-satunya yang tersisa di lokasi &#8221;Monumen&#8221; penghancuran bangunan di kompleks Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo, adalah selembar bendera. Yakni, bendera sebuah organisasi kemasyarakatan yang pernah mengambil posisi markasnya di lokasi tersebut.(Foto:SN/aed)</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-39044" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08878.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08878.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08878-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08878-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08878-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08878-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08878-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Kendati dilihat dari sisi ukuran bangunan ini kecil, karena awalnya memang hanya sebuah warung full musik dalam kepentingan &#8221;nunut urip&#8221; di kompleks Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo yang juga menjadi bagian dari &#8221;Monumen&#8221; penghancuran bangunan di kompleks tersebut. Akan tetapi letaknya yang di depan,  tepat di pinggir jalan masuk kompleks lorong ternyata tidak ikut diratakan dengan tanah.(Foto:SN/aed)</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-39043" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08876.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08876.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08876-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08876-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08876-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08876-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08876-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Untuk tidak butuh melihat lagi &#8221;Monumen&#8221; penghancuran bangunan di Kompleks Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo, maka ada di antara pemilik bangunan tersebut yang harus menyewa peralatan ekskavator ukuran kecil. Tujuannya, sudah barang tentu agar sisa-sisa &#8221;Monumen&#8221; tersebut sekalian dihancurkan, agar bisa segera bersih dan tidak lagi selalu menjadi tontonan.(Foto:SN/aed)</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-39042" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08882.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08882.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08882-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08882-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08882-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08882-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08882-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Salah satu material di lokasi &#8221;Monumen&#8221; penghancuran bangunan di Kompleks Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo, yang tetap menarik perhatian adalah barang-barang bekas, utamanya besi untuk penguat konstruksi bangunan di lokasi tersebut. Karena material bekas jenis itu sudah dijual pemiliknya kepada orang yang kali pertama menawarnya, maka para pemulung lainnya saat ini tinggal mencari barang-barang bekas jenis lainnya, utamanya logam jenis galvalum meskipun dari sisi harga jual barang itu tidak menarik.(Foto:SN/aed)</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-39041" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08800.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08800.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08800-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08800-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08800-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08800-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08800-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>Selama &#8221;Monumen&#8221; penghancuran bangunan di Kompleks Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo, tidak sekalian dibersihkan hingga benar-benar bersih maka para penonton monumen tersebut akan terus berdatangan. Penonton yang bersangkutan kebanyakan adalah memanfaatkan momen tersebut untuk diabadikan dalam dokumen pribadinya.(Foto:SN/aed)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/02/sorot-kamera-tiga-pekan-memunculkan-monumen-penghancuran-di-lorong-indah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kamera dalam Bencana</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/02/kamera-dalam-bencana.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/02/kamera-dalam-bencana.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2022 03:08:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[REDAKSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=38995</guid>

					<description><![CDATA[Pengantar Redaksi : Alam dalam memberikan pelajaran kepada manusia, tentu tidak mengenal tempat dan waktu, apalagi yang disebut tebang pilih sebagaimana sering dilakukan oleh kelompok yang selalu berkilah demi kepentingan manusia itu pula. Bukti dari hasil pembelajaran alam ini, seharusnya membuat kita sadar akan kesalahan yang selama ini kita lakukan, yaitu tidak pernah ramah dengan alam dan lingkungannya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pengantar Redaksi : Alam dalam memberikan pelajaran kepada manusia, tentu tidak mengenal tempat dan waktu, apalagi yang disebut tebang pilih sebagaimana sering dilakukan oleh kelompok yang selalu berkilah demi kepentingan manusia itu pula. Bukti dari hasil pembelajaran alam ini, seharusnya membuat kita sadar akan kesalahan yang selama ini kita lakukan, yaitu tidak pernah ramah dengan alam dan lingkungannya, agar tidak terjadi hal sebagaimana terekam</p>
<p><strong>Kamera dalam Bencana</strong></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38994" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0046-1.jpg" alt="" width="864" height="1152" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0046-1.jpg 864w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0046-1-225x300.jpg 225w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0046-1-768x1024.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0046-1-696x928.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0046-1-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 864px) 100vw, 864px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38993" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0069.jpg" alt="" width="780" height="1040" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0069.jpg 780w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0069-225x300.jpg 225w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0069-768x1024.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0069-696x928.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0069-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 780px) 100vw, 780px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38992" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0071.jpg" alt="" width="1040" height="780" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0071.jpg 1040w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0071-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0071-1024x768.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0071-768x576.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0071-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0071-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0071-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0071-696x522.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0071-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38991" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0048.jpg" alt="" width="1040" height="493" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0048.jpg 1040w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0048-300x142.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0048-1024x485.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0048-768x364.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0048-696x330.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0048-886x420.jpg 886w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /></p>
