<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Danang Diska &#8211; Samin News</title>
	<atom:link href="https://www.samin-news.com/author/danang-diska-atmaja/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.samin-news.com</link>
	<description>Jujur - Tajam - Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2020 09:52:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.4.5</generator>
	<item>
		<title>30 ASN Pemprov Jateng Positif Covid-19</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/07/30-asn-pemprov-jateng-positif-covid-19.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/07/30-asn-pemprov-jateng-positif-covid-19.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Danang Diska]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 09:52:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=15027</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, SEMARANG &#8211; Sebanyak 30 aparatur sipil negara ( ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tertular virus corona saat sedang bekerja di kantornya. Dinas Kesehatan Jawa Tengah tidak mengungkap secara detail kantor yang jadi sumber penularan. Waktu penemuan adanya ASN yang terjangkit Covid-19 juga tidak diungkapkan.Hanya disebutkan, seluruh ASN yang tertular masuk kategori orang tanpa gejala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, SEMARANG &#8211;</strong> Sebanyak 30 aparatur sipil negara ( ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tertular virus corona saat sedang bekerja di kantornya. Dinas Kesehatan Jawa Tengah tidak mengungkap secara detail kantor yang jadi sumber penularan.</p>
<p>Waktu penemuan adanya ASN yang terjangkit Covid-19 juga tidak diungkapkan.Hanya disebutkan, seluruh ASN yang tertular masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) dan sudah menjalani isolasi di Hotel Kesambi Semarang.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan, meski jadi sumber penularan virus corona, kantor Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak ditutup.</p>
<p>&#8220;Kantor tidak harus ditutup sudah dilakukan penyemprotan disinfektan dan protokol kesehatan semakin diperketat, jaga jarak dan cuci tangan,&#8221; kata Yulianto di Semarang, Rabu 1 Juli 2020.</p>
<p>Selain mengungkapkan adanya klaster penularan Covid-19 ASN Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Yulianto juga mengatakan ada lonjakan kasus baru di Rembang. Menurutnya, penambahan orang terinfeksi virus corona di Rembang berasal dari klaster panti lansia dan Mapolres Rembang.</p>
<p>&#8220;Di Rembang itu sebenarnya sudah berbulan-bulan tidak ada kasus. Tapi dalam tiga minggu terakhir terjadi lonjakan kasus. Ada di dua klaster di Panti Lansia dan jajaran Kepolisian. Ada riwayat perjalanan dari luar daerah,&#8221; ungkap Yulianto.</p>
<p>Sebelumnya, saat Presiden Joko Widodo berkunjung ke Semarang, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 di provinsinya.</p>
<p>Ganjar mengaku sedang menangani penyebaran Covid-19 dari klaster pasar tradisional di Kota Semarang, panti lansia dan Polres di Rembang, serta tenaga kesehatan di Jepara.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/07/30-asn-pemprov-jateng-positif-covid-19.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Daerah di Jawa Tengah Masih Zona Merah</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/06/dua-daerah-di-jawa-tengah-masih-zona-merah.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/06/dua-daerah-di-jawa-tengah-masih-zona-merah.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Danang Diska]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2020 10:20:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=14941</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, SEMARANG &#8211; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan saat ini masih ada dua daerah di Jawa Tengah yang masih masuk zona merah Covid-19. Di samping itu ada 11 daerah yang dianggap masih membutuhkan perhatian khusus. &#8220;Ada dua, Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Tetapi kita punya catatan sendiri yang juga masih kita awasi di samping [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, SEMARANG</strong> &#8211; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan saat ini masih ada dua daerah di Jawa Tengah yang masih masuk zona merah Covid-19. Di samping itu ada 11 daerah yang dianggap masih membutuhkan perhatian khusus.</p>
