<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PENDIDIKAN &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/category/pendidikan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Aug 2026 18:43:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.9</generator>
	<item>
		<title>Karnaval Budaya Festival Adhi Loka Pati 2026 Meriah, 21 Kecamatan Tampilkan Wajah Terbaik Kebudayaan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/08/karnaval-budaya-festival-adhi-loka-pati-2026-meriah-21-kecamatan-tampilkan-wajah-terbaik-kebudayaan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/08/karnaval-budaya-festival-adhi-loka-pati-2026-meriah-21-kecamatan-tampilkan-wajah-terbaik-kebudayaan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sutikno]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 18:43:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=58101</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Semarak rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 berlangsung meriah melalui Karnaval Budaya Festival Adhi Loka Kabupaten Pati 2026, Sabtu (8/8/2026) malam. Karnaval yang menyuguhkan parade seni dan budaya tersebut diikuti peserta dari 21 kecamatan di Kabupaten Pati, Masing-masing kecamatan berlomba menampilkan kreativitas sekaligus menunjukkan wajah terbaik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Semarak rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 berlangsung meriah melalui Karnaval Budaya Festival Adhi Loka Kabupaten Pati 2026, Sabtu (8/8/2026) malam.</p>
<p>Karnaval yang menyuguhkan parade seni dan budaya tersebut diikuti peserta dari 21 kecamatan di Kabupaten Pati, Masing-masing kecamatan berlomba menampilkan kreativitas sekaligus menunjukkan wajah terbaik kebudayaan daerahnya.</p>
<p>Ribuan masyarakat tampak antusias menyaksikan parade seni yang penuh warna tersebut, Beragam kostum, kesenian tradisional, kreasi budaya, hingga atraksi peserta menjadi daya tarik tersendiri sepanjang jalur karnaval.</p>
<p>Peserta karnaval memulai perjalanan dari depan Hotel Pati. Dari titik tersebut, rombongan bergerak menyusuri Jalan Panglima Sudirman dengan membawa berbagai pertunjukan seni dan budaya dari wilayah masing-masing.</p>
<p>Suasana semakin meriah ketika rombongan melintas di sepanjang jalur utama kota. Masyarakat yang berada di pinggir jalan tampak menikmati setiap penampilan peserta sebelum seluruh rombongan mencapai garis akhir di kawasan Alun-Alun Simpang Lima Pati.</p>
<p>Karnaval Budaya Festival Adhi Loka 2026 tidak sekadar menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi 21 kecamatan untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan seni dan budaya lokal.</p>
<p>Keberagaman penampilan dari masing-masing kecamatan memperlihatkan bahwa Kabupaten Pati memiliki kekayaan budaya yang beragam dan patut terus dijaga serta dikembangkan oleh generasi penerus.</p>
<p>Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703. Melalui Festival Adhi Loka, semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap budaya daerah berpadu dalam sebuah perayaan yang berlangsung semarak.</p>
<p>Parade seni dan budaya yang digelar Sabtu malam itu pun menjadi salah satu momentum penting untuk memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mengangkat potensi budaya dari seluruh wilayah Kabupaten Pati.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/08/karnaval-budaya-festival-adhi-loka-pati-2026-meriah-21-kecamatan-tampilkan-wajah-terbaik-kebudayaan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Launching Trayek Angkutan Sekolah, Dishub Pati Berdayakan Angkudes dan Tekan Penggunaan Motor Oleh Pelajar</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/07/launching-trayek-angkutan-sekolah-dishub-pati-berdayakan-angkudes-dan-tekan-penggunaan-motor-oleh-pelajar.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/07/launching-trayek-angkutan-sekolah-dishub-pati-berdayakan-angkudes-dan-tekan-penggunaan-motor-oleh-pelajar.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sutikno]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 10:12:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[DESA KITA]]></category>