<p>Kondisi bangunan tempat tinggal warga, tidak mengenal yang kokoh maupun yang sederhana saat dilibas bencana angin puting beliung. Musibah tersebut terjadi di Desa Tayu Wetan, Tayu Kulon, Keboromo, dan Desa Sambiroto, Senin (21/Februari) sekitar pukul 12.00 WIB kemarin.(Foto:SN/dok-istimewa).</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38990" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0072.jpg" alt="" width="1040" height="780" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0072.jpg 1040w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0072-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0072-1024x768.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0072-768x576.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0072-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0072-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0072-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0072-696x522.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0072-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38989" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0001.jpg" alt="" width="1600" height="738" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0001.jpg 1600w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0001-300x138.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0001-1024x472.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0001-768x354.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0001-1536x708.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0001-696x321.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0001-1068x493.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0001-911x420.jpg 911w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38988" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0047-1.jpg" alt="" width="1600" height="738" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0047-1.jpg 1600w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0047-1-300x138.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0047-1-1024x472.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0047-1-768x354.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0047-1-1536x708.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0047-1-696x321.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0047-1-1068x493.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0047-1-911x420.jpg 911w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38987" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0044.jpg" alt="" width="1040" height="493" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0044.jpg 1040w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0044-300x142.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0044-1024x485.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0044-768x364.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0044-696x330.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0044-886x420.jpg 886w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /></p>
<p>Sisi lain kerusakan bangunan milik warga akibat libasan angin puting beliung yang terjadi diempat desa di wilayah Kecamatan Tayu (Tayu Wetan, Tayu Kulon, Keboromo dan Sambiroto yang terjadi Senin (21/Februari) kemarin. Siang itu sekitar pukul 12.00 tengah hari, di wilayah tersebut berlangsung hujan deras disertai bertiupnya angin kencang dari utara.(Foto:SN/dok-istimewa)</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38986" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0002.jpg" alt="" width="1600" height="738" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0002.jpg 1600w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0002-300x138.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0002-1024x472.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0002-768x354.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0002-1536x708.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0002-696x321.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0002-1068x493.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0002-911x420.jpg 911w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38985" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0003.jpg" alt="" width="1600" height="738" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0003.jpg 1600w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0003-300x138.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0003-1024x472.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0003-768x354.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0003-1536x708.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0003-696x321.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0003-1068x493.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0003-911x420.jpg 911w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38984" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0004.jpg" alt="" width="1600" height="738" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0004.jpg 1600w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0004-300x138.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0004-1024x472.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0004-768x354.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0004-1536x708.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0004-696x321.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0004-1068x493.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0004-911x420.jpg 911w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38983" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0006.jpg" alt="" width="1600" height="738" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0006.jpg 1600w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0006-300x138.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0006-1024x472.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0006-768x354.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0006-1536x708.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0006-696x321.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0006-1068x493.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0006-911x420.jpg 911w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>Warga beberapa desa di Kecamatan Tayu yang atap rumahnya diporandakan angin puting beliung, tak beberapa setelah kejadian berkumpul di lokasi sekitar tempat tinggalnya. Sedangkan jajaran personel Polsek Tayu yang dipimpin langsung Kapolsek, Iptu  Aris Pristianto SH MH juga segera mendatangi beberapa lokasi kejadian.(Foto:SN/dok-istimewa).</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38982" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0005.jpg" alt="" width="1600" height="738" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0005.jpg 1600w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0005-300x138.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0005-1024x472.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0005-768x354.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0005-1536x708.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0005-696x321.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0005-1068x493.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0005-911x420.jpg 911w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38981" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0008.jpg" alt="" width="1600" height="738" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0008.jpg 1600w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0008-300x138.