<p>&#8220;Ada dua, Kota Semarang dan Kabupaten Demak. Tetapi kita punya catatan sendiri yang juga masih kita awasi di samping dua daerah itu. Total ada 11 daerah yang kami anggap masih butuh perhatian khusus meskipun secara petanya sudah kategori sedang,&#8221; kata Ganjar usai rapat evaluasi penanganan Covid-19 di gedung A Laintai 2 Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (29/6/2020).</p>
<p>Mengenai masih adanya daerah-daerah yang memerlukan perhatian khusus, terutama yang masih zona merah, ada beberapa upaya yang dilakukan Gugus Tugas. Di antaranya adalah meningkatkan target rapid test dan meningkatkan PCR test.</p>
<p>Menurut Ganjar, untuk PCR test beberapa tempat yang sudah ada semuanya relatif siap. Hanya saja dalam rapat tadi disampaikan bahwa RSUP dr Kariadi membutuhkan satu alat atau mesin yang canggih karena alat yang ada saat ini merupakan tipe lama.</p>
<p>&#8220;RSUP dr Kariadi tadi butuh alat mesin yang canggih karena tenaganya ada, tempatnya ada, ya sudah nanti kita bantu. Terus karena Kariadi ini menjadi rumah sakit rujukan, tadi kita putuskan juga untuk segera gedung barunya dibuka. Tinggal sentuhan akhir dan kita siap bantu,&#8221; ungkap Ganjar.</p>
<p>Selanjutnya terkait beberapa keputusan di daerah ketika jumlah meningkat tinggi dan dicabutnya maklumat Polri. Misalnya di Kota Semarang yang mana Wali kota Semarang mendapat masukan dari banyak orang untuk segera bisa beraktivitas. Ganjar memberi saran agar jangan dulu diberlakukan DNA kalau bisa jangan dulu dilonggarkan.</p>
<p>&#8220;Justru dengan kondisi Semarang itu sebaiknya diperketat lagi agar kita bisa mengendalikan. Masyarakat tolong bantu Wali Kota agar ini bisa terkendali dengan baik dan tentu Wali Kota Semarang tidak bisa sendirian maka tugas saya membantu dan mengcover kejadian yang berhubungan dengan kota Semarang. Umpama Demak karena Demak ini juga naik, kemudian yang dekat-dekat seperti Salatiga, Kendal, Kabupaten Semarang dan Grobogan, yang juga masih dalam pengawasan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Terkait kasus di Panti Rehabilitasi Sosial di Rembang, Ganjar mengatakan sudah ada tim medis yang diturunkan untuk membuat klinik darurat DNA menyiapkan tenaga untuk asistensi. Langkah itu diambil supaya bisa dilakukan pengecekan satu persatu dan bisa merawat karena penghuninya adalah lansia.</p>
<p>&#8220;Jadi sampai dengan hari ini itu. Untuk yang lain, daerah yang sudah kuning dan mendekati hijau, kami mintakan kepada Bupati dan Wali Kota untuk tetap hati-hati, jangan sembrono, cek terus konsistensinya, jangan ada penambahan sehingga kita nanti tidak repot kalau aku menarik kebijakan lagi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain beberapa hal itu juga dibahas mengenai stigma negatif yang masih ada di masyarakat mengenai Covid-19. Khususnya ketakutan orang untuk ke masuk atau berobat ke rumah sakit karena takut di-Covid-kan atau orang yang meninggal di rumah sakit di-Covid-kan. Juga stigma masyarakat tentang peng-covid-an itu sebagai upaya rumah sakit untuk mengklaim bantuan dari pemerintah.</p>
<p>&#8220;Ini mempersulit karena begitu dimakamkan ternyata hasil labnya negatif dan itu judgement-nya tidak hilang. Maka ini kami sampaikan kepada publik bahwa tidak begitu. Soal upaya klaim juga sudah kita clearance, bahwa tidak begitu adanya,&#8221; jelas Ganjar.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/06/dua-daerah-di-jawa-tengah-masih-zona-merah.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polda Jateng Amankan 67 Penjudi di Lokasi Berbeda</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/06/polda-jateng-amankan-67-penjudi-di-lokasi-berbeda.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/06/polda-jateng-amankan-67-penjudi-di-lokasi-berbeda.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Danang Diska]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2020 09:38:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=14931</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, SEMARANG &#8211; Sebanyak 67 pelaku judi di Jawa Tengah diamankan Jajaran Polda Jawa Tengah dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan selama seminggu dari 19 Juni-27 Juni 2020. Mereka terciduk di  tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda di wilayah Jawa Tengah. “Ini adalah kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Direktur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, SEMARANG </strong>&#8211; Sebanyak 67 pelaku judi di Jawa Tengah diamankan Jajaran Polda Jawa Tengah dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan selama seminggu dari 19 Juni-27 Juni 2020. Mereka terciduk di  tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda di wilayah Jawa Tengah.</p>