		<category><![CDATA[PARLEMENTER]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[TRAVEL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=58057</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati resmi meluncurkan trayek angkutan sekolah dalam rangka pemberdayaan awak angkutan perdesaan dengan mengusung tagline AKU SADAR (Awak Angkutan Perdesaan Berdaya &#38; Sejahtera) Kegiatan launching digelar di SMP Negeri 4 Pati pada Selasa (21/7/2026). Peluncuran program tersebut dihadiri Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati resmi meluncurkan trayek angkutan sekolah dalam rangka pemberdayaan awak angkutan perdesaan dengan mengusung tagline AKU SADAR (Awak Angkutan Perdesaan Berdaya &amp; Sejahtera) Kegiatan launching digelar di SMP Negeri 4 Pati pada Selasa (21/7/2026).</p>
<p>Peluncuran program tersebut dihadiri Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pati Tony Romas Indriarsa, DPRD kabupaten Pati komisi C, Joni Kurnianto, jajaran Forkopimda, serta para pelajar dan awak angkutan perdesaan.</p>
<p>Kepala Dishub Kabupaten Pati, Tony Romas Indriarsa, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas dan kemacetan, sekaligus menekan penggunaan sepeda motor oleh pelajar SMP yang belum memenuhi syarat untuk berkendara.</p>
<p>&#8220;Kita ingin meminimalkan kepadatan lalu lintas dan kemacetan, Selain itu juga meminimalkan anak-anak SMP agar tidak naik sepeda motor, Di sisi lain, kita juga ingin memberdayakan angkutan perdesaan dengan mengarahkan trayeknya melewati sekolah-sekolah, khususnya SMP yang berada di kawasan perkotaan,&#8221; ujar Tony saat diwawancarai awak media.</p>
<p>Ia menjelaskan, pada hari pertama peluncuran, armada angkutan sekolah mulai dioperasikan dengan mengangkut para siswa saat jam pulang sekolah di SMP Negeri 4 Pati.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, Bapak Plt. Bupati Chandra hadir dalam launching ini.<br />
Setelah acara selesai, beliau secara langsung memberangkatkan angkutan yang membawa anak-anak sekolah,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Tony berharap program AKU SADAR tidak hanya mampu meningkatkan kesejahteraan para awak angkutan perdesaan, tetapi juga menjadi solusi transportasi yang aman dan nyaman bagi para pelajar.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Tony juga mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar, agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas.</p>
<p>&#8220;Kami mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas, Kepada anak-anak sekolah kami terus memberikan edukasi agar tidak melanggar aturan, Dengan tertib berlalu lintas, kita dapat mencegah terjadinya kecelakaan sejak dini,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Melalui peluncuran trayek angkutan sekolah ini, Pemerintah Kabupaten Pati berharap tercipta budaya transportasi yang lebih aman bagi pelajar, mampu mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur, sekaligus menghidupkan kembali peran angkutan perdesaan sebagai moda transportasi yang bermanfaat bagi masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/07/launching-trayek-angkutan-sekolah-dishub-pati-berdayakan-angkudes-dan-tekan-penggunaan-motor-oleh-pelajar.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wujudkan Sekolah Ramah Anak, SMPN 1 Sukolilo Hadirkan Aplikasi Essako Beradu untuk Cegah Perundungan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/07/wujudkan-sekolah-ramah-anak-smpn-1-sukolilo-hadirkan-aplikasi-essako-beradu-untuk-cegah-perundungan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/07/wujudkan-sekolah-ramah-anak-smpn-1-sukolilo-hadirkan-aplikasi-essako-beradu-untuk-cegah-perundungan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 01:27:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bullying]]></category>
		<category><![CDATA[Essako SMPN 1 Sukolilo]]></category>
		<category><![CDATA[info pendidikan Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[perundungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=58050</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Ekosistem sekolah yang baik dan kondusif dapat mendorong siswa mengembangkan potensi terbaiknya. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk menimba ilmu. Peningkatan kasus bullying yang terjadi di sekolah menimbulkan kekhawatiran serius. Perundungan dapat menyebabkan dampak psikologis termasuk kecemasan, depresi, bahkan trauma jangka panjang, serta mengganggu perkembangan sosial dan akademik. Tidak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Ekosistem sekolah yang baik dan kondusif dapat mendorong siswa mengembangkan potensi terbaiknya. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siswa untuk menimba ilmu.</p>
<p>Peningkatan kasus bullying yang terjadi di sekolah menimbulkan kekhawatiran serius. Perundungan dapat menyebabkan dampak psikologis termasuk kecemasan, depresi, bahkan trauma jangka panjang, serta mengganggu perkembangan sosial dan akademik.</p>