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0008-1024x472.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0008-768x354.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0008-1536x708.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0008-696x321.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0008-1068x493.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0008-911x420.jpg 911w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>Jajaran personel Polsek Tayu, selain mendeteksi kerusakan atap rumah warga juga menyisir adanya pohon-pohon tumbang yang melintang dan menghalangi akses jalan antar rumah tinggal warga. Selain itu bersama relawan bencana dengan perlengkapan gergaji mesin pun langsung bergerak cepat memotong pohon-pohon yang tumbang disapu angin puting beliung, Senin (21/Februari) siang kemarin.(Foto:SN/dok-istimewa)</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38975" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0012.jpg" alt="" width="1280" height="960" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0012.jpg 1280w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0012-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0012-1024x768.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0012-768x576.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0012-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0012-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0012-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0012-696x522.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0012-1068x801.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0012-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38976" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0013.jpg" alt="" width="960" height="1280" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0013.jpg 960w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0013-225x300.jpg 225w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0013-768x1024.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0013-696x928.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0013-315x420.jpg 315w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /></p>
<p>Tim Relawan Bencana dan SAR Tunggulwulung yang bermarkas di kawasan pantai Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Senin (21/Februari) 2022 atau siang itu juga begitu mendapat informasi terjadinya musibah angin puting beliung langsung menuju lokasi. Langkah pertama yang dilakukan adalah memotong pohon-pohon tumbang sebagaimana terjadi di Desa Tayu Wetan dan Desa Keboromo, untuk disingkirkan termasuk pohon tumbang yang menimpa rumah warga.(Foto:SN/dok-istimewa).</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38972" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0016.jpg" alt="" width="1600" height="738" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0016.jpg 1600w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0016-300x138.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0016-1024x472.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0016-768x354.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0016-1536x708.jpg 1536w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0016-696x321.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0016-1068x493.jpg 1068w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0016-911x420.jpg 911w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38971" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0017.jpg" alt="" width="493" height="1040" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0017.jpg 493w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0017-142x300.jpg 142w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0017-485x1024.jpg 485w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220222-WA0017-199x420.jpg 199w" sizes="(max-width: 493px) 100vw, 493px" /></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38970" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0070.jpg" alt="" width="1040" height="493" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0070.jpg 1040w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0070-300x142.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0070-1024x485.jpg 1024w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0070-768x364.jpg 768w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0070-696x330.jpg 696w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/IMG-20220221-WA0070-886x420.jpg 886w" sizes="(max-width: 1040px) 100vw, 1040px" /></p>
<p>Kapolsek Tayu Iptu Aris Pristianto SH MH bersama personel jajarannya bahu membahu bersama masyarakat, untuk segera memperbaiki muapun menggganti genteng atap rumah warga yang dilibas angin puting beliung, Senin (21/Februari) siang kemarin. Dengan demikian, warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan karena atap gentengnya lepas disapu puting beliung tersebut, bisa kembali menempatinya sehingga bila terjadi hujan biasa tidak lagi mengalami kebocoran.(Foto:SN/dok-istimewa)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/02/kamera-dalam-bencana.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Samin News &#8221;Sehari dalam Foto Lorong Indah&#8221;</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2022/02/samin-news-sehari-dalam-foto-lorong-indah-10.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2022/02/samin-news-sehari-dalam-foto-lorong-indah-10.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alm. Alman Eko Darmo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Feb 2022 13:16:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[REDAKSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=38430</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, DUA papan nama dari bahan MMT, salah satu bertuliskan pondok pesantren yang (Ponpes) yang letaknya bersebelahan atau berbatasan pagar dengan bangunan di lorong 2 Kompleks Lorong Indah (LI) di Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo. Akan tetapi banner untuk nama pondok tersebut kedapatan bekas dilepas dan dilipat serta ditempatkan di bawah papan tak bernama tersebut. Sedangkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-38428" src="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08753.jpg" alt="" width="640" height="480" srcset="https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08753.jpg 640w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08753-300x225.jpg 300w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08753-80x60.jpg 80w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08753-160x120.jpg 160w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08753-265x198.jpg 265w, https://www.samin-news.com/wp-content/uploads/2022/02/DSC08753-560x420.jpg 560w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>SAMIN-NEWS.com, DUA papan nama dari bahan MMT, salah satu bertuliskan pondok pesantren yang (Ponpes) yang letaknya bersebelahan atau berbatasan pagar dengan bangunan di lorong 2 Kompleks Lorong Indah (LI) di Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo. Akan tetapi banner untuk nama pondok tersebut kedapatan bekas dilepas dan dilipat serta ditempatkan di bawah papan tak bernama tersebut.</p>
<p>Sedangkan di satu sisi, beberapa bendera untuk &#8221;Patriot Garuda Nusantara&#8221; (PGN) Markas Komando Daerah (Makoda) Pati, masih terpasang di tiangnya yang diikat dengan pagar bangunan utama. Untuk pintu bangunan utama tersebut terbuka, demikian pula pintu gerbang depan, serta beberapa meja kursi sampai Jumat (4/Februari) 2022 pagi tadi masih berada di luar, atau di halaman luar yang terbuka.(Foto:SN/aed)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2022/02/samin-news-sehari-dalam-foto-lorong-indah-10.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