<p>“Ini adalah kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng,  Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto saat konfrensi pers di Mapolda Jateng, Senin (29/6/2020).</p>
<p>Dari jumlah tersebut, kupon hongkong paling mendominasi dengan jumlah pelaku yang diamankan sebanyak 26 orang. “Jenis perjudian yang diungkap itu adalah 26 jenis judi kupon, 3 judi dadu, dan 6 judi kartu,” ungkapnya.</p>
<p>Selain menahan 67 tersengka tersebut, turut diamankan pula berbagai barang bukti diantaranya uang tunai senilai 22 jutaan. &#8220;Uang tunai sebanyak Rp 22.556.000, kemudian 25 berbagai buku kupon pasangan judi, 103 berbagai alat pencatat buku tulis, gopay dan lain sebagainya, 22 handphone dan 9 pasang mata dadu,&#8221; katanya.</p>
<p>Atas perbuatanya, mereka dijerat Pasal 303 KUHP tentang perjudian. “Seperti kasus lainnya, Ini akan segera kita selesaikan dan kita limpahkan pada JPU untuk mendapatkan kepastian hukum yang cepat,” pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/06/polda-jateng-amankan-67-penjudi-di-lokasi-berbeda.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Covid-19 di Jateng Terus Meningkat</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/06/kasus-covid-19-di-jateng-terus-meningkat.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/06/kasus-covid-19-di-jateng-terus-meningkat.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Danang Diska]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2020 05:35:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=14912</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, SEMARANG &#8211; Kasus Virus Corona atau Covid-19 di Jawa Tengah, tercatat terus mengalami peningkatan. Tercatat, Jateng masuk dalam lima besar provinsi dengan penularan Covid-19 cukup tinggi di Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, tingginya kasus baru itu seiring dengan gencarnya upaya trakcing yang dilakukan dengan cara tes massal. Meski dinilai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, SEMARANG &#8211; </strong>Kasus Virus Corona atau Covid-19 di Jawa Tengah, tercatat terus mengalami peningkatan. Tercatat, Jateng masuk dalam lima besar provinsi dengan penularan Covid-19 cukup tinggi di Indonesia.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, tingginya kasus baru itu seiring dengan gencarnya upaya trakcing yang dilakukan dengan cara tes massal. Meski dinilai masuk dalam lima besar provinsi dengan tingkat penularan Covid-19 cukup tinggi, namun ia menyebut tidak menjadi persoalan.</p>
<p>&#8220;Lebih baik meningkat karena memang dilakukan trakcing, daripada terlihat landai tapi tidak dilakukan tindakan apa-apa. Seluruh bupati atau wali kota di Jateng saya minta terus meningkatkan pengecekan massal itu, agar upaya percepatan penanganan Covid-19 bisa tercapai,&#8221; kata Ganjar di Semarang, Sabtu 27 Juni 2020</p>
<p>Ganjar menjelaskan upaya tracking dengan cara melakukan rapid test massal tersebut akan terus gencar dilakukan. Pasalnya, selain sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo. Cara tersebut juga diyakini dapat memutus mata rantai penularan Covid-19.</p>
<p>&#8220;Maka, kami menindaklanjuti perintah itu dengan menggelar rapid test massal. Bahkan di beberapa daerah seperti Kota Semarang, tidak hanya rapid test, tapi langsung tes swab,&#8221; kata Ganjar.</p>
<p>Sementara dari data yang tercatat dari corona.jatengprov.go.id pada Sabtu  27 Juni 2020 pukul 16.00 WIB, jumlah kasus positif di Jawa Tengah sebanyak 3.559 orang, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 8.444 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 48.767 orang.</p>
<p>Persebaran jumlah kasus baru secara nasional, pada Kamis 25 Juni 2020 lalu, Jawa Tengah menduduki posisi kelima dengan jumlah sebanyak 78 kasus baru.</p>