<p>Tidak hanya itu, kasus bullying yang tidak teridentifikasi dapat menimbulkan berbagai akibat serius baik bagi korban, pelaku, maupun lingkungan sekolah.</p>
<p>Menyikapi hal tersebut, tim inovasi UPTD SMPN 1 Sukolilo membuat inovasi berbasis digital untuk menekan adanya tindak bullying pada siswa yang dinamakan Essako Beradu (SMPN 1 Sukolilo BERAntas PerunDUngan).</p>
<p>Fitur-fitur unggulan yang terdapat dalam platform ini antara lain edukasi interaktif, lapor, tombol panik, berbagi cerita, kampanye, dan karya siswa. Plt. Kepala SMPN 1 Sukolilo, Bandhu Tandho, menyambut baik inovasi ini.</p>
<p>“Sebelum ada Essako Beradu, banyak terjadi perundungan dan penanganan hanya dilakukan secara tatap muka. Selain itu banyak korban maupun saksi yang tidak berani angkat bicara, karena mereka merasa takut atau malu. Kini, melalui aplikasi Essako Beradu, proses pengaduan kasus perundungan dapat ditangani lebih aman dan efisien,” ungkapnya</p>
<p>Lebih lanjut, Bandhu menjelaskan manfaat lain dari aplikasi ini antaranya yakni edukasi interaktif yang menyediakan materi menarik yang membuat siswa lebih memahami bahaya perundungan dengan cara yang menyenangkan. Siswa juga dapat berkreasi melalui kampanye kreatif antiperundungan dan berbagi cerita serta solusi perundungan yang pernah dialami.</p>
<p>Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman mendorong siswa lebih semangat belajar sehingga prestasi bisa meningkat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/07/wujudkan-sekolah-ramah-anak-smpn-1-sukolilo-hadirkan-aplikasi-essako-beradu-untuk-cegah-perundungan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyerahan Cinderamata dan Ijazah Warnai Purnawiyata ke-37 MA Ihyaul Ulum</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/05/penyerahan-cinderamata-dan-ijazah-warnai-purnawiyata-ke-37-ma-ihyaul-ulum.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/05/penyerahan-cinderamata-dan-ijazah-warnai-purnawiyata-ke-37-ma-ihyaul-ulum.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sutikno]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 May 2026 13:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PARLEMENTER]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57884</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan penyerahan cinderamata dan ijazah kepada siswa kelas XII dalam acara Purnawiyata ke-37 MA Ihyaul Ulum, Sabtu (16/5/2026) Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-43 Yayasan Pendidikan Islam Ihyaul Ulum. Kepala MA Ihyaul Ulum, Suwadi M.Pd, saat diwawancarai wartawan menyampaikan bahwa tahun ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan penyerahan cinderamata dan ijazah kepada siswa kelas XII dalam acara Purnawiyata ke-37 MA Ihyaul Ulum, Sabtu (16/5/2026) Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-43 Yayasan Pendidikan Islam Ihyaul Ulum.</p>
<p>Kepala MA Ihyaul Ulum, Suwadi M.Pd, saat diwawancarai wartawan menyampaikan bahwa tahun ini yayasan memiliki banyak agenda penting yang dirangkai dalam peringatan HUT yayasan sekaligus pelepasan siswa kelas XII.</p>
<p>“Di sini akan ada banyak agenda-agenda penting, termasuk rangkaian HUT ke-43 Yayasan Ihyaul Ulum, Dari rentetan kegiatan itu ada acara ziarah, kemudian jalan santai, reuni akbar alumni, purnawiyata kelas XII yang ke-37, dan nanti malam juga ada acara sholawatan,” ujar Suwadi.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Suwadi juga mengajak para wali murid agar tidak ragu menyekolahkan putra-putrinya di MA Ihyaul Ulum, Ia menegaskan bahwa madrasah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan siswa.</p>
<p>“Kami mengajak wali murid agar jangan ragu lagi menyekolahkan putra-putrinya ke Ihyaul Ulum. Kami juga berpesan kepada anak-anak agar tetap menjaga silaturahmi, jangan lupa almamaternya, bahkan nanti kalau sudah punya anak bisa disekolahkan di sini lagi,” tambahnya.</p>
<p>MA Ihyaul Ulum juga mencatat berbagai prestasi membanggakan dalam penerimaan perguruan tinggi tahun ini, Menurut Suwadi, sekitar 10 siswa berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), sementara lebih dari 50 siswa diterima melalui jalur SPAN-PTKIN untuk perguruan tinggi keagamaan Islam.</p>
<p>“Alhamdulillah anak-anak kami ada yang lolos SNBT sekitar 10 anak, kemudian yang diterima melalui jalur SPAN-PTKIN ada sekitar 50 lebih, Ini menjadi gambaran bahwa anak-anak kami mampu bersaing untuk masuk perguruan tinggi,” jelasnya.</p>