<p>Empat provinsi lainnya yang jumlah kasus barunya cukup tinggi adalah Jawa Timur sebanyak 247 kasus, DKI Jakarta 196 kasus, Sulawesi Selatan 103 kasus, dan Maluku Utara dengan 80 kasus.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/06/kasus-covid-19-di-jateng-terus-meningkat.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>New Normal, Wisata di Jawa Tengah Siapkan Simulasi Pengunjung</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/06/new-normal-wisata-di-jawa-tengah-siapkan-simulasi-pengunjung.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/06/new-normal-wisata-di-jawa-tengah-siapkan-simulasi-pengunjung.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Danang Diska]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2020 06:28:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=14864</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, Semarang &#8211; Provinsi Jawa Tengah memiliki ratusan destinasi wisata yang menarik. Namun, di era new normal pandemi covid-19 ini, hanya Candi Borobudur di Kabupaten Magelang yang sudah siap untuk dibuka kembali. Menurut Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng N. Rachmadi saat ditemui, mengatakan pengelola Candi Borobudur sudah melaporkan dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, Semarang &#8211;</strong> Provinsi Jawa Tengah memiliki ratusan destinasi wisata yang menarik. Namun, di era new normal pandemi covid-19 ini, hanya Candi Borobudur di Kabupaten Magelang yang sudah siap untuk dibuka kembali.</p>
<p>Menurut Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng N. Rachmadi saat ditemui, mengatakan pengelola Candi Borobudur sudah melaporkan dan meminta izin untuk dibuka kembali.</p>
<p>&#8220;Untuk daya tarik wisata di Jawa Tengah kurang lebih sekitar 700 daya tarik wisata, yang sudah melaporkan kepada kami untuk dibuka baru Borobudur. Sementara yang lainnya sedang mempersiapkan untuk simulasi,&#8221; kata Sinoeng saat dikonfirmasi, Jumat 26 Juni 2020.</p>
<p>Simulasi tersebut kebanyakan akan dilakukan pada akhir bulan ini seperti Taman Wisata Guci di Kabupaten Tegal, Baturaden (Banyumas), Taman Wisata Tawangmangu (Karanganyar). Selain itu, seperti Dieng, kemudian daya tarik di Pati dan Surakarta juga sedang mempersiapkan simulasi.</p>
<p>&#8220;Yang sudah melaporkan kepada kami adalah persiapan simulasi nanti pada akhir Juni ini adalah Taman Wisata Guci di Slawi, Kabupaten Tegal, kemudian Baturaden, Taman Wisata Tawangmangu. Sedangkan tempat atau daya tarik wisata yang lainnya seperti Dieng, Surakarta, di Pati dan sebagainya sedang dalam persiapan simulasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Sinoeng menambahkan, para pengelola daya tarik wisata sepakat setelah melakukan simulasi akan mengajukan izin kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 setempat dan memberitahukan kepada provinsi. Setelah dievaluasi, nantinya baru melakukan uji coba dibuka.</p>
<p>&#8220;Seluruh pengelola daya tarik wisata sepakat untuk melakukan self assessment dalam rangka simulasi. Setelah simulasi mereka akan mengajukan izin kepada Gugus Tugas COVID-19 setempat dan memberitahukan kepada provinsi, baru setelah dievaluasi melakukan uji coba juga melakukan izin dan dievaluasi. Inilah yang dilakukan oleh Borobudur, harapannya selalu menginspirasi bagi daya tarik wisata dengan tahapan-tahapan,&#8221; ujar Sinoeng.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero), Edy Setijono mengatakan, untuk masa uji coba pembukaan operasional Candi Borobudur dibuka mulai pukul 08.00 sampai pukul 16.00 WIB. Nantinya, ada istirahat antara pukul 12.00 sampai 13.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Untuk masa uji coba ini, kita akan buka mulai jam 08.00 sampai 16.00. Nah kita akan ada break jam 12.00-13.00. Saya kira break ini, memudahkan kita juga sekaligus kontrol fasilitasnya karena kemarin fasilitas ini belum pernah dipakai dalam jumlah banyak,&#8221; kata Edy.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/06/new-normal-wisata-di-jawa-tengah-siapkan-simulasi-pengunjung.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Petaka Akad Pernikahan di Kota Semarang</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/06/kisah-petaka-akad-pernikahan-di-kota-semarang.