<p>Selain fokus pada akademik, pihak madrasah juga terus mengembangkan program keterampilan bagi siswa, salah satunya dengan penambahan fasilitas laboratorium komputer guna menunjang pembelajaran yang lebih tertata dan modern.</p>
<p>Tak hanya itu, MA Ihyaul Ulum juga mulai merancang program keterampilan praktis bagi siswa kelas XII yang rata-rata sudah berusia 17 hingga 18 tahun, Program tersebut di antaranya fasilitasi pelatihan mengemudi untuk siswa laki-laki, hingga keterampilan bagi siswa perempuan.</p>
<p>“Kami ingin anak-anak setelah lulus punya bekal keterampilan, Anak laki-laki nanti kami coba untuk belajar menyetir mobil, sedangkan yang perempuan akan dibekali keterampilan seperti tata rias, memasak, menghias, bahkan membatik, jadi setelah keluar dari sini mereka punya kemampuan tambahan,” terang Suwadi.</p>
<p>Dengan berbagai program tersebut, MA Ihyaul Ulum berharap dapat terus menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu mencetak generasi yang terampil, mandiri, dan berakhlakul karimah.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/05/penyerahan-cinderamata-dan-ijazah-warnai-purnawiyata-ke-37-ma-ihyaul-ulum.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Warga Gruduk Yayasan Ndholo Kusumo Tlogosari, Protes Dugaan Pencabulan Santriwati</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/05/ratusan-warga-gruduk-yayasan-ndholo-kusumo-tlogosari-protes-dugaan-pencabulan-santriwati.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/05/ratusan-warga-gruduk-yayasan-ndholo-kusumo-tlogosari-protes-dugaan-pencabulan-santriwati.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sutikno]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 10:04:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PARLEMENTER]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57776</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Ratusan warga Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, mendatangi Pondok Pesantren Ndolo Kusumo pada Sabtu (2/5/2026) Aksi tersebut dipicu oleh dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum pengasuh terhadap sejumlah santriwati. Kedatangan warga dipenuhi emosi dan kekecewaan, mereka berkumpul di sekitar kediaman pengasuh pondok, menuntut kejelasan serta transparansi terkait kasus yang selama ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Ratusan warga Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, mendatangi Pondok Pesantren Ndolo Kusumo pada Sabtu (2/5/2026) Aksi tersebut dipicu oleh dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum pengasuh terhadap sejumlah santriwati.</p>
<p>Kedatangan warga dipenuhi emosi dan kekecewaan, mereka berkumpul di sekitar kediaman pengasuh pondok, menuntut kejelasan serta transparansi terkait kasus yang selama ini dinilai tertutup.</p>
<p>Suasana sempat memanas ketika warga meneriaki pihak yayasan, khususnya ketua yayasan, yang dianggap tidak terbuka dalam menangani dugaan kasus tersebut.</p>
<p>“Selama ini terlalu tertutup, warga tidak pernah diberi penjelasan yang jelas,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.</p>
<p>Menurut informasi yang beredar di masyarakat, dugaan tindakan pencabulan tersebut telah berlangsung cukup lama, namun belum ada penanganan yang transparan.</p>
<p>Hal inilah yang memicu kemarahan warga hingga akhirnya mendatangi langsung lokasi pondok pesantren, warga menuntut agar pihak yayasan segera memberikan klarifikasi terbuka serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.</p>
<p>Mereka juga meminta adanya perlindungan terhadap para korban serta langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang kembali.</p>
<p>Sementara itu, aparat keamanan turut berjaga di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta meredam situasi agar tetap kondusif.</p>
<p>Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat luas, dan diharapkan segera mendapatkan penanganan serius dari pihak berwenang guna mengungkap kebenaran serta memberikan keadilan bagi para korban.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/05/ratusan-warga-gruduk-yayasan-ndholo-kusumo-tlogosari-protes-dugaan-pencabulan-santriwati.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Kepala Sekolah Audiensi ke DPRD Pati, Bahas Isu Pemberhentian Jabatan</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/04/puluhan-kepala-sekolah-audiensi-ke-dprd-pati-bahas-isu-pemberhentian-jabatan.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/04/puluhan-kepala-sekolah-audiensi-ke-dprd-pati-bahas-isu-pemberhentian-jabatan.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sutikno]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 23:19:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[ADVERTORIAL]]></category>