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/06/kisah-petaka-akad-pernikahan-di-kota-semarang.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Danang Diska]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2020 08:05:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SOSIAL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=14801</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, SEMARANG &#8211; Acara akad pernikahan sempat menjadi perbincangan di Kota Semarang, Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu. Pasalnya acara tersebut membawa petaka yakni memakan korban dua orang meninggal dan puluhan orang terpapar virus Corona atau covid-19. Kabar tersebut awal mulanya diinformasikan oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi pada Senin 22 Juni 2020. Ia mengatakan acara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, SEMARANG </strong>&#8211; Acara akad pernikahan sempat menjadi perbincangan di Kota Semarang, Jawa Tengah beberapa waktu yang lalu. Pasalnya acara tersebut membawa petaka yakni memakan korban dua orang meninggal dan puluhan orang terpapar virus Corona atau covid-19.</p>
<p>Kabar tersebut awal mulanya diinformasikan oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi pada Senin 22 Juni 2020. Ia mengatakan acara pernikahan tersebut telah terjadi kluster baru penularan Covid-19.  &#8220;Lima dari sembilan takmir masjid dinyatakan terpapar virus corona yang dilaksanakan pada 11 Juni 2020 yang lalu. Selain itu, sebanyak 30 warga yang datang ke pesta pernikahan tersebut diketahui positif Covid-19,&#8221;ujar pria yang akrab disapa Hendi tersebut.</p>
<p>Hendi mengatakan setelah acara tersebut, ibu dan kakak dari salah seorang pengantin meninggal dunia akibat covid-19. Kemudian menyusul ayahnya sakit kritis positif Covid-19. &#8220;Awalnya kakak dan ibu dari salah satu mempelai meninggal dunia akibat positif Corona,&#8221; kata Hendi</p>
<p>Sementara itu, salah satu saudara kandung dari mempelai, MS (28) membenarkan kejadian tersebut. &#8220;Iya memang benar itu terjadi pada akad pernikahan salah satu saudara saya,&#8221; ujar MS saat dihubungi via sambungan telefon, Kamis 25 Juni 2020.</p>
<p>MS bercerita awal mulanya memang benar ibu dan kakak ketiganya meninggal dunia akibat teridentifikasi covid-19. Namun, ia menyatakan bukan karena itu ibunya lantas meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Ibu saya mempunyai riwayat penyakit liver, jadi tidak hanya karena covid-19. Sementara kakak ketiga saya itu belum diketahui riwayat penyakitnya, tapi memang benar terpapar covid-19,&#8221; ungkap MS.</p>
<p>Sementara ayah MS, yang saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang, juga memiliki riwayat penyakit lain. Ayahnya memiliki penyakit rematik.</p>
<p>Sebelumnya saat berlangsung acara pernikahan, lanjut MS, kedua orang tuanya dan kakaknya terlihat sehat dan gembira. Namun setalah acara selesai, mereka mengeluh kelelahan.&#8221;Kemudian sekitar tiga hari berselang mereka mengeluh kelelahan. Akhirnya saya bawa kedua orang tua saya ke rumah sakit,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Tak berapa lama, MS diinformasikan bahwa kedua orang tuanya terinfeksi covid-19. Kemudian kakaknya juga menyusul terkonfirmasi positif. Namun MS tak mau menyebutkan detail waktu kapan itu terjadi. &#8220;Yang pasti setelah acara pernikahan itu terjadi. Ibu saya pertama yang meninggal dunia kemudian disusul kakak saya dan saat ini ayah saya sedang dirawat. Doakan segera sembuh,&#8221; ujar MS.</p>
<p>MS juga menanggapi soal jumlah tamu serta takmir yang terpapar covid-19 setelah acara pernikahan. Berdasarkan undangan, takmir masjid yang ia undang hanya berjumlah empat. &#8220;Jadi kalau ada yang bilang sembilan itu salah, karena kami hanya mengundang empat orang saja yang kebetulan jarak masjid dengan rumah kami dekat sekali,&#8221;jelasnya. <strong>(DANS)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/06/kisah-petaka-akad-pernikahan-di-kota-semarang.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tunggu Rekomendasi, 30 Wisata di Kota Semarang Siap Dibuka</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/06/tunggu-rekomendasi-30-wisata-di-kota-semarang-siap-dibuka.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/06/tunggu-rekomendasi-30-wisata-di-kota-semarang-siap-dibuka.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Danang Diska]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2020 07:19:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NASIONAL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=14791</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, SEMARANG &#8211; Sejumlah destinasi wisata andalan di Kota Semarang sedang berbenah agar bisa membuka kembali wisatanya untuk masyarakat umum. Saat ini sudah ada 30 destinasi wisata sedang menunggu surat rekomendasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. &#8220;Per Rabu 24 Juni 2020, baru 30 tempat wisata yang sudah mengajukan surat pembukaan kembali tempat wisata,&#8221; ujar Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, SEMARANG</strong> &#8211; Sejumlah destinasi wisata andalan di Kota Semarang sedang berbenah agar bisa membuka kembali wisatanya untuk masyarakat umum. Saat ini sudah ada 30 destinasi wisata sedang menunggu surat rekomendasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.</p>
<p>&#8220;Per Rabu 24 Juni 2020, baru 30 tempat wisata yang sudah mengajukan surat pembukaan kembali tempat wisata,&#8221; ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang Indriyasari saat dikonfirmasi, Kamis 25 Juni 2020.</p>
<p>Indriyasari mengatakan Pemerintah Kota Semarang memang sudah mengizinkan objek wisata dibuka kembali. Hal tersebut menyusul dilonggarkannya Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) yang diperpanjang sejak 22 Juni hingga 5 Juli mendatang. &#8220;Iya sudah diperbolehkan buka tapi harus memenuhi prosedur protokol kesahatan selama pandemi covid-19 ini,” tambahnya.</p>
<p>Apabila sudah memenuhi protokol kesehatan, lanjut Indriyasari, tempat wisata dipastikan sudah bisa dibuka. Saat ini, beberapa objek wisata sudah melakukan simulasi mandiri sesuai peotokol sesuai dengan syarat pengajuan.</p>
<p>&#8220;Sudah ada yang melakukan simulasi mandiri lalu dibuat videonya kemudian dikirimkan kepada kami beserta surat permohonan. Selanjutnya simulasi kedua akan kami lakukan pada saat pengecekan,&#8221; katanya.</p>
<p>Dijelaskan Indriyasari, syarat penerapan protokol kesehatan yakni menyemprot cairan disinfektan secara berkala, mendirikan posko kesehatan, hingga perlengkapan alat pelindung diri (APD) bagi seluruh karyawan. &#8220;Kalau syarat itu sudah terpenuhi, bisa dibuka kembali,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menerangkan bahwa wilayahnya sudah siap menerapkan new normal, tapi dengan istilah PKM. &#8220;Setiap kebijakan PKM yang dikeluarkan merupakan persiapan memasuki regulasi new normal seperti yang akan dilakukan beberapa daerah,&#8221; ujar Hendi sapaan akrabnya, di Semarang.</p>
<p>Hendi menjelaskan secara rinci, pelonggaran yang diatur dalam PKM ke 4 ini terdiri dari tiga poin pokok. Pertama, tempat wisata dan hiburan dapat dibuka kembali mulai 22 Juni 2020 atas rekomendasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Semarang.</p>
<p>Selanjutnya kedua, pembatasan jam operasional tempat usaha yang semula sampai jam 21.00, saat ini diberi kelonggaran hingga jam 22.00.</p>
<p>&#8220;Ketiga, soal kegiatan pernikahan dan pemakaman yang boleh melibatkan orang hingga 50% dari kapasitas ruang, namun sebanyak-banyaknya tidak lebih dari 50 orang,&#8221; ungkap Hendi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/06/tunggu-rekomendasi-30-wisata-di-kota-semarang-siap-dibuka.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petaka Resepsi Pernikahan di Semarang, jadi Kluster Baru Covid-19</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/06/petaka-resepsi-pernikahan-di-semarang-jadi-kluster-baru-covid-19.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/06/petaka-resepsi-pernikahan-di-semarang-jadi-kluster-baru-covid-19.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Danang Diska]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2020 08:48:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=14710</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, SEMARANG &#8211; Menggelar pernikahan di tengah pandemi Corona atau covid-19 memang terbilang berbahaya. Apalagi acara digelar tanpa menggunakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Walikota Semarang Hendrar Prihadi menginformasikan salah satu acara resepsi pernikahan yang berujung pada petaka terjadi di wilayahnya pada beberapa waktu lalu. Terkonfirmasi sebanyak 30 orang yang hadir di pesta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, SEMARANG</strong> &#8211; Menggelar pernikahan di tengah pandemi Corona atau covid-19 memang terbilang berbahaya. Apalagi acara digelar tanpa menggunakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.</p>