		<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57670</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Puluhan kepala sekolah yang tergabung dalam Paguyuban Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) menggelar audiensi di ruang rapat paripurna Gedung DPRD Kabupaten Pati, Selasa (14/4/2026). Audiensi tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, bersama Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, kegiatan ini juga dihadiri oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com</strong> &#8211; Puluhan kepala sekolah yang tergabung dalam Paguyuban Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) menggelar audiensi di ruang rapat paripurna Gedung DPRD Kabupaten Pati, Selasa (14/4/2026).</p>
<p>Audiensi tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Pati, Hardi, bersama Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati serta perwakilan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).</p>
<p>Wakil Ketua II DPRD Pati, Bambang Susilo, saat diwawancarai awak media menjelaskan bahwa pihaknya menerima audiensi tersebut mewakili Ketua DPRD yang sedang menjalankan tugas di Jakarta.</p>
<p>“Kami ditugasi Pak Ketua, kebetulan Pak Ketua ada acara tugas ke Jakarta, jadi kami ditunjuk bersama Pak Hardi selaku Wakil Ketua untuk menerima audiensi paguyuban kepala sekolah ini,” ujar Bambang.</p>
<p>Ia menambahkan, audiensi ini digelar untuk menindaklanjuti keresahan para kepala sekolah terkait isu pemberhentian jabatan yang berkembang belakangan ini, Para kepala sekolah meminta kejelasan terkait kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah daerah.</p>
<p>Menurut Bambang, dalam audiensi tersebut juga dibahas ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2025 yang mengatur masa jabatan kepala sekolah.</p>
<p>“Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa masa jabatan kepala sekolah paling lama dua periode atau delapan tahun,” jelasnya.</p>
<p>Para kepala sekolah berharap agar kebijakan yang diambil nantinya tetap mengacu pada regulasi yang berlaku serta mempertimbangkan aspek profesionalitas dan keberlangsungan pendidikan di daerah.</p>
<p>Audiensi berlangsung dalam suasana kondusif dengan dialog terbuka antara perwakilan kepala sekolah dan pihak terkait, DPRD Pati berkomitmen akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait guna mendapatkan solusi terbaik.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/04/puluhan-kepala-sekolah-audiensi-ke-dprd-pati-bahas-isu-pemberhentian-jabatan.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ujian Praktik Unik, Siswa SMAN 1 Pati Peragakan Tradisi Sedekah Bumi</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/02/ujian-praktik-unik-siswa-sman-1-pati-peragakan-tradisi-sedekah-bumi.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/02/ujian-praktik-unik-siswa-sman-1-pati-peragakan-tradisi-sedekah-bumi.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 07:11:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala SMAN 1 Pati Wiyarso]]></category>
		<category><![CDATA[Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Penilaian Sumatif Akhir SMA 1 Pati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57365</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Ada suasana berbeda di SMAN 1 Pati pada 11 dan 12 Februari 2026. Para siswa kelas XII tidak membawa perlengkapan belajar seperti biasa, melainkan peralatan kesenian, atribut karnaval, baju adat, alat musik karawitan, hingga properti acara adat desa. Sekolah tersebut menggelar ujian praktik dalam balutan tradisi sedekah bumi. Para siswa tampil nyentrik dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Ada suasana berbeda di SMAN 1 Pati pada 11 dan 12 Februari 2026. Para siswa kelas XII tidak membawa perlengkapan belajar seperti biasa, melainkan peralatan kesenian, atribut karnaval, baju adat, alat musik karawitan, hingga properti acara adat desa.</p>
<p>Sekolah tersebut menggelar ujian praktik dalam balutan tradisi sedekah bumi. Para siswa tampil nyentrik dengan busana adat khas sejumlah desa di Kabupaten Pati. Mereka memeragakan berbagai peran, mulai dari pranatacara, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa, seniman, pemain musik, hingga warga setempat.</p>
<p>Kepala SMAN 1 Pati, Wiyarso, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan penilaian sumatif akhir jenjang yang dikemas secara kolaboratif lintas mata pelajaran.</p>