<p>Walikota Semarang Hendrar Prihadi menginformasikan salah satu acara resepsi pernikahan yang berujung pada petaka terjadi di wilayahnya pada beberapa waktu lalu. Terkonfirmasi sebanyak 30 orang yang hadir di pesta pernikahan dinyatakan positif covid-19.</p>
<p>&#8220;Hasil tracking terakhir menunjukkan, data yang mengagetkan. Ada 30 warga yang sudah positif Covid-19,&#8221; kata Hendi, sapaan akrabnya di Semarang, Selasa 23 Juni 2020.</p>
<p>Hendi menceritakan awal mula petaka terjadi saat pesta pernikahan digelar pada 11 Juni 2020 lalu. Setelah acara, ibu salah seorang pengantin meninggal dunia. Kemudian menyusul ayahnya sakit kritis positif Covid-19.</p>
<p>Selain itu, lanjut Hendi, adik pengantin dinyatakan meninggal setelab berjuang melawan covid-19.&#8221; Juga ada lima dari sembilan takmir masjid yang digunakan sebagai tempat akad pernikahan juga terinfeksi covid-19,&#8221; ungkap Hendi</p>
<p>Menurut Hendi, kemungkinan pernikahan itu digelar tidak sesuai dengan protokol kesehatan, karena lebih dari 30 orang. Padahal Pemerintah Kota Semarang sudah memberikan informasi terkait menggelar acara pernikahan maupun acara lainnya yang mengundang massa yakni tidak lebih dari 30 orang.</p>
<p>&#8220;Kita sudah melonggarkan untuk acara yang mengundang massa tak lebih dari 30 orang,&#8221; jelas Hendi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/06/petaka-resepsi-pernikahan-di-semarang-jadi-kluster-baru-covid-19.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pesepeda Perempuan Dilecehkan di Kota Semarang</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/06/pesepeda-perempuan-dilecehkan-di-kota-semarang.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/06/pesepeda-perempuan-dilecehkan-di-kota-semarang.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Danang Diska]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2020 09:55:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PERISTIWA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=14648</guid>

					<description><![CDATA[Semarang &#8211; Seorang perempuan berinisial LD (24 tahun) mengalami trauma yang mendalam. Pasalnya ia mendapatkan pelecehan seksual berupa begal pantat saat sedang bersepeda di kawasan Jalan Sriwijaya Kota Semarang pada Senin 22 Juni 2020 pagi tadi. Korban yang warga asli Ibukota Jawa Tengah tersebut bercerita awal mula ia mendapatkan perlakuan bejat tersebut. Saat itu ia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang &#8211; </strong>Seorang perempuan berinisial LD (24 tahun) mengalami trauma yang mendalam. Pasalnya ia mendapatkan pelecehan seksual berupa begal pantat saat sedang bersepeda di kawasan Jalan Sriwijaya Kota Semarang pada Senin 22 Juni 2020 pagi tadi.</p>
<p>Korban yang warga asli Ibukota Jawa Tengah tersebut bercerita awal mula ia mendapatkan perlakuan bejat tersebut. Saat itu ia bersama sembilan saudarannya bersepeda dari Gajah Mada menuju Kota Lama dan Simpang Lima.</p>
<p>&#8220;Saat sampai di Jalan Sriwijaya, kejadian itu terjadi,&#8221;ujar LD saat dikonfirmasi,Senin 22 Juni 2020.</p>
<p>Ketika kejadian tersebut, lanjut LD ia  terpisah dengan sembilan saudaranya. Saat sedang sendirian, ia kaget karena tiba-tiba ada orang yang meraba pantatnya saat ia sedang mengayuh sepeda. Awalnya, ia mengira yang meraba pantatnya adalah saudaranya yang berniat jahil.</p>
<p>&#8220;Saya memang sengaja tidak terlalu kencang mengayuh sepedanya, soalnya sembari menunggu saudara-saudara saya tadi. Namun saya kaget tiba-tiba ada yang meraba bokong saya. Tidak hanya mereka tapi juga meremas bokong saya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Ia kaget, ternyata yang meremas bokongnya bukan saudaranya melainkan seorang pria yang tidak ia kenal. LD ingat betul, pria tersebut menggunakan motor scoopy warna putih dan menggunakan helm bewarna putih.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak salah, Ciri-ciri orang tersebut berperawakan gendut pendek, mengenakan kaos kuning, celana kolor warna abu-abu dan usianya sekitar 35 tahunan,&#8221; katanya.</p>