<p>“Acara ini ko-kurikuler empat mata pelajaran yang menjadi kolaborasi antara lain Pendidikan Agama, PKWU, Bahasa Jawa, Seni Budaya. Ini salah satu jenis penilaian sumatif akhir jenjang, kalau dulu dinamakan ujian praktik sekolah,” ujarnya.</p>
<p>Kegiatan bertema Konservasi Budaya dengan subtema Sedekah Bumi ini diikuti seluruh siswa kelas XII yang dibagi dalam dua hari pelaksanaan, masing-masing enam kelas per hari. Dalam pementasan, siswa wajib memadukan unsur Bahasa Jawa, nilai budaya, doa dan syukuran dalam Pendidikan Agama, serta pengenalan produk khas desa melalui mata pelajaran PKWU.</p>
<p>“Peserta semua kelas XII dibagi dua hari, ada 6 kelas hari ini, besok Kamis juga 6 kelas. Karena gabungan empat mapel, jadi materinya harus ada Bahasa Jawa semua menuturkan Bahasa Jawa, ada unsur budayanya, ada Pendidikan Agama seperti doa-syukuran dan lain sebagainya, ada PKWU yang siswa-siswi mengenalkan produk khas suatu desa,” jelasnya.</p>
<p>Beragam desa diangkat dalam pementasan, seperti Desa Cabak, Sambirejo, Randukuning, Kropak, Gabus, Kaborongan, dan lainnya. Setiap kelas dituntut menampilkan karakter dan kekhasan desa yang dipilih.</p>
<p>“Sedekah bumi desa maka menampilkan budaya di desa sesuai masing-masing desa yang diangkat. Ketika mengangkat desa A harus menyesuaikan gambaran desa itu,” kata Wiyarso.</p>
<p>Ia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran siswa untuk melestarikan tradisi lokal, sekaligus membekali mereka agar siap terlibat langsung dalam kegiatan adat di lingkungan masing-masing.</p>
<p>“Harapannya agar anak-anak lebih bisa memahami bahwa ada tradisi yang harus dilestarikan yaitu sedekah bumi, sehingga ketika sudah praktik di desa, mereka bisa menjadi panitia atau penyelenggara. Saya amati anak-anak hebat sekali,” tuturnya.</p>
<p>Antusiasme juga dirasakan para siswa. Salah satunya Balqies Iqa Nur Azizah dari kelas XII F-6 yang bersama 36 teman sekelasnya menampilkan sedekah bumi Desa Cabak, Kecamatan Tlogowungu.</p>
<p>“Seru. Kita nguri-uri budaya, kelas kami mempraktikkan sedekah bumi dari Desa Cabak,” ungkap Balqies.</p>
<p>Ia mengaku persiapan dilakukan dengan penuh semangat, bahkan hingga dini hari.</p>
<p>“Kami ada 36 siswa. Yang paling excited kita persiapan sampai jam 3 pagi,” katanya.</p>
<p>Balqies pun mengapresiasi kegiatan tersebut dan merasa bangga bisa ikut melestarikan kebudayaan lokal melalui ujian praktik yang kreatif dan bermakna.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/02/ujian-praktik-unik-siswa-sman-1-pati-peragakan-tradisi-sedekah-bumi.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sudah Dilaporkan Dua Tahun, Ruang Kelas SDN 02 Sambirejo Akhirnya Roboh</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/sudah-dilaporkan-dua-tahun-ruang-kelas-sdn-02-sambirejo-akhirnya-roboh.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/sudah-dilaporkan-dua-tahun-ruang-kelas-sdn-02-sambirejo-akhirnya-roboh.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 06:50:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung SDN Sambirejo 02 Ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[KBM Siswa SDN Sambirejo 02]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Disdikbud Pati]]></category>
		<category><![CDATA[SDN Sambirejo 02 Tlogowungu Ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[Sunarji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57150</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Robohnya bangunan ruang kelas SDN 02 Sambirejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, pada Rabu (14/1/2026) menjadi sorotan tajam. Pasalnya, kondisi bangunan sekolah tersebut diketahui sudah dilaporkan rusak sejak dua tahun terakhir, namun tak kunjung mendapat penanganan serius. Bangunan roboh sekitar pukul 13.00 WIB akibat hujan deras dan angin kencang. Tiga ruang kelas dilaporkan mengalami [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Robohnya bangunan ruang kelas SDN 02 Sambirejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, pada Rabu (14/1/2026) menjadi sorotan tajam. Pasalnya, kondisi bangunan sekolah tersebut diketahui sudah dilaporkan rusak sejak dua tahun terakhir, namun tak kunjung mendapat penanganan serius.</p>
<p>Bangunan roboh sekitar pukul 13.00 WIB akibat hujan deras dan angin kencang. Tiga ruang kelas dilaporkan mengalami kerusakan berat, dengan satu ruang kelas roboh total.</p>
<p>Kepala SDN 02 Sambirejo, Prihadi, mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah berulang kali melaporkan kondisi bangunan kepada berbagai pihak terkait.</p>
<p>“Sudah kurang lebih dua tahun kami melaporkan secara intensif. Desa, korwil, bahkan dinas sudah mengetahui kondisinya. Tapi belum ada tindakan, hanya penilaian dan cek lokasi,” ujarnya.</p>
<p>Selain ruang kelas, bangunan gudang dan kantin sekolah juga mengalami kerusakan parah. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena kejadian terjadi setelah siswa pulang sekolah.</p>
<p>Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati, Sunarji, mengakui bahwa laporan kerusakan SDN 02 Sambirejo sudah diterima sebelum kejadian roboh.</p>
<p>“Baru proses kita tindak lanjuti sesuai situasi dan kondisi. Untuk jangka panjang, masih menunggu apakah mendapat jatah perbaikan atau tidak,” kata Sunarji.</p>
<p>Hingga kini, proses belajar mengajar tetap berlangsung dengan sistem darurat. Sejumlah kelas digabung di ruang yang masih aman, meski dinilai jauh dari kondisi ideal.</p>
<p>Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penanganan cepat terhadap laporan kerusakan fasilitas pendidikan. Tanpa langkah konkret, keselamatan siswa dan guru dikhawatirkan kembali terancam di kemudian hari.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/sudah-dilaporkan-dua-tahun-ruang-kelas-sdn-02-sambirejo-akhirnya-roboh.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gedung Kelas Ambruk, Siswa SDN 02 Sambirejo Terpaksa Belajar di Ruang Darurat</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2026/01/gedung-kelas-ambruk-siswa-sdn-02-sambirejo-terpaksa-belajar-di-ruang-darurat.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2026/01/gedung-kelas-ambruk-siswa-sdn-02-sambirejo-terpaksa-belajar-di-ruang-darurat.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 06:35:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung Sekolah di Tlogowungu Roboh]]></category>
		<category><![CDATA[Ruang Kelas SDN Sambirejo 02 Ambruk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=57147</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Kegiatan belajar mengajar di SDN 02 Sambirejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, terganggu setelah bangunan ruang kelas roboh pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Akibat kejadian ini, para siswa harus menjalani pembelajaran di ruang darurat yang tidak ideal. Robohnya bangunan diduga disebabkan oleh hujan deras dan angin kencang yang terjadi dalam beberapa hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Kegiatan belajar mengajar di SDN 02 Sambirejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, terganggu setelah bangunan ruang kelas roboh pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Akibat kejadian ini, para siswa harus menjalani pembelajaran di ruang darurat yang tidak ideal.</p>
<p>Robohnya bangunan diduga disebabkan oleh hujan deras dan angin kencang yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi bangunan sekolah yang sudah tua dan rapuh membuatnya tidak mampu bertahan dari cuaca ekstrem.</p>
<p>Kepala SDN 02 Sambirejo, Prihadi, menyebut ada tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan parah. Bahkan satu ruang kelas dilaporkan roboh total.</p>
<p>“Kemarin hari Rabu pukul 13.00 WIB gedung kami ambrol karena curah hujan tinggi dan angin. Ada tiga ruang kelas, gudang, dan kantin bangunan lama yang rusak parah,” ungkap Prihadi, Kamis (15/1/2026).</p>
<p>Selain ruang kelas, fasilitas pendukung sekolah seperti gudang dan kantin juga ikut terdampak. Meski tidak ada korban jiwa karena kejadian berlangsung setelah jam pelajaran usai, trauma tetap dirasakan oleh siswa dan guru.</p>
<p>Untuk memastikan pembelajaran tetap berjalan, pihak sekolah bersama komite mengambil langkah darurat dengan menggabungkan beberapa kelas dalam satu ruangan.</p>
<p>“Kami sudah bermusyawarah dengan komite. Anak-anak direlokasi ke ruang lain atau disekat. Yang penting mereka tetap bisa belajar,” tandas Prihadi.</p>
<p>Namun demikian, kondisi belajar dengan ruang terbatas dan sekat seadanya dinilai kurang nyaman dan berpotensi menurunkan kualitas pembelajaran siswa.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2026/01/gedung-kelas-ambruk-siswa-sdn-02-sambirejo-terpaksa-belajar-di-ruang-darurat.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inovasi Kelas Cerdas Berbasis IoT, Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Raih Emas Internasional</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2025/12/inovasi-kelas-cerdas-berbasis-iot-siswa-ma-salafiyah-kajen-pati-raih-emas-internasional.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2025/12/inovasi-kelas-cerdas-berbasis-iot-siswa-ma-salafiyah-kajen-pati-raih-emas-internasional.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Saiful Anwar]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Dec 2025 14:24:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[PATI]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Internet of Things (IoT)]]></category>