<p>Setelah mengalami aksi pelecehan tersebut, akhirnya LD berhenti di pinggir jalan. Ia menangis karena kaget setelah diteror pria bejat tersebut.</p>
<p>Karena bingung mau ngapain, akhirnya ia menghubungi saudaranya untuk segera menyusulnya di tepi Jalan Sriwijaya.</p>
<p>&#8220;Saya tidak tau mau ngapain saat itu. Saya hanya bisa nangis,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/06/pesepeda-perempuan-dilecehkan-di-kota-semarang.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siapkan New Normal, Ganjar : Jangan Tergesa-gesa</title>
		<link>https://www.samin-news.com/2020/06/siapkan-new-normal-ganjar-jangan-tergesa-gesa.html</link>
					<comments>https://www.samin-news.com/2020/06/siapkan-new-normal-ganjar-jangan-tergesa-gesa.html#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Danang Diska]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2020 09:18:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[DAERAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.samin-news.com/?p=14275</guid>

					<description><![CDATA[SAMIN-NEWS.com, SEMARANG &#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sudah menyiapkan instruksi untuk pemberlakuan kenormalan baru atau new normal di Jawa Tengah. Meski begitu, Ganjar mengingatkan penerapannya tetap mengacu pada kurva kasus virus Corona atau COVID-19 di tiap daerah masing-masing. &#8220;Kita sekarang menyiapkan satu proses bagaimana konteks kemarin bencana non-alam, maka sekarang pemulihan, bahasa populernya itulah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMIN-NEWS.com, SEMARANG </strong>&#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sudah menyiapkan instruksi untuk pemberlakuan kenormalan baru atau new normal di Jawa Tengah. Meski begitu, Ganjar mengingatkan penerapannya tetap mengacu pada kurva kasus virus Corona atau COVID-19 di tiap daerah masing-masing.</p>
<p>&#8220;Kita sekarang menyiapkan satu proses bagaimana konteks kemarin bencana non-alam, maka sekarang pemulihan, bahasa populernya itulah normal baru. Tapi yang dibutuhkan normanya dulu. Sudah saya tanda tangani (instruksi) mudah-mudahan nanti bisa dibagi ke seluruh Kabupaten-Kota sehingga sektornya nanti bisa menyesuaikan,&#8221; kata Ganjar di kantornya, Jumat (12/6/2020).</p>
<p>Secara umum instruksi tersebut berisi tentang protokol kesehatan dan aturan-aturan yang wajib dilakukan selama new normal. Untuk penerapannya di berbagai sektor wajib berpedoman dengan epidemiologi masing-masing daerah, apakah zona hijau, kuning, atau merah.</p>
<p>&#8220;Kalau merah tidak boleh (new normal), kuning siap-siap, hijau silakan (new normal). Di kabupaten/kota ada gugus tugas maka komunikasi dengan bupati/wali kota menjadi penting. Termasuk persiapan backup seandainya skenario tidak bagus maka kembali ke posisi semula, bahasa Pak Presiden jangan sampai ada gelombang kedua,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ganjar pun mengingatkan agar masyarakat Jawa Tengah disiplin menerapkan protokol kesehatan meski di masa new normal. Khusus untuk daerah dengan zona merah dilarang menerapkan new normal hingga kurva kasus Corona sudah landai.</p>
<p>“Jangan tergesa-gesa. Lihat perkembangan, misal Semarang harus lebih ketat lagi, Temanggung lebih ketat lagi. Jangan ngomong normal baru dulu, kita bicara bereskan soal grafik tidak naik dulu,&#8221; pesan Ganjar.</p>
<p>Ganjar menambahkan daerah zona hijau Corona seperti Kebumen, Rembang dan Kota Tegal bisa menjadi contoh penanganan Corona. Dia pun menyarankan kebijakan yang baik bisa diaplikasikan dengan penyesuaian sesuai kondisi masing-masing daerah.</p>
<p>&#8220;Iya tentu saja orang boleh contoh tapi situasi kan beda tiap daerah. Misal daerah tidak banyak migrasi atau pendatang bagaimana, yang sudah laksanakan baik-baik bisa berbagi antar bupati/wali kota, bagaimana menanganinya,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.samin-news.com/2020/06/siapkan-new-normal-ganjar-jangan-tergesa-gesa.html/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