		<category><![CDATA[MA Salafiyah Kajen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=56953</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com &#8211; Siswa MA Salafiyah Kajen Pati kembali mengharumkan nama sekolah dengan meraih medali emas pada ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025. Kompetisi bergengsi tingkat internasional ini digelar di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada 18–21 Desember 2025. Ajang I2ASPO 2025 diikuti oleh 1.567 tim dari 13 negara, antara lain Indonesia, Filipina, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SAMIN-NEWS.com &#8211; Siswa MA Salafiyah Kajen Pati kembali mengharumkan nama sekolah dengan meraih medali emas pada ajang Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) 2025. Kompetisi bergengsi tingkat internasional ini digelar di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada 18–21 Desember 2025.</p>
<p>Ajang I2ASPO 2025 diikuti oleh 1.567 tim dari 13 negara, antara lain Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, Kazakhstan, Hongkong, Turki, Uzbekistan, Belarusia, Bangladesh, Brasil, Yaman, dan Turkmenistan.</p>
<p>Tim MA Salafiyah Kajen Pati terdiri atas Hilya Mafaza, Sabrina Nazilatur Rohmah, Muhammad Ridwan Arsyad, Nazwa Cahya Mutiara, dan Shofi Aulya Luthfyana. Mereka sukses meraih medali emas melalui penelitian berjudul “IoT-Based Smart Adaptive Classroom Integrating Smartband and Environmental Sensors for Real-Time Learning Optimization&#8221;.</p>
<p>Penelitian tersebut mengusung konsep ruang kelas cerdas berbasis Internet of Things (IoT) dengan memadukan penggunaan smartband dan sensor lingkungan. Teknologi ini digunakan untuk memantau kondisi fisiologis siswa serta lingkungan kelas secara real-time, kemudian dianalisis untuk menyesuaikan kondisi belajar agar lebih nyaman, fokus, dan efektif.</p>
<p>Sebagai bentuk perlindungan terhadap keaslian karya ilmiah, penelitian ini juga telah didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Langkah ini menunjukkan komitmen tim dalam menjaga orisinalitas inovasi sekaligus menumbuhkan budaya riset yang bertanggung jawab di lingkungan sekolah.</p>
<p>Salah satu anggota tim, Hilya Mafaza, mengungkapkan bahwa keikutsertaan dalam I2ASPO 2025 memberikan pengalaman berharga, terutama dalam pengembangan riset dan kerja tim di tingkat internasional.</p>
<p>“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh banyak pembelajaran, mulai dari penyusunan penelitian, pengujian ide, hingga penyampaian hasil secara ilmiah. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan menghasilkan karya yang bermanfaat,” ujar Hilya.</p>
<p>Tim ini dibimbing oleh dua guru, yakni Isyarotuz Zakiyyah sebagai pembimbing bidang biologi dan Moch. Chamdan Yuwafi sebagai pembimbing bidang teknologi.</p>
<p>Moch. Chamdan Yuwafi menilai penelitian tersebut sebagai bukti kemampuan siswa dalam mengintegrasikan teknologi dengan permasalahan nyata di dunia pendidikan.</p>
<p>“Penelitian ini menunjukkan pemanfaatan teknologi IoT secara tepat guna untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Capaian medali emas ini menjadi bukti bahwa siswa mampu menghasilkan inovasi yang relevan dan kompetitif di tingkat internasional,” tuturnya.</p>
<p>Sementara itu, Isyarotuz Zakiyyah menambahkan bahwa pendekatan penelitian ini cukup komprehensif karena memperhatikan aspek fisiologis siswa dalam proses belajar.</p>
<p>“Kondisi fisik dan lingkungan belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi konsentrasi dan performa akademik siswa. Penelitian ini telah mengakomodasi aspek tersebut secara ilmiah,” jelasnya.</p>
<p>Kepala MA Salafiyah Kajen Pati, Masrukhan, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih para siswa tersebut.</p>
<p>“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan menggali potensi mereka lebih dalam,” katanya.</p>
<p>Keberhasilan ini diharapkan mampu menjadi pemicu semangat bagi seluruh sivitas akademika MA Salafiyah Kajen Pati untuk terus berinovasi, memperkuat budaya riset, serta meningkatkan daya saing siswa di tingkat nasional maupun internasional.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2025/12/inovasi-kelas-cerdas-berbasis-iot-siswa-ma-salafiyah-kajen-pati-raih-emas-internasional.